Sistematika Penulisan Skripsi

Bagi mahasiswa yang mengambil gelar sarjana, di akhir tahun perkuliahan pasti akan membuat tugas akhir berupa skripsi. Bisa dikatakan kalau skripsi ini adalah mahakarya mahasiswa yang sudah menjalankan 4 atau beberapa tahun masa studinya. Penulisan skripsi pun tidak boleh sembarangan. Terdapat aturan dan sistematika untuk menyusunnya.

Setiap universitas memiliki kebijakan masing-masing dalam penulisan skripsi, namun secara umum terdapat kesepakatan yang hampir sama untuk sistematika penulisan di seluruh universitas di Indonesia. Nah, artikel kali ini akan membahas apa saja syarat skripsi, bagaimana cara pengajuan, sistematika penulisan, dan hal apa saja yang tidak boleh dilakukan saat menulis skripsi.

Sistematika Penulisan Skripsi

sistematika skripsi
Sumber: khamkhor dari Pixabay

Secara garis besar, skripsi terbagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian awal, pokok, dan akhir. Ketiga bagian tersebut memiliki isi yang berbeda-beda dan memiliki fungsi masing-masing. Berikut adalah penjelasannya.

Bagian Awal

Bagian awal skripsi menjelaskan pengenalan dan pengesahan skripsi kamu. Bagian ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu:

a. Sampul judul

Dalam sampul ini, tertera logo universitas, judul skripsi, nama, nomor induk mahasiswa, nama jurusan-fakultas-universitas dan tahun pembuatan skripsi.

b. Persetujuan pembimbing

Halaman ini berisi tanggal persetujuan pembimbing untuk diajukan ke ujian beserta tanda tangannya.

c. Pengesahan kelulusan

Halaman ini berisi pengesahan panitia ujian skripsi. Dimulai dari tingkat ketua panitia, sekretaris, penguji, sampai pembimbing. Di halaman paling bawah, terdapat pengesahan dari dekan fakultas. Halaman ini akan kamu lengkapi ketika skripsi kamu telah selesai dan lanjut untuk mendaftarkan diri di ujian skripsi.

d. Lembar pernyataan

Halaman ini berisi pernyataan kamu mengenai skripsi yang telah dibuat. Format penulisan bisa dilihat dari buku panduan atau skripsi lain yang sudah selesai.

e. Moto dan persembahan

Halaman ini berisi kalimat pedoman yang menggambarkan motivasi dan semangat kamu ketika penyusunan skripsi. Biasanya terdapat 3-5 kalimat dan salah satunya berisi tentang semboyan atau pedoman yang sesuai dengan teori atau objek yang kamu teliti. Di bawahnya juga terdapat paragraf yang menjelaskan kepada siapa skripsi ini kamu tujukan, bisa orang tua, saudara, atau almamater kamu.

f. Kata pengantar

Halaman ini berisi ucapan syukur dan terima kasih kepada pihak yang telah membantu kamu dalam menyelesaikan skripsi. Dimulai dari tingkat yang paling atas yaitu dekan fakultas, ketua jurusan atau prodi, penguji, pembimbing, dosen, staf, dan ucapan terima kasih kepada orang terdekat. Pastikan untuk halaman ini tidak terlalu panjang dengan maksimal 2 halaman dan tidak mengandung kata-kata yang terlalu lebay.

g. Abstrak

Halaman ini berisi kesimpulan dari keseluruhan isi skripsi kamu. Abstrak biasanya berisi maksimal 250 kata dan menggunakan dua bahasa yaitu Inggris dan Indonesia.

h. Daftar isi

Halaman ini berisi keterangan nomor halaman dari tiap bagian skripsi. Yuk ketahui juga cara membuat daftar isi otomatis

i. Daftar tabel, diagram atau gambar (jika ada)

Halaman ini berisi keterangan nomor halaman yang mencantumkan tabel, diagram atau gambar. Akan tetapi, halaman ini fleksibel. Jika kamu tidak memiliki tabel, diagram atau gambar, kamu tidak perlu mencantumkan daftar ini.

Bagian Pokok

Bagian pokok terdiri dari lima bab yang menjadi jantung dari skripsi kamu. Kelima bab tersebut memiliki penjelasan masing-masing.

a. Bab 1

Merupakan pendahuluan yang berisi tentang latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika skripsi.

  • Latar belakang

Berisi tentang ide pokok dan alasan yang melatarbelakangi kamu ingin menganalisis masalah yang kamu temukan untuk objek skripsi.

  • Rumusan masalah

Berisi tentang hal-hal yang menjadi topik permasalahan yang ingin kamu analisis dalam skripsi.

  • Tujuan penelitian

Berisi tentang hasil yang ingin kamu dapatkan dari rumusan masalah di atas.

  • Manfaat penelitian

Berisi tentang manfaat secara teoritis dan praktis dari skripsi yang telah kamu susun.

  • Sistematika penulisan

Berisi tentang penjelasan penggolongan isi pada skripsi kamu.

b. Bab 2

Bab 2 terdiri dari dua bagian, yaitu tinjauan pustaka dan landasan teoretis.

  • Tinjauan pustaka

Berisi tentang artikel penelitian, jurnal, buku, atau skripsi lain yang menjadi acuan dalam penulisan dan memiliki kesamaan dalam pembahasan skripsi kamu.

  • Landasan teoretis

Berisi tentang pendapat para ahli dari pelbagai sumber yang mendukung penelitian skripsi.

c. Bab 3

Bab 3 berisi tentang penjelasan metodologi yang digunakan dalam penelitian kamu. Bab 3 terdiri dari:

  • Pendekatan penelitian

Berisi tentang cara pandang kamu dalam membuat ‘desain’ penelitian yang akan dibuat. Umumnya, pendekatan itu terbagi menjadi tiga yaitu kualitatif, kuantitatif, dan campuran.

  • Sumber data penelitian

Berisi tentang penjelasan dari mana kamu mendapatkan data untuk objek penelitian kamu. Bisa dengan data primer (data yang berasal  dari subjek atau objek penelitian) atau data sekunder (data yang tidak berasal dari subjek atau objek penelitian, misalnya artikel).

  • Metode dan teknik pengumpulan data

Berisi tentang cara dan langkah yang kamu lakukan untuk mengumpulkan data penelitian kamu. Bisa dengan cara observasi, wawancara atau kuesioner, tergantung dari jenis data.

  • Metode dan teknik analisis data

Berisi tentang cara dan langkah yang dilakukan untuk menganalisis atau mengolah data.

  • Metode penyajian hasil analisis data

Berisi tentang cara yang dilakukan untuk menyajikan hasil analisis. Bisa dengan metode formal (dengan gambar dan lambang) atau informal (dengan kata).

d. Bab 4

Bab 4 adalah inti dari bagian skripsi. Bab ini berisi tentang penjabaran hasil analisis dari penelitian skripsi kamu.

e. Bab 5

Bab 5 merupakan penutup dari kelima bab. Terdiri dari dua bagian:

  • Kesimpulan

Berisi tentang kesimpulan hasil dari penelitian.

  • Saran

Berisi tentang saran dari hasil kesimpulan kamu kepada pembaca atau calon peneliti yang akan melakukan penelitian dengan teori atau objek yang sama.

Bagian Akhir

Bagian akhir adalah penutup dari skripsi. Bagian ini terdiri dari dua bagian:

a. Daftar pustaka

Berisi tentang susunan sumber atau rujukan yang kamu pakai dalam skripsi. Urutan penulisannya dimulai dari nama akhir-nama awal-tahun-judul buku-kota penerbit-penerbit. Setiap bagian dipisah dengan tanda titik (.) kecuali kota penerbit menggunakan tanda titik dua ( : ) dan judul buku dicetak miring. Contohnya:

Hamzah, Muhammad. 2007. Mobil dan Keperluannya. Jakarta: PT Sejahtera.

b. Lampiran

Berisi tentang data tambahan yang melengkapi penelitian skripsi kamu, misalnya biografi penulis novel sumber data penelitian atau hasil keseluruhan kuesioner dalam tabel.

Langkah Menulis Skripsi

Setelah mengetahui sistematika penulisan skripsi, kamu bisa menulis skripsi dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Tulis skripsi kamu secara bertahap. Dimulai dari bab 1, bab 2, bab 3, bab 4, bab 5, bagian penutup, dan bagian awal. Kamu bisa mengembangkan dan lebih memperdalam penjelasan bab 1, 2, 3 yang sudah kamu buat di proposal skripsi. Saat proses pembimbingan, biasanya setelah bab 1 kamu diterima, kamu bisa melanjutkan skripsi ke bab 2, dan seterusnya.
  2. Setelah selesai kelima bab, lanjutkan untuk menulis abstrak. Abstrak ini juga sudah bisa kamu cicil ketika masuk ke bab 5 sembari menunggu panggilan pembimbingan. Hal tersebut kembali lagi pada pengaturan waktu kamu saja. Yuk ketahui juga cara membuat abstrak.
  3. Setelah abstrak selesai, lanjut ke bagian awal skripsi. Isi bagian awal bisa dilihat dari skripsi sebelumnya, tapi jangan sampai menjiplak, ya.
  4. Setelah semua isi selesai dan disetujui dosen pembimbing, jangan lupa untuk memeriksa kembali skripsi kamu. Apakah urutannya sudah sesuai dengan sistematika yang berlaku. Jangan lupa juga untuk memeriksa keabsahan isi kamu melalui aplikasi atau situs untuk memeriksa plagiarisme. Biasanya tiap kampus memiliki kebijakan untuk keaslian isi yaitu sebesar 70 sampai 75%. Dan akhirnya, kamu bisa mendaftarkan diri untuk ujian skripsi,

Hal Yang Tidak Dibolehkan Dalam Skripsi

Nah, setelah membaca semua penjelasan di atas, jangan lupa ada beberapa hal yang tidak boleh kamu lakukan dalam penulisan skripsi kamu. Hal itu diantaranya:

Tidak mencantumkan sumber kutipan

Hal ini akan sangat fatal jika kamu tidak mencantumkan sumber kutipan karena kutipan yang kamu ambil baik dari buku, artikel, maupun skripsi lain merupakan hak cipta dan jika tidak ada maka skripsi kamu bisa dicap plagiarisme.

Menulis kalimat sesuai isi kutipan yang diambil

Sama seperti hal di atas, sah sah saja jika kamu mengutip dari salah satu sumber buku, tetapi alangkah baiknya jika kalimat tersebut kamu ubah sesuai dengan kata-kata kamu sendiri. Jika sama persis, hal ini bisa berpengaruh saat kamu memeriksa keabsahan skripsi melalui situs pemeriksaan plagiarisme.

Menyunting skripsi sesuai format penulisan

Kalau tadi ada sistematika penulisan, ada juga format penulisan seperti jenis huruf, ukuran, margin dan lain sebagainya yang terdapat di buku panduan skripsi masing-masing universitas. Jangan lupa menyesuaikan format penulisan sebelum memulai untuk penulisan skripsi, ya.

Pemahaman Akhir

Skripsi merupakan tugas akhir yang harus dikerjakan oleh mahasiswa yang mengambil gelar sarjana. Penulisan skripsi harus mematuhi aturan dan sistematika yang ditetapkan oleh universitas. Secara umum, skripsi terbagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian awal, pokok, dan akhir.

Bagian awal skripsi terdiri dari sampul judul, persetujuan pembimbing, pengesahan kelulusan, lembar pernyataan, moto dan persembahan, kata pengantar, abstrak, daftar isi, dan daftar tabel, diagram, atau gambar. Bagian ini memberikan pengenalan dan pengesahan skripsi serta berisi ringkasan tentang isi skripsi.

Bagian pokok skripsi terdiri dari lima bab yang merupakan inti dari skripsi. Bab 1 berisi pendahuluan, bab 2 berisi tinjauan pustaka dan landasan teoretis, bab 3 berisi metodologi penelitian, bab 4 berisi penjabaran hasil analisis, dan bab 5 berisi kesimpulan dan saran.

Bagian akhir skripsi terdiri dari daftar pustaka dan lampiran. Daftar pustaka mencantumkan sumber atau rujukan yang digunakan dalam skripsi, sedangkan lampiran berisi data tambahan yang melengkapi penelitian.

Dalam menulis skripsi, langkah-langkah yang dapat diikuti adalah menulis secara bertahap dari bab 1 hingga bab 5, menyusun abstrak, menulis bagian awal skripsi, dan memeriksa kembali skripsi sebelum mendaftar untuk ujian skripsi.

Beberapa hal yang tidak boleh dilakukan dalam skripsi adalah tidak mencantumkan sumber kutipan, menulis kalimat sesuai isi kutipan yang diambil, dan tidak menyunting skripsi sesuai format penulisan yang ditetapkan.

Dengan memahami sistematika penulisan skripsi dan mengikuti langkah-langkah yang tepat, mahasiswa dapat menyelesaikan skripsi dengan baik dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh universitas. Skripsi merupakan hasil karya mahasiswa yang menjadi bukti kemampuan akademik mereka setelah menjalani masa studi selama beberapa tahun.

Nah, itu dia penjelasan sistematika penulisan skripsi dan beberapa tips lainnya. Semoga dengan penjelasan ini kamu menjadi makin siap untuk mengerjakan skripsi dan dapat menyelesaikan skripsi kamu dengan tepat waktu.

Artikel Terbaru

Avatar photo

Verent

Hobi jalan-jalan dan mencicipi kuliner baru. Ilmu sastranya? Saya sampaikan melalui tulisan. Semoga bermanfaat!

Tulis Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *