Sifat Informasi yang Terdapat pada Teks Nonfiksi

Teks nonfiksi berisi informasi sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak heran, teks nonfiksi sangat berbanding terbalik dengan teks fiksi yang memiliki sifat fiktif.

Teks nonfiksi disampaikan kepada pembaca dengan tujuan untuk memberikan informasi. Informasi-informasi tersebut berguna untuk membantu pembaca memahami pembahasan yang disampaikan.

Ada beberapa sifat informasi yang terdapat pada teks nonfiksi, berikut adalah poin-poinnya.

  1. Fakta

Fakta
Sumber foto: Gerd Altmann dari Pixabay

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) fakta adalah beberapa hal berupa keadaan atau peristiwa yang merupakan kenyataan. Fakta berkaitan juga dengan sesuatu yang benar-benar ada atau terjadi. Bukan karangan dan imajinasi belaka.

Baca juga: Sifat Teks Nonfiksi Serta Penjelasannya

Pada teks nonfiksi, kamu akan menemukan berbagai fakta mengenai isi pembahasan. fakta pada teks nonfiksi bisa dibuktikan kebenarannya dan bukan hal palsu atau bohong semata.

Misalnya, ketika kamu sedang membaca artikel tentang kesehatan mental, maka kamu menemukan fakta kalau depresi adalah penyakit mental berbahaya kedua di dunia. Fakta tersebut didapatkan dari hasil survei yang dilakukan oleh penulis artikel melalui layanan WHO dan riset lainnya.

  1. Objektif

Objektif
Sumber foto: Jens P. Raak dari Pixabay

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) objektif adalah keadaan yang sebenarnya tanpa dipengaruhi pendapat atau pandangan pribadi. Serupa dengan sifat fakta, sifat objektif pada teks nonfiksi ini menjadi kunci yang membedakan teks nonfiksi dengan teks lainnya.

Teks nonfiksi ditulis sesuai dengan keadaan yang nyata tanpa ada tambahan pendapat dari penulis. Berbeda dengan teks fiksi yang terkadang bersifat subjektif karena berdasarkan pandangan dan imajinasi penulis. Contohnya adalah teks laporan atau jurnal ilmiah seperti skripsi, tesis, dan disertasi.

  1. Memberikan amanat kepada pembaca agar tidak melakukan hal yang salah

Memberikan amanat kepada pembaca agar tidak melakukan hal yang salah
Sumber foto: Gerd Altmann dari Pixabay

Sifat informasi pada teks nonfiksi berikutnya adalah memberikan amanat kepada pembaca agar mereka tidak melakukan hal yang salah. Hal itu dikarenakan teks nonfiksi berisi fakta yang terjadi dan diharapkan bisa diterapkan oleh pembaca.

Baca juga: Contoh Cerita Nonfiksi

Misalnya dalam artikel atau penelitian mengenai covid-19, kita mendapatkan amanat untuk  jaga jarak dan sering cuci tangan. Karena berdasarkan riset, sering berkerumun dan tidak menjaga kesehatan akan membuat imun turun hingga mudah terkena penyakit covid-19 tersebut.

Itu dia sifat informasi yang terdapat pada teks nonfiksi. Semoga dapat membantu kamu dalam mengenali dan memahami teks nonfiksi yaa. Selamat belajar 😊

Artikel Terbaru

Zia

Zia

Suka apapun tentang dunia tulis menulis dan buku. Menamatkan kuliah di Sastra Indonesia UNJ dan kini menjadi content writer.

Tulis Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *