Contoh Seni Patung Serta Penjelasannya

Kalau jalan-jalan ke Bali, belum afdol rasanya jika tidak berfoto di depan patung Garuda Wisnu Kencana. Ya, patung ini merupakan kebanggaan orang Indonesia, khususnya Bali, yang dibuat oleh I Nyoman Nuarta. Selain beliau, terdapat juga nama-nama besar seniman patung Indonesia di antaranya, yaitu Gregorius Sidharta, Ali Umar, Edhi Sunarso, dan masih banyak lagi.

Dari nama-nama tersebut, terlihat bahwa seni patung merupakan salah satu cabang seni yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Butuh kreativitas, keterampilan, dan perhitungan yang matang agar sebuah patung dapat berdiri kokoh dan tak lupa untuk indah dipandang. Maka dari itu, artikel kali ini akan membahas tentang pengertian, jenis, teknik, dan 10 contoh seni patung. Apa saja kah itu? Simak pembahasannya di bawah ini.

Pengertian Seni Patung

seni patung
Sumber: pixabay.com

Seni patung adalah salah satu cabang seni rupa tiga dimensi yang mempunyai dua fungsi, yaitu fungsi murni dan fungsi terapan. Sebagai seni terapan, patung bisa dilihat pada tiang penyangga bangunan-bangunan kuno, sedangkan sebagai seni murni, patung diciptakan sebagai media ekspresi. Umumnya, seni patung lebih dikenal sebagai seni murni. Seni patung dapat dinikmati dari segi nilai dan bentuk estetis dari berbagai sudut pandang.

Ada pula pengertian seni patung menurut beberapa ahli dan kamus besar, di antaranya:

  1. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, patung adalah tiruan bentuk manusia, hewan, dan sebagainya yang dibuat dengan sebuah cara (contohnya dengan cara dipahat) menggunakan bahan batu, kayu, atau lainnya.
  2. Menurut Mikke Susanto (2002: 296), seni patung merupakan tipe karya tiga dimensi yang bentuknya dibuat dengan metode aditif (membuat model lebih dulu, seperti mengecor atau mencetak) atau metode subtraktif (mengurangi bahan, seperti memotong atau memahat).
  3. Menurut Soenarso dan Soeroto (1996: 6), berpendapat bahwa seni patung merupakan semua karya dalam bentuk meruang.

Jenis Seni Patung

Seni patung dapat dikategorikan dalam beberapa jenis. Jika dilihat dari bahan pembuatannya, patung dibagi menjadi:

Patung Kayu

Patung kayu adalah patung yang dibuat dari bahan kayu, seperti kayu jati, kayu cendana, kayu bekas pengolahan lain, dan sebagainya.

Patung Batu

Patung batu adalah patung yang dibuat dari bahan batu. Biasanya batu yang digunakan berukuran besar sehingga mudah untuk dipahat sesuai bentuk yang diinginkan.

Patung Tanah Liat

Patung tanah liat adalah patung yang dibuat dari bahan tanah liat dengan menggunakan keterampilan tangan untuk membentuknya.

Patung Logam

Patung logam adalah patung yang dibuat dari bahan logam, seperti perak, perunggu, emas, dsb, dengan menggunakan teknik yang dikuasai, dan masih banyak lagi bahan lainnya.

Adapula seni patung terbagi menjadi tujuh jenis menurut Sahman dalam Karthadinata (1997: 88), yaitu:

Relief

Relief merupakan ukiran patung yang melekat pada bidang atau latar belakang. Relief ini hanya dapat dilihat dari arah depan saja.

Free Standing Sculpture

Free standing sculpture atau patung lepas merupakan jenis patung yang berbentuk tiga dimensi. Jenis ini tidak terikat pada bidang, latar belakang atau bangunan. Free standing sculpture berdiri sendiri sebagai sebuah karya dan dapat dilihat dari segala arah.

Kinetic Sculpture

Kinetic sculpture merupakan patung yang bisa bergerak. Jenis ini terdiri dari komponen yang dapat menghasilkan sumber tenaga untuk bergerak.

Setting Sculpture

Setting sculpture merupakan patung yang dirancang dengan memerhatikan terlebih dahulu letak patung sebelum dibuat. Patung ini biasanya dibuat untuk bangunan-bangunan yang luas dan memerlukan perhitungan terlebih dahulu, contohnya pada taman, rumah, dan sebagainya.

Architectural Sculpture

Architectural sculpture merupakan jenis patung yang berfungsi sebagai bagian dari rancangan suatu lingkungan arsitektur atau sebagai hiasan.

Portrait Sculpture

Portrait sculpture merupakan patung replika dari manusia. Biasanya patung ini merupakan potret dari seseorang yang berjasa atau sebagainya.

Monumental Sculpture

Monumental sculpture merupakan patung yang dibuat untuk mengabadikan atau memperingati suatu momen atau peristiwa penting.

Teknik Seni Patung

Teknik merupakan cara atau keterampilan yang digunakan untuk mengolah segala unsur bahan menggunakan peralatan sehingga menjadi sebuah karya seni yang menarik. Dalam seni patung, terdapat berbagai macam teknik yang dapat digunakan, yaitu:

Assembling

Assembling yang berarti merangkai, merupakan teknik dengan cara merangkai sebuah komposisi dari bermacam-macam material. Bahan yang digunakan antara lain, yaitu kertas, kayu, tekstil, karet, kaca, plastik, kulit atau benda yang ditemukan.

Carving

Carving yang berarti memahat, merupakan teknik substraktif, yaitu mengurangi material sampai memperoleh bentuk akhir sebuah patung. Material yang dapat digunakan dengan teknik ini di antaranya kayu, batu, cor semen atau materi lainnya. Selain itu, dibutuhkan juga alat yang digunakan untuk memahat, seperti kapak, golok, gergaji mesin, dan sebagainya. Untuk detail patung menggunakan pahat (batu dan kayu), pasah, kikir, dan sebagainya. Sebagai penyempurna, kamu bisa menggunakan amplas, slab, cat, furnishing, dan lain-lain.

Modeling

Modeling atau membentuk merupakan teknik dengan proses membentuk dengan menambahkan (aditif) atau mengurangi (subtraktif) bahan atau sesuatu sehingga menjadi patung yang diinginkan. Material yang dibangun menuju ke bentuk akhir sebuah patung. Material ini tidak boleh sembarangan karena yang dibutuhkan adalah yang bersifat lentur, seperti lilin, plaster, semen, bubur kertas atau tanah liat. Pematung hanya menggunakan tangan untuk membentuk dengan teknik ini. Bisa juga dibantu dengan alat, seperti butsir.

Casting

Casting yang berarti menuang atau mencetak, merupakan teknik dengan mencetak bahan atau adonan yang bersifat cair menggunakan cetakan agar menghasilkan bentuk yang dikehendaki.  Pada teknik ini, bahan yang dibutuhkan yaitu adonan dan pastinya cetakan. Bahan adonan yang digunakan, seperti semen, gipsum, fiber glass, logam, dan sebagainya. Casting bisa disebut juga teknik cor.

Constructing

Constructing atau konstruksi adalah teknik dengan menyusun, menggabungkan atau merangkai komponen sehingga memperoleh bentuk yang sesuai dengan media perekatnya. Teknik ini menggunakan bahan seperti logam atau besi dan menggunakan alat las sebagai penyambung. Kamu juga bisa menggunakan palu, lem, atau alat lain yang bisa menyambungkan bahan. Constructing memiliki kecenderungan pada karya arsitektural atau seni bangunan.

Contoh Seni Patung

Setelah melihat penjelasan seni patung, jenis, dan tekniknya, berikut adalah contoh seni patung yang indah dan patut untuk dibanggakan karena merupakan hasil dari pematung Indonesia.

Patung Garuda Wisnu Kencana

patung garuda wisnu kencana
Sumber: mytrip123.com

Patung ini merupakan mahakarya dari pematung Indonesia, I Nyoman Nuarta. Garuda Wisnu Kencana berada di kompleks Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana yang terletak di Bukit Unggasan, Jimbaran, Bali. Ketinggian patung mencapai 75 meter dengan lebar 60 meter. Patung ini terbuat dari campuran baja dan tembaga dengan berat 4000 ton.

Patung kebanggaan masyarakat Indonesia, khususnya Bali, merupakan perwujudan Dewa Wisnu yang dalam agama Hindu merupakan dewa pemelihara (Sthiti) yang mengendarai burung Garuda. Patung ini dibangun dengan jarak pandang sampai 20 km sehingga dapat terlihat dari Kuta, Sanur, Nusa Dua sampai Tanah Lot.

Monumen Selamat Datang

patung selamat datang
Sumber: tokopedia.com

Monumen ini merupakan mahakarya yang dibangun dalam rangka menyambut Asian Games IV di Jakarta pada tahun 1962. Monumen ini dibuat oleh Edhi Sunarso dan Henk Ngantung. Berada di tengah Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, patung ini diproyeksikan dengan sepasang manusia yang sedang menggenggam bunga di tangan kiri dan melambaikan tangan. Monumen ini menghadap ke arah utara seakan-akan menyambut orang-orang yang datang dari arah Monumen Nasional.

Monumen Selamat Datang terbuat dari perunggu yang memiliki ketinggian kepala hingga kaki 5 meter, ketinggian dari kaki hingga tangan yang melambai kurang lebih 7 meter, dan ketinggian kaki patung adalah 10 meter. Monumen ini awalnya dikerjakan oleh Wakil Gubernur Jakarta, Henk Ngantung dengan pelaksana pembuatan yaitu tim pematung Keluarga Arca pimpinan Edhi Sunarso dan diresmikan oleh Presiden Sukarno pada tahun 1962.

Patung Solidaritas

patung solidaritas
Sumber: galeri-nasional.or.id

Patung ini merupakan mahakarya dari pematung wanita Indonesia, yaitu Dolorosa Sinaga. Lahir di Sibolga tahun 1953, beliau memang dikenal dengan karya-karya yang menggambarkan perjuangan wanita, solidaritas, multikulturalisme krisis, dan keimanan. Patung bermedia perunggu dengan ukuran 84 x 100 x 29 cm ini dibuat pada tahun 2000. Patung ini berwujud sekelompok wanita yang berdiri berjajar dengan tangan saling menggapit. Patung ini secara abstrak menunjukkan satu keutuhan dalam kebersamaan yang menjadi ungkapan ekspresi yang kuat mengenai sosok wanita.

Monumen Tonggak Samudra

patung tonggak samudera
Sumber: novyalrepula.blogspot.com

Monumen yang terletak di pinggir pelabuhan peti kemas Tanjung Priok ini adalah mahakarya seorang Gregorius Sidharta. Beliau merupakan pelopor pembaruan seni patung di Indonesia, lulusan Akademi Seni Rupa Indonesia di Jogjakarta. Tonggak Samudra diciptakan sebagai simbol kekuatan pelabuhan Tanjung Priok sebagai jantung perdagangan Indonesia. Monumen ini bergaya semi-abstrak dengan bidang yang berbentuk cekung dan cembung.

Monumen Patung Dirgantara

patung dirgantara
Sumber: id.wikipedia.org

Monumen ini dikenal juga sebagai patung Pancoran yang terletak di Kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Patung Dirgantara yang terbuat dari perunggu seberat 11 ton ini dirancang oleh Edhi Sunarso sang pelopor seni patung modern Indonesia. Patung ini memiliki ketinggian 11 meter dengan kaki patung mencapai 27 meter. Patung Dirgantara sendiri merupakan ide Presiden RI pertama, Ir Soekarno, yang menginginkan patung untuk simbol dunia penerbangan Indonesia.

Patung Buddha  Tidur

patung buddha tidur
Sumber: blog.reservasi.com

Patung Buddha Tidur termasuk patung terbesar di Indonesia. Patung ini juga menempati urutan ketiga setelah patung Buddha di Thailand dan Myanmar. Patung ini terletak di desa Bejijong, kecamatan Trowulan, Mojokerto, provinsi Jawa Timur. Patung Buddha Tidur dibuat dengan bahan beton serta memiliki panjang 22 meter dengan lebar 6 meter dan tinggi 4,5 meter. Patung yang dibuat pada tahun 1993 ini merupakan karya YM Viryanadi Maha Tera, seorang pematung asal Trowulan.

Lokasinya selain sebagai tempat peribadatan, tetapi juga sebagai tempat wisata. Patung yang berwarna kuning keemasan ini memiliki bagian bawah yang terdapat relief-relief yang menceritakan kehidupan Sang Buddha Gautama, hukum karmaphala, dan hukum tumimbal lahir. Suasana dalam komplek Maha Vihara yang teduh dan sejuk, selain terkenal dengan Patung Buddha Tidur, terkenal juga dengan beberapa candi peninggalan kerajaan zaman dahulu.

Patung Jalasveva Jayamahe

patung jalasveva jayamahe
Sumber: mengakubackpacker.blogspot.com

Patung Jalasveva Jayamahe merupakan patung yang menggambarkan TNI Angkatan Laut lengkap dengan Pakaian Dinas Upacara (PDU) dan pedang kehormatan yang menghadap ke arah laut. Jalasveva Jayamahe diambil dari motto angkatan laut Indonesia yang berarti Di Laut Kita Berjaya.

Patung Jalasveva Jayamahe terletak di Dermaga Ujung Tanjung Perak, kota Surabaya, Jawa Timur. Memiliki ketinggian mencapai 30,6 meter, patung ini dibangun pada tahun 1993 oleh Pemimpin kepala Staf TNI Angkatan Laut Indonesia kemudian dilanjutkan oleh Laksamana TNI Muhammad Arifin dan dirancang oleh I Nyoman Nuarta. Selain sebagai patung ikonik, patung ini juga berfungsi sebagai mercusuar untuk kapal laut.

Patung Bunda Maria Assumpta

Patung Bunda Maria Assumpta
Sumber: thecolourofindonesia.com

Patung Bunda Maria Assumpta terletak di area Gua Maria Kerep, kecamatan Ambarawa, kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Patung ini memiliki ketinggian mencapai 23 meter dengan penopang setinggi 19 meter. Patung Bunda Maria Assumpta merupakan mahakarya tiga seniman asal Ambarawa dan dipimpin RA nugroho. Patung jenis portrait ini termasuk patung Bunda Maria tertinggi di dunia dan tercatat di Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID).

Monumen Yesus Memberkati

monumen yesus memberkati
Sumber: en.wikipedia.org

Monumen Yesus Memberkati yang dalam bahasa Manado Yesus Kase Berkat, berada di perumahan Citraland, kota Manado, Sulawesi Utara. Patung ini memiliki ketinggian 30 meter dengan penopang 20 meter dan terletak di ketinggian 50 meter dari permukaan tanah. Dirancang dan dibuat oleh Ir. Ciputra, seorang pengembang real estate, Monumen Yesus Memberkati terbuat dari 25 ton besi fibre dan 35 ton besi baja. Monumen Yesus Memberkati merupakan ikon kota Manado dan merupakan patung Yesus Kristus kedua tertinggi di Asia.

Patung Arjuna Wijaya

patung arjuna wijaya
Sumber: id.wikipedia.org

Patung ini memiliki tiga sebutan, yaitu patung Arjuna Wijaya, patung Arjuna Wiwaha atau patung Asta Brata. Terletak di persimpangan jalan MH Thamrin dan jalan Medan Merdeka, Jakarta, patung ini berbentuk patung kereta kuda dengan air mancur. Patung ini dibangun sekitar tahun 1987. Patung ini adalah mahakarya maestro I Nyoman Nuarta dan dikerjakan oleh sekitar 40 orang seniman yang dibuat di Bandung, Jawa Barat.

Patung Arjuna Wijaya merupakan patung yang menggambarkan adegan dalam kisah Mahabarata. Terdapat dua tokoh Pandawa, yaitu Arjuna yang sedang menggenggam busur panah dan Batara Kresna yang sedang menaiki kereta perang berkepala garuda yang ditarik oleh delapan kuda yang melambangkan delapan filsafat kepemimpinan Asta Brata. Patung ini menggambarkan keadaan pertempuran dua tokoh Pandawa melawan Adipati Karna dari kubu Kurawa.

Nah, itu dia contoh seni patung yang ada di Indonesia. Untuk penyebutan patung dan monumen sendiri terkadang masih menjadi perdebatan antara pengamat seni karena banyak proyek seni tiga dimensional yang menggunakan kata ‘monumen’ tidak sesuai dengan latar belakangnya. Padahal monumen sebenarnya lebih mengacu pada peristiwa atau momentum yang menjadikan patung tersebut monumen yang menggambarkan suatu keadaan khusus, sehingga masih menjadi contoh kritik seni patung tersendiri.

Sekian artikel mengenai seni patung. Menurut kamu, patung mana yang menjadi favorit dari kesepuluh contoh di atas, dan dapatkah kamu meberikan contoh kritik seni patung tersebut? Semoga dapat menjadi referensi dan bermanfaat, ya.


Sumber:

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Karthadinata, D.M. 1997. Seni Patung Sebagai Elemen Tata Kota. Semarang: IKIP Semarang Press.

Susanto, Mikke. 2002. Diksi Rupa Kumpulan Istilah Seni Rupa. Yogyakarta: Kanisius.

Soenarso dan Soeroto. 1996. Pendidikan Seni Rupa. Surakarta: Widya Duta.

Artikel Terbaru

Verent

Verent

Hobi jalan-jalan dan mencicipi kuliner baru. Ilmu sastranya? Saya sampaikan melalui tulisan. Semoga bermanfaat!

Tulis Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *