Home Dunia Kampus Perbedaan Jenjang Pendidikan D1, D2, D3, dan D4

Perbedaan Jenjang Pendidikan D1, D2, D3, dan D4

Buat kamu yang kini duduk di kelas 2 atau 3 SMA, pasti sudah mulai memikirkan setelah lulus nanti melanjutkan ke jenjang pendidikan apa. Karena, di Indonesia sendiri ada banyak jenjang pendidikan yang ditawarkan, mulai dari diploma hingga strata. Saking banyaknya jenis pendidikan ini, seringkali membuat kamu bingung untuk memilih yang paling sesuai.

Di Indonesia sendiri terdapat 3 macam program pendidikan. Yaitu pendidikan akademik, yaitu pendidikan yang diarahkan pada penguasaan dan pengembangan disiplin ilmu pengetahuan, seni, teknologi, dan lainnya. Ini adalah jenjang pendidikan yang sangat familier dengan kamu, yaitu mencakup program pendidikan sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3).

Selain akademik, ada juga pendidikan vokasi. Yaitu pendidikan yang mengutamakan penguasaan keahlian terapan tertentu, yang mana meliputi program pendidikan diploma satu (D1), diploma dua (D2), diploma tiga (D3), dan diploma empat (D4). Dan yang terakhir adalah program pendidikan profesi, yang dapat ditempuh setelah menyelesaikan pendidikan akademik atau vokasi.

Pendidikan akademik mengharuskan kamu untuk menyelesaikan pendidikan secara urut. Artinya, kamu harus mengambil pendidikan S1 terlebih dahulu, baru kemudian dapat melanjutkan ke jenjang S2 hingga S3. Berbeda dengan pendidikan vokasi, yang membebaskan kamu untuk memilih jenjang dari awal, tidak perlu berurutan. Artinya, setelah lulus SMA, kamu dapat langsung memilih pendidikan D3, atau bahkan D4, tanpa harus menempuh pendidikan D1 terlebih dahulu.

Selain perbedaan ini, di setiap jenjang juga memiliki perbedaan tersendiri. Apa saja itu? Berikut ini akan dibahas setiap perbedaan dari jenjang pendidikan D1, D2, D3, hingga D4.

Jenjang Pendidikan D1

Jenjang Pendidikan D1
Foto: Jan Vašek dari Pixabay

Kuliah di jenjang pendidikan D1 tidak memerlukan waktu yang lama untuk menyelesaikannya. Kamu hanya memerlukan waktu satu tahun atau dua semester saja untuk lulus. SKS (Satuan Kredit Semester) yang harus diselesaikan sebanyak 32 SKS dalam waktu dua semester. Tentu setelah lulus D1 ini kamu diperbolehkan untuk terjun ke dunia kerja.

Meskipun hanya satu tahun, tapi kamu tidak bisa lepas dari tugas akhir sebagai syarat kelulusan. Tugas akhir ini berupa praktik dan laporan karya ilmiah. Yang mana harus diselesaikan di semester terakhir. Tantangannya, dalam satu tahun ini kamu harus benar – benar menguasi mata kuliah yang diajarkan.

Pastinya kamu bertanya – tanya, mengapa hanya satu tahun? Hal ini dikarenakan program D1 mengharuskan kamu untuk menguasi suatu kemampuan tertentu saja. Tidak berbagai macam disiplin ilmu, sehingga dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun. Di program D1, kamu akan dibekali dengan banyak praktik yang dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja.

Tidak hanya tugas akhir, meskipun hanya satu tahun pendidikan, kamu nantinya juga akan mendapatkan gelar. Lulusan dari jenjang D1 ini akan memiliki gelar A.P. yaitu Ahli Pratama.

Di Indonesia sendiri beberapa perguruan tinggi menyediakan jenjang D1. Yang mana tak sedikit juga sifatnya kedinasan, yang artinya lulusan ini langsung bekerja pada lembaga yang menaunginya. Contoh pendidikan jenjang D1 di Indonesia adalah Kebendaharaan Negara di Politeknik Keuangan Negara, Kepabeanan dan Cukai di Politeknik Keuangan Negara, Manajemen Perhotelah di Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Jakarta, dan lainnya.

Jenjang Pendidikan D2

Jenjang Pendidikan D2
Foto: StockSnap dari Pixabay

Yang paling membedakan antara jenjang D1 dan D2 adalah waktu tempuh pendidikannya. Jika D1 memerlukan waktu satu tahun saja untuk lulus, maka D2 memerlukan waktu dua tahun untuk lulus. SKS yang harus ditempuh pun lebih banyak dua kali lipat dari jenjang D1, yaitu 64 SKS.

Selama dua tahun menempuh pendidikan D2, kamu harus dapat menyelesaikan seluruh SKS tersebut. Disamping itu, kamu juga harus menyelesaikan tugas akhir untuk lulus berupa praktik dan laporan karya ilmiah.

Di jenjang pendidikan D2 ini, kamu akan menerima lebih banyak teori serta praktik daripada di jenjang D1. Tujuannya untuk mempersiapkan lulusan supaya mampu bersaing di dunia kerja. Lulusan dari pendidikan D2 ini akan memperoleh gelar A.Ma atau Ahli Muda.

Baca juga: Jenis Perguruan Tinggi

Mesti tidak terlalu populer daripada jenjang D3 atau D4, di Indonesia cukup banyak perguruan tinggi yang menyediakan jenjang ini. Diantaranya Pengujian Kendaraan Bermotor di Sekolah Tinggi Transportasi Darat, Akuntansi di Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang, Ilmu Perpustakaan di Universitas Terbuka, dan lainnya.

Jenjang Pendidikan D3

Jenjang Pendidikan D3
Foto: StockSnap dari Pixabay

Jenjang pendidikan D3 memiliki peminat yang paling banyak daripada jenjang diploma lainnya. Pendidikan D3 memerlukan waktu tiga tahun untuk menyelesaikan kuliah. Yang mana kamu harus menyelesaikan 112 SKS dan juga tugas akhir. Tugas akhirnya pun sama dengan program diploma lainnya, yaitu kerja praktik dan laporan karya ilmiah.

Banyak sekali universitas dan perguruan tinggi lain yang membuka program D3 ini. Dan jenjang ini paling banyak diminati daripada jenjang diploma lainnya. Bahkan, banyaknya peminat tidak kalah dengan peminat S1.

Banyak perusahaan yang mencari lulusan D3 untuk bekerja. Karena, lama belajar selama tiga tahun ini dirasa cukup untuk menghadapi dunia kerja. Dan lulusan D3 ini akan memiliki gelar A.Md. atau Ahli Madya setelah lulus.

Universitas di Indonesia banyak yang menyediakan jenjang pendidikan D3 disamping dengan S1. Seperti Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Padjadjaran, yang menyediakan tidak hanya program sarjana, tapi juga program D3 atau vokasi. Serta banyak lagi perguruan tinggi negeri yang juga menyediakan jenjang pendidikan D3.

Tidak hanya itu, perguruan tinggi swasta juga menyediakan jenjang pendidikan D3. Salah satunya adalah Penyiaran atau Broadcasting di BINUS University.

Jenjang Pendidikan D4

Jenjang Pendidikan D4
Foto: Pexels dari Pixabay

Program pendidikan D4 sebenarnya tidak terlalu populer jika dibandingkan dengan D3. Namun, D4 ini seringkali dikatakan setara dengan S1. Hal ini dikarenakan lamanya pendidikan yaitu selama empat tahun, seperti jenjang pendidikan S1. Dan untuk jenjang pendidikan D4 ini memiliki lama tempuh pendidikan paling lama dibandingkan dengan jenjang diploma lainnya.

Untuk menyelesaikan pendidikan D4, kamu harus menempuh sebanyak 144 SKS, sama seperti jika kamu menempuh pendidikan S1. Lulusan D4 pun disebut sebagai sarjana, namun sarjana terapan. Bedanya dengan S1, dimana jenjang pendidikan D4 lebih menekankan pembelajaran mengenai ilmu – ilmu praktik dan ilmu terapan. Sehingga nantinya lulus menjadi sarjana terapan yang siap mengaplikasikan ilmu di dunia kerja atau di masyarakat dengan praktik yang telah dipelajari.

Meskipun hampir sama dengan program sarjana, namun tugas akhir dari D4 tidak membuat skripsi layaknya mahasiswa S1. Untuk tugas akhir sebagai syarat kelulusan, mahasiswa jenjang pendidikan D4 harus menyelesaikan kerja praktik dan membuat laporan karya ilmiah. Dan setelah menyelesaikan tahapan ini, kamu akan lulus dengan gelar S.ST atau Sarjana Sains Terapan.

Beberapa program studi dan universitas yang memiliki jenjang pendidikan D4 diantaranya program studi Teknik Pengolahan dan Pemeliharaan Insfrastruktur Sipil di Universitas Gadjah Mada, Animasi di Politeknik Negeri Media Kreatif, program studi Kebidanan di Universitas Padjadjaran, dan lainnya.

Manakah yang Lebih Baik?

Setelah mengenal perbedaan antara jenjang pendidikan D1, D2, D3, hingga D4, tentu kamu sudah semakin memahami. Setidaknya kamu telah memiliki gambaran pendidikan yang akan kamu tempuh nantinya.

Namun, masih ada saja yang mempertanyakan manakah jenjang pendidikan yang lebih baik?

Semua jenjang pendidikan tersebut sama baiknya. Semua pun menjanjikan pekerjaan yang baik, karena setiap jenjang pendidikan memiliki jalurnya tersendiri. Bukan berarti, jenjang pendidikan yang lebih singkat tidak memiliki prospek pekerjaan. Semua pun tergantung pada tujuan ketika kamu lulus kuliah.

Baca juga: Ketahui Perbedaan S1 dan D4

Tidaklah terlalu dini jika kamu menentukan jenis pekerjaan setelah lulus kuliah sejak SMA. Karena, ketika kamu telah memiliki fokus pekerjaan ketika SMA, kamu pun akan dengan mudah menentukan jenjang pendidikan ketika kuliah. Memilih kuliah D1, D2, D3, ataupun D4, dapat didasarkan pada jenis pekerjaan yang akan kamu masuki setelah lulus kuliah. Begitu juga dengan program studi yang dipilih ketika kuliah nanti.

Jadi kamu sudah menentukan jenjang pendidikan setelah lulus SMA?

Ratih
Ratih
Penggemar teh yang suka nulis dan jalan - jalan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Perencanaan Kreatif Periklanan

Salah satu komponen paling penting dalam komunikasi pemasaran adalah pesan yang ada di iklan. Tidak hanya sebagai sumber informasi, tetapi pesan yang ada di...

Yuk Mengenal Musik Ansambel Serta Jenisnya

Pertunjukan musik bisa dilakukan dalam berbagai format, salah satunya adalah musik ansambel.  Apa itu ansambel? Apa saja jenis musik yang bisa dimainkan serta apa saja...

Contoh SOP Perusahaan Serta Cara Membuatnya

Banyak di antara kita sering menyebut kata SOP tanpa tahu kepanjangannya, apalagi artinya. Kalaupun tahu yang dimaksud dengan SOP, yang mereka ketahui hanya secara...

Psikologi Perkembangan: Manusia dan Tahapan Perkembangan

Hallo readers tambah pinter! Artikel kali ini akan membahas mengenai perkembangan manusia dari aspek fisik, kognitif, psikososial, psikoseksual, hingga moral yang berperan penting dalam...

Persebaran Fauna di Indonesia

Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman flora dan faunanya, baik yang hidup di darat maupun di laut. Flora dan fauna tersebut tersebar di...