Mengenal Tempo dalam Musik

Musik terdiri dari banyak unsur. Mulai dari melodi, irama, birama, harmoni, tangga nada, tempo, dinamika, timbre, dan ekspresi. Semua unsur ini bergerak saling melengkapi satu sama lain dan menjadi satu kesatuan dalam menghasilkan musik yang indah.

Kali ini kita akan membahas mengenai tempo. Mungkin kamu sudah pernah mendengar atau familiar dengan kata tempo ini. Entah dari internet, bacaan, atau dari keseharian kamu yang memang senang belajar musik.

Kira-kira apa sih yang dimaksud dengan tempo? Lalu terdiri dari apa saja dan sebagainya? Yuk kamu simak artikel ini yaa!

Pengertian Tempo

Tempo adalah ukuran dari seberapa cepat atau lambatnya sebuah musik dimainkan. Musik, lagu, atau komposisi tidaklah sama kecepatannya antara satu dengan lainnya. Jadi sangat penting bagi seorang musisi dan juga penikmat musik untuk mengetahui seberapa cepat sebuah lagu dimainkan.

Terdapat tiga cara penyebutan tempo yang biasa digunakan oleh musisi yaitu menggunakan istilah beat per minute (BPM), termonologi dalam bahasa Italia,dan bahasa modern.

Ketiga istilah ini bisa digunakan bergantian tergantung kamu berbicara dengan siapa, dan dalam komposisi apa. Biasanya kalau kamu main band misalnya, kamu bisa menggunakan istilah modern itu sudah cukup. Tapi bila kamu bermain dalam sebuah orkestra, maka biasanya yang digunakan adalah terminologi dalam Bahasa Italia atau menggunakan ukuran BPM.

Satuan Beats Per Minute (BPM)

metronome
Sumber: all-free-download.com

Salah satu penyebutan tempo adalah menggunakan beat per minute yang disingkat BPM. Satuan BPM menggunakan angka untuk menandakan seberapa cepat sebuah lagu harus dimainkan.

Sebagai contoh misalnya kamu harus memainkan lagu dengan tempo 60 BPM. Artinya dalam satu menit terdapat 60 ketuk. Bila kamu memainkan tempo 120 BPM maka dalam satu menit terdapat dua kali lebih banyak ketukan yang ada. Maka dengan sendirinya sebuah lagu akan lebih cepat bergerak dalam satu menit.

Kamu bisa bayangkan saat kamu berjalan dan berlari. Misalnya diibaratkan 60 BPM adalah langkah kamu dalam satu menit. Maka dalam satu menit itu kamu berjalan sebanyak 60 langkah. Sedangkan 120 BPM maka dalam satu menit kamu berjalan dua kali lebih cepat sebanyak 120 langkah. Semakin cepat langkah kamu maka semakin cepat pula kamu sampai ke tujuan bukan?

BPM sangat berguna terutama bila kamu akan merekam sebuah lagu. Sehingga setiap instrumen akan bergerak sesuai angka BPM yang sudah disepakati di awal. Misalnya kamu dan teman-teman akan merekam sebuah lagu dengan tempo 90 BPM, maka seluruh komposisi dalam lagu tersebut tidak boleh melewati batasan kecepatan ini. Maka dengan sendirinya lagu yang kamu mainkan akan “rapi” dan “terstruktur” karena setiap instrumen jatuh pada ketukan yang sama.

Untuk memudahkan penggunaan BPM kamu bisa menggunakan Metronome. Alat untuk pengukur tempo. Alat ini sangat mudah ditemukan, karena jaman sekarang sudah banyak aplikasi metronome yang dapat kamu unduh lewat handphone. Selain aplikasi di handphone kalian juga bisa membeli metronome di toko musik. Metronome yang dijual ada dalam bentuk analog dan digital. Kamu bisa pilih sesuai kebutuhan.

Terminologi dalam Bahasa Italia

Pada jaman dahulu terutama ketika masa kejayaan musik klasik, penggunaan istilah Italia sudah digunakan. Karena istilah musik klasik pada masa lalu berasal dari Italia. Karena itulah penggunaan termonilogi dalam bahasa Italia masih digunakan sampai sekarang. Tidak terkecuali dalam penyebutan tempo dari sebuah komposisi musik.

Istilah tempo dalam termonilogi Italia adalah sebagai berikut:

  • Larghissimo— sangat lambat  (20 BPM dan dibawahnya)
  • Grave— lambat dan muram  (20–40 BPM)
  • Lento— pelan (40–60 BPM)
  • Largo— penyebutan umum untuk musik “lambat”  (40–60 BPM)
  • Larghetto— sedikit lebih cepat dari largo tetapi masih lambat (60–66 BPM)
  • Adagio—  tempo yang populer digunakan oleh banyak musisi. Bisa diibaratkan musik dalam tempo ini adalah musik yang “santai”(66–76 BPM)
  • Adagietto— (70–80 BPM)
  • Andante moderato— hanya sedikit lebih lambat dari andante
  • Andante—istilah populer untuk menyebut musik dengan tempo sedang. Ibarat seperti orang yang sedag berjalan (76–108 BPM)
  • Andantino— sedikit lebih cepat dari andante
  • Moderato—moderat (108–120 BPM)
  • Allegretto— moderat tapi mulai cepat
  • Allegro moderato— moderat yang cepat (112–124 BPM)
  • Allegro— istilah populer untuk menyebut musik yang memiliki kecepatan seperti denyut jantung  (120–168 BPM)
  • Vivace— cepat dan hidup  (168-176 BPM)
  • Vivacissimo— lebih cepat dari vivace
  • Allegrissimo— sangat cepat
  • Presto—biasanya musisi menggunakan istilah ini untuk menandakan tempo yang sangat cepat (168–200 BPM)
  • Prestissimo— sangat..sangat cepat  (more than 200 BPM)

Mungkin kamu akan berpikir “wah rumit juga.” Tapi tenang istilah tempo ini tidak usah kamu hapalkan, cukup kamu gunakan saja sesering mungkin. Dan tidak semua istilah ini akan sering kamu temui karena ada beberapa istilah yang populer dan banyak digunakan oleh musisi pop kenamaan saat ini. Seperti gambar di bawah ini yang akan dapat membantu kamu membayangkan seberapa cepat sebuah tempo berjalan:

tempo explanation
Sumber: id.pinterest.com

Penyebutan dalam Bahasa Modern

Nah pada bagian ini mungkin kamu akan merasa penyebutan tempo dengan cara inilah yang paling mudah. Karena penyebutan tempo disini adalah penggunaan istilah sehari-hari yang digunakan oleh musisi dan semua kalangan penikmat musik.

Penggunaan istilah modern dimulai dari musisi jazz dan rock dengan menggunakan istilah “slow”, “fast”, “medium”, “relaxed”, dan “moderat”. “Slow” artinya musik yang dimainkan berjalan lambat, “moderate” artinya kecepatan musik sedang-sedang saja, dan “fast” artinya musik dimainkan dengan cepat.

Biasanya istilah ini digunakan saat sedang di panggung atau latihan dalam grup band. Dimana tempo ditentukan dari ketukan stik drummer atau salah satu instrumen bermain lebih dahulu dengan kecepatan tertentu misalnya piano atau gitar untuk menjadi acuan tempo pemain lainnya.

Contoh Tempo dalam Lagu

Contoh tempo lagu
Sumber: music.stackexchange.com

Coba lihat sama-sama lagu Happy Birthday yang sangat populer di atas. Bila kamu perhatikan di sebelah kiri atas ada gambar not dengan diikuti oleh angka 120. Artinya lagu ini dimainkan dalam tempo 120 BPM. Untuk memainkan lagu ini dengan tempo sama seperti yang ditulis di atas maka kamu bisa menggunakan metronome untuk membantu kamu bermain sesuai tempo yang diinginkan.

Lagu Indonesia Pusaka
Sumber: pelajarindo.com

Sekarang coba kamu lihat satu lagi contoh lagu di atas. Sebuah lagu Nasional ciptaan Ismail Marzuki yang mungkin sering kamu nyanyikan saat di sekolah. Terlihat di atas bahwa lagu ini dinyatakan sebuah lagu dengan tempo Moderato. Artinya kamu dapat memainkan ini dengan tempo yang moderat atau sedang dengan ukuran 108–120 BPM. Selama kamu memainkan lagu ini tidak kurang dari 108 BPM dan tidak lebih dari 120 BPM maka kamu tidak melewati kaidah tempo Moderato.

Baca juga: Cara Membaca Not Balok

Pemahaman Akhir

Tempo merupakan ukuran kecepatan atau lambatnya sebuah musik. Tempo sangat penting dalam musik karena mengatur ritme dan perasaan dalam lagu. Terdapat tiga cara umum dalam menyebut tempo, yaitu menggunakan beat per minute (BPM), terminologi dalam bahasa Italia, dan bahasa modern.

Penggunaan BPM adalah satuan angka yang menunjukkan seberapa cepat sebuah lagu harus dimainkan. Metronome merupakan alat yang sering digunakan untuk mengukur tempo dengan BPM. Dengan menggunakan BPM, semua instrumen dalam sebuah komposisi dapat bergerak secara terstruktur dan rapi, karena setiap instrumen jatuh pada ketukan yang sama.

Terminologi dalam bahasa Italia banyak digunakan dalam musik klasik dan masih digunakan hingga saat ini. Istilah-istilah seperti adagio, andante, allegro, dan presto digunakan untuk menggambarkan kecepatan sebuah lagu. Meskipun istilah-istilah ini dapat terdengar rumit, tidak semua istilah tersebut harus dihafal secara spesifik. Beberapa istilah tempo dalam bahasa Italia populer dan banyak digunakan oleh musisi pop saat ini.

Penyebutan dalam bahasa modern menggunakan istilah sehari-hari yang lebih mudah dipahami. Misalnya, istilah “slow” untuk tempo lambat, “fast” untuk tempo cepat, dan “moderate” untuk tempo sedang. Istilah-istilah ini sering digunakan oleh musisi jazz dan rock dalam panggung atau latihan bersama.

Contoh lagu Happy Birthday dan lagu Nasional menunjukkan bagaimana tempo diwakili dalam notasi musik. Dalam contoh-contoh ini, tempo ditunjukkan dengan angka BPM atau dengan istilah seperti “moderato”. Memahami tempo membantu musisi memainkan lagu dengan ritme yang tepat dan mengungkapkan perasaan yang diinginkan dalam musik.

Dengan memahami tempo, musisi dan pendengar musik dapat menghargai dan menikmati setiap unsur musik dengan lebih baik. Tempo adalah salah satu unsur yang penting dalam menciptakan kesatuan dan keindahan dalam musik.

Selamat berlatih!


Sumber:

Hans, Zimmer. 2019. https://www.masterclass.com/articles/music-101-what-is-tempo-how-is-tempo-used-in-music#what-is-beats-per-minute-bpm

https://en.wikipedia.org/wiki/Tempo

Mudjilah, HS. 2010. http://staffnew.uny.ac.id/upload/131782842/pendidikan/diktat-teori-musik-1.pdf

Artikel Terbaru

Avatar photo

Ario

Musisi profesional sejak 2005 sebagai drummer session. Sampai saat ini aktif menyediakan entertainment service untuk acara wedding, gathering, juga bermain reguler di rumah makan dan tempat wisata. Berpengalaman menjadi kepala sekolah ELfa Music School Depok tahun 2011 - 2014. Aktif mengajar alat musik drum private offline dan online. Dapat membaca not balok dan mengerti teori musik yang dapat diaplikasikan dengan praktis di lapangan.

Komentar

Tulis Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *