Home Soshum Mengenal Apa Itu Jurusan Psikologi

Mengenal Apa Itu Jurusan Psikologi

Kamu bisa baca pikiranku, ya? Coba dong tebak, aku orangnya gimana? Banyak sekali masyarakat yang menganggap bahwa orang yang kuliah jurusan psikologi bisa membaca pikiran. Bahkan, beberapa orang juga mengira bahwa mahasiswa psikologi bisa membaca kepribadian seseorang. Menurut kamu, apakah anggapan ini benar?

Apa Itu Jurusan Psikologi?

Psikologi merupakan ilmu sains yang berbeda dengan peramal, ya. Ilmu ini mempelajari tentang pikiran (mind), otak (brain), dan perilaku (behaviour). Semua hal yang berkaitan dengan manusia mulai dari bayi hingga lansia dipelajari oleh psikologi. Termasuk juga segala pikiran dan perilaku yang terlihat dan yang tak terlihat.

Di dalam ilmu psikologi, diperlukan metode ilmiah untuk memahami bagaimana orang berpikir, merasakan sesuatu, dan bertindak. Metode ilmiah yang dimaksud adalah penggunaan prosedur yang objektif dan sistematis. Ilmu psikologi melibatkan pengamatan yang cermat untuk mengetahui bagaimana segala sesuatu dapat terjadi.

Oleh karena itu, mahasiswa psikologi tidak bisa membaca pikiran dan kepribadian seseorang dengan seketika, ya. Dibutuhkan pengamatan dan prosedur yang sistematis untuk bisa mengetahui pikiran dan kepribadian seseorang. Seperti menggunakan metode observasi, wawancara, dan tes psikologis.

Seperti Apa Kuliah di Jurusan Psikologi?

mengenal jurusan psikologi
Sumber: freepik.com

Kuliah di jurusan psikologi sangat menyenangkan. Seperti yang kita tahu, orang suka bicara tentang kepribadiannya, kecerdasannya, dan motivasi hidupnya. Orang cenderung terpikat dengan kegiatan mentalnya sendiri. Membahas tipe kepribadian pun terasa sangat menyenangkan.

Mengambil jurusan kuliah ini juga dapat membuat kita lebih mengenali diri kita sendiri. Secara tidak langsung, empati juga akan terasah dengan sendirinya. Lingkungan kampus yang ramah dan humanis mulai dari dosen hingga teman sekelas, membuat hati dan perasaan kita menjadi nyaman.

Di sisi lain, terdapat banyak sekali mata kuliah yang asyik dan seru untuk dipelajari. Seperti psikologi olahraga, psikologi perkawinanan dan keluarga, psikologi internet, dan psikologi kesehatan. Selain itu, masih banyak mata kuliah psikologi lainnya yang seru dan menyenangkan untuk kamu pelajari.

Baca juga: Mengenal Jurusan Manajemen

Alasan Kuliah di Jurusan Psikologi

Karena ilmu psikologi akan terus berkembang dari waktu ke waktu. Karena terlihat menyenangkan untuk mempelajari sisi manusia dari berbagai perspektif, psikologi menjadi semakin populer di kalangan masyarakat.

Di dunia hiburan, banyak sekali serial drama/film yang mengangkat tema psikologis seperti Shutter Island, Gone Girl, dan Black Swan. Populernya ilmu psikologi di dunia saat ini menjadi salah satu alasan mengapa kamu dapat memilih psikologi untuk jurusan kuliahmu.

Alasan kedua adalah, cabang ilmu psikologi sangatlah luas. Mulai dari dunia klinis, pendidikan, sosial, perkembangan, hingga dunia industri dan organisasi. Seiring berjalannya waktu saat kuliah, secara tidak langsung kamu akan memiliki ketertarikan lebih pada salah satu bidang. Kamu dapat menekuni bidang tersebut untuk mengerjakan skripsi atau gambaran jurusan untuk kuliah S2.

Prospek kerja lulusan psikologi juga tidak akan lekang oleh waktu. Pernahkah kamu terpikirkan jika setiap atlet memiliki psikolog olahraga dalam mendampingi proses latihan dan bertanding? Setiap perusahaan juga membutuhkan lulusan psikologi untuk melakukan proses seleksi, pelatihan, dan pengembangan karyawannya. Pilihan karir lulusan psikologi sangatlah beragam dan bervariasi.

Apa Saja yang Dipelajari di Jurusan Psikologi?

apa saja yang dipelajari di jurusan psikologi
Sumber: freepik.com

Secara garis besar, ilmu psikologi terdiri dari lima cabang, yaitu psikologi klinis, sosial, pendidikan, perkembangan, serta industri dan organisasi. Berikut adalah penjelasan mengenai lima cabang tersebut:

Psikologi Klinis

Klinis merupakan cabang ilmu psikologi yang berfokus pada upaya untuk memulihkan keadaan psikologis seseorang dan mencegah terjadinya kondisi abnormal. Cabang ini mempelajari materi gangguan mental, kesehatan mental, dan ilmu lain yang mendalami keadaan mental manusia. Perlu diketahui, untuk menjadi psikolog, kamu perlu menempuh pendidikan magister (S2) keprofesian psikolog.

Psikologi Sosial

Sosial merupakan cabang ilmu psikologi yang berfokus pada pengaruh sosial terhadap perilaku manusia. Mempelajari aspek individu seperti sifat, persepsi, serta motivasi, dan juga mempelajari aspek kelompok seperti konflik, kerja sama, dan sikap sosial. Juga bagaimana cara memberdayakan masyarakat dan memberikan psikoedukasi pada komunitas.

Psikologi Pendidikan

Pendidikan merupakan cabang ilmu psikologi yang berfokus pada bagaimana menciptakan atmosfer pendidikan yang efektif. Mempelajari tentang bagaimana menciptakan inovasi-inovasi di bidang pendidikan yang tepat guna bagi kegiatan belajar siswa. Terlebih lagi untuk sekolah-sekolah inklusi, di mana terdapat siswa berkebutuhan khusus di dalamnya yang perlu mendapatkan perhatian khusus.

Psikologi Perkembangan

Perkembangan merupakan cabang ilmu psikologi yang berfokus pada tumbuh kembang manusia sejak lahir hingga menjadi lansia. Setiap tahapan kehidupan manusia memiliki karakteristiknya masing-masing, mulai dari bayi, balita, anak, remaja, dewasa, hingga lansia. Dengan cabang ini, diharapkan dapat mengoptimalkan pertumbuhan psikologis yang optimal di setiap tahap perkembangannya.

Psikologi Industri dan Organisasi

Industri dan organisasi merupakan cabang ilmu psikologi yang berfokus pada keberlangsungan karyawan di sebuah organisasi. Cabang ini mempelajari bagaimana cara merekrut karyawan dengan tepat, sistem pembagian gaji (payroll), serta pelatihan dan pengembangan karyawan. Bagaimana caranya agar organisasi dapat tumbuh dan berinteraksi dengan karyawannya secara optimal.

Kelebihan Jurusan Psikologi

Mempelajari Ilmu Sains dan Sosial Sekaligus

Dalam universitas tertentu, jurusan psikologi hanya dapat didaftar oleh siswa dengan latar belakang jurusan IPA atau IPS saja. Namun, di beberapa universitas lainnya, jurusan psikologi dapat didaftar oleh siswa dari latar belakang jurusan IPA dan IPS sekaligus. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Jawabannya adalah, karena psikologi mempelajari ilmu sains dan sosial sekaligus.

Psikologi mempelajari proses mekanisme biologis (otak dan sistem syaraf) yang mendasari pikiran dan perilaku manusia. Di satu sisi, psikologi juga mempelajari bagaimana interaksi sosial di antara manusia dan kelompok sosial dapat terjadi. Lalu, ilmu psikologi juga berperan dalam dinamika karyawan di sebuah perusahaan. Nah, inilah salah satu kelebihan jurusan psikologi yaitu memiliki cakupan ilmu yang relatif luas.

Mempelajari Metode Kuantitatif dan Kualitatif

Publikasi ilmiah, skripsi, tesis, dan disertasi dari ilmu psikologi juga bervariatif, yaitu dapat menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif sekaligus. Metode kuantitatif digunakan ketika penelitian melibatkan banyak subjek dan partisipan yang umumnya menggunakan instrumen skala atau kuesioner. Di sisi lain, metode kualitatif digunakan ketika subjek dan partisipan tidak terlalu banyak, umumnya menggunakan instrumen wawancara yang bersifat mendalam.

Prospek Kerja Bervariasi dan Sangat Luas

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ilmu psikologi sangatlah luas dan terdiri dari banyak bidang ilmu. Banyaknya bidang ilmu tersebu menciptakan prospek kerja yang bervariasi dan sangat luas. Poin ini menjadi kelebihan dan keunggulan yang penting dari ilmu psikologi.

Mulai dari pekerjaan yang bersifat klinis seperti asisten psikolog, psikolog, dan terapis di biro dan rumah sakit. Hingga pekerjaan yang berporos pada dunia industri dan organisasi, seperti HRD dan pegawai pengembangan sumber daya manusia. Tidak lupa juga untuk bidang pendidikan, lulusan ilmu psikologi dapat menjadi guru dan konselor. Termasuk psikolog yang membantu menyusun dan mengambil kebijakan-kebijakan pendidikan di sekolah.

Prospek Kerja Jurusan Psikologi

prospek kerja di jurusan psikologi
Sumber: freepik.com

Banyak orang mengira jika lulusan psikologi akan berakhir menjadi psikolog di rumah sakit maupun puskesmas. Padahal, prospek kerja psikologi sangatlah luas. Pada bidang klinis, kamu dapat menjadi asisten psikolog dan psikolog (setelah lulus S2). Di bidang sosial, kamu bisa menjadi peneliti dan konselor di lapas (lembaga pemasyarakatan) serta lsm (lembaga swadaya masyarakat).

Sementara itu, di bidang pendidikan, kamu bisa menjadi konselor pendidikan, konselor karir, hingga guru bimbingan dan konseling. Lalu di bidang bidang perkembangan, kamu bisa menjadi peneliti dan terapis untuk anak berkebutuhan khusus. Jika lulus S2, kamu juga bisa menjadi dosen dan pengajar di berbagai universitas Indonesia.

Banyak yang belum mengetahui bahwa ilmu psikologi juga mempelajari dinamika karyawan di sebuah perusahaan. Pekerjaan ini termasuk dalam bidang psikologi industri dan organisasi. Peran lulusan psikologi dalam bidang ini juga nggak kalah seru. Saat ini, hampir semua perusahaan pasti membutuhkan lulusan psikologi.

Pada bidang industri dan organisasi, lulusan psikologi banyak dicari untuk menempati posisi HRD (Human Resource Development). Juga untuk posisi lain sebagai seorang Recruiter, Talent Acquisition, dan staf pelatihan dan pengembangan karyawan. Selama perusahaan masih mempekerjakan karyawan di dalamnya, selama itu pula jurusan psikologi masih akan dibutuhkan.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Jurusan Ekonomi Pembangunan

Tips Kuliah di Jurusan Psikologi

Berikut ini adalah tips kuliah di jurusan psikologi, untuk kamu yang tertarik atau akan menjadi mahasiswa jurusan psikologi:

  1. Pastikan kamu memiliki passion di bidang psikologi
  2. Selalu perhatikan dan bila perlu, catat materi kuliah yang disampaikan dosen
  3. Jadilah mahasiswa yang aktif belajar dan peka terhadap masalah di sekitarmu
  4. Temukan ketertarikan pada salah satu atau beberapa bidang psikologi karena kamu dapat memanfaatkannya sebagai bahan pembuatan skripsi
  5. Manfaatkan waktu kuliah sebagai sarana untuk mengenali sifat dan kepribadianmu lebih dalam
  6. Terapkan ilmu dan materi yang kamu dapatkan saat kuliah untuk mengembangkan diri menjadi orang yang lebih baik
  7. Jika ingin menjadi psikolog, jangan pernah ragu untuk mengambil studi sampai jenjang magister keprofesian (S2)

Baca juga: Mengenal Jurusan Akuntansi

Terima kasih telah membaca artikel ini. Semoga artikel ini bermanfaat dan membuatmu lebih mantap untuk mengambil jurusan psikologi di kuliah nanti. Semoga sukses selalu untukmu.

Salma
Salma
Lulusan Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada. Mengerjakan skripsi dengan metode kuantitatif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Fungsi: Notasi, Domain, Range, Operasi, Komposisi dan Invers

Fungsi adalah salah satu materi yang sangat penting untuk dipelajari sebelum kamu memasuki bab lainnya, seperti turunan dan integral. Untuk itu mari kita belajar...

Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Contoh dan Cara Penyelesaian

Pada bab sebelumnya kita sudah mengetahui nilai mutlak, kali ini kita akan belajar tentang persamaan linear tiga variabel. Hampir setiap hari kita menggunakan sistem...

Nilai Mutlak: Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak Linier Satu Variabel

Nilai mutlak sering kita gunakan dalam kehidupan, namun hanya sedikit orang yang memahaminya. Nah, Untuk memahami lebih lanjut mengenai nilai mutlak serta persamaan dan...

Contoh Paper: Pengertian, Struktur, Format dan Cara Membuatnya

Di dunia perkuliahan, menulis paper selalu mudah dijumpai di berbagai mata kuliah. Tugas menulis paper seperti sudah menjadi makanan sehari-hari bagi mahasiswa. Selain itu,...

Cara Membuat Outline Skripsi

Bagi kalian yang sudah mulai mengerjakan tugas akhir, pasti kalian mulai memikirkan sebenarnya outline skripsi itu bagaimana sih? Mungkin banyak dari kalian yang sama...