Home Seni & Musik Nada Dasar Musik yang Perlu Diketahui

Nada Dasar Musik yang Perlu Diketahui

Siapapun yang ingin belajar bermusik, entah itu menyanyi atau bermain alat musik, harus bisa paham dulu tentang nada dasar. Tentu saja, seperti Anda belajar matematika, tak bisa Anda menghitung jika belum paham tentang angka. Karena itu kita bahas disini untuk Kamu yang mungkin sedang merencanakan belajar tentang musik.

Mudahnya kita pahami nada sebagai suara yang teratur, itu karena setiap tingkatannya punya frekuensi tunggal. Semakin tinggi frekuensinya semakin tinggi nadanya, dan sebaliknya. Nada bisa disimbolkan dengan angka (1-7), solminasi (doremifasolasi) dan huruf (A-G).

Tangga Nada

tangga nada
Sumber foto : www.sanjayaops.com

Nada merupakan bunyi yang memiliki keteraturan atau keharmonisan. Sedangkan tangga nada merupakan urutan secara berjenjang atau bertahap antar nada. Setiap nada memiliki bunyinya masing – masing. Setiap bunyi memiliki tingkatannya. Pada tangga nada inilah kamu akan belajar letak atau posisi masing – masing nada sesuai dengan urutannya.

Nada dalam musik punya urutan yang disusun dari rendah ke tinggi dan bertahap, diistilahkan dengan tangga nada. Ada dua jenis, yaitu Tangga Nada Dasar dan Tangga Nada Kres (#). Jika kamu pernah melihat nada yang disimbolkan dengan mol (bentuknya seperti huruf b), itu berarti Kamu sedang melihat tangga nada kres.

Baca juga: Perbedaan Ketukan dan Birama dalam Musik

Pada tangga nada dasar, awalannya dari nada dasar 1 (dibaca do) yang tidak ada kres/mol. Tapi ini yang jadi titik awal perhitungan mol. Jika tangga nada dasar ditulis, urutannya menjadi C-D-E-F-G-A-B, kemudian kembali ke C lagi. Ada tiga jenis tangga nada yaitu tangga mayor, minor dan kromatik.

Cara mengetahui tangga nada mayor yaitu dengan melihat teks dibagian atas yang menyebutkan bahwa “do sama dengan … (biasanya ditulis dengan nada dasar)” contohnya, do sama dengan C. Sedangkan, cara mengetahui tangga nada minor yaitu biasanya menggunakan “la sama dengan …”.

Tangga nada mayor dan tangga nada minor pun memiliki hukum jarak yang berbeda. Tangga nada mayor menerapkan hukum jarak yaitu satu – satu – setengah – satu – satu – satu – setengah. Apabila dituliskan detailnya yaitu jarak C ke D adalah 1, D ke E adalah 1, E ke F adalah ½, F ke G adalah 1, G ke A adalah 1, A ke B adalah 1, dan B ke C lagi adalah ½.

Sedangkan hukum jarak pada tangga nada minor yang berlaku yaitu satu – setengah – satu – satu – setengah – satu – satu . Apabila dituliskan detailnya yaitu jarak nada A ke B yaitu 1, B ke C yaitu ½ , C ke D yaitu 1, D ke E yaitu 1, E ke F yaitu ½ , F ke G yaitu 1, G ke A lagi yaitu 1.

Interval Nada

interval nada
Sumber foto : hownesia.com

Setelah memahami tangga nada, selanjutnya bisa Kamu pahami interval nada. Karena dalam nada musik, ada jarak yang teratur dari satu tingkat ke tingkatan lainnya. Jenis interval atau jarak nada ada dua, yaitu interval 1 nada atau setengah nada. Interval nada akan berbeda tiap jenis tangga nada. Gambar di bawah ini adalah interval dari tangga nada minor dan mayor.

Sifat-sifat Nada

tinggi nada
Sumber foto : fisikazone.com

Dalam nada ada empat sifat yang penting untuk juga dipahami, yaitu tinggi nada, panjang nada, intensitas nada dan warna nada. Di bawah ini penjelasannya untuk masing-masing :

  • Tinggi nada
    Sifat ini juga sering disebut fitch atau pitch, yaitu ketepatan jangkauan nada.
  • Intensitas nada
    Nada bisa disuarakan keras atau lembut dan itu disebut dengan intensitas nada.
  • Warna nada
    Biasa juga disebut dengan timbre, dimana Kamu perlu pahami bahwa setiap orang punya karakter suara yang beda-beda, itulah kenapa ada istilah warna suara. Hal ini juga dipengaruhi oleh sumber bunyinya, cara memainkan sumber bunyi dan ruang gemanya.
  • Panjang nada
    Artinya adalah durasi dari nada harus dibunyikan, ada yang lama dan ada yang sebentar.

Tanda Kromatis

tanda kromatik
Sumber foto : rudytahu.blogspot.com

Ini adalah sesuatu yang dipakai untuk menaikkan atau menurunkan nada. Terdiri dari tiga jenis yaitu kres (#), mol (b) dan natural. Ketika tanda ini sudah diterapkan, maka nadanya disebut dengan nada kromatis. Berikut ini penjelasannya :

  • Kres
    Sebagian menyebut tanda ini dengan istilah sharp, yang kalau digunakan artinya nada dinaikkan setengah nada. Kalau ditulis dengan simbol huruf, ditambahkan “is” di belakangnya, misal nada C jadi Cis.
  • Mol
    Sedangkan untuk tanda ini juga disebut flat, yang artinya juga sama dengan kres, nada naik setengah. Untuk membedakan, bukan ditambahi “is” tapi “es”.
  • Natural
    Istilah lain tanda kromatis natural adalah pugar. Kalau tanda ini dipakai, berarti nadanya kembali ke awal (setelah diberi kres atau mol).

Baca juga: Teknik Dasar Bernyanyi

Jadi Kamu sudah paham sekarang nada dasar untuk langkah awal belajar tentang musik. Semoga bermanfaat dan semangat belajar ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Apa yang Dimaksud Etika Bisnis?

Istilah ‘etika’ memiliki banyak sekali makna yang berbeda. Etika sendiri merupakan studi standar moral yang bertujuan untuk menentukan standar yang benar atau yang didukung...

Sejarah Perkembangan Teater di Indonesia

Tahukah kamu apa yang disebut dengan teater? Sepintas teater mengartikan tentang pementasan atau sebuah pertunjukan di sebuah panggung. Lalu, apa yang Disebut dengan Teater Sebenarnya? Teater...

Cara Menjadi Karyawan Teladan

Bekerja itu memang melelahkan. Namun, setiap pekerjaan akan mendatangkan kebaikan jika kamu melakukannya dengan penuh keikhlasan. Ya, keikhlasan akan membuatmu bekerja dengan lebih mudah,...

Apa itu Musik? Berikut pengertiannya

Musik adalah lagu-lagu favorit yang didengar setiap saat menggunakan ponsel. Bisa melalui iTunes, Spotify, Soundcloud, JOOX atau Google Play. Sederhana dan sah-sah saja.  Nah, kalau...