Home Seni & Musik Pengertian Ketukan dan Birama Beserta Contohnya

Pengertian Ketukan dan Birama Beserta Contohnya

Mungkin Kamu bertanya tentang kenapa perlu paham perbedaan antara ketukan dan birama. Bukan tanpa alasan, karena kedua hal itu sangat berhubungan dalam musik. Sering akhirnya mereka yang sedang belajar musik menjadi bingung, tentang mana yang ketukan dan mana yang birama. Padahal kalau sampai salah tangkap, hasil nada yang dimainkan bisa salah.

Dalam proses belajar musik, entah itu arahnya ingin jadi penyanyi atau pemain alat musik, harus paham dulu notasi balok. Diantara beberapa hal mendasar yang perlu dipelajari adalah tentang ketukan dan birama. Karena itu diperlukan untuk bisa membaca notasi nada. Jadi untuk Kamu yang ingin tahu lebih banyak tentang ketukan dan birama, baca artikel ini sampai habis ya!

Pengertian Ketukan dan Birama

ketukan dan birama
Sumber foto : artikelsiana.com

Perbedaan paling mendasar antara ketukan dan birama adalah dari pengertiannya. Ketukan digunakan untuk menyebut panjang pendeknya durasi nada. Satu ketukan berarti nada bergerak satu kali bolak balik. Nilai ketukan terbesar adalah satu ketukan dan bisa jadi lebih kecil, dipecah jadi ½, ¼, 1/8, bahkan hingga 1/16.

Sedangkan untuk birama, adalah istilah untuk jumlah ketukan dalam satu melodi. Jadi, birama adalah gabungan dari ketukan-ketukan nada yang teratur sehingga jadi satu kesatuan melodi yang utuh. Antar birama dibatasi dengan garis vertikal, yang genap disebut birama bainar sedangkan yang ganjil disebut birama ternair.

Baca juga: Teknik Dasar Bernyanyi yang Perlu Diketahui

Tanda birama ditulis dalam bentuk pecahan, misalkan 2/4, ¾, 2/3 dan selainnya. Angka atas jadi nilai ketukannya sedangkan untuk angka bawah jadi nilai notnya. Jadi misalkan tanda birama 2/4, berarti dalam melodi itu ada dua not nada yang masing-masing nilai ketukannya ¼. Jenis garis birama ada dua, yaitu garis birama tunggal dan ganda. Garis birama tunggal untuk digunakan sebagai batas antar birama dalam lagu. Sedangkan garis birama ganda dipakai untuk penutup lagu.

Hubungan Ketukan dengan Tempo Lagu

tempo nada
Sumber foto : id.wikipedia.org

Dalam musik, Kamu pasti pernah dengar istilah tempo bukan? Itu sangat erat kaitannya dengan ketukan nada. Karena tempo lagu yang menentukan durasi dari satu ketukan nada. Misalkan tempo lagu 60 ketukan per menitnya (60 bpm), maka artinya satu ketukan durasinya 1 detik. Kalau ada nada yang nilai ketukannya ½, berarti durasinya adalah ½ detik.

Durasi nada tetap ditunjukkan dari nilai pecahannya. Jadi belum tentu dalam lagu yang temponya cepat sama dengan nilai ketukannya kecil. Karena bisa jadi, dalam lagu dengan tempo lambat, tapi perpindahan nadanya cepat jadi durasi ketukannya pendek. Sebaliknya dalam lagu dengan tempo yang cepat, tapi ada perpindahan nada yang lambat, akhirnya nilai ketukannya besar.

Baca juga: Cara Melakukan Pemanasan Suara

Contoh Ketukan Dan Birama

Birama 4/4

Maksud dari Birama 4/4 yaitu tiap tiap batas garis atau satu birama itu memiliki 4 ketukan dengan hitungan 1,2,3,dan 4. Dan dalam tiap ruas birama ada 4 buah not dengan not sebesar ¼ .Contohnya yaitu 1234 1234 1234, 1234 1234 1234. Jadi dalam satu susunan birama harus menggunakan empat ketukan.

contoh birama
Sumber foto : notlaguuntukpianika.blogspot.com

Lagu yang menggunakan Birama ini yaitu 1) Bungong Jeumpa, 2) Butet, 3) Ayam Den Lapeh dari Sumatera Barat, dan 4) Jali – jali.

Birama ¾

Maksud dari Birama ¾ yaitu tiap – tiap batas garis atau satu birama itu memiliki 3 ketukan dengan hitungan 1,2,3. Dan dalam setiap ruas birama ada 3 buah not dengan not sebesar ¼ . Contohnya yaitu 123, 123,123, 123. Jadi dalam satu susunan birama harus menggunakan tiga ketukan.

contoh birama
Sumber foto : www.sejarah-negara.com

Lagu yang menggunakan Birama ¾ yaitu 1) Burung Tantina, 2) Burung Kakaktua, 3) Tumpi Wahyu, dan 4) Lisoi.

Birama 2/4

Maksud dari Birama 2/4 yaitu tiap – tiap batas garis atau satu birama itu memiliki 2 ketukan dengan hitungan 1 dan 2 saja. Dan dalam setiap ruas birama ada 2 buah not dengan not sebesar ¼. Contohnya, yaitu 1 2 , 1 2, 1 2, 1 2. Jadi dalam satu susunan birama harus menggunakan dua ketukan.

contoh birama
Sumber foto : www.seputarmusikal.com

Lagu yang memiliki Birama 2/4 yaitu : 1) Hari merdeka (lagu nasional), 2) Cik Cik Periok dari Kalimantan Barat,3) Ampar – Ampar pisang, 4) Manuk dadali.

Jadi dari penjelasan ini, Kamu sudah tahu perbedaan antara ketukan dan birama. Kalau ketukan itu jadi ukuran untuk panjang pendeknya nada, sedangkan kalau birama jadi ukuran untuk banyak ketukan dalam satu melodi. Setelah ini Kamu tak perlu bingung lagi kalau ketemu dengan tanda birama ataupun angka nilai ketukan dalam notasi balok ya. Semoga sukses belajar musiknya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Apa yang Dimaksud Etika Bisnis?

Istilah ‘etika’ memiliki banyak sekali makna yang berbeda. Etika sendiri merupakan studi standar moral yang bertujuan untuk menentukan standar yang benar atau yang didukung...

Sejarah Perkembangan Teater di Indonesia

Tahukah kamu apa yang disebut dengan teater? Sepintas teater mengartikan tentang pementasan atau sebuah pertunjukan di sebuah panggung. Lalu, apa yang Disebut dengan Teater Sebenarnya? Teater...

Cara Menjadi Karyawan Teladan

Bekerja itu memang melelahkan. Namun, setiap pekerjaan akan mendatangkan kebaikan jika kamu melakukannya dengan penuh keikhlasan. Ya, keikhlasan akan membuatmu bekerja dengan lebih mudah,...

Apa itu Musik? Berikut pengertiannya

Musik adalah lagu-lagu favorit yang didengar setiap saat menggunakan ponsel. Bisa melalui iTunes, Spotify, Soundcloud, JOOX atau Google Play. Sederhana dan sah-sah saja.  Nah, kalau...