Home Seni & Musik 5 Cara Mengenal Ketukan Dalam Musik Untuk Pemula

5 Cara Mengenal Ketukan Dalam Musik Untuk Pemula

Ketika seseorang ingin bisa bermusik, entah itu bernyanyi, memainkan alat musik atau menjadi komposer, pastinya harus paham terlebih dulu pengetahuan dasarnya. Salah satu yang perlu dipelajari adalah tentang ketukan dalam musik. Karena ini jadi salah satu unsur yang membentuk musik, jadi kalau tak paham dan keliru memainkan ketukan, hasilnya bisa berantakan.

Kenapa berantakan? Karena ketukan adalah unsur musik tertua yang pernah umat manusia mainkan. Bahkan nenek moyang kita dulu sebelum mengenal alat musik bernada telah terlebih dahulu mengenal alat musik ritmis atau alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul. Atau kalau mau lihat lebih dekat tidak perlu jauh-jauh. Cukup rasakan detak jantung kita. Detak jantung kita berdetak seperti musik. Dari situlah kita bisa mengambil inspirasi betapa dekatnya unsur musik yang ada di dalam tubuh kita sendiri.

Mari kita bahas satu persatu ya. Dalam pembahasan tentang ketukan musik, perlu dipahami beberapa hal mulai dari tempo, tanda birama, variasi ketukan dan tanda istirahat. Kamu yang membaca artikel ini mungkin masih bertanya-tanya tentang itu semua. Tak usah bingung, kamu bisa baca ulasan ini sampai habis untuk memahaminya.

Tentang Ketukan

ketukan musik
Sumber foto : artikelsiana.com

Mengenai ketukan dapat kita pahami bahwa ketukan menunjukkan panjang pendeknya sebuah nada. Semakin banyak ketukannya maka artinya semakin panjang nadanya. Terlepas dari seberapa cepat ketukannya, ada dua unsur dalam ketukan yaitu up dan down. Keduanya dihitung 1 ketukan, jadi kalau salah satunya saja, entah up saja atau down saja, berarti setengah ketukan.

Baca juga: Cara Dasar Membaca Not Balok dan Not Angka

Nilai Ketukan

nilai ketukan
Sumber: blogspot.com

Ketukan punya nilai yang bentuknya not dan kemudian membentuk ritme. Inilah unsur untuk menentukan nilai tempo dari sebuah lagu. Dalam gambar bawah ini kamu bisa lihat beberapa macam bentuk not balok beserta  nilai ketukan dan simbol dalam notasi baloknya.

Nilai Tempo

nilai tempo
Sumber foto : doktorseni.blogspot.com

Kita bahas unsur ketukan yang pertama, yaitu tempo. Kalau kamu pernah menyimak komentar juri dalam acara kontes musik, mungkin tak asing dengan istilah “temponya terlalu cepat”. karena memang tempo adalah hitungan dalam nada musik, sehingga dari situ akan jadi pijakan tentang cepat lambatnya nada dimainkan.

Sebagai musisi yang baik dan apapun posisi yang dimainkan baik menjadi penyanyi atau pemain musik sudah menjadi kewajiban untuk memahami tempo. Karena dalam bernyanyi atau memainkan alat musik yang pertama harus dipahami adalah berapa cepat tempo yang akan kita mainkan.

Untuk melatih dan terbiasa dengan tempo, musisi di seluruh dunia biasa berlatih menggunakan metronome. Apa itu metronome? Metronome adalah alat untuk mengetahui, mengukur, dan menentukan berapa cepat tempo yang akan dan sedang kita mainkan. Berlatih menggunakan metronome sangat penting karena kita harus terbiasa dengan bermacam-macam aransemen dengan tempo yang berbeda-beda.

Agar kita bisa rapi dan tepat memainkan nada musik maka tempo yang kita mainkan harus tepat sesuai ketukan yang diperlukan dari sebuah lagu. Kita harus terbiasa dengan tempo mulai dari Largo (lambat sekali), sampai Presto (cepat sekali).

Cara paling tepat agar kita terbiasa adalah dengan sering menggunakan metronome. Bagaimana cara berlatihnya agar kita terbiasa? Kita bisa berlatih dari tempo lambat dulu, serap dulu dan rasakan sampai lancar, lalu perlahan naikkan tempo sampai kita bisa mencapai tempo yang kita inginkan.

Tidak usah terlalu terburu-buru, pastikan dalam tempo pelan nada yang kita mainkan sudah tepat. Maka lama kelamaan muscle memory kita akan terbentuk dan tidak akan kesulitan untuk memainkan tempo yang lebih cepat lagi.

Satuan yang dipakai untuk menyebut tempo umumnya adalah beats per minute atau BPM. Semakin besar nilainya maka artinya semakin cepat, seperti misalkan 80 BPM, berarti dalam 1 menit terdapat 80 ketukan. Ini dimainkan berdasarkan tanda birama yang akan kita pelajari dari penjelasan di bawah. Jadi misalkan tanda birama menuliskan 4/4, lalu ada keterangan 80 BPM maka perjalanan waktu dalam birama tersebut adalah 4 ketuk secepat 80 BPM.

Tanda Birama

tanda birama
Sumber foto : twitter.com

Istilah ini dipakai untuk tanda yang menjadi petunjuk dari berapa banyak ketukan dalam setiap bar. Tanda ini juga yang menentukan nilai ketukan di tiap ketukannya. Tanda birama ini ditulis dengan angka pecahan, misalkan 4/4, 6/8, ¾ dan seterusnya. Contohnya kalau ¾ artinya banyak ketukannya adalah 3 ketuk dalam  setiap satu birama, sedangkan angka 4 untuk menunjukkan jenis nilai ketukannya, berarti 1/4.

Ada tiga macam istilah untuk tanda birama, yaitu:

  • Triple, istilah untuk tanda birama 3 ketukan. Contohnya adalah 3/2, ¾
  • Duple, istilah untuk tanda birama 2 ketukan. Contohnya adalah 2/2, 2/4
  • Quadruple, istilah untuk tanda birama 4 ketukan, contohnya 4/2, 4/4

Tanda Istirahat

Tanda Istirahat
Sumber foto : samuelyoseps.blogspot.com

Dalam irama musik, secepat apapun tempo lagu, tetap ada jeda atau istirahatnya. Dalam musik, ada tanda khusus yang dipakai untuk menandakan jeda tersebut yang disebut dengan tanda istirahat.

Ketika bertemu dengan tanda itu, berarti nada atau not tersebut  tidak dimainkan, namun tetap dihitung seperti halnya nada lainnya. Kamu bisa lihat gambar di atas ini untuk jenis-jenis tanda istirahat.

Untuk lebih mudahnya bayangkan kita sedang berkendara dari Jakarta menuju Bogor. Dalam perjalanan kita sudah mengetahui bahwa jarak perjalanan adalah 60 km jauhnya. Tetapi dalam perjalanan kita tidak mungkin terus menerus menginjak gas bukan? Pasti ada mengerem atau bahkan berhenti sejenak untuk beristirahat. Nah ketika kita beristirahat inilah walaupun kita tidak menginjak gas tetapi jarak perjalanan kita tetap sama tidak berubah masih 60 km.

Baca juga: Jenis Suara Manusia yang Harus Diketahui

Jadi sekarang kamu sudah tahu beberapa pengetahuan dasar tentang ketukan dalam musik. Dari sini Kamu bisa melanjutkan belajar lebih banyak hal lagi seperti mendalami tempo lagu dan sejenisnya. Semoga sukses untuk kamu semua yang sedang belajar musik!

Ario
Ario
Musisi profesional sejak 2005 sebagai drummer session. Sampai saat ini aktif menyediakan entertainment service untuk acara wedding, gathering, juga bermain reguler di rumah makan dan tempat wisata. Berpengalaman menjadi kepala sekolah ELfa Music School Depok tahun 2011 - 2014. Aktif mengajar alat musik drum private offline dan online. Dapat membaca not balok dan mengerti teori musik yang dapat diaplikasikan dengan praktis di lapangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi: Pengertian, Ciri dan Struktur

Pernah nggak sih, kamu penasaran terhadap suatu hal atau objek tertentu dan pengen nyoba untuk mengetahui lebih jauh objek tersebut? Tentu pernah dong. Nah,...

Contoh Konjungsi atau Kata Penghubung serta Jenisnya

Kamu pasti sering melihat penyebutan kata konjungsi atau kata penghubung di dalam soal ujian Bahasa Indonesia, bukan? Rasanya sudah nggak asing lagi sama penyebutan...

Mengenal Manajemen Kontinuitas Bisnis

Tahun 2020 menjadi tahun yang cukup menyedihkan bagi kita semua. Berbagai bencana terjadi dan lebih parahnya, wabah virus corona terjadi di mana-mana. Hal ini...

Pengertian dan Sejarah Corporate Social Responsibility (CSR)

Pernah dengar tentang istilah CSR atau corporate social responsibility? Atau kamu pernah jalan-jalan di taman kota dan menemukan tugu dengan tulisan “Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan...

Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC)

Komunikasi Pemasaran Terpadu, atau dapat juga disebut sebagai Integrated Marketing Campaign (IMC) adalah hal yang penting dalam bidang pemasaran. Secara definisi, IMC adalah sebuah...