Home Tugas Cara Membuat Daftar Isi Secara Otomatis

Cara Membuat Daftar Isi Secara Otomatis

Daftar isi menjadi hal yang penting, tidak hanya di dalam karya ilmiah tetapi juga karya fiksi. Menurut KBBI, daftar isi adalah lembar halaman yang menjadi petunjuk pokok isi buku beserta nomor halaman.

Hal ini mempermudah pembaca atau penulis ketika mencari halaman dari judul bab atau subbab terlebih jika karya tulis tersebut memiliki halaman yang cukup tebal. Maka dari itu, daftar isi terletak di bagian pendahuluan atau preliminer sebuah karya tulis dan diberi nomor halaman dengan angka romawi kecil (i, ii, iii, dst).

Bagi mahasiswa yang berada di tingkat akhir alias menulis skripsi, daftar isi sudah pasti menjadi bagian yang akan disusun di karyanya. Tak jarang masih banyak mahasiswa yang bingung bagaimana menyusun sebuah daftar isi dan mengaturnya agar rapi. Apakah kamu termasuk salah satunya? Jangan khawatir. Melalui artikel ini, kamu bisa menyimak bagaimana cara membuat daftar isi untuk karya tulis secara otomatis yang pastinya praktis.

Format Daftar Isi

portrait-pensive-young-african-man-eyeglasses_171337-7783
Sumber: freepik.com

Format penulisan daftar isi dapat berbeda-beda karena adanya panduan teknis penulisan tertentu. Sebagai contoh, format daftar isi untuk skripsi di suatu universitas tidak sama dengan universitas lainnya. Pada umumnya, dalam sebuah daftar isi terdiri dari pendahuluan atau preliminer seperti kata pengantar; daftar isi; dsb, judul bab, halaman, dan judul subbab, jika ada. Yang membedakan biasanya jenis huruf, spasi antarbaris atau penebalan judul dan subjudul. Contohnya seperti gambar di bawah ini.

DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING…………………………..………………………………………i
LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI………………………………………………………………………….ii
LEMBAR PERNYATAAN………………………………………………………………………………………….iii
KATA PENGANTAR………………………………………………………………………………………………..iv
DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………………………………v
BAB 1 PENDAHULUAN………………………………………………………………………………………….1
1.1 Latar Belakang……………………………………………………………………………………………….2
1.2 Rumusan Masalah………………………………………………………………………………………….3
1.3 Tujuan Penelitian…………………………………………………………………………………………..4
1.4 Manfaat Penelitian…………………………………………………………………………………………5
1.5 Sistematika Penulisan………………….……………………………………………………………….6
BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI……………….…………………………………7
2.1 Kajian Pustaka…….………………………………………………………………………………………….8
2.2 Landasan Teori……………………………………………………………………………………………….9
BAB III METODE PENELITIAN……………………………………………………………………………….10
3.1 Pendekatan Penelitian…………………………………………………………………………………..11
3.2 Sumber Data Penelitian…………………………………………………………………………………12
3.3 Metode dan Teknik Pengumpulan Data…………………………………………………………13
3.4 Metode dan Teknik Analisis Data…………………………………………………………………..14
BAB IV ISI……………………………………………………………………………………………………………..15
BAB V PENUTUP……………………………………………………………………………………………………16
DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………………………………….19
LAMPIRAN……………………………………………………………………………………………………………..20

Langkah Membuat Daftar Isi

Setelah semua isi dokumen selesai, beri nomor halaman terlebih dahulu agar daftar isi dapat dibuat secara otomatis. Jika sudah mengetahui format penulisan daftar isi (jenis huruf, spasi antarbaris atau penebalan judul dan subjudul), kamu bisa langsung membuatnya. Berikut ada dua cara untuk membuat daftar isi.

Cara Pertama

  • Blok tiap judul dan sub judul secara urut. Sebagai contoh, mulai dari kata pengantar, daftar isi, bab I, judul subbab I, bab II, judul subbab II, bab III, judul subbab III, dst.
  • Untuk setiap judul utama seperti kata pengantar, daftar isi, bab I, bab II, bab III, dsb, diblok kemudian pilih menu References, klik Add Text yang berada di bagian Table of Contents, kemudian klik Level 1.
  • Untuk setiap sub judul seperti judul subbab I, judul subbab II, judul subbab III, dsb, lakukan dengan langkah yang sama. Blok kemudian pilih menu References, klik Add Text yang berada di bagian Table of Contents, kemudian klik Level 2.
  • Setelah selesai, kembali ke halaman Bab I. Beri enter sebelum tulisan Bab I untuk membuat tabel daftar isi. Lalu, pilih menu References, kemudian Table of Contents. Kamu bisa memilih untuk Automatic Table 1 atau Automatic Table 2. Maka, tabel daftar isi kamu akan muncul secara otomatis.

Cara Kedua

  • Blok tiap judul dan sub judul.
  • Untuk setiap judul utama seperti kata pengantar, daftar isi, bab I, bab II, bab III, dsb, diblok kemudian terapkan styles Heading 1.
  • Untuk setiap sub judul seperti judul subbab I, judul subbab II, judul subbab III, dsb, terapkan styles Heading 2 dan jika terdapat sub dari sub judul terapkan styles Heading 3.
  • Setelah karya ilmiah lengkap dengan styles Heading dan nomor halaman, langkah selanjutnya klik menu References kemudian Table of Contents lanjut klik Automatic Table. Daftar isi akan otomatis muncul.

Kedua cara di atas sama-sama bisa membuat daftar isi secara otomatis. Kamu tinggal memilih yang menurutmu paling mudah digunakan.

Apakah Masih Bisa Ditambah Judul Bab Atau Subbab?

Jika kamu menambahkan judul bab atau subbab baru, kamu tetap bisa kok untuk memperbarui daftar isi. Tetapi, bagaimana caranya?

  1. Kamu tinggal blok judul atau sub judul yang ditambahkan, kemudian ikuti langkah 3 atau 4.
  2. Kembali ke halaman daftar isi.
  3. Pilih menu References, kemudian klik Update Table yang ada di bagian Table of Contents. Akan muncul kotak dialog dengan pilihan Update page numbers only atau Update entire table.
    a. Update page numbers only: pilihan ini hanya akan memperbarui halaman yang ada pada daftar isi tanpa memberi perubahan pada teks judul.
    b. Update entire table: pilihan ini akan memperbarui teks judul dan halaman.

Biasanya pilihan yang di klik adalah Update entire table, maka perubahan yang sudah kamu buat akan menyesuaikan di kolom daftar isi.

Bagaimana Cara Memberi Nomor Halaman yang Berbeda?

Biasanya pemberian nomor halaman di karya ilmiah memiliki format yang berbeda-beda. Bisa diletakkan di bawah halaman, di atas, menggunakan huruf romawi atau pun angka. Cara mengubahnya mudah saja:

  1. Letak kursor di bagian atas paragraf yang ingin dibedakan nomor halaman.
  2. Pilih menu Layout, kemudian Breaks di bagian Page Setup dan klik Next Page.
  3. Beri nomor halaman sesuai format yang diinginkan.

Tips Membuat Daftar Isi

Tips untuk kamu yang ingin membuat daftar isi sebaiknya dibuat setelah semua selesai dan benar-benar fix supaya tidak perlu mengubah atau menyunting kembali daftar isi jika ada penambahan atau pengurangan. Jika memang sudah terlanjur, kamu tetap bisa kok mengubahnya sesuai langkah di atas.

Jika masih kebigungan, kamu bisa menonton tutorial video berikut:

Cara Pertama:

Cara Kedua:

Nah itulah cara membuat daftar isi, mudah kan dan tidak perlu repot-repot dengan cara manual.

Avatar
Verenthttp://gerberarouge.wordpress.com
Hobi jalan-jalan dan mencicipi kuliner baru. Bercerita? Saya sampaikan melalui tulisan. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

10 Suku di Maluku Serta Penjelasannya

Maluku adalah provinsi yang meliputi bagian selatan Kepulauan Maluku. Alam Maluku masih sangat indah, banyak objek wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Seperti pantai,...

10 Contoh Cerpen Cinta Dengan Berbagai Pesan

Cerpen cinta memiliki tema yang sering diangkat dalam dunia kepenulisan. Cerpen cinta biasanya mengungkapkan perasaan, cinta, kasih sayang, dan juga penderitaan yang telah dialami. Berikut...

13 Suku di Pulau Sulawesi Serta Penjelasannya

Sulawesi menjadi pulau besar di Indonesia yang bentuknya begitu unik. Seolah seperti huruf "K", dan di dekatnya bertebaran pulau - pulau kecil. Selain keunikan...

12 Suku di Pulau Kalimantan Serta Penjelasannya

Kalimantan salah satu pulau terbesar yang ada di Indonesia. Sebagian wilayahnya juga ditempati oleh negara lain, yaitu Malaysia dan Brunei Darussalam. Yang mana kedua...

Mengenal Apa Itu Jurusan Ilmu Sejarah

“Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah!” Kalimat ini pasti sering kamu dengar di berbagai media kan? Yup, kalimat ini adalah ucapan Presiden Soekarno pada pidato kepresidenan pada...