Home Seni & Musik 8 Unsur Musik Yang Perlu Diketahui

8 Unsur Musik Yang Perlu Diketahui

Dari beberapa sumber yang bisa dijadikan referensi, musik dapat diartikan sebagai sebuah bentuk seni yang mengekspresikan ide dan emosi melalui elemen nada, irama, melodi serta harmoni.

Ada ungkapan bahasa musik adalah universal. Hal ini merujuk pada keseharian manusia yang erat hubungannya dengan musik. Dimana saja dan kapan saja kita dapat mendengarkan musik.

Baik secara khusus menikmatinya atau selintas saja, musik berada disekitar kita melalui media yang ada. Di televisi, radio, alat pemutar lagu atau justru datang ke sebuah acara musik.

Dalam mitologi Yunani digambarkan seorang dewa yang dikaruniai anugerah berupa keindahan dan kepandaian dalam seni dan ilmu pengetahuan. Musikos adalah dewa yang melambangkan kehidupan manusia yang tidak bisa lepas dari musik. Selain menjadi bagian dari sebuah keindahan yang dapat dinikmati, musik adalah ilmu pengetahuan yang dapat membawa umat manusia ke peradaban yang lebih baik.

Nah, sekarang apa yang membentuk atau membuat musik menjadi karya yang bisa dinikmati. 

Hal ini melibatkan beberapa komponen atau unsur-unsur tertentu. Komponen atau unsur musik inilah yang membentuk musik menjadi sebuah karya yang utuh dan bisa dinikmati.

Di bawah ini adalah unsur-unsur dalam musik:

1. Melodi

Secara umum menjadi titik awal pembentukan suatu karya musik. Berupa notasi dasar yang tersusun dari nada-nada terstruktur. Frasa yang sudah memiliki pola urutan nada dan interval pembentuk musik.

Unsur musik
Sumber foto : pixabay.com

Melodi dapat ditempatkan pada awal komposisi. Atau biasanya mengambil porsi ditengah setelah refrain berulang tiap bait. Seringkali juga menjadi coda atau penutup sebuah lagu.  Unsur musik ini diciptakan dengan nada khas yang menarik sebagai ciri dari sebuah komposisi.

2. Irama (Ritme)

Pola ritmis terstruktur menjadi unsur penting dalam sebuah komposisi. Merupakan penentu ketukan yang terbentuk dari pengulangan bunyi yang menarik. Irama juga bisa terbentuk dari syair lagu yang memiliki tekanan kata tertentu atau panjang pendeknya sebuah kata.

Unsur musik
Sumber foto : pixabay.com

Untuk memudahkan memahami irama atau ritme, kita bisa mendengarkan sebuah komposisi musik berulang-ulang. Karena musik melibatkan rasa maka pada titik tertentu kita bisa merasakan apa yang dimaksud dengan irama.

Ketika saat mendengarkan sebuah lagu dan tanpa sadar kita mulai mengangguk-angguk mengikuti irama lagu tersebut sambil bersenandung, itu pertanda bahwa sebuah irama musik sedang dinikmati.

3. Birama

Jika tadi disebutkan bahwa irama adalah penentu ketukan sebuah komposisi, maka birama adalah ketukannya itu sendiri.

Unsur musik
Sumber foto : pixabay.com

Birama adalah unsur musik yang sangat penting sebagai tanda atau panduan dalam memainkan sebuah komposisi musik. Sebuah komposisi akan berantakan jika tidak mengikuti kaidah penggunaan birama. 

Birama ditulis dalam angka pecahan seperti 2/4, 3/4, 4/4 dan seterusnya. Angka dibagian atas (penyebut) menunjukan nilai nada dalam satu ketukan. Misalnya 4/4 berarti setiap birama ada empat ketukan (hitungan) dan setiap hitungan bernilai seperempat not. Contohnya adalah lagu kebangsaan Indonesia, Indonesia Raya yang dinyanyikan dengan birama 4/4.

4. Tangga Nada

Tangga nada adalah urutan nada-nada yang dipakai dalam memainkan musik. Merupakan unsur utama yang sangat penting.

Terdiri dari 2 jenis, yaitu tangga nada diatonik dan tangga nada pentatonik. Diatonik merupakan tangga nada yang dalam 1 oktaf terdiri dari 7 buah nada utama. Oktaf adalah skala atau tingkatan sebuah tangga nada. Sedangkan tangga nada pentatonik adalah tangga nada yang hanya terdiri dari 5 nada pokok. Pentatonik biasanya dimainkan pada jenis musik beraliran tradisional.

Unsur musik
Sumber foto : pixabay.com

Sebuah komposisi musik dimulai dengan menentukan nada dasar. Pembuat musik harus menentukan sesuai dengan kebutuhannya, nada dasar yang akan digunakan sebagai panduan penyusunan notasi musik. Misalnya nada dasar Do=G dalam format diatonis artinya notasi musik akan dimainkan dengan nada pertama Do dimulai dari G. Sehingga notasinya adalah G-A-B-C-D-E-Fis-G.

5. Harmoni

Dalam sebuah komposisi musik diperlukan harmoni agar dapat menampilkan sebuah karya yang bagus. Unsur harmoni berfungsi sebagai penyelaras berbagai faktor pendukung.

Unsur musik
Sumber foto : pixabay.com

Secara teknis harmoni adalah sekumpulan nada yang apabila dimainkan bersama-sama akan menghadirkan sebuah bunyi yang enak didengar.

Ketika seorang penyanyi menyanyikan sebuah lagu diiringi sebuah orkestra terdengar begitu indah maka unsur harmoni dalam musik telah tercipta. Lagu berhasil dibawakan dengan baik diiringi paduan bunyi yang selaras dari berbagai alat musik dalam orkestra tersebut.

Baca juga: 10 Contoh Alat Musik Melodis

6. Tempo

Tempo adalah unsur penting dalam musik. Merupakan ukuran kecepatan birama sebuah komposisi musik. Berfungsi untuk memastikan kecepatan lagu sesuai dengan iringan musik. Semakin cepat sebuah lagu dinyanyikan maka akan semakin besar nilai tempo pada lagu tersebut. 

Unsur musik
Sumber foto : pixabay.com

Ada 8 kategori tempo dalam bermusik:

  1. Largo (Lambat Sekali)
  2. Lento (Lebih Lambat)
  3. Adagio (Lambat)
  4. Andante (Sedang)
  5. Moderato (Sedang Agak Cepat)
  6. Allegro (Cepat)
  7. Vivace (Lebih Cepat)
  8. Presto (Cepat Sekali).

7. Dinamika

Unsur musik yang ini berhubungan dengan volume bunyi atau suara yang dihasilkan sebuah komposisi musik. Berfungsi sebagai panduan sebuah nada akan dimainkan dalam volume yang keras atau lembut.

Unsur musik
Sumber foto : pixabay.com

Ada 6 tanda dinamika yang biasanya digunakan dalam musik, yaitu:

  1. Pianissimo (pp): Suara yang dihasilkan sangat lembut.
  2. Piano (p): Suara yang dihasilkan lembut.
  3. Mezzo-piano (mp): Suara yang dihasilkan agak lembut.
  4. Mezzo-forte (mf): Suara yang dihasilkan agak nyaring.
  5. Forte (f): Suara yang dihasilkan nyaring.
  6. Fortissimo (ff): Suara yang dihasilkan sangat nyaring.

Baca juga: Jenis Tangga Nada Beserta Contohnya

8. Timbre

Unsur musik yang tidak kalah penting adalah timbre. Timbre merupakan perbedaan nada yang dihasilkan dari alat musik yang berbeda. 

Unsur musik
Sumber foto : pixabay.com

Timbre yang dihasilkan dari sebuah saksofon tidak akan sama dengan timbre yang dikeluarkan gitar walaupun dimainkan pada nada yang sama. Hal ini menjadi penting dalam sebuah komposisi musik. Menentukan notasi nada yang pas dan cocok untuk menghasilkan nada tertentu. Spesifikasi nada yang dihasilkan piano mungkin tidak sesuai jika dimainkan untuk komposisi musik berupa lagu mars yang memberikan kesan semangat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Apa itu HPP (Harga Pokok Penjualan) dan Penjelasannya

Seorang praktisi bisnis perlu memahami apa itu HPP dan bagaimana cara menghitungnya. Ini akan memberikan keuntungan bagi pebisnis tersebut dalam mengatur sumber daya dan...

Mengenal Apa Itu Jurusan Sastra Indonesia

Siapa yang tidak kenal dengan Pramoedya Ananta Toer, Buya Hamka, Sapardi Djoko Damono, Chairil Anwar, Kridalaksana, atau Gorys Keraf? Nama-nama tersebut tentunya sudah gak...

Mengenal Teori Motivasi dari Para Ahli Psikologi

Motivasi, sebuah kata yang tidak asing lagi di telinga kita. Secara sederhana, motivasi dapat diibaratkan sebagai dorongan, penggerak, pemicu, atau alasan yang dapat mengarahkan...

5 Langkah Praktis Cara Membuat Anggaran Bisnis

Cara membuat anggaran bisnis sering jarang diperhatikan para praktisi usaha. Apalagi ketika masih berupa usaha mikro atau bisnis kecil. Padahal, sebenarnya ini adalah fondasi...