Home Seni & Musik Cara Membaca Not Balok dan Not Angka Dengan Mudah

Cara Membaca Not Balok dan Not Angka Dengan Mudah

Bagi siapapun yang sedang belajar tentang musik, harus bisa membaca not balok ataupun not angka. Karena itu termasuk salah satu kemampuan dasar untuk Anda belajar ke level yang lebih rumit, misalkan menyanyikan lagu atau memainkan alat musik. Bahkan ketika Anda sudah lancar membaca dan lalu bisa menulis not, Anda bisa menciptakan lagu.

Kita pahami dulu, bahwa not adalah simbol untuk tinggi nada tertentu. Ketika not itu dirangkai dengan irama tertentu lalu menjadi sebuah lagu yang biasanya Kamu nyanyikan di dalam kamar mandi. Ada dua cara penulisan not, yaitu not balok dan not angka, yang akan dibahas lebih lanjut disini cara membacanya.

Membaca Not Balok

not balok
Sumber foto : seputarmusikal.com

Simbol not balok adalah bulatan-bulatan dengan tangkai yang membuatnya tampak seperti huruf d atau p. Untuk menulis irama lagu dengannya, not-not balok itu dirangkai di atas lima garis yang disebut dengan garis paranada. Spasi antar garis itu jadi ukuran durasi dan ketinggian nada not. Vertikal untuk ukuran tinggi nada dan horisontal untuk ukuran panjang nada.

Baca juga: 6 Jenis Suara Manusia yang Harus Diketahui

Ada dua kunci yang dipakai dalam not balok untuk menentukan rendah tingginya nada. Kunci pertama adalah Bass clef (kunci nada rendah) dan Treble clef (kunci nada tinggi). Ada nilai ketukan dari setiap not balok dan tanda istirahat yang artinya saat itu nada tidak dibunyikan. Di bawah ini gambar untuk penjelasan ketukan dari tiap jenis not dan tanda istirahat.

ketukan not balok
Sumber foto : fauzanmrzz.blogspot.com

Dalam not balok juga dikenal adanya notasi yang ditulis mulai dari A sampai G dan kembali lagi ke notasi A. Namun pada alat musik, notasi tersebut dimulai dari C sebagai nada paling rendah, dan kembali lagi ke C. Jika digambarkan, maka nada C dimulai dari kunci G. Karena posisi nada C yang berada di bawah 5 garis paranada, maka kamu perlu membuatkan garis bantu yang biasa disebut leger line, untuk membantu menempelkan nada C tersebut.

Sedangkan untuk penulisan nada D, E, F, G, A, ditulis menempel pada garis paranada 1-5. Karena sudah mentok hingga ke garis paling atas, maka nada B dan C ditulis berurutan keatas dengan dibantu garis bantu (legger line) tapi dibagian atas.

Membaca Not Angka

not angka
Sumber foto : flickr.com

Tentu saja simbol dari jenis not ini adalah angka, karena namanya juga not angka. Simbol yang dipakai adalah angka 1 sampai 7 yang masing-masing punya sebutannya (doremifasolasi). Jika pada not balok tinggi rendah nada dilihat dari posisi not pada garis paranada, untuk jenis not ini, tinggi rendahnya disimbolkan dengan titik. Kalau titik ditaruh di bawah angka, berarti nadanya rendah, sebaliknya kalau di atas berarti nadanya tinggi.

Dalam not angka juga digunakan tanda khusus untuk menunjukkan bagian nada istirahat, yaitu angka 0. Jika angkanya ditulis berarti nada dibunyikan, sebaliknya jika tanda istirahat berarti nadanya tidak dibunyikan. Tapi meskipun nadanya tak dibunyikan, bagian itu tetap ikut dihitung jadi nada seperti yang lainnya.

Baca juga: 5 Makanan yang Dilarang Dikonsumsi Sebelum Bernyanyi

Selain digunakan untuk menunjukkan tinggi rendah nada, dalam not angka titik juga dipakai untuk ketukan. Di bawah ini penjelasannya :

  • Jika setelah angka nada kemudian ada satu titik, berarti nilai dari not itu adalah dua ketuk. Karena ditambah dengan satu titik itu. jika setelahnya dua titik berarti nilainya tiga ketuk dan seterusnya.
  • Jika not tidak diikuti titik berarti nilainya satu ketukan saja
  • Sedangkan kalau not ditempatkan dalam satu garis, berarti nilainya di bawah satu ketukan. Kalau di bawah garis ada dua angka berarti nilainya setengah ketukan. Kalau di bawah garis angkanya 4 berarti nilainya seperempat ketukan.

Dalam not balok juga dikenal adanya notasi yang ditulis mulai dari A sampai G dan kembali lagi ke notasi A. Namun pada alat musik, notasi tersebut dimulai dari C sebagai nada paling rendah, dan kembali lagi ke C. Jika digambarkan, maka nada C dimulai dari kunci G. Karena posisi nada C yang berada di bawah 5 garis paranada, maka kamu perlu membuatkan garis bantu yang biasa disebut leger line, untuk membantu menempelkan nada C tersebut.

Sedangkan untuk penulisan nada D, E, F, G, A, ditulis menempel pada garis paranada 1-5. Karena sudah mentok hingga ke garis paling atas, maka nada B dan C ditulis berurutan keatas dengan dibantu garis bantu (legger line) tapi dibagian atas.

Jadi itulah cara dasar untuk membaca not balok dan not angka, semoga bermanfaat untuk Kamu yang sedang belajar bermusik ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Inilah 8 Cara Mudah Membuat Ringkasan

Kita tentu sudah tidak asing lagi dengan ringkasan. Dalam setiap buku pelajaran, tentu ada ringkasan dari seluruh isi materi, sehingga pembaca sekilas akan tahu...

Cara Memasak dengan Teknik Ungkep

Ada banyak cara untuk memasak makanan. Lebih lagi bagi kamu yang benar-benar menyukai kegiatan masak memasak. Pasti akan lebih seru jika mencoba semua teknik...

Contoh Notulen Rapat beserta Pengertiannya

Rapat merupakan kegiatan rutin dimana-pun kita bekerja. Rapat sendiri umumya kita akan membahas berbagai hal seperti masalah-masalah yang sedang dihadapi, penyesuaian data-data yang masuk...

Mengenal Manajemen Risiko Bisnis

Semua risiko, bahkan di dalam bisnis sekalipun umumnya bersifat merugikan dan berdampak negatif. Meskipun begitu, bukan berarti risiko tidak dapat dihindarkan. Risiko dapat dikelola...