7 Tips Psikologi Untuk Mengatasi Rasa Malu

Siapapun pasti pernah mengalami rasa malu. Saat Anda presentasi kurang baik di depan kelas ataupun klien, pasti akan membuat Anda malu. Ketika Anda jatuh terpeleset, hal itu juga akan membuat Anda malu. Rasa malu tersebut sangatlah wajar terjadi pada manusia. Tetapi, akan menjadi hal yang tidak wajar bila sangat berlebihan.

Mengapa Anda Merasa Malu?

mengatasi rasa malu
Image by Free-Photos from Pixabay

Dikutip dari kampus psikologi, ada beberapa alasan kenapa rasa malu tersebut muncul. Rasa malu itu biasanya dibutuhkan untuk mencegah Anda melakukan kesalahan yang sama suatu saat nanti. Hal ini dikarenakan rasa malu akan meninggalkan rasa tak nyaman dan menyenangkan. Rasa malu ini akan membantu Anda lebih mudah beradaptasi di situasi sosial dan berdampak buruk bila Anda merasakan rasa malu secara berlebihan. Hal ini akan membuat Anda tak nyaman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Cara Mengatasi Rasa Malu Menurut Psikologi

Rasa malu yang berlebihan menurut ilmu psikologi berdampak negatif pada personalities seseorang. Hal ini berpengaruh terhadap kepercayaan diri seseorang. Bila terlalu berkepanjangan, maka akan membuat Anda merasa sangat depresi dan rendah diri. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi rasa malu tersebut.

1. Mengubah Pola Pikir

Rasa malu yang dirasakan akan membuat Anda merasa tak nyaman. Walaupun terkadang memiliki dampak negatif pada diri sendiri, rasa malu ini sebenarnya membantu Anda mengembangkan diri sendiri lebih baik. Setelah Anda mengetahui alasan kenapa rasa itu muncul. Maka Anda bisa mencoba untuk menghilangkan rasa malu tersebut.

Cara yang pertama adalah dengan mengubah pola pikir dan sudut pandang. Cara mengatasi rasa malu ini bisa dilakukan dengan menanyakan pada diri sendiri terkait komitmen diri untuk menghilangkannya. Kemudian, Anda juga harus memiliki komitmen pada diri untuk bisa menerima hal tersebut dengan baik.

2. Fokus pada Diri

Langkah selanjutnya adalah lebih memfokuskan pada diri sendiri agar tidak semakin berkembang parah. Ini akan menghambat perkembangan dan tumbuh kembang diri sendiri. Misalnya, saat ada seseorang yang ingin menjadi seorang penyanyi tetapi dia malu karena harus tampil di depan banyak orang. Tentu saja, dia akan melewatkan kesempatan emas untuk meningkatkan kemampuan diri.

Sebaiknya Anda lebih memfokuskan diri dengan apa yang ingin dicapai. Jangan terlalu memfokuskan diri terhadap respon buruk orang lain, pendapat dan ekspektasi. Anda bisa mencoba mengalihkan fokus dan emosimu untuk lebih produktif lagi. Ini akan membantu Anda menjadi seorang pribadi yang tangguh dan mawas diri. Anda bisa mengontrolnya dengan mudah bila Anda bisa memfokuskan sesuatu dan diri sendiri.

3. Memilih Lingkungan Yang Mendukung

Langkah selanjutnya adalah dengan memilih lingkungan yang mendukung. Untuk mengatasi rasa malu ini pastinya Anda membutuhkan proses panjang dikarenakan Anda harus mengontrol perasaan dan diri sendiri. Hal ini tak mudah untuk dilakukan. Oleh karena itu, memilih lingkungan suportif dan mendukung adalah cara tepat untuk menghilangkanya. Lingkungan yang mendukung adalah suatu lingkungan yang saling mendukung dengan dua arah dan adanya komunikasi yang jujur dan terbuka. Tak hanya itu sikap saling menghormati kepentingan dan waktu juga amat berguna untuk mengatasinya.

4. Jangan Menunjukan Rasa Malu

Walaupun Anda merasa malu ataupun memiliki sifat pemalu, tak seharusnya Anda menunjukkan rasa malu tersebut. Janganlah Anda menunjukkan sifat itu saat sedang bersama orang lain. Terlebih orang lain yang sedang dekat dengan Anda. Hal ini tak ada manfaatnya bagi diri sendiri untuk menunjukkan sifat malu secara gamblang pada orang lain dan orang asing. Jangan sampai Anda melabeli diri sendiri dengan sifat pemalu tersebut.

5. Lebih Tenang

Jika ada banyak orang yang membully ataupun menuding sifat pemalu Anda, maka janganlah Anda terburu-buru. Bersikaplah dengan tenang. Hal ini akan membantu Anda untuk mengontrol diri dan menghilangkan rasa malu dengan mudah.

6. Jangan Terlalu Menyalahkan Diri Sendiri

Banyak orang yang cenderung menyalahkan diri sendiri jika Anda memiliki kekurangan dalam hal sifat dan diri. Anda bisa menjadi pengkritik terkeras pada diri sendiri. Terlalu menyalahkan diri sendiri sebenarnya bukanlah hal baik karena akan membuat Anda merasa rendah diri.

Hal ini juga merupakan konsep diri yang salah. Setiap orang memiliki kekurangan masing-masing. Tugas Anda adalah menerima dan mencoba menguranginya tetapi jangan terlalu mengkritik karena ini akan membuat Anda stress sendiri. Anda bisa menganalisis kekurangan Anda dan kemudian intropeksi diri sendiri.

7. Menunjukkan Kelebihan Yang Anda Miliki

Langkah terakhir adalah dengan menggali kelebihan yang Anda miliki. Rasa malu memang salah satu kekurangan Anda. Tetapi, pastinya Anda memiliki kelebihan yang harus Anda tunjukkan pada orang lain. Menurut ilmu psikologi, sebaiknya Anda lebih memfokuskan diri pada beberapa kelebihan yang Anda miliki untuk mengatasi sifat malu Anda.

Baca juga: 9 Cara Menjaga Kesehatan Mental

Itulah tadi beberapa langkah mudah yang harus Anda lakukan untuk mengatasi rasa malu pada diri sendiri.

Artikel Terbaru

Tulis Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *