Mengenal Komposisi Musik

Saat seseorang memainkan alat musik atau bernyanyi biasanya ia memainkan sebuah komposisi musik. Tapi sebenarnya apakah yang dimaksud dengan komposisi musik itu? Apa saja aspek-aspek dalam komposisi? Bagi kamu yang sedang belajar musik sangat penting untuk mengetahui lebih jauh mengenai penjelasan tentang komposisi musik ini.

Pengertian Komposisi Musik

Komposisi Musik
Sumber: pianoschool.es

Kamu pasti sering mendengar lagu bukan? Baik lagu populer kekinian atau lagu yang sudah lama beredar, maupun lagu klasik. Ada yang bergenre pop, rock, melayu, dangdut, jazz, latin, dan banyak lagi.

Baca juga: Jenis Tangga Nada

Semua lagu atau karya musik yang pernah kamu dengarkan itu adalah komposisi musik. Komposisi musik adalah karya orisinil atau karya musik baru dalam bentuk instrumen atau vokal. Atau sebuah proses dalam menciptakan atau menulis karya musik baru.

Istilah komposisi sendiri berasal dari bahasa Jerman Kompenieren yang dicetuskan oleh seorang pujangga Jerman bernama Johann Wolfgang Goethe (1749-1832) yang memiliki arti cara menggubah musik dimana satu suara yang menjadi suara utama (lead) akan diikuti oleh suara-suara lain yang disusun, dikoordinasikan, ditata, dan dirangkai mengikuti suara utama.

Orang yang menciptakan komposisi musik disebut sebagai komposer. Seorang komposer yang menciptakan sebuah lagu disebut juga sebagai songwriter atau pencipta lagu. Dan orang yang membuat lagu disebut sebagai lyricist atau pembuat lirik.

Kalau melihat banyaknya bagian di atas sepertinya membutuhkan banyak orang ya? Tidak juga kok karena bisa saja satu orang sudah mencakup semuanya, baik menciptakan komposisi sekaligus lirik, atau menciptakan lirik, lagu, dan komposisi. Tapi bisa juga masing-masing bagian itu dilakukan oleh orang yang berbeda-beda.

Kita ambil contoh misalnya kamu punya sebuah lirik yang ingin kamu jadikan sebuah lagu tetapi belum menemukan bagaimana dan komposisi dari lirik tersebut, kamu bisa mencari teman yang handal dalam menggubah lirik menjadi komposisi musik. Atau bisa juga kamu sudah punya komposisi lagu yang lengkap baik instrumen, aransemen, dan nada tetapi belum menemukan lirik yang cocok. Maka kamu bisa bekerjasama dengan pembuat lirik untuk melengkapi komposisi lagu kamu.

Komposisi Musik dalam Musik Klasik 

Komposisi Musik Klasik 
Sumber: en.wikipedia.org

Bagi kamu yang pernah mendengar nama Mozart, Beethoven, Chopin atau lainnya mungkin sudah familiar dengan musik klasik. Ya betul, nama-nama di atas adalah maestro dari musik klasik yang tidak lekang oleh waktu. Mereka adalah composer  handal dimana mereka menciptakan sebuah komposisi musik yang indah.

Dalam musik klasik biasanya seorang komposer menulis dengan lengkap bagian per bagian dan dituangkan dalam lembaran musik atau music scheet. Music sheet ini digunakan oleh mereka dalam proses membuat lagu dari awal sampai selesai. Setelah komposisi selesai biasanya ditambahkan juga notasi musik sesuai alat musik yang diperlukan.

Dalam music sheet ini biasanya dituliskan tempo, hitungan birama, notasi lengkap, sampai membuat music sheet  untuk setiap instrumen musik yang dimainkan.

Jadi musisi klasik biasanya menulis dengan sedetail mungkin mulai dari pembuatan komposisi dan menuangkannya dalam music sheet kemudian memikirkan juga bagaimana orkestrasinya. Orkestrasi adalah memilih instrumen apa saja yang dibutuhkan untuk memainkan komposisi yang diciptakannya dalam sebuah orkestra, juga penempatan melodi yang harus dimainkan oleh alat musik tertentu dalam orkestra, dan hal detail lainnya.

Komposisi Musik Modern

Komposisi Musik Modern
Sumber: sheetmusic-free.com

Sedangkan pada musik modern, prosesnya bisa lebih sederhana. Karena bisa saja seorang penulis lagu menyewa jasa seorang komposer untuk memperindah lagunya dan si komposer yang disewa inilah yang menuangkannya dalam music sheet. Atau seringkali terjadi dalam sebuah komposisi musik modern, si pencipta lagu tidak menuliskan komposisi musiknya sama sekali. Hanya mengandalkan ingatan kemudian direkam. Kemudian dari rekaman itulah kemudian dipindahkan ke dalam music sheet.

Music sheet yang digunakan dalam komposisi musik modern biasanya mencantumkan chord yang dimainkan, hitungan birama, dan notasi vocal dari komposisi lagu.

Baca juga: Mengenal Tempo dalam Musik

Jadi kalau diartikan dengan singkat, perbedaan komposisi musik klasik dan modern adalah pada komposisi musik klasik biasanya pencatatannya terstruktur dan detail sedangkan pada komposisi musik modern proses mengkomposisi sebuah karya musik lebih fleksibel dan menyesuaikan kondisi si pencipta.

Persamaannya adalah baik komposisi musik klasik atau modern bisa dihasilkan dan dituangkan ke dalam music sheet yang berguna bagi musisi lain untuk mempelajari komposisi atau lagu tersebut.

Jadi misalkan kamu ingin mempelajari sebuah komposisi maka kamu bisa melihat atau membaca music sheet dari lagu tersebut sehingga pemahaman dan pengertian kamu terhadap sebuah karya bisa lebih jelas dan sesuai kaidah yang diinginkan si pencipta.

Komponen Komposisi Musik

Komponen Komposisi Musik
Sumber: secretsofsongwriting.com

Dalam sebuah komposisi musik secara umum terdiri dari bagian-bagian sebagai berikut:

Bunyi dan Melodi

Contohnya adalah misalkan kamu memiliki ide sebuah lagu kemudian kamu tuangkan dengan bentuk senandung dalam nada-nada tertentu. Sedangkan timbre adalah warna nada yang kamu inginkan.

Misalkan dalam lagu yang ingin kamu ciptakan ini kamu memiliki gambaran lagu ini akan dinyanyikan seorang laki-laki yang bersuara tinggi (tenor) misalnya. Atau kamu membayangkan lagu yang sedang kamu ciptakan ini akan dinyanyikan oleh seorang wanita yang memiliki warna suara tebal/rendah (alto).

Harmoni

Harmoni adalah penggabungan dua atau lebih jenis suara yang menghasilkan suara yang indah. Harmoni ini bisa dihasilkan dari chord  yang dimainkan dari sebuah lagu. Chord adalah kumpulan dari tiga nada atau lebih yang dimainkan bersamaan dan terdengar indah.

Mungkin kalian lebih familiar dengan kata “kunci” untuk menyebut chord. Tidak mengapa karena yang penting adalah kalian mengerti konsep dari chord ini ya. Contoh kunci atau chord adalah misanya kalian memainkan chord C maka kalian memainkan nada C-E-G bersamaan. Sedangkan aransemen adalah penyesuaian komposisi musik dengan suara si penyanyi.

Misalnya kalian menciptakan lagu yang bertema semangat atau lagu Rock maka lagu tersebut akan lebih mudah tersampaikan pesannya bila dinyanyikan oleh penyanyi yang dapat menjangkau nada-nada tinggi.

Ritmik

Ritmik memiliki arti panjang atau pendeknya sebuah nada dalam sebuah komposisi. Sedangkan unsur dalam ritmik terdiri dari beat dan soul. Beat atau ketukan biasanya berasal dari alat musik perkusi atau drum. Ketukan ini menjadi dasar seberapa cepat atau lambatnya sebuah lagu. Kemudian soul adalah penjiwaan dari sebuah lagu. Apakah memiliki rasa senang, sedih, romantis, kecewa, marah, semangat atau lainnya.

Bentuk

Bentuk lagu umumnya terdiri dari tiga bagian ini. Bait atau verse atau ada juga yang menyebutnya song adalah bagian awal yang menjadi pengantar untuk menuju reff  atau chorus. Biasanya tema lagu sudah diperkenalkan di bagian bait ini. Kemudian ada yang disebut sebagai Reff atau Chorus. Istilah ini seringkali tertukar karena Reff memiliki arti pengulangan yang diambil dari bagian lain dari lagu (biasanya bait) dan lebih sederhana dari Chorus.

Sedangkan Chorus adalah inti pesan dari sebuah lagu. Biasanya nada yang digunakan berbeda dari bait dan chord digunakan juga berbeda. Biasanya chorus terdengar lebih nyaman dari bait dan menggunakan pola nada yang berbeda. Klimaks adalah bagian dimana lagu mencapai puncak emosi dari pesan yang ingin disampaikan. Pada musik pop biasanya muncul menjelang akhir dari sebuah lagu.

Ekspresi

Disini mencakup semua komponen di atas yang menghasilkan ungkapan perasaan dari sebuah lagu. Mulai dari tempo, lirik, beat saling berkaitan sehingga menghasilkan ekspresi yang ingin disampaikan oleh pencipta lagu.

Tips Membuat Komposisi Musik 

recording
Sumber: danielmusic.com

Mungkin diantara kamu ada yang ingin menciptakan sebuah komposisi atau lagu. Nah proses ini sebenarnya menyesuaikan kondisi dan ide kamu. Bila kamu lihat lagi komponen di atas maka cara termudah adalah coba kamu bersenandung dahulu sesuai suasana hati yang sedang kamu rasakan saat ini.

Saat bersenandung cobalah rekam menggunakan telepon genggam agar tidak lupa nada yang sudah kamu ciptakan. Bila dirumah kamu ada alat musik seperti gitar maka tidak ada salahnya kamu cari chord yang sesuai untuk nada yang kamu miliki tadi. Atau kamu bisa panggil teman kamu yang jago bermain gitar untuk mengiringi nada tersebut.

Bila nada dan chord sudah tercipta maka coba masukkan lirik yang sesuai dengan tema dari nada yang sudah kamu ciptakan itu. Lirik dan nada ini saling berkesinambungan sehingga menghasilkan sebuah lagu dengan pesan yang kuat.

Kemudian kamu bisa tentukan atau utak-atik lirik mana yang cocok untuk menjadi bagian klimaks dari lagu yang kamu buat ini. Tidak ada salahnya bila kamu punya grup musik atau teman lain yang bisa memainkan alat musik bisa kamu ajak untuk berbagi ide.

Setelah terbentuk lagu dan komposisi dasarnya cobalah bawa ke studio untuk melatih lagu tersebut untuk mengetahui apakah ada bagian yang perlu diubah atau diganti.

Baca juga: Cara Membaca Not Balok

Pemahaman Akhir

Komposisi musik mengacu pada proses menciptakan atau menulis karya musik baru, baik dalam bentuk instrumental maupun vokal. Hal ini melibatkan penggubahan suara utama yang diikuti oleh suara-suara lain yang disusun, dikoordinasikan, ditata, dan dirangkai mengikuti suara utama.

Dalam komposisi musik, terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan, antara lain:

Bunyi dan Melodi: Ini melibatkan pemilihan nada, suara, dan warna yang sesuai dengan ide lagu. Timbre suara juga merupakan faktor penting dalam menciptakan komposisi musik.

Harmoni: Harmoni melibatkan penggabungan dua atau lebih jenis suara yang menghasilkan suara yang indah. Chord atau kunci digunakan dalam menciptakan harmoni, di mana tiga nada atau lebih dimainkan bersamaan.

Ritmik: Ritmik mencakup panjang atau pendeknya sebuah nada dalam komposisi musik. Ini melibatkan pengaturan ketukan dan penjiwaan lagu yang dapat mengekspresikan perasaan tertentu.

Bentuk: Bentuk lagu umumnya terdiri dari bait, reff/chorus, dan klimaks. Bait adalah bagian awal yang mengenalkan tema lagu, reff/chorus adalah bagian inti pesan lagu, dan klimaks adalah bagian di mana lagu mencapai puncak emosi.

Ekspresi: Ekspresi dalam komposisi musik mencakup semua komponen di atas yang menghasilkan ungkapan perasaan dari sebuah lagu. Tempo, lirik, dan beat saling berinteraksi untuk menyampaikan ekspresi yang diinginkan oleh pencipta lagu.

Tips untuk menciptakan komposisi musik termasuk dengan bersenandung terlebih dahulu sesuai dengan suasana hati, merekam ide-ide musik menggunakan telepon genggam, mencari chord yang sesuai dengan nada yang sudah diciptakan, menulis lirik yang sesuai dengan tema lagu, menentukan bagian klimaks, dan melibatkan teman atau grup musik untuk berbagi ide.

Dalam komposisi musik, baik dalam genre klasik maupun modern, music sheet atau lembaran musik digunakan sebagai alat untuk mencatat dan mempelajari komposisi tersebut. Dengan memahami aspek-aspek dalam komposisi musik, kamu dapat mengembangkan keterampilan musikmu dan mengekspresikan ide-ide musik dengan lebih baik.

Selamat berkarya para komposer muda!


Sumber:

Klapinglelang, A.P, 2008. Teori Musik Dasar

Manggala, Yoga. 2015. Komposisi Musik “Romantika Kehidupan” Untuk Ansambel Campuran. Fak. Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta

https://repository.uksw.edu/bitstream/

Artikel Terbaru

Avatar photo

Ario

Musisi profesional sejak 2005 sebagai drummer session. Sampai saat ini aktif menyediakan entertainment service untuk acara wedding, gathering, juga bermain reguler di rumah makan dan tempat wisata. Berpengalaman menjadi kepala sekolah ELfa Music School Depok tahun 2011 - 2014. Aktif mengajar alat musik drum private offline dan online. Dapat membaca not balok dan mengerti teori musik yang dapat diaplikasikan dengan praktis di lapangan.

Tulis Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *