17 Contoh Alat Musik Melodis

Alat musik melodis adalah instrumen yang dimainkan untuk menghasilkan suara berirama berupa nada-nada utama atau melodi pembentuk komposisi musik. Alat musik melodis memiliki fungsi sebagai alat musik pembentuk atau pencipta nada dalam sebuah komposisi musik atau lagu.

Ada beberapa jenis alat musik melodis berdasarkan cara penggunaannya, yaitu: 

  1. Alat Musik petik, contohnya: kecapi, mandolin, gitar dan sasando.
  2. Alat Musik tiup, contohnya: suling, harmonika dan pianika.
  3. Alat Musik sentuh, contohnya: piano dan akordion 
  4. Alat Musik gesek, contohnya: biola
  5. Alat Musik pukul, contohnya: kolintang dan angklung

Berikut ini 10 contoh alat musik melodis sebagai penjelasannya.

1. Gitar

Salah satu alat musik petik melodis yang paling dikenal dan banyak dimainkan. Terbuat dari kayu dengan 6 senar yang menjadi sumber bunyinya.

Alat musik melodis
Sumber foto : pixabay.com

Secara berurutan dari senar paling atas sampai kebawah memiliki nada E, A, B, G, B dan E. Hal ini menjelaskan bahwa gitar adalah alat musik pembentuk nada. 

Gitar dapat menghasilkan bermacam-macam nada dengan 144 kord atau kunci nada jika dimainkan dengan baik dan benar.

Baca juga: Cara Bermain Gitar Untuk Pemula

2. Kecapi

Alat musik melodis tradisional khas Indonesia. Berasal dari daerah Sunda di Jawa Barat. Terbuat dari kayu, terdiri dari kecapi perahu yang memiliki 18-20 senar dan kecapi ricik yang cuma 15 senar.

Alat musik melodis
Sumber foto : catskillgamelan.org

Dimainkan dengan cara dipetik menggunakan teknik tertentu, kecapi bisa menghasilkan nada-nada pentatonis. Nada pentatonis adalah notasi tangga nada yang berdasarkan konsep pelog dan slendro. Hanya terdiri dari 5 nada, yaitu Da, Mi, Na, Ti, dan La.

3. Mandolin

Alat musik petik sejenis gitar yang memiliki latar belakang di Italia yang kemudian menyebar hingga ke Timur Tengah. Masuk ke Indonesia melalui akulturasi budaya Arab sebagai bagian dari musik tradisional Melayu.

Alat musik melodis
Sumber foto : merdeka.com

Mandolin sejatinya memang bersifat chordophone, yaitu alat musik pencipta nada. Sehingga dimainkan sebagai instrumen melodi dalam sebuah komposisi musik yang lengkap.

4. Flute (Seruling)

Merupakan alat musik tiup yang juga bersifat chordophone, artinya alat musik yang menghasilkan nada utama atau melodi.

Alat musik melodis
Sumber foto : pixabay.com

Dimainkan dengan cara ditiup menyamping pada lubang rongga udara dengan menempelkan bibir sehingga aliran udara mengenai pinggiran lubang.

Lubang tiup adalah bagian yang penting untuk menghasilkan suara yang indah jika ditiup dengan benar. 

5. Harmonika

Mungkin adalah alat musik melodis yang paling mudah penggunaannya. Cukup dengan meniup dan menghisapnya saja bisa dihasilkan nada utama pembentuk musik.

Alat musik melodis
Sumber foto : wartajazz.com

Berukuran relatif kecil sekitar 20 cm saja. Terbuat dari kombinasi material kayu dan logam. Keindahan suara yang keluar dari alat musik ini terletak pada 20 plat bernada di dalam badan harmonika dengan 10 lubang tiup dan hisap.

6. Piano

Alat musik melodis dengan cara menyentuh yang paling populer. Banyak dimainkan dalam berbagai aliran musik.

Alat musik melodis
Sumber foto : pixabay.com

Dengan 88 tuts yang dapat menghasilkan nada, piano adalah alat musik penghasil nada utama yang sangat diandalkan. 

Suara yang dihasilkan piano berasal dari senar yang terpukul palu di dalam badan piano saat tuts disentuh atau ditekan.

7. Akordion

Alat musik melodis yang bentuk dan penggunaannya cukup unik. Terbuat dari kombinasi berbagai material dengan pompa udara khusus. 

Alat musik melodis
Sumber foto : pixabay.com

Akordion seperti piano kecil yang dimainkan digendong di dada. Tangan kiri memainkan tombol bas berbarengan dengan dorongan dan tarikan pada pompa. Sementara tangan kanan memainkan nada-nada melodi dengan menekan tuts yang ada.

Dengan memanfaatkan tekanan udara saat tuts disentuh dengan mendorong dan menarik bagian pompa, akordion dapat menghasilkan nada utama pembentuk melodi.

8. Biola

Alat musik gesek paling populer yang termasuk sebagai alat musik pencipta nada.

Alat musik melodis
Sumber foto : okezone.com

Terbuat dari kayu dengan 4 dawai, dimainkan dengan digesek menggunakan busur yang dipasangkan helaian rambut kuda.

Biola memang bersifat chordophone dengan peranannya sebagai alat musik utama pada berbagai genre musik.

Baca juga: Cara Bermain Biola untuk Pemula 

9. Kolintang

Salah satu alat musik pukul khas Indonesia yang berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara.

Alat musik melodis
Sumber foto : gpswisataindonesia.info

Terbuat dari bilah kayu yang tersusun sedemikian rupa menjadi alat musik yang menghasilkan nada. Dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tongkat kayu.

Alat musik kolintang menggunakan tangga nada diatonik yang umum dipakai secara internasional. Dengan kemampuan bersolmisasi, fungsinya sebagai alat musik pencipta nada sangat signifikan.

10. Angklung

Angklung
Sumber foto: google maps @Saung Angklung Udjo

Alat musik tradisional asli Indonesia yang berasal dari daerah Pasundan di Jawa Barat. Popularitasnya membuat alat musik ini banyak dimainkan diseluruh Nusantara.

Angklung terbuat dari potongan bambu yang dibentuk seperti pipa. Ukurannya disesuaikan dengan tinggi rendah suatu nada. Biasanya angklung berukuran besar menghasilkan nada rendah. Sedangkan angklung berukuran kecil bernada tinggi.

Sebagai alat musik perkusi, angklung dimainkan dengan dipukul, tepatnya menepuk atau menggoyang badan angklung hingga mengeluarkan bunyi. Angklung dapat berbunyi karena pipa bambu bergerak dan saling bersenggolan saat digoyangkan. 

Cara memainkan yang benar adalah salah satu tangan memegang angklung, kemudian satu tangan yang lain menggoyang-goyangkan angklung.

Angklung menggunakan tangga nada diatonis sesuai dengan perannya sebagai alat musik melodis.

11. Saxophone

close-up-saxophone-played-by-man_23-2148207527
Sumber: www.freepik.com

Saxophone adalah alat musik melodis dimana untuk memainkannya adalah dengan cara meniup. Saxophone berkarakter suara yang khas dengan bentuk seperti huruf “J”. 

Untuk menghasilkan nada, sang peniup Saxophone harus menekan tombol-tombol yang ada pada body Saxophone sambil meniup udara melalui saluran Mouthpiece. 

Alat musik ini dikembangkan oleh Adolphne Sax tahun 1846 dan sejak saat itu Saxophone dikenal luas oleh masyarakat dunia. 

Saxophone yang dikenal saat ini terbagi menjadi beberapa jenis yaitu Saxophone jenis Sopran, Saxophone Alto, Tenor dan Bariton. 

12. Pianika

Pianika
Sumber: www.tokopedia.com

Alat musik Pianika sangat populer karena penggunaannya yang sangat luas di lingkungan sekolah. Sebuah Pianika bisa dibilang merupakan “miniatur” dari sebuah Piano karena kesamaan tuts dan bentuknya yang kecil.

Hanya saja untuk menghasilkan suara dari sebuah Pianika sedikit berbeda dari Piano. Caranya adalah dengan ditekan tutsnya sambil ditiup. 

Nada dan skala nada yang digunakan pada Pianika juga sama seperti pada Piano. 

Pemain Pianika bisa menghasilkan melodi dengan menekan satu persatu tuts yang ada sesuai nada yang diinginkan, juga bisa menghasilkan chord dengan menekan tiga buah tuts sekaligus sama seperti pada Piano.

13. Klarinet

man-playing-clarinet_102671-4720
Sumber: www.freepik.com 

Klarinet adalah sebuah instrumen melodis yang ditiup. Klarinet termasuk ke dalam kelas instrumen “Woodwind” karena bahan dasar yang terbuat dari kayu dan ditiup.

Asal kata Klarinet diadaptasi dari bahasa Italia yaitu “Clarino” yang berarti “terompet” dengan akhiran “et” yang berarti “kecil”.

Hampir sama seperti Saxophone, Klarinet mulai dipergunakan dan dikenal pada pertengahan abad ke 18. 

Sampai saat ini Klarinet masih sering digunakan menjadi salah satu bagian dari elemen komposisi dalam pertunjukan musik orkestra. 

14. Calung

Calung
Sumber: merahputih.com

Hampir sama seperti Angklung, alat musik Calung menggunakan bahan dasar dari bambu. Bedanya bila Angklung dibunyikan dengan cara menggoyangkannya, maka Calung dibunyikan dengan cara dipukul.

Calung menghasilkan nada-nada pentatonik dengan bunyi khas. Alat musik ini terdiri dari bambu dari ukurang kecil sampai besar yang disusun secara mendatar. 

Bambu yang kecil menghasilkan nada atau karakter suara yang tinggi, dan bambu dengan ukuran yang besar menghasilkan karakter suara berat atau rendah. 

Seringkali karena karakter suara dan bahan yang digunakan pun sama, maka Calung dan Angklung sering dimainkan bersamaan dalam pertunjukan kesenian daerah terutama di Jawa Barat. 

15. Contrabass

vista-musico-tocando-contrabajo-calle_179755-4690
Sumber: www.freepik.es

Pada awalnya Contrabass adalah alat musik yang digunakan dalam musik orkestra. Dalam orkestra, sebuah Contrabass adalah alat musik berdawai dengan ukuran terbesar dibanding alat musik lainnya.

Pada perkembangannya sebuah Contrabass dapat dimainkan bukan hanya digesek tetapi juga dipetik.

Alat musik ini sampai sekarang sering digunakan untuk memainkan jenis-jenis modern seperti Rock n’ Roll, Blues, Jazz dan lain sebagainya. 

Masyarakat Indonesia sering menyebut alat ini sebagai “Bas Betot” yang diambil dari cara memainkannya yaitu dengan memetik sambil sedikit menarik senarnya yang cukup besar. 

16. Sasando

Sasando
Sumber: www.negerikuindonesia.com

Alat musik Sasando adalah sebuah alat musik melodis yang dimainkan dengan cara dipetik. Sasando digunakan secara luas oleh masyarakat NTT tepatnya penduduk di Pulau Rote.

Sasando biasa dimainkan saat acara adat dan untuk hiburan masyarakat Pulau Rote. Alat musik ini sudah digunakan sejak abad ke 7 Masehi. 

Sasando masih bertahan sampai saat ini dan sering dimainkan baik untuk lagu daerah atau dipadukan dengan unsur musik modern. 

Pada perkembangannya Sasando dapat ditemui dalam tiga variasi yaitu Sasando Biola, Sasando Elektrik, dan Sasando Gong. 

17. Rebab

Rebab
Sumber: rebab.name

Rebab adalah sebuah alat musik bersenar dua yang tergolong dalam alat musik melodis. Alat musik Rebab berasal dari jazirah Arab dan memiliki asal kata dari Al-Rababa, Rababah, atau Rebeb yang berarti busur.

Rebab dimainkan dengan cara digesek menggunakan sebuah penggesek yang terbuat dari bahan kayu dan bagian bulu dari ekor kuda. 

Tetapi ada juga beberapa versi Rebab yang dimainkan dengan cara dipetik dengan penyebutannya menjadi Rubab atau Robab.

Rentang suara yang dihasilkan oleh Rebab biasanya tidak mencapai lebih dari satu oktaf. Karena jumlah senar dan panjangnya yang terbatas. Namun Rebab tetap menjadi alat musik yang penting karena mewarnai perkembangan sejarah musik dunia.

Di Indonesia sendiri Rebab masih digunakan terutama dalam komposisi seni musik Karawitan. 

Nah itulah contoh-contoh alat musik melodis, semoga dapat menambah pengetahuan kamu ya.

Artikel Terbaru

Miska

Miska

Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Nasional - Jakarta

Komentar

Tulis Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *