Home Tugas Cara Membuat Abstrak Skripsi Serta Contohnya

Cara Membuat Abstrak Skripsi Serta Contohnya

Abstrak merupakan salah satu bagian penulisan yang terdapat dalam skripsi. Jika di dalam novel terdapat sinopsis, dalam sebuah skripsi, sinopsis tersebut adalah abstrak. Umumnya, abstrak diletakkan di bagian awal skripsi, yaitu setelah kata pengantar. Tak jarang, beberapa mahasiswa masih tidak mengetahui bagaimana menyusun abstrak skripsi. Dalam artikel ini, kamu akan mengetahui pengertian, aturan, cara, dan contoh abstrak skripsi yang baik dan benar. Yuk, disimak.

Pengertian Abstrak

abstrak
Sumber: StartupStockPhotos dari Pixabay

Menurut KBBI, abstrak sebagai nomina atau kata benda adalah ikhtisar (karangan, laporan, dan sebagainya), ringkasan, atau inti. Di dalam skripsi pasti terdapat sebuah abstrak. Abstrak tersebut berfungsi sebagai ringkasan dari seluruh isi skripsi yang terdiri dari puluhan bahkan ratusan halaman. Hal ini tentu memudahkan para pembaca, yang ingin menjadikan skripsi kamu sebagai acuan atau sekedar melihatnya, untuk mengetahui poin penting dalam skripsi kamu. Maka dari itu, abstrak merupakan inti dari skripsi yang telah kamu buat.

Aturan Penulisan Abstrak

Abstrak dalam skripsi tidak boleh ditulis secara sembarangan. Terdapat aturan dalam penyusunannya. Agar kamu tidak salah arah, berikut aturan dalam penulisan abstrak skripsi, yaitu:

  1. Secara umum, abstrak ditulis dengan jumlah maksimal 250 kata. Namun, tergantung bagaimana dosen atau kampus dalam menyikapinya. Terkadang ada beberapa dosen yang memperbolehkan abstrak ditulis lebih dari jumlah tersebut meskipun idealnya abstrak ditulis tidak lebih dari satu halaman.
  2. Terletak dalam pendahuluan skripsi, yaitu setelah persetujuan pembimbing, pengesahan kelulusan, pernyataan, moto dan persembahan, dan kata pengantar.
  3. Menggunakan single spacing, yaitu spasi satu antar baris dan paragraf.
  4. Disertai kata kunci setelah paragraf abstrak. Kata kunci biasanya terdiri dari minimal 3 dan maksimal 5 kata yang menjadi poin penting dalam skripsi kamu.
  5. Tersusun dari tiga paragraf yang mengandung penjelasan tertentu. Secara umum, paragraf pertama berisi tentang judul penelitian, rumusan masalah, latar belakang, dan tujuan penelitian. Paragraf kedua berisi tentang metode penelitian, teknik analisis data, dan landasan teori. Sedangkan, paragraf ketiga berisi tentang hasil atau kesimpulan yang didapat dari penelitian yang telah dilakukan. Setiap paragraf tersebut dijabarkan secara lebih singkat agar pembaca nantinya tertarik untuk melihat skripsi kamu.
  6. Abstrak ditulis dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Inggris. Namun, jika kamu jurusan bahasa asing, biasanya terdiri dari bahasa yang kamu pelajari dan bahasa Indonesia. Format penulisan abstrak berbahasa Inggris atau bahasa asing lain tetap sama dengan abstrak yang berbahasa Indonesia.
  7. Abstrak yang berbahasa asing ditulis dengan format italic atau bercetak miring.

Baca juga: Motivasi Skripsi yang Bikin Kamu Makin Semangat

Cara Menulis Abstrak Skripsi

Setelah mengetahui aturan dalam penulisan abstrak, sekarang kamu bisa menyusun abstrak skripsi kamu dengan mengikuti langkah berikut ini:

  1. Tulislah abstrak setelah kamu selesai menyusun seluruh isi skripsi, karena kamu baru bisa membuat abstrak ketika isi skripsi kamu telah tuntas.
  2. Tentukan ide pokok dari setiap bagian skripsi. Ide pokok tersebut diambil dari rumusan masalah, latar belakang, tujuan, metode, teknik, landasan teori, dan hipotesis atau kesimpulan yang sudah kamu dapat.
  3. Setelah menemukan ide pokok, tentukan frasa dan kalimat utama pada tiap bagian tersebut.
  4. Susunlah frasa dan kalimat tersebut ke dalam masing-masing paragraf sesuai dengan aturan yang sudah dijelaskan di bagian aturan abstrak. Jangan lupa tetap melihat sisi keindahan dari frasa atau kalimat tersebut.
  5. Setelah selesai, periksa kembali konsistensi antara abstrak dengan isi skripsi kamu.
  6. Pastikan paragraf yang kamu susun tidak mengandung informasi baru yang tidak dijelaskan dalam skripsi, seperti pembahasan dan kutipan lain, nama atau istilah yang tidak dijelaskan, atau rincian metode yang tidak begitu penting.

Contoh Abstrak Skripsi

Nah, kalau kamu masih bingung, berikut beberapa contoh abstrak skripsi yang bisa dijadikan acuan untuk penyusunan isi atau abstrak skripsi kamu.

Bidang Sastra Inggris

1. Judul: Penggunaan Gaya Bahasa dalam Puisi Tahun 90an di Inggris

Gaya bahasa dapat ditemukan dalam percakapan sehari-hari atau karya sastra. Salah satu karya sastra yang mengandung gaya bahasa dapat ditemukan pada puisi. Di Inggris, setiap era mempunyai ciri gaya bahasa pada puisi yang berbeda-beda. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ciri gaya bahasa yang terkandung dalam puisi Inggris tahun 90an.

Penelitian ini menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan teoritis dan metodologis. Data yang sudah terkumpul, selanjutnya dianalisis menggunakan metode simak dengan teknik catat. Kemudian, gaya bahasa tersebut dianalisis dengan metode padan dan terakhir pilah unsur penentu.

Dalam penelitian ini, ciri gaya bahasa yang paling banyak ditemukan adalah menggunakan metafora dengan presentase 63%, sedangkan yang paling sedikit ditemukan adalah gaya bahasa hiperbola dengan presentase 21%. Penulis berharap, calon peneliti yang hendak melakukan penelitian dengan objek dan metode yang sama, sebaiknya memahami terlebih dahulu terjemahan dan teori yang akan digunakan.
Kata kunci: gaya bahasa, puisi, Inggris 90an

Bidang Psikologi

2. Judul: Kelebihan dan Kekurangan Pada Karakter Anak Dalam Mengikuti Pra-Sekolah Teori Seifert dan Hoffnung

Anak memiliki beragam karakter yang terbentuk oleh berbagai aspek. Salah satunya adalah lingkungan sekolah. Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis bagaimana dan karakter seperti apa yang dapat terbentuk ketika anak berinteraksi dengan teman dan orang sekitar dalam pra-sekolah. Peneliti berharap agar orang tua dapat mengerti kelebihan dan kekerungan yang dihasilkan dari pembentukan karakter tersebut.

Penelitian ini menggunakan metode observasi dan angket yang disebarkan pada guru, orang tua, serta interview pada anak. Subjek diambil dari 5 anak pra-sekolah Taman Karya di kota Jakarta. Observasi dilakukan selama satu bulan setiap hari sekolah. Teori yang digunakan adalah menurut Seifert dan Hoffnung.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, anak pada masa pra-sekolah memiliki perkembangan karakter yang sangat baik, namun di satu sisi terdapat kekurangan pada mental anak yang bisa mengikuti pengaruh dari teman sekitar. Maka dari itu, peneliti berharap orang tua dapat mengenalkan dan membimbing kembali anak setelah usai sekolah, dan bekerja sama dengan guru agar mengetahui tumbuh kembang anak.
Kata kunci: psikologi, karakter, anak pra-sekolah, Seifert dan Hoffnung

Bidang Geografi

3. Judul: Penerapan Sistem Informasi Geografis Desa Bancak, kab. Semarang

Sistem informasi geografis merupakan sebuah sistem yang bersifat keruangan dan memberikan serta menyajikan informasi berdasarkan survei penelitian geologi. Dalam penelitian ini, lokasi yang diamati adalah desa Bancak, kab. Semarang, Jawa Tengah. Tujuannya adalah membantu staf serta penduduk untuk mengelola alam berdasarkan informasi geologi.

Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data di Pusat Survei Geologi serta interview lapangan. Teori yang digunakan adalah Unified Modelling Language (UML) untuk merancang  pengujian perangkat lunak menggunakan Visual Basic 6.0., Microsoft Acces 2007 serta Map Objects 2.4.

Setelah melakukan penelitian, peneliti mendapatkan beberapa sumber mata air dan wilayah geografi yang dapat dimanfaat oleh penduduk wilayah tersebut. Peneliti juga berharap, kerja sama antara pemerintah dan penduduk dalam menjaga dan pengupayaan optimal pada geografi desa Bancak.
Kata kunci: Sistem informasi geografis, Unified Modelling Language, Desa Bancak, kab. Semarang

Bidang Pariwisata

4. Judul: Pengoptimalan Ekonomi Kota Flores Melalui Sektor Wisata Alam

Salah satu sektor penting dalam pembangunan perekonomian adalah pariwisata. Kota Flores memiliki bentang alam yang dapat dimanfaatkan sebagai destinasi wisata, namun sebagian besar wilayah tersebut belum diketahui oleh wisatawan sehingga sektor tersebut kurang berkontribusi dalam perekonomian kota. Dalam penelitian ini, peneliti ingin menganalisis tentang kepekaan warga terhadap sektor wisata dan cara warga mengoptimalkan wisata alam yang ada di sekitar.

Metodologi yang digunakan adalah metodologi pariwisata dan perhotelan. Metodologi ini memberikan pemahaman konsep, sampling, pengumpulan, pengolahan, penyusunan rencana dan laporan penelitian.

Peneliti berharap masyarakat dan pemerintah dapat mengetahui dan mengoptimalkan sektor pariwisata agar lebih dikenal dengan kekhasan dan membantu perekonomian kota Flores.
Kata kunci: pariwisata, ekonomi, Flores

Bidang Lingkungan

5. Judul: Tingkat Kepekaan Warga di Tiga Kecamatan Kendari Terhadap Pengolahan Limbah Yang Akan Diinovasi Menggunakan Pengolahan Limbah Moderen

Pertambahan jumlah penduduk berpengaruh pada berbagai sektor, salah satunya kenaikan jumlah limbah rumah tangga maupun produksi. Di Kendari, tercatat limbah yang telah dihasilkan sebesar 4.500-5.000 ton/hari pada tahun 2015. Inovasi pengolahan limbah secara moderen belum banyak diterapkan sehingga peneliti ingin menganalisis tingkat kepekaan warga Kendari terhadap pembuangan limbah rumah tangga dengan pengolahan limbah secara moderen.

Metode yang digunakan adalah observasi. Di 3 kecamatan, peneliti juga akan menyebarkan angket kepada rumah tangga yang membuang limbah tanpa campur tangan petugas kebersihan. Observasi dalam 2 bulan dirasa cukup untuk mengetahui hasil penelitian.

Setelah dilakukan, terdapat 12% rumah tangga yang masih membuang limbah secara sembarangan, 40% membakar dan membuang limbah air ke saluran, dan sisanya menggunakan jasa petugas kebersihan. Inovasi pengolahan limbah moderen selanjutnya akan diserahkan kepada masing-masing ketua RW yang akan dilanjutkan ke tingkat masing-masing kecamatan.
Kata kunci: Limbah rumah tangga, inovasi pengolahan limbah moderen, Kendari

Bidang Olahraga

6. Judul: Membangun Karakter Melalui Kebiasaan Berolahraga Siswa Kelas II SD Bersama Harapan Tahun Ajaran 2016-2017

Olahraga dapat memberikan berbagai manfaat, salah satunya adalah membangun karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis karakter apa yang dapat tercipta dari aktivitas olahraga.

Penelitian menggunakan deskriptif korelatif dan data yang diambil melalui observasi dan wawancara kepada seluruh siswa kelas 2 SD Bersama Harapan Jakarta. Setelah data didapatkan, maka dianalisis menggunakan koreklasi linier sederhana.

Dari analisis tersebut, didapat hasil bahwa karakter yang dapat tercipta dari kebiasaan olahraga adalah disiplin, suka menolong, kerja keras, dan mandiri.
Kata kunci: karakter, olahraga, siswa kelas II SD Bersama Harapan

Bidang Sosiologi

7. Judul: Karakteristik Penduduk di daerah Pantai Selatan, Yogyakarta RT 5 RW 6

Manusia sebagai mahluk sosial selalu berhubungan dengan hubungan sosial. Setiap daerah, terbentuk hubungan sosial yang dapat terwujud dari sifat antar individu dan karakter tempat tinggal. Penelitian ini membahas karakteristik dari penduduk di daerah Pantai Selatan, Yogyakarta RT 6 RW 5.

Baca juga: Cara Membuat Kata Pengantar Skripsi

Penelitian dilakukan dengan cara observasi selama 2 bulan dan wawancara langsung terhadap 10 anggota keluarga di masing-masing RT. Dari analisis tersebut, didapatkan hasil bahwa penduduk di daerah Pantai Selatan RT 6 RW 5 memiliki karakter saling tolong menolong dan bermusyawarah.
Kata kunci: karakter, sosiologi, Pantai Selatan RT 6 RW 5

Jika ingin melihat contohnya langsung, kamu bisa klik link berikut:

Perbedaan Prestasi Belajar ditinjau dari Kondisi Lingkungan Tempat Tinggal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang


Sumber:

KBBI
journal.unnes.ac.id
jurnalmahasiswa.unesa.ac.id
karya-ilmiah.um.ac.id
e-journal.stkipsiliwangi.ac.id
jurnal.upi.edu

Avatar
Verenthttp://gerberarouge.wordpress.com
Hobi jalan-jalan dan mencicipi kuliner baru. Bercerita? Saya sampaikan melalui tulisan. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Kalimat Persuasif: Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contoh

Kalau sebelumnya telah dibahas mengenai kalimat imperatif dan kalimat deklaratif, kini saatnya kamu menambah ilmu lagi tentang jenis-jenis kalimat berdasarkan isinya. Pembahasan selanjutnya, yaitu...

Kalimat Majemuk: Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contoh

Dulu saat masih duduk di bangku sekolah, pasti selalu ada materi tentang kalimat. Ada banyak materi tentang kalimat yang disampaikan oleh guru, salah satunya...

10 Suku di Bali dan Nusa Tenggara Serta Penjelasannya

Bali dan Nusa Tenggara adalah pulau kecil di Indonesia. Meski begitu, pulau - pulau ini menyimpan keindahan alam yang sangat memukau. Ditambah lagi keberagaman...

Kalimat Efektif dan Tidak Efektif: Pengertian, Ciri, dan Contoh

Membuat suatu tulisan bukanlah hal yang sulit. Semua orang bisa membuat tulisan mengenai hal-hal apa saja yang ingin dibahasnya. Tapi, sayangnya belum semua orang...

10 Suku di Maluku Serta Penjelasannya

Maluku adalah provinsi yang meliputi bagian selatan Kepulauan Maluku. Alam Maluku masih sangat indah, banyak objek wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Seperti pantai,...