Home Serba Serbi 5 Teknik Presentasi yang Efektif yang Harus Digunakan

5 Teknik Presentasi yang Efektif yang Harus Digunakan

Memiliki keahlian public speaking menjadi impian banyak orang sebab orang yang memilikinya akan terlihat lebih menonjol dan unggul dibanding yang selainnya. Kemampuan public speaking menjadi harga mati bagi anak muda, sebab semua hal pasti membutuhkan kemampuan berkomunikasi sejak zaman SMA hingga bekerja.

Salah satu kemampuan public speaking yang biasa digunakan adalah presentasi. Agar performamu semakin meyakinkan, untuk itu simak penjelasakan berikut ini !

Singkat, pada, dan jelas

teknik dasar presentasi
Sumber foto : www.analyzedu.com

Sebenarnya presentasi adalah hal yang membosankan bagi para mahsiswa, sehingga tidak heran saat ada presentasi yang terlalu panjang atau berbelit justru membuat mahasiswa semakin mengantuk dan akhirnya tidak memperhatikan apa yang Kamu sampaikan.

Mahasiswa hanya memikirkan “Kapan bel selesai?”, “Kapan istirahat?’, dsb. Hal terseut tentunya akan menggangu knsentrasi Kamu saat menyampaikan, merasa down sebab presentasimu kurang diperhatikan.

Sehingga, lebih baik Kamu menyampaikan materi dan menyesunnya seringkas mungkin. Coba terapkan teknik 10/20/30 versi Guy Kawasaki yang dijamin membuat prsentasi Kamu efisien. Semakin singkat, padat dan jelas presentasi yang Kamu bawakan, maka akan menghindarkanmu dari kata bosan.

Perhatikan intonasi dan tempo

teknik dasar presentasi
Sumber foto : www.commonsense.org

Terkadang karena kita ingin presentasinya tidak terlalu lama untuk mengindari keboasanan, akhirnya kita mempercepat tempo , intonasi menjadi monoton seperti orang yang sedang membaca cepat. Hal ini bukan membuat presentasimu menarik dan efisien namun justru semakin tidak jelas dan pesan yang Kamu samppaikan tidak tertangkap.

Untuk itu, menjaga tempo dan intonasi sangat dibutuhkan agar audience tetap bisa fokus mendengarkan. Tempo bicara normal adalah 120 kata /menit, maka usahakan kamu membawakan presentasi dengan rentang kata 120-130 kata/menit.

Baca juga: 4 Jenis Presentasi Yang Bisa Kamu Gunakan

Guna memperhtaikan intonasi adalah menunjukkan penekanan bagian yang Kamu sampaikan, hal ini membuat audience menajdi mengetahui dan mudah mengingat inti pesan yang hendak Kamu sampaikan. Yang jelas, jangan presentasi sambil membaca slide powerpoint, hal ini menunjukkan bahwa kamu tidak siap atas bahan yang Kamu sampaikan.

Cobalah membaca secara keseluruhan bahan yang hendak Kamu sampaikan, perhatikan titik tekannya ada dimana, sehingga akan membantumu untuk mengatur intonasi secara tepat, kapan harus ada pengulangan atau penekanan dan kapan yang bisa disampaikan secara normal.

Gunakan clue card atau point-point clue saat diperlukan saja

teknik dasar presentasi
Sumber foto : slyflourish.com

Adanya clue card biasanya berfungsi untuk jaga-jaga kalau Kita tiba-tiba nge-blank saat melakukan presentasi, hal ini tentunya cukup memalukan sebab presentasi kita bisa gagal.

Clue card hanya berisi point-point penting yang hendak Kamu sampaikan sebagai bahan presentasi, ingat ya, hanya point-point saja, bukan teks narasi atau pidato yang sangat detail. Clue card tak selalu diperlukan kok, ini hanya membantumu untuk menguasai materi dengan baik agar performa semakin meyakinkan, sehingga lebih nampak siap saat presentasi.

Pandangan menyeluruh

Presentasi di depan banyak orang pasti membuatmu gugup, sampai terkadang Kamu lupa tidak memandang secara menyeluruh, hanya fokus pada titik tertentu saja. hal ini membuat audience yang selainnya merasa tidak diperhatikan sehingga lebih memilih meninggalkan ruangan daripada mendengarkan presentasimu.

Selama membawakan presentasi, edarkan pandanganmu ke sekeliling ruangan. Sejajarkan pandanganmu dengan puncak kepala audience untuk menghindari gugup yang berlebihan. Dengan begitu, Kamu akan nampak memperhatikan semua audience tanpa merasa gugup

teknik dasar presentasi
Sumber foto : slate.com

Interaktif

Presentasi yang baik adalah yang bisa menarik perhatian audience dan mengajaknya berinteraksi. Dengan begitu, audience akan merasa dilibatkan sampai kesimpulan presentasimu memuaskan.

Untuk itu, Kamu harus peka terhadap keadaan audience-mu, saat memang mulai ada yang mengantuk, Kamu bisa memancingnya dengan memeberikan pertanyaan agar leih ineteraktif dan fokusnya bsia kembali kepadamu. Memberikan candaan ringan atau membuat kuis juga bisa menjadi salah satu cara agar presentasimu semakin emnarik untuk disimak.

Baca juga: 7 Cara Meningkatkan Kemampuan Public Speaking

Nah, bagaimana teman-teman, cukup mudah kan untuk menjadi public speaker yang meyainkan ? Agar semakin lancar, jangan lupa untuk latihan terlebih dahulu sebelum memulainya ya. Ingat, Pratice Make It Perfect. Selamat mencoba !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Apa yang Dimaksud Etika Bisnis?

Istilah ‘etika’ memiliki banyak sekali makna yang berbeda. Etika sendiri merupakan studi standar moral yang bertujuan untuk menentukan standar yang benar atau yang didukung...

Sejarah Perkembangan Teater di Indonesia

Tahukah kamu apa yang disebut dengan teater? Sepintas teater mengartikan tentang pementasan atau sebuah pertunjukan di sebuah panggung. Lalu, apa yang Disebut dengan Teater Sebenarnya? Teater...

Cara Menjadi Karyawan Teladan

Bekerja itu memang melelahkan. Namun, setiap pekerjaan akan mendatangkan kebaikan jika kamu melakukannya dengan penuh keikhlasan. Ya, keikhlasan akan membuatmu bekerja dengan lebih mudah,...

Apa itu Musik? Berikut pengertiannya

Musik adalah lagu-lagu favorit yang didengar setiap saat menggunakan ponsel. Bisa melalui iTunes, Spotify, Soundcloud, JOOX atau Google Play. Sederhana dan sah-sah saja.  Nah, kalau...