Mengenal Ornamen Musik

Dalam sebuah karya musik terdapat hiasan yang memperindah sebuah lagu. Sama seperti hiasan pada bentuk seni yang lain maka ornamen dalam musik berfungsi untuk menambah keindahan dan nuanasa pada sebuah karya.

Kira-kira apa yang dimaksud dengan ornamen dan apa saja contoh-contohnya yang terdapat  dalam sebuah komposisi musik? Artikel ini akan mencoba menjelaskannya.

Pengertian Ornamen

ornaments
Sumber: ask.audio

Sebelum kamu mempelajari lebih jauh mengenai ornamen ada baiknya kamu mengerti apa definisinya.

Ornamen asalnya diambil dari bahasa latin “Ornare” yang memiliki arti menghiasi. Sedangkan dalam bahasa Inggris asal katanya adalah “Ornament” yang memiliki arti perhiasan.

Sehingga definisi Ornamen dalam musik adalah; Hiasan nada-nada yang terdapat dalam sebuah rangkaian melodi atau hiasan nada-nada yang terdapat dalam sebuah karya musik.

Bagi kamu yang memiliki niat untuk mempelajari musik ataupun kamu yang menjadi pecinta musik pasti pernah mendengar ornamen-ornamen ini baik disadari atau tidak. Kira-kira apa saja jenis ornamen yang sering ditemui? Berikut ini penjelasan lebih detailnya.

Acciaccatura

acciaccatura
Sumber: www.8notes.com

Ornamen ini berupa sebuah not kecil yang muncul tepat saat sebelum jatuhnya ketukan.  Acciaccatura dituliskan dengan sebuah not kecil yang diberi tanda garis miring. Kalau kamu melihat sebuah not kecil di dalam rangkaian melodi dan not tersebut seperti dicoret, maka kamu melihat sebuah ornamen Acciaccatura.

Umumnya nilai not kecil ini memiliki nilai 1/32. Jadi saat dimainkan akan menimbulkan efek suara seperti suara pendahulu yang berbunyi hampir bersamaan karena jaraknya yang sangat dekat dengan not utama.

Appoggiatura

appog
Sumber: talkingtrumpet.wordpress.com

Ornamen ini masih berbentuk sama seperti Acciaccatura hanya saja pada Appoggiatura penulisannya tidak menggunakan garis miring seperti sebuah not yang dicoret. Bentuk notnya pun sama masih menggunakan not 1/8.

Perbedaan lainnya adalah Appoggiatura dimainkan saat jatuhnya ketukan, sehingga posisi not pokok menjadi bergeser. Pada prinsipnya ornamen Appoggiatura adalah sebuah not dasar.

Baca juga: Ketukan Adalah… Yuk Ketahui Pengertiannya

Ornamen ini bisa dimainkan dalam beberapa cara:

  1. Appoggiatura dimainkan setengah dari not pokok. Jadi misalnya not yang ada setelah ornamen ini adalah not 1/8 maka dengan adanya Appoggiatura maka dimainkan menjadi not 1/16.
  2. Bila not pokok yang diberi Appoggiatura adalah not bertitik maka dimainkan menjadi 2/3 dari harga not pokok. Contohnya adalah setelah tanda Appoggiatura terdapat not 1/4 yang diberi titik (ingat bahwa not yang diberi titik nilainya bertambah  setengah) maka ketika dimainkan menjadi not 1/8.

Untuk lebih jelasnya kamu bisa melihat pada gambar yang ada di atas.

Morden

ornamen morden
Sumber: www.8notes.com

Ornamen ini terdiri dari dua jenis yaitu upper mordent dan lower mordent. Beda antara keduanya adalah sebagai berikut:

  • Upper Mordent adalah nada pokok, nada atas, kembali lagi ke nada pokok. Cara memainkannya adalah dengan cara secepat mungkin tergantung pada tempo lagu yang sedang dimainkan.
  • Lower Mordent adalah nada pokok, nada bawah, kembali lagi ke nada pokok. Cara memainkannya sama seperti upper mordent yaitu dengan cara secepat mungkin sesuai tempo yang sedang dimainkan.

Trill

ornamen trill
Sumber: hellomusictheory.com

Ornamen ini memiliki kemiripan dengan Morden hanya saja biasanya Trill dimainkan lebih panjang daripada Morden. Not yang digunakan adalah not pokok dan not di atasnya atau nada pokok dengan nada atas.

Pada musik klasik Trill dimulai pada not atas baru ke not pokok, namun pada musik modern seringkali Trill dimainkan dengan memulai dari not pokok yang memiliki tanda Trill.

Tanda Trill bisa menggunakan tulisan kecil di atas not berupa tulisan huruf “tr” kecil. Bisa juga setelah tulisan “tr” ditambahkan dengan simbol seperti lambang  Morden hanya saja lebih panjang.

Turn

ornamen turn
Sumber: www.pianotv.net

Ornamen ini memiliki empat jenis nada dengan urutan nada atas, nada dasar/pokok, nada bawah, dan nada pokok. Ada beberapa jenis Turn yaitu:

  • Tanda Turn yang terletak di atas not maka dimainkan langsung pada not pokok.
  • Tanda Turn setelah not pokok maka  dimainkan dengan terlebih dahulu memainkan not pokok kemudian baru memainkan  Turn.

Itulah jenis-jenis ornamen pada musik yang patut kamu ketahui. Tanda-tanda ini akan sering kamu temui saat memainkan atau mendengarkan sebuah karya musik. Dengan kehadiran “hiasan” pada sebuah karya dan komposisi musik, maka karya itu akan menjadi lebih indah dan berwarna.

Baca juga: Contoh Alat Musik yang Dipukul

Pemahaman Akhir

Dalam sebuah karya musik, ornamen merupakan hiasan-hiasan yang memperindah melodi dan menambah keindahan serta nuansa dalam sebuah komposisi. Ornamen tersebut menghiasi rangkaian melodi dan terdiri dari beberapa jenis, antara lain:

Acciaccatura

Ornamen ini berupa not kecil yang muncul sebelum jatuhnya ketukan. Biasanya dituliskan dengan not kecil yang diberi tanda garis miring. Acciaccatura memberikan efek suara seperti suara pendahulu yang berbunyi hampir bersamaan dengan not utama.

Appoggiatura

Bentuknya mirip dengan Acciaccatura, tetapi tidak menggunakan garis miring. Appoggiatura dimainkan saat jatuhnya ketukan, menggeser posisi not pokok. Ornamen ini bisa dimainkan dengan membagi not menjadi setengah dari not pokok atau 2/3 dari harga not pokok jika not pokoknya bertitik.

Morden

Terdiri dari dua jenis, yaitu upper mordent dan lower mordent. Upper Mordent adalah nada pokok, nada atas, dan kembali lagi ke nada pokok, dimainkan dengan kecepatan sesuai tempo lagu. Lower Mordent adalah nada pokok, nada bawah, dan kembali lagi ke nada pokok, dimainkan dengan cara yang sama seperti upper mordent.

Trill

Memiliki kemiripan dengan Morden, tetapi biasanya dimainkan lebih panjang. Trill menggunakan not pokok dan not di atasnya atau nada pokok dengan nada atas. Pada musik klasik, trill dimulai dari not atas dan baru ke not pokok, sedangkan pada musik modern sering dimulai dari not pokok yang memiliki tanda Trill.

Turn

Memiliki empat jenis nada dengan urutan nada atas, nada dasar/pokok, nada bawah, dan nada pokok. Tanda Turn dapat terletak di atas not atau setelah not pokok, dan cara memainkannya tergantung pada posisi tanda Turn tersebut.

Ornamen-ornamen ini sering ditemui dalam musik dan memberikan sentuhan indah pada karya dan komposisi musik. Dengan kehadiran ornamen, karya musik akan menjadi lebih berwarna dan memikat pendengar.

Terus belajar yaa! Tetap semangat!


Sumber:

Teacher, Music. 2017. Ornaments post. 

en.wikipedia.org/wiki/Appoggiatura

Taufiqullah. 2019. Pengertian Ornamen Secara Umum

Artikel Terbaru

Avatar photo

Ario

Musisi profesional sejak 2005 sebagai drummer session. Sampai saat ini aktif menyediakan entertainment service untuk acara wedding, gathering, juga bermain reguler di rumah makan dan tempat wisata. Berpengalaman menjadi kepala sekolah ELfa Music School Depok tahun 2011 - 2014. Aktif mengajar alat musik drum private offline dan online. Dapat membaca not balok dan mengerti teori musik yang dapat diaplikasikan dengan praktis di lapangan.

Tulis Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *