Contoh Paragraf Campuran Serta Penjelasannya

Apabila pada artikel sebelumnya telah dibahas tentang paragraf deduktif dan paragraf induktif. Kali ini akan kembali membahas materi tentang paragraf. Paragraf terdiri atas berbagai jenis, ada paragraf deduktif, paragraf induktif, paragraf eksposisi, paragraf campuran, paragraf deskripsi, dan masih banyak lagi. Jenis-jenis paragraf tersebut ada yang dikategorikan berdasarkan pola penalaran, pengungkapan, dan urutan.

Nah, untuk membahas materi paragraf kali ini, akan mengupas tuntas seputar paragraf campuran. Tentunya kamu pernah dengar dan tidak asing kan dengan jenis paragraf satu ini. Lalu, apa saja yang akan dibahas? Sama halnya dengan pembahasan sebelumnya, kali ini juga akan dijelaskan mengenai pengertian, ciri-ciri, dan contoh paragraf campuran. Yuk, langsung saja simak penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Paragraf Campuran

Pengertian Paragraf Campuran
Sumber: anapaula_feriani dari Pixabay

Paragraf campuran adalah paragraf yang memiliki ide pokok di bagian awal dan akhir kalimat. Paragraf jenis ini dapat dikatakan paragraf hasil percampuran antara paragraf deduktif dan induktif. Namun, dalam hal ini bukan berarti dalam paragraf tersebut memiliki dua ide pokok. Jadi, disebutkan terdapat ide pokok pada bagian awal dan akhir itu hanya karena adanya pengulangan kalimat topik. Hal ini juga berfungsi untuk memperjelas informasi atau isi dalam paragraf.

Ciri-Ciri Paragraf Campuran

  • Kalimat topik (ide pokok) pada awal kalimat diisi dengan pernyataan bersifat umum.
  • Pada bagian tengah diisi dengan kalimat-kalimat penjelas.
  • Pada bagian akhir diisi dengan pengulangan ide pokok untuk memperjelas informasi.
  • Umumnya kalimat akhir berisi sebuah kesimpulan.

Baca juga: Contoh Teks Berita

Contoh Paragraf Campuran

Berikut ini contoh-contoh paragraf campuran yang diambil dari beberapa artikel di situs berita daring (online) dan sudah melalui proses parafrasa.

(1). MPASI yang bervariasi kandungannya dapat membuat anak tidak memilih-milih makanan apabila sudah tumbuh besar nanti. Kandungan seperti karbohidrat, serat, vitamin, lemak, dan protein tentunya harus ada dalam MPASI. Hal ini sekaligus untuk memperkenalkan kepada anak-anak mengenai berbagai macam rasa dan tekstur makanan. Oleh karena itu, penting sekali membuat MPASI yang bervariasi agar anak nantinya tidak terlalu memilih-milih makanan. (Sumber artikel detik.com oleh Yenny Mustika Sari. 28 Oktober 2019)

(2) Para orang tua sudah seharusnya menghindari pemberian gula yang berlebih kepada anak sejak usia batita. Dengan memberikan produk makanan yang banyak mengandung gula akan membuat anak rentan terkena obesitas, mengalami karies gigi, dan lainnya. Sebenarnya, kebutuhan gizi anak salah satunya sudah cukup didapatkan dari ASI. Oleh karena itu, para orang tua mulai dari sekarang mulailah hindari memberikan makanan yang banyak mengandung gula kepada anak. (Sumber artikel detik.com oleh Yenny Mustika Sari. 16 Oktober 2019)

(3). Ikan merupakan salah satu jenis protein yang baik untuk pertumbuhan otak anak. Hal ini karena dalam tubuh ikan mengandung omega-3 yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan pada anak. Omega-3 yang sangat baik banyak terdapat pada ikan salmon, tuna, dan sarden. Oleh karena itu, pertumbuhan otak anak akan terbantu dengan memberikannya protein yang berasal dari ikan. (Sumber artikel detik.com oleh Lusiana Mustinda. 22 April 2019)

Contoh Paragraf Campuran
Sumber: Pexels dari Pixabay

(4). Kasus obesitas pada anak terjadi karena sejak kecil anak telah diberikan makanan cepat saji dan berbagai makanan kemasan lainnya. Kebiasaan memberikan makanan ringan kepada anak menjadi salah satu penyebab berat badannya cepat naik. Hal ini karena banyaknya kalori yang masuk ke tubuh anak tidak sesuai dengan usianya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penyebab utama obesitas pada anak diakibatkan terlalu banyak mengonsumsi makanan kemasan dan makanan cepat saji sejak dini. (Sumber artikel detik.com oleh Milla Kurniaputri. 25 Juli 2019)

(5). Kecerdasan otak pada anak dapat didukung dengan memberikan makanan dan minuman yang bernutrisi. Makanan dan minuman yang bernutirisi akan membantu anak untuk bisa lebih konsentrasi terlebih lagi dalam kegiatan belajar. Tidak hanya bernutrisi, namun pola makan sang anak juga perlu diperhatikan. Contohnya saja anak harus tercukupi cairan dalam tubuhnya. Apabila pola makanan dan asupan nutrisinya berkurang, maka anak akan mengalami beberapa gangguan fisik. Oleh karena itu, inilah sebabnya anak-anak perlu diberikan asupan makanan dan minuman yang bernutrisi. (Sumber artikel detik.com oleh Milla Kurniaputri. 12 Juni 2019)

(6). Gangguan pada telinga yang disebut microtia ternyata dapat terjadi sejak dalam kandungan. Microtia adalah keadaan atau bentuk daun telinga yang lebih kecil dari bentuk normal. Kasus ini biasanya terjadi karena adanya faktor genetik. Microtia dapat disebabkan oleh obat-obatan atau faktor rubella yang terjadi pada sang ibu. Hal ini pun mengakibatkan pembentukan telinga pada janin tidak sempurna. Dengan demikian, kemungkinan seseorang mengalami microtia dapat terjadi sejak di dalam kandungan. (Sumber artikel liputan6.com oleh Ade Nasihudin AA. 27 Agustus 2020)

(7). Para ibu di Indonesia memanfaatkan tanaman herbal untuk meningkatkan produksi ASI. Adapun istilah dalam pemanfaatan tanaman herbal untuk menyusui disebut laktagogue. Di Indonesia banyak sekali tanaman herbal yang memiliki manfaat untuk meningkatkan volume ASI di antaranya daun kelor, kacang-kacangan, daun katuk, dan berbagai jenis tanaman lainnya. Tanaman-tanaman herbal tersebut juga sudah terbukti oleh para ahli dapat meningkatkan kadar prolaktin, oksitosin, dan juga bisa mendorong bertambahnya berat badan pada bayi. Oleh karena itu, banyak dari ibu di Indonesia yang lebih memanfaatkan tanaman herbal untuk memperbanyak volume ASI mereka. (Sumber artikel liputan6.com oleh Fitri Haryanti H. 10 AGustus 2020)

(8). Jeruk menjadi salah satu bahan alami yang sangat bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan kulit wajah. Kandungan vitamin C dan antioksidan dalam jeruk sangatlah bermanfaat untuk kulit. Terlebih lagi kandungan antioksidannya yang tinggi dapat melindungi wajah dari paparan radikal bebas. Ada berbagai macam manfaat dari perawatan menggunakan jeruk di antaranya menghilangkan jerawat, mengecilkan pori-pori, mencerahkan kulit, mencegah penuaan, dan tentunya sangat menutrisi kulit. Dengan demikian, jeruk sudah sangat terpercaya sebagai bahan alami yang kaya manfaat untuk kecantikan dan kesehatan kulit wajah. (Sumber artikel liputan6.com oleh Gilar Ramdhani. 28 Agustus 2020)

(9). Madu menjadi bahan alami yang sangat efektif untuk meredakan gejala batuk dan pilek. Khasit madu untuk kesehatan tubuh manusia memang sudah terbukti sejak ribuan tahun yang lalu. Madu merupakan antibiotik alami yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Fungsinya sebagai antiobiotik dapat dengan efektif melawan virus penyebab batuk dan pilek. Oleh karena itu, orang-orang memanfaatkan madu sebagai obat alami untuk mengatasi batuk dan pilek. (Sumber artikel sindonews.com oleh Diana Rafikasari. 21 Agustus 2020)

(10). Ibu yang mengalami obesitas pada masa kehamilan dapat memberikan dampak kepada janin. Hasil dari penelitian menjelaskan bahwa ibu yang menderita obesitas saat hamil akan mengganggu berat badan janin. Tidak hanya itu, janin juga bisa mengalami kelainan kongenital dan mengalami lahir mati. Dengan demikian begitu besar risiko yang terjadi pada janin apabila seorang ibu mengalami obesitas saat masa kehamilan.(Sumber artikel sindonews.com oleh Diana Rafikasi. 18 Agustus 2020)

Baca juga: Contoh Konjungsi

Demikianlan penjelasan mengenai pengertian, ciri-ciri, dan contoh paragraf campuran yang dapat kamu pelajari. Semoga pembahasan di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasanmu tentang paragraf campuran. Selamat belajar.


Sumber

Suladi. 2014. Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia: PARAGRAF. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Artikel Terbaru

Avatar

Tatiek

Saya lulusan S1 Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia. Saya angkatan 2015 dan lulus tahun 2019. Saya sangat tertarik dan menyukai dunia pendidikan dan kepenulisan. Dalam bidang kepenulisan saya telah menulis dalam berbagai tema seperti pendidikan, budaya, kesehatan, hiburan, akuntansi, dan dunia anak. Selain itu, saya juga mahir dalam hal penyuntingan artikel.

Komentar

Tulis Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *