Jenis dan Pengertian Instrumen Penelitian Skripsi

Adanya instrumen penelitian dalam pengerjaan skripsi menjadi suatu hal wajib mengingat instrumen penelitian berguna untuk mengumpulkan, memeriksa, hingga manganalisa permasalahan yang diteliti. Untuk bisa mengumpulkan data yang sesuai, maka setidaknya kamu harus mengetahui jenis instrumen dan langkah penyusunannya.

Untuk itu, supaya proses pengerjaan skripsi yang kamu lakukan bisa berhasil dengan tepat, berikut kamu dapat menyimak penjelasan mengenai instrumen penelitian skripsi mulai dari pengertian hingga langkah-langkah penyusunan skripsi. Simak yuk.

Pengertian Instrumen Penelitian Skripsi

Pengertian Instrumen Penelitian Skripsi
Sumber: Andreas Breitling from Pixabay

Para ahli mempunyai beberapa perbedaan pendapat mengenai pengertian instrumen penelitian. Beberapa diantaranya sudah dirangkum dalam penjelasan berikut.

Baca juga: Contoh Instrumen Penelitian Serta Penjelasannya

Menurut Sanjaya (2015)

Sanjaya (2015) menyatakan jika instrumen penelitian skripsi adalah sebuah alat yang dipakai untuk mengumpulkan data dengan tujuan untuk menghasilkan data yang empiris.

Menurut Indrawan & Yaniawati (2014)

Dari sudut pandang Indrawan & Yaniawati (2014), instrumen penelitian adalah alat yang dibuat untuk mengukur faktor penting dalam mengumpulkan data yang sesuai untuk pengerjaan penelitian seperti skripsi.

Menurut Sappaile (2007)

Sappaile (2007) menjelaskan lebih detail mengenai instrumen penelitian sebagai alat ukur atau alat untuk mengumpulkan data yang sudah memenuhi persyaratan akademis. Pengumpulan data tersebut berhubungan dengan suatu variabel penelitian. Kemudian, mengenai jenisnya, Sappaile (2007) juga menyebutkan jika instrumen penelitian bisa berupa tes maupun non-tes.

Menurut Suryabrata (2008)

Dalam pendapatnya, Surayabrata (2008) menyatakan jika instrumen penelitian berupa alat yang dipakai untuk merekam atribut-atribut kognitif atau non-kognitif. Atribut kognitif dikumpulkan lewat pemberian pertanyaan-pertanyaan, sedangkan atribut non-kognitif lebih ke pemberian pernyataan untuk melihat pendapat responden.

Menurut Sukarnyana et al. (2003)

Sukaryana et al. (2003) menyebutkan jika instrumen penelitian adalah berbagai alat yang digunakan dengan tujuan untuk memperoleh serta mengumpulkan data. Penggunaan instrumen penelitian tersebut akan sangat membantu dalam proses pemecahan masalah atau pencapaian tujuan penelitian.

Kemudian, Sukarnyana et al. juga menambahkan jika instrumen penelitian sangat berperan penting dalam menemukan data yang valid. Apabila data yang didapatkan tidak valid, maka hasil analisa pun tidak akan tepat.

Menurut Suharsimi Arikunto (2019)

Insrumen penelitian menurut Arikunto (2019) adalah alat bantu yang dipergunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data. Disamping itu, adanya instrumen penelitian juga akan membantu pengerjaan penelitian lebih sistematis dan data yang didapatkan pun lebih mudah untuk diolah.

Jenis Instrumen Penelitian Skripsi

Jenis Instrumen Penelitian Skripsi
Sumber: pch.vector from freepik.com

Penelitian skripsi kebanyakan menggunakan dua jenis metode yaitu penelitian kuantitatif dan kulitatif. Jenis instrumen penelitian yang dipakai dalam kedua jenis tersebut pun berbeda. Nah, di bawah ini kamu dapat menyimak lebih lengkap mengenai pembagian jenis instrumen penelitian skripsi berdasarkan jenis penelitian yang kamu kerjakan.

Baca juga: Cara Membuat Margin Skripsi di Word

Penelitian Kuantitatif

Mengingat penelitian kuantitatif dan kualitatif merupakan penelitian yang berbeda, maka jenis instrumen yang digunakan pun tidaklah sama. Dalam pengerjaan skripsi dengan jenis penelitian kuantitatif, macam-macam instrumen yang digunakan umumnya adalah instrumen tes, inventori, angket, lembar observasi, dan dokumentasi.

  1. Instrumen tes dipakai dalam penelitian kuantitatif untuk mengukur kemampuan dari responden. Misalnya, kemampuan dalam hal matematika, musik, dan lainnya. Sementara itu, untuk instrumen inventori dipakai untuk mengetahui bagaimana karakteristik psikologi dari responden. Kedua instrumen ini menghasilkan data berupa angka yang akan diuji secara statistik sesuai dengan tujuan penelitian.
  2. Instrumen angket atau kuesioner berfungsi untuk mengumpulkan data yang bersifat faktual dan informatif. Sama seperti instrumen tes dan inventori, data yang didapatkan berupa angka yang nantinya akan diolah dengan software
  3. Instrumen lembar observasi juga digunakan untuk mengambil data yang berupa angka dan sebelum digunakan untuk penelitian harus diuji terlebih dahulu.
  4. Instrumen dokumen dipakai dalam penelitian data kuantitatif untuk mengambi data yang nantinya akan diseleksi secara statistik.

Penelitian Kualitatif

Jenis penelitian lain yang cukup sering diterapkan dalam skripsi adalah penelitian kualitatif. Instrumen-instrumen yang dipakai untuk mengumpulkan data biasanya berupa wawancara, observasi, dan dokumen.

  1. Instrumen wawancara dipakai dalam pengerjaan skripsi dengan jenis penelitian kuantitatif dikarenakan mampu mengungkap informasi yang berkaitan dengan waktu sekarang, akan datang, dan masa kini. Menggunakan instrumen ini juga memungkinkan peneliti untuk mendapatkan data yang menyeluruh, tak terbatas, dan sifatnya terbuka.
  2. Instrumen observasi dalam penggunaanya lebih diperuntukkan sebagai pelengkap wawancara. Dengan menggunakan instrumen ini, peneliti dapat menghimpun data untuk penelitian dikarenakan teknik ini memungkinkan peneliti untuk melihat dan mengamati objek penelitian secara langung.
  3. Instrumen dokumentasi

Jenis instrumen dokumentasi juga berperan sebagai pelengkap dan penyempurna dari data hasil wawancara serta observasi.

Langkah-Langkah Penyusunan Instrumen Penelitian Skripsi

Langkah-Langkah Penyusunan Instrumen Penelitian Skripsi
Sumber: mindandi from freepik.com

Untuk bisa menyusun instrumen yang tepat dalam penelitian skripsi, kamu membutuhkan langkah-langkah khusus yang dijelaskan berikut.

  1. Menganalisa variabel penelitian menjadi sub-bagian tertentu untuk mempermudah dalam mengumpulkan data
  2. Menentukan jenis instrumen yang digunakan sesuai dengan jenis penelitian dan disesuaikan pula dengan variabel yang ada
  3. Menyusun kisi-kisi instrumen yang berupa materi pertanyaan, jenis pertanyaan, jumlah pertanyaan, hingga waktu yang diperlukan dalam mengerjakan pertanyaan yang diberikan
  4. Memulai penyusunan poin-poin pertanyaan sesuai dengan kisi-kisi yang sudah ditentukan.
  5. Sebelum menyebarkan atau menggunakan instrumen, lebih baik untuk melakukan uji coba terlebih dahulu. Hal ini berguna untuk mengetahui apakah instrumen sudah layak digunakan atau belum, dan jika diperlukan dapat dilakukan revisi dengan memperbaiki isi, pertanyaan, kaidah bahasa, dan lainnya.

Baca juga: Sistematika Penulisan Skripsi

Jadi, setelah menyimak penjelasan di atas, kamu sudah mempunyai gambaran belum mengenai penyusunan instrumen penelitian skripsi? Dengan adanya penjelasan di atas, semoga bisa membantumu dalam memilih instrumen yang tepat serta melakukan proses penyusunannya.


Sumber:

Arifin, M., & Asfani, K. (2014). Instrumen Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan Pengembangan. Malang: Program Pasca Sarjana Pendidikan Kejuruan Universitas Negeri Malang.

Thabroni, G. (2021). Instrumen Penelitian: Pengertian, Kriteria & Jenis (Penjelasan Lengkap). Diakses pada tanggal 15 Juni 2021, dari serupa.id.

Artikel Terbaru

Wasila

Wasila

Lulusan Sastra Inggris, UIN Sunan Ampel Surabaya yang saat ini berkecimpung di dunia penerjemahan. Disela-sela kesibukan menerjemah, juga menulis artikel dengan berbagai topik terutama berhubungan dengan kebudayaan.

Tulis Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *