Home Saintek Mengenal Apa Itu Jurusan Biologi

Mengenal Apa Itu Jurusan Biologi

Setelah lulus SMA ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi tapi masih bingung ke jurusan apa? Suka dengan dunia Biologi tapi ingin mengetahui gambaran kuliahnya seperti apa? yuk simak langsung gimana kuliah di jurusan Biologi

Apa Itu Jurusan Biologi?

Jurusan biologi merupakan salah satu jurusan yang termasuk dalam rumpun saintek. Banyak kampus yang menyediakan jurusan biologi dalam program studinya, antara lain IPB, UB, ITS, UGM, UI, Unsoed, dan kampus-kampus lainnya. Tak sedikit orang yang salah kaprah dan mengira bahwa jurusan biologi akan mencetak guru biologi.

Kalau kamu memiliki minat mendalami biologi namun kurang memiliki passion mengajar, maka jurusan biologi adalah jurusan yang cocok untuk kamu. Berbeda dengan FKIP (keguruan) biologi, jurusan biologi yang umum disebut biologi murni ini bertujuan mencetak alumni yang handal di bidang riset ilmu hayati.

biologi
Sumber: pixabay.com

Jurusan biologi menjadi salah satu jurusan yang diminati calon mahasiswa karena isu-isu lingkungan, kesehatan dan social yang sedang terjadi di dunia berkaitan dengan hal-hal yang dipelajarinya. Lulusan biologi dituntut untuk menyelesaikan persoalan dari sudut pandang yang luas.

Pengelolaan sumber daya alam untuk kebaikan manusia tanpa merusak alam merupakan sebuah tugas untuk biologist. Permasalahan seperti kanker, global warming, dan overpopulasi merupakan sebagian kecil dan masalah-masalah yang harus diselesaikan oleh seorang biologist.

Seperti Apa Kuliah di Jurusan Biologi?

Selain duduk dan belajar di kelas, hampir seluruh mata kuliah di jurusan ini tergabung menjadi satu paket antara kuliah dan praktikum. Jas lab merupakan salah satu barang yang wajib dibawa ke kampus karena bukan tidak mungkin kamu akan masuk ke laboratorium dan melakukan praktikum setiap hari. Hampir seluruh praktikummu didampingi oleh kakak asisten praktikum, jadi walaupun tanpa dosen kamu tetap akan mendapat bimbingan kerja laboratorium.

Setelah membaca keterangan di atas, mungkin kamu akan berpikir bahwa kuliah biologi akan menjadi membosankan karena rutinitasnya adalah kelas dan laboratorium saja. Eits, tahan dulu. Selain melakukan praktikum di lab, beberapa mata kuliah juga mengharuskan kamu belajar langsung di alam terbuka. Misalnya, topik ekologi akan membuatmu melakukan praktikum analisis vegetasi di hutan atau perkebunan. Beberapa mata kuliah tentang keragaman hayati juga akan memaksamu melihat kehidupan makhluk lain di lingkungan sekitar.

Field Biologist
Sumber: bioexplorer.net

Alasan Kuliah di Jurusan Biologi

Ada banyak keuntungan yang bisa kamu nikmati dengan belajar di jurusan biologi, yaitu:

Prospek kerja luas

Menjadi seseorang yang handal dalam bidang riset dan memiliki sudut pandang luas akan membawamu ke bidang pekerjaan yang luas. Resistensi antibiotik, gene editing, stem cell, dan kloning adalah hal-hal yang sedang menjadi trending di dunia. Oleh karena itu, ilmu yang dipelajari di biologi harus terus kamu kembangkan untuk membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan kompleks di dunia.

Menjadi expert di satu bidang

Dengan menjadi ahli / expert di suatu bidang, tentu kamu akan mempunyai nilai lebih. Dengan begitu, tentu kamu akan memiliki relasi yang luas juga.

Apa Saja yang Dipelajari?

Topik yang dibahas dalam jurusan ini sangat beragam. Kamu bisa belajar segala aspek tentang makhluk hidup. Mulai dari kehidupan di unit terkecil (sel), sampai lingkungan tempat tinggalnya. Secara umum, terdapat tiga garis besar topik biologi, meliputi mikrobiologi dan biologi molekuler, hewan, dan tumbuhan.

Masing-masing topik tersebut dibagi lagi menjadi beberapa cabang ilmu. Misalnya ilmu tentang struktur tubuh (anatomi), ilmu tentang fungsi dan mekanisme kerja tubuh (fisiologi), keragaman dan tata cara penulisan nama ilmiah (taksonomi), dan lain-lain.

Beberapa mata kuliah yang umumnya diajarkan dalam topik mikrobiologi meliputi: biologi sel, mikrobiologi dasar, fisiologi bakteri, biodiversitas cendawan, budidaya jamur, dan lain-lain. Tentu saja penamaan masing-masing mata kuliah tergantung dari kebijakan setiap universitas, namun materi yang diajarkan tidak akan jauh berbeda. Untuk biologi molekuler biasanya kamu akan diajarkan mengenai genetika molekuler dan teknik biologi modern.

Mata kuliah yang berhubungan dengan hewan antara lain: avertebrata, vertebrata, fisiologi hewan, histologi, etologi (ilmu tentang perilaku hewan), dan lain-lain. Begitu pula dengan tumbuhan, beberapa mata kuliah yang akan kamu pelajari adalah anatomi tumbuhan, fisiologi tumbuhan, pertumbuhan dan perkembangan tanaman, kultur jaringan, dan lain-lain.

Selain ketiga topik besar tersebut, akan ada mata kuliah yang saling mengaitkan hubungan ketiganya. Misalnya mata kuliah ekologi dasar. Pada mata kuliah tersebut, kamu akan mempelajari habitat dan interaksi antar makhluk hidup di dalamnya. Sebagai contoh, hubungan pencemaran dari limbah industri akan berdampak pada kesuburan sungai dan populasi makhluk hidup di dalamnya.

Baca juga: Mengenal Jurusan Kedokteran Hewan

Prospek Kerja Jurusan Biologi

Sehubungan dengan luasnya cakupan pembelajaran biologi, maka tentu saja lapangan pekerjaannya juga luas. Berikut hanya dituliskan beberapa lapangan pekerjaan yang biasanya digeluti oleh alumni biologi:

Peneliti

Bekerja dan melakukan penelitian di laboratorium adalah contoh pekerjaan yang paling banyak diminati oleh alumni biologi. Dengan berbekal pengetahuan dasar seperti biokimia, biologi molekuler, mikrobiologi, fisiologi tumbuhan, maka kemampuan analisismu akan dibutuhkan oleh banyak institusi / lembaga / perusahaan.

Bukan hanya di bidang Quality Control dari perusahaan makanan, namun laboratorium lain seperti analisis kesehatan dan pengembangan varietas unggul dari perusahaan benih juga akan membutuhkan seorang ahli dari alumni biologi.

Dosen

Jika kamu memiliki passion mengajar dan meneliti, maka kamu bisa memfokuskan karirmu menjadi dosen. Mengabdi menjadi dosen di perguruan tinggi merupakan salah satu pilihan karir yang bagus bagi alumni biologi.

Menariknya, alumni biologi tidak selamanya harus menjadi dosen di jurusan biologi juga, namun bisa juga menjadi dosen di kesehatan, pertanian, kehutanan, perikanan, dan jurusan sains lainnya. Pastikan kamu memiliki perencanaan yang matang untuk melanjutkan studi pascasarjana karena kualifikasi minimal untuk menjadi dosen adalah S2.

Konservasionis

Ilmu tentang ekologi, etologi, dan biodiversitas merupakan bekal yang cukup untuk menjadi konservasionis. Banyak lembaga NGO yang menerima alumni biologi untuk berkarir di bidang konservasi seperti NatGeo, WCS, IAR, dan lain-lain. Pengalaman dalam praktikum di lapang akan memberimu gambaran pekerjaan ini.

Konsultan

Meskipun bersifat freelance, namun karir sebagai konsultan patut diperhitungkan karena tarifnya yang cukup tinggi. Contoh kegiatan dari konsultan adalah saat perusahaan tambang membutuhkan ahli dalam merencanakan reklamasi lahan tambang guna mengembalikan ekosistem seperti sedia kala.

Wirausaha

Dengan jiwa bisnis yang kuat, bukan tidak mungkin seorang alumni biologi menjadi seorang pengusaha. Ilmu-ilmu dasar yang diperoleh semasa kuliah dapat dikembangkan dan dijadikan ide bisnis dalam menghasilkan inovasi terbaru. Sebagai contoh seorang alumni biologi dapat memproduksi jamur konsumsi, pupuk hayati dari bakteri, pengendalian hayati dari musuh alami hama, dan lain-lain.

Tips kuliah di Jurusan Biologi

Agar semakin betah dan dapat meningkatkan prestasi akademik, berikut beberapa tips kuliah di jurusan biologi:

Sering-seringlah mereview materi kuliah

Kalau kamu bukan tipe anak yang mudah mengingat sesuatu, ada baiknya kamu review materi kuliah setidaknya setiap 2 pertemuan sekali. Banyaknya materi tentu tidak akan sanggup kamu ingat semua jika hanya dipelajari dalam SKS (sistem kebut semalam). Selain itu, keuntungan lain dengan seringnya kamu mereview materi adalah kamu bisa segera bertanya pada dosen jika ada materi yang tidak dimengerti di minggu berikutnya.

Jangan menunda pengerjaan laporan praktikum

Tingginya frekuensi praktikum dalam setiap minggu berarti semakin banyak pula laporan praktikum yang harus kamu kerjakan. Agar tidak keteteran dan bisa mengumpulkan sebelum deadline, sebaiknya kamu memprioritaskan laporan dan disiplin dalam mengerjakannya.

Baca juga: Yuk Kenalan dengan Jurusan Ilmu Keperawatan

Bersikap aktif dalam setiap praktikum

Karena waktu, fasilitas, dan bahan yang minim, adakalanya praktikum dilakukan secara berkelompok. Namun, bukan berarti kamu harus diam saja dan menyerahkan semua pekerjaan pada temanmu. Justru kamu harus bersikap proaktif dan membangun kerja tim yang baik dengan teman sekelompokmu.

Avatar
Nurdiyanti
seorang alumni biologi IPB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Pakaian Adat Bangka Belitung Serta Pembahasannya

Bangka Belitung sudah lama terkenal sebagai daerah yang punya pantai-pantai cantik, penghasil timah, serta kerukunan masyarakatnya meskipun hidup dengan berbeda-beda etnis. Namun, selain hal...

Pakaian Adat Kalimantan Utara Serta Penjelasannya

Kalimantan Utara tergolong salah satu provinsi yang baru terbentuk sejak proses pemekaran dari Kalimantan Timur yang dilakukan pada awal tahun 2000-an. Meskipun terbentuknya provinsi...

Pakaian Adat Sulawesi Barat Serta Pembahasannya

Sebuah pakaian pastinya mempunyai fungsi utama sebagai penutup tubuh. Namun, terkadang suatu pakaian juga mempunyai fungsi lainnya seperti pada pakaian adat yang punya fungsi...

Pakaian Adat Sulawesi Tengah Serta Penjelasannya

Berlokasikan di tengah Pulau Sulawesi, Sulawesi Tengah ternyata mempunyai wilayah terluas dari wilayah Sulawesi Lainnya. Luasnya wilayah yang dimiliki oleh Sulawesi Tengah ini membuat...

Contoh Bioteknologi dalam Kehidupan

Apakah kamu suka minum yoghurt? Tahukah kamu jika yoghurt itu adalah contoh produk dari bioteknologi? Lalu, apakah kamu tahu apa bioteknologi itu? Di SMP kamu...