Mengenal Apa Itu Jurusan Fisioterapi

Penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN dan SNMPTN semakin dekat nih, apakah kamu semakin bingung menentukan jurusan apa nantinya?

Bagi sahabat Tambah Pinter yang suka pelajaran tentang kerangka tubuh manusia, sistem otot dan ingin menjadi tenaga media namun bukan Dokter, Bidan, maupun Perawat? Tertarik ingin tahu tentang bagaimana manusia dapat bergerak? Fisioterapi merupakan jawaban yang tepat!

Fisioterapi merupakan salah satu Tenaga Medis yang memang belum terkenal di Indonesia sehingga memiliki lapangan pekerjaan yang masih luas untuk bekerja di Fasilitas Kesehatan atau membukan Klinik Praktik Pribadi. Penasaran belajar apa aja di Jurusan Fisioterapi? Mari simak informasinya di bawah ini ya!

Apa itu Jurusan Fisioterapi?

Gambaran rehablitasi yang dapat dilakukan seorang Fisioterapi
Beberapa tindakan yang dapat dilakukan oleh Fisioterapi baik untuk lanjut usia, anak-anak, maupun dewasa. (Sumber : Freepik.com)

Fisioterapi merupakan sebuah profesi Tenaga Medis yang ahli dalam fungsi dan gerak tubuh manusia. Fisioterapi memberikan suatu pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu dan/atau kelompok seperti anak-anak hingga lansia. Pelayanan yang diberikan dalam upaya mengembangkan, tata bahasa, dan tata bahasa serta fungsi sepanjang kehidupan dengan menggunakan modalitas fisik, agen fisik, gerak dan komunikasi.

Fisioterapi merupakan jurusan yang tidak hanya menekankan pada hafalan namun mementingkan kemampuan dalam memberikan pelayanan. Seni berimajinasi digunakan untuk menganalisis keadaan seseorang, seni dalam memberikan pelayanan, serta seni untuk memahami orang lain, menarik bukan?

Baca juga: Mengenal Jurusan Kedokteran

Seperti apa Kuliah di Jurusan Fisioterapi?

Apabila kamu tertarik untuk masuk ke jurusan Fisioterapi, kamu dapat mengambil pendidikan D3, D4, atau S1 di kampus swasta atau negeri yang kamu inginkan. S1 Fisioterapi menerima pendidikan keilmuan atau teoritis yang lebih banyak dibandingkan dengan D3 dan D4 yang lebih besar pada keterampilan. Seorang lulusan sarjana Fisioterapi dapat menempuh pendidikan selama 4 tahun lalu dapat menekuni pendidikan profesi Fisioterapi selama 1,5 tahun. 

Kuliah di Jurusan Fisioterapi sama seperti kuliah Pendidikan Kedokteran yang menggunakan sistem Blok dengan berbagai topik. Setelah Blok selesai maka akan menyelesaikan ujian Proyek Mahasiswa, yakni menyelesaikan suatu tugas baik dengan membaca jurnal atau membuat video yang selanjutnya dipresentasikan bersama dosen.

Kemudian kamu harus melalui ujian mandiri, ujian tulis untuk menjawab pertanyaan berupa pilihan ganda. Baik ujian lisan yang dikenal dengan Basic Clinical Science (BCS). Kemudian ujian praktik terstruktur seperti pasien yang dikenal dengan Objective Structured Clinical Examination (OSCE).

Alasan Kuliah di Jurusan Fisioterapi?

Dalam subjudul ini saya akan memberikan gambaran mengapa memilih jurusan Fisioterapi kepada kamu. Pahami dengan baik ya, agar bisa menjadi pertimbangan untuk kamu!

Kuliah di Jurusan Fisioterapi akan memberikan kamu berbagai pengalaman yang menarik. Kamu dapat menentukan bagaimana memberikan penyembuhan pada fisik pasien agar dapat melakukan gerakan sederhana.

Selain membantu penyembuhan fisik, kamu juga dapat menjadi penyemangat seorang pasien untuk melalui keadaannya dengan berkomunikasi dengan pasien. Mendengarkan keluhan pasien sehingga pasien tidak merasa terkucilkan maupun putus asa terhadap kehidupan.

Namun ditengah banyaknya kebutuhan Fisioterapi di pelayanan kesehatan, belum banyak Perguruan Tinggi yang menyediakan pendidikan untuk jurusan Fisioterapi sehingga Fisioterapi memiliki lapangan pekerjaan yang masih luas baik dengan bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan maupun membukan praktik klinik mandiri.

Apa yang Dipelajari di Jurusan Fisioterapi?

Apakah kamu tertarik untuk menjadi seorang Fisioterapi? Tahukah kamu apa yang belajar di Jurusan ini?

Jurusan Fisioterapi akan menekankan pada pengetahuan tentang anatomi, fisiologi, dan biokimia penyusun tubuh baik dari tulang, otot, sendi, ligamen, bahkan hingga sistem saraf yang dikuasai untuk dikuasai dengan baik.

Selain itu kamu juga akan mempelajari tentang biomekanik yakni bagaimana gerak dan fungsi manusia dengan baik, seperti mengapa manusia dapat bergerak lalu apa yang terjadi ketika melakukan gerakan tertentu. Jurusan ini akan memberikan kamu pengalaman analisa untuk mempelajari setiap tahap gerakan.

Contohnya, ketika kamu bertanya dengan seorang pasien yang mengalami kesulitan, maka kamu akan menganalisis kenapa seseorang itu kesulitan berjalan. Apakah karena saraf yang terjepit atau kerusakan kerusakan tulang. Gangguan tersebut akan kamu analisis dan kamu perbaiki dengan teknik manual tanpa alat yakni menggunakan tangan atau alat listrik, panas, atau dingin sesuai dengan tujuan yang ingin kamu capai.

Ketika berjalan perkuliahan kamu akan belajar bagaimana menyembuhkan gangguan pasien dengan manual yang menggunakan tangan seperti memobilisasi persendian. Kemudian mengenai cara penggunaan alat yang dapat membantu kamu mencapai tujuan penyembuhan. Seperti penggunaan alat listrik dengan dosis tertentu serta penggunaan maupun panas inframerah. Selain itu kamu juga akan memberikan pemberian latihan dengan dosis yang tepat untuk pasien. 

Selain menganalisis gangguan dan menyembuhkannya, pada jurusan ini juga akan mengajar bagaimana cara kepada pasien. Memahami keadaan pasien sehingga kamu dapat melihat gangguan fungsi dan gerak itu karena tubuh atau akibat gangguan pikiran. Jurusan ini juga akan mengajarkan kamu tentang obat yang dapat dikonsumsi, namun seorang Fisioterapi tidak bersedia untuk memberikan resep obat kepada pasien.

Fisioterapi mengajarkan pasien berjalan
Fisioterapi mengajarkan pasien berjalan (Sumber : Freepik.com)

Prospek Kerja Jurusan Fisioterapi

Ingin menjadi tenaga medis yang dapat bekerja di rumah sakit atau membuka peta praktik? Fisioterapi merupakan profesi yang tepat!

Fisioterapi adalah seorang tenaga medis yang dapat bekerja di rumah sakit yakni di Unit Rehabilitasi Medik, Fisioterapi juga dapat membukan praktik klinik mandiri atau melakukan kunjungan mandiri ke rumah pasien (Homecare), selain itu Fisioterapi juga dapat bekerja sebagai fisioterapi tim olahraga maupun fisioterapi pribadi atlet dan bekerja pada pusat kebugaran sebagai pelatih pribadi.

Kelebihan Jurusan Fisioterapi

Fisioterapi hanya memerlukan pendidikan 5,5 tahun untuk bisa mendapatkan gelar profesi. Setelah mendapatkan gelar tersebut kamu dapat melakukan tes kelayakan menangani pasien. Kamu kemudian bisa membuka praktik secara mandiri atau dirumah sakit.

Fisioterapi dibandingkan dengan profesi medis lain memiliki kelebihan bisa bekerja hanya dengan tangan. Tanpa peralatan namun hanya menggunakan kemampuan pemegangan pasien untuk menyembuhkannya merupakan keahlian Fisioterapi.

Bisa menyembuhkan orang lain melalui penanganan atau merumuskan latihan bagi orang-orang yang ingin meningkatkan kemampuan fungsi dan gerak tubuhnya. Fisioterapi bisa menjadi tenaga medis atau juga pelatih kebugaran.

Serukan kuliah Jurusan Fisioterapi? Banyak hal bisa kamu kerjakan dengan perkuliahan yang singkat!

Tips Kuliah di Jurusan Fisioterapi

Kuliah di Jurusan apapun pasti tidak mudah, baik dengan tugas kuliahnya maupun pembelajaran yang harus diimplementasikan. Yakinkan diri terlebih dahulu untuk benar-benar memilih Jurusan Fisioterapi.

Baca juga: Mengenal Jurusan Farmasi

Berikut ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat kuliah di Jurusan Fisioterapi, disimak ya!

  1. Pertama, kamu harus pandai dalam membagi waktu. Memiliki waktu 24 jam dalam 1 hari yang dapat kamu gunakan untuk beraktivitas sekita 10-12 jam secara efektif. Kamu harus pandai membagi waktu dengan perkuliahan yang biasanya berlangsung 4-7 jam dalam sehari, lalu mengikuti kegiatan di kampus, dan meluangkan waktu untuk dirimu sendiri. Mengatur waktu yang kamu miliki merupakan sebuah seni yang akan menjadikan kamu pribadi yang lebih disiplin kedepannya.
  2. Kedua, ingat untuk mempelajari kembali materi yang telah diajarkan. Setiap hari setidaknya kamu harus meluangkan 1-2 jam untuk membaca materi yang telah masuk sehingga kamu lebih paham. Hal ini juga akan mengurangi adanya Sistem Kebut Semalam sebelum ujian. Selain karena materi pembelajaran yang banyak, kegiatan kampus pada hari sebelum ujian juga dapat menghambatmu,
  3. Ketiga, tingkatkan ilmu diluar kelas dan bertanya bahwa kamu tidak paham. Pada pemahaman ini kamu akan memahami bahwa satu kasus memiliki berbagai tindakan alternatif yang dapat dilakukan. Maka kamu dapat meningkatkan pengetahuan dengan mencari informasi pada jurnal-jurnal penelitian atau kasus-kasus yang pernah mendukung Fisioterapi lain. Kemudian ketika kamu tidak memahaminya maka kamu dapat bertanya pada dosen pengajar maupun membagikan kepada teman-temanmu apa yang telah kamu ketahui sebelumnya.
  4. Keempat bangunlah relasi belajar. Pertemanan di dunia perkuliahan merupakan salah satu hal yang penting. Teman dapat membantu belajar materi selain itu juga dapat memberikan semangat satu sama lain untuk melewati jenjang perkuliahan. Timbulnya kebosanan ditengah perjalanan perkuliahan atau rasa ingin menyerah merupakan hal yang wajar, sehingga kamu memerlukan orang-orang yang mengerti keadaanmu dan mampu memberi motivasi.
  5. Kelima, ingatlah berdoa dan restu orang tua. Melakukan segala usaha mengingat Tuhan dan dukungan orang tua merupakan hal yang mustahil. Walaupun kamu sudah belajar dengan baik, namun bisa saja apa yang kamu lakukan tidak keluar dalam soal ujian. Sehingga kamu dapat berdoa agar selalu dibimbing oleh Tuhan YME.

Baca juga: Mengenal Jurusan Keperawatan

Bagaimana menurut kalian, Jurusan Fisioterapi menarik kan? Kalian bisa memilih jurusan perkuliahan yang kalian mau sesuai dengan minat bakat kalian yang memiliki, jangan batasi diri kalian untuk terus berkembang. Pilihlah jurusan yang sesuai dengan keinginan dan passion ya!

Artikel Terbaru

Devii

Devii

Hallo :)Perkenalkan saya Devi seorang mahasiswi Program Studi Fisioterapi di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Saya merupakan seorang mahasiswi angkatan 2017. Saat ini saya tinggal di Bangli, Bali. Fisioterapi merupakan jurusan perkuliahan Tenaga Medis Kedokteran yang masih berkembang dengan jumlah lulusan profesi yang masih terbatas sehingga memiliki lapangan pekerjaan yang masih luas. Fisioterapi mampu bekerja secara mandiri dengan membuka praktik klinik maupun bekerja di pelayanan kesehatan. Penuulisan artikel ini saya harap artikedapat membantu kalian untuk menambah pengetahuan dan pintar sebelum memilih Jurusan Fisioterapi. Semangat!-Semua orang punya jalan berbeda dan selalu ada cerita berbeda disetiap perjalanan-

Tulis Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *