Pasar Persaingan Sempurna: Ciri, Kelebihan, Kekurangan dan Contoh

Pada kehidupan sehari-hari tentunya kita pasti sering menemukan istilah pasar yang salah satunya adalah persaingan sempurna. Arti dari pasar persaingan adalah pertemuan antara permintaan dan penawaran. Ada berbagai macam jenisnya salah satunya adalah pasar persaingan sempurna yang kita pelajari pada artikel ini.

Pengertian Pasar Persaingan Sempurna

Persaingan Sempurna
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Definisi dari pasar persaingan sempurna adalah pasar yang terdiri dari banyak penjual dan banyak pembeli. Harga barang di sini merupakan hasil dari pertemuan semua permintaan oleh pembeli dan penawaran oleh penjual. Permintaan seorang pembeli dan penawaran seorang penjual tidak bisa mempengaruhi harga barang di pasaran.

Baca juga: Teori Perilaku Produsen dalam Ekonomi

Ciri Ciri Pasar Persaingan Sempurna

Karakteristik pasar persaingan sempurna bisa dijelaskan lebih detail melalui uraian berikut ini. Ada beberapa hal yang membuat sebuah pasar dikatakan sebagai pasar persaingan sempurna. Struktur pasar persaingan sempurna bisa disimak sebagai berikut.

pasar
Sumber: Unsplash.com

Banyak Pembeli dan Banyak Penjual

Ciri atau karakteristik utama dari pasar persaingan sempurna adalah memiliki jumlah pembeli dan penjual yang sama banyaknya. Semua permintaan dari pembeli dan semua penawaran penjual berinteraksi sehingga tercipta harga pasar. Hal ini menjadikan tidak ada satu produsen pun yang bisa mempengaruhi naik turunnya harga karena diperoleh dari interaksi keseluruhan penjual dan pembeli.

Barang yang Diperjual Belikan Homogen atau Sama

Ciri berikutnya adalah memiliki barang dagangan yang sama, setiap penjual menjual produk sejenis. Penjual ini tersebar di berbagai tempat di suatu lokasi, misalkan di sebuah pasar kecamatan ada beberapa penjual mangga. Mereka disebut dengan pasar persaingan sempurna karena barang yang dijual sama, dimana harganya di setiap penjual juga sama.

Pembeli Maupun Penjual Tahu Kondisi Pasar dengan Sempurna

Misalnya saja pada pasar buah mangga, pembeli mengetahui buah tersebut beserta harganya, misalkan seharga Rp 10.000 per kg. Penjual juga demikian mereka mengetahui harga pasaran mangga. Kondisi ini menjadikan seorang penjual tidak bisa menaikkan harga semaunya, karena akan mengakibatkan para konsumen membeli ke penjual lain.

Pembeli dan Penjual Bebas Keluar Masuk Pasar

Pada pasar yang satu ini penjual bisa saja masuk atau berjualan dengan mudah di suatu pasar. Hal ini dikarenakan jika seseorang ingin berjualan tidak terlalu membutuhkan modal yang besar. Kondisi ini membuat jumlah penjual di pasar bisa berubah-ubah sesuai dengan situasi.

Misalnya pada pasar buah mangga, seseorang yang ingin berjualan mangga tidak memerlukan modal yang terlalu besar. Pada saat musim mangga selesai maka ia bisa berjualan lainnya, hal ini umum terjadi di pasar persaingan sempurna. Pembeli juga begitu, mereka bisa saja sekarang ingin membeli mangga tetapi besoknya tidak ingin membelinya lagi tetapi meminati buah lainnya.

Faktor Produksi Bebas Bergerak

Biasanya pada pasar jenis ini faktor produksi seperti pemilik usaha, pekerja, dan juga modal dapat berpindah-pindah dengan lebih leluasa. Misalnya saja seorang penjual mangga (pemilik usaha) saat sedang musim ia menjual buah tersebut. Pada saat sudah tidak musim lagi ia bisa beralih ke usaha lain dan itu sering terjadi pada tiap tahunnya.

Tidak Ada Campur Tangan Pemerintah

Pada pasar jenis ini pemerintah biasanya tidak akan ikut campur tangan dalam menentukan harga. Pergerakan naik turunnya harga tergantung dari mekanisme pasar itu sendiri. Misalnya saja pada pasar buah mangga, di saat sedang tidak musim maka harganya akan mahal.

Harga buah mangga akan menjadi murah dengan sendirinya karena buah tersebut sedang musim. Pemerintah tidak akan mencampuri naik turunnya harga buah mangga ini. Hal ini sesuai dengan mekanisme pasar atau pertemuan penawaran dan permintaan yang terjadi secara alami.

Pembentukan Harga Pasar Persaingan Sempurna

Pada pasar ini terbentuknya harga murni dari total penawaran dan juga permintaan yang akan menentukan harga. Misalnya pada pasar buah mangga saat sedang tidak musim, maka yang terjadi adalah penawarannya sedikit. Permintaan dari pembeli tidak berubah atau tetap banyak, hal ini menjadikan harga mangga menjadi mahal.

Semua penjual akan menjual buah mangga yang sedikit kepada para pembeli yang jumlahnya banyak. Hal ini menjadi cara alami untuk menyeleksi calon pembeli yang jumlahnya banyak, yaitu dengan menaikkan harga mangga. Semua penjual akan menjual dengan harga mahal karena akan tetap laku dan habis disebabkan jumlah pembeli sangat banyak.

Berbeda dengan pada saat buah mangga sedang musim maka penawarannya juga akan banyak. Jumlah permintaan tetap banyak, maka membuat semua penjual harus menurunkan harganya. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar semua barang dagan mereka bisa laku dan habis.

Keseimbangan Pasar Persaingan Sempurna

Harga keseimbangan pada pasar yang satu ini akan terjadi secara alami sesuai dengan perpotongan antara hukum permintaan dan penawaran. Pada saat harga murah maka penjual akan menjual sedikit barang, tetapi saat harga barang meningkat penjual ingin menjual banyak barang. Hal sebaliknya berlaku untuk permintaan, pembeli akan membeli sedikit jika harga mahal dan membeli banyak saat harga turun.

Penawaran yang dilakukan oleh penjual akan membentuk kurva penawaran yang bergerak dari kiri bawah ke kanan atas. Pada kurva permintaan oleh pembeli akan bergerak dari kiri atas ke kanan bawah. Pertemuan antara permintaan dan penawaran ini membuat terjadinya keseimbangan jumlah barang dan harga da bisa dijelaskan dengan kurva pasar persaingan sempurna.

Kurva Pasar Persaingan Sempurna

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Persaingan Sempurna

Setiap bentuk pasar pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga hal ini sebaiknya dipahami oleh para penjual dan pembeli. Penjual dan pembeli bisa memaksimalkan kelebihan dari pasar yang satu ini. Mereka juga harus mengantisipasi bagaimana caranya untuk menghadapi kelemahannya.

Kelebihan Pasar Persaingan Sempurna

Pasar ini membuat terjadinya efisiensi produksi, hal ini dikarenakan harga pasaran sudah ada dan tidak ditentukan oleh seorang penjual. Bagi penjual yang ingin bersaing maka harus semaksimal mungkin untuk melakukan produksi barang dengan efisien atau biaya sehemat mungkin. Efisiensi dalam melakukan kegiatan produksi ini akan mengakibatkan hal yang baik, seperti tidak ada faktor produksi yang disia-siakan.

Kelebihan berikutnya adalah tidak perlu iklan atau promosi, hal ini disebabkan barang yang dijual sama dengan pedagang lain. Penjual tidak perlu bersusah payah untuk melakukan strategi promosi untuk mengenalkan produknya kepada calon pembeli. Hal ini membuat para penjual bisa menghemat biaya dan bisa digunakan untuk keperluan lainnya.

Pembeli dan penjual bebas bertindak atau memilih di pasar ini. Penjual pada saat merasa dagangannya tidak laku atau tidak bisa bersaing bisa lebih mudah untuk memilih usaha lain. Hal ini karena modal untuk masuk pasar persaingan sempurna tidak besar.

Harga di pasar persaingan sempurna tidak dikendalikan oleh satu penjual atau oleh satu pembeli. Di sini seorang penjual atau pembeli tidak bisa menentukan harga barang. Misalnya saja ada penjual yang menjual dengan harga mahal dibanding dengan lainnya, maka ia akan kehilangan pembeli.

Kekurangan Pasar Persaingan Sempurna

Tidak ada pengembangan produk atau penelitian terhadap barang jualan adalah salah satu kelemahan pasar persaingan sempurna. Hal ini dikarenakan penjual tidak bisa menjual di atas harga pasar (harga umum). Penjual akan mendapatkan laba yang sedikit sehingga tidak ada alokasi dana untuk melakukan penelitian pengembangan produk.

Pada pasar ini kelemahan lainnya adalah pembeli tidak memiliki pilihan barang. Hal ini dikarenakan barang yang dijual di sini sama semua, sehingga jenis barang di satu penjual dan penjual sama saja. Misal pada pasar buah mangga, maka dimanapun pembeli akan menemukan mangga dengan jenis sama dengan harga sama.

Kelemahan lainnya adalah upah pekerja biasanya tergolong rendah dibandingkan dengan pekerjaan lain. Kondisi seperti ini bisa terjadi karena pemilik usaha atau penjual hanya mendapatkan laba yang sedikit atau tipis. Hal ini menjadikan mereka hanya bisa membayar upah murah pada para pekerja mereka.

Baca juga: Teori Produksi Beserta Penjelasannya

Contoh Pasar Persaingan Sempurna

Bagi kalian yang ingin menjumpai pasar persaingan sempurna dalam kehidupan nyata sangatlah mudah untuk menemukannya. Ciri-ciri utamanya adalah jumlah penjual banyak, pembeli banyak dan barang dagangan adalah homogen. Seperti halnya yang ada di pasar-pasar tradisional biasanya adalah penjual-penjual buah, sayur, pulsa dan barang sejenis lainnya.

Kita sering ke pasar dan menjumpai orang-orang yang berjualan barang dengan jenis yang sama. Misalnya saat menemui beberapa pedagang buah, mereka menjual barang yang sama semuanya dan harganya juga sama. Kita membeli di penjual A atau penjual B akan sama saja barang dan harganya.

Baca juga: Penawaran Ekonomi Serta Penjelasannya

Demikian materi tentang pasar persaingan sempurna, semoga kalian bisa memahami materi ini ya!


Widjayanto, Bambang. Aristanti W. 2009. Mengasah Kemampuan Ekonomi 1 untuk kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional

Sa’diyah, Chumidatus.2009. Ekonomi 1 untuk SMA dan MA. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional

Ismawanto. 2009. Ekonomi 1 untuk SMA dan MA Kelas X. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional

Artikel Terbaru

Ahmad Iksan, S.Pd

Ahmad Iksan, S.Pd

Ahmad Iksan, S.Pd adalah guru mata pelajaran IPS di SMPN 1 Lawang, Kabupaten Malang. Lulusan cumlaude Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Malang ini juga mendedikasikan diri sebagai penulis dan tentor di Bimbel RLangga Singosari.

Tulis Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *