Pemanfaatan dan Konservasi Flora dan Fauna

Hai teman-teman! Bentuk pemanfaatan flora dan fauna sebagai sumber daya alam sangat beragam ya. Selain itu, dalam pemanfaatannya konservasi flora dan fauna juga sangat diperlukan.

Pemanfaatan Flora dan Fauna sebagai Sumber Daya Alam

Kamu pasti familiar dengan lirik “orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman” dari lagu Kolam Susu milik Koes Plus. Lagu tersebut juga menjadi bukti bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan hasil alamnya. Nah, bagaimana bentuk pemanfaatan flora dan fauna?

Bentuk pemanfaatan flora dan fauna sebagai sumber daya alam antara lain sebagai sumber pangan dan obat-obatan, komoditas ekonomi, pemenuhan kebutuhan sandang dan papan.

Baca juga: Keragaman Budaya di Indonesia

Sumber Pangan dan Obat-obatan

 Tuan Hoang from Pixabay
Sumber: Tuan Hoang from Pixabay

Baik flora maupun fauna utamanya masyarakat manfaatkan sebagai sumber pangan baik melalui proses pengolahan sederhana maupun diproses menjadi bentuk lain untuk memenuhi nutrisi masyarakat seperti karbohidrat, protein dan vitamin.

Beberapa jenis flora dan fauna juga dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan seperti tamanan lidah buaya, jahe, temulawak serta hewan seperti teripang atau timun laut dan cacing tanah.

Komoditas Ekonomi

Beberapa jenis kayu memiliki manfaat untuk kepentingan masyarakat maupun kepentingan ekspor seperti kayu jati. Hasil budidaya laut seperti ikan, udang, dan lobster juga menjadi komoditi ekspor yang menguntungkan.

Kebutuhan Sandang dan Papan

Dalam memenuhi kebutuhan sandang dapat diperoleh dengan mengolah tamanan kapas menjadi kain katun dan bulu domba menjadi serat wol.

Untuk kebutuhan papan, sebagai bahan bangunan biasanya berasal dari tumbuhan jenis kayu seperti jati, pohon kelapa dan meranti.

Konservasi Flora dan Fauna Indonesia dan Dunia

Upaya konservasi flora dan fauna di Indonesia maupun dunia dilakukan dengan membangun atau menetapkan suatu kawasan menjadi kawasan lindung. kawasan lindung yang dimaksud antara lain.

Suaka Margasatwa

suaka margasatwa
Sumber: awsimages.detik.net.id

Suaka margasatwa adalah kawasan suaka alam yang memiliki ciri khas berupa keanekaragaman atau keunikan jenis satwa yang untuk kelangsungan hidupnya dilakukan pembinaan terhadap habitatnya. Contoh suaka margasatwa Pulau Komodo.

Cagar Alam

Cagar alam adalah kawasan suaka alam yang keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa, serta ekosistemnya sehingga perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami.

Taman Nasional

taman nasional
Sumber: cdn.idntimes.com

Taman nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan zonasi yang dimanfaatkan untuk keperluan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi. Contoh Taman Nasional Baluran di Jawa Timur.

Taman Hutan Raya

Pengertian taman hutan raya adalah kawasan hutan pelestarian untuk tujuan koleksi tumbuhan dan hewan yang alami atau buatan, jenis asli atau bukan jenis asli, yang dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi.

Taman Laut

taman laut
Sumber: sulawesi-experience.com

Taman laut adalah suatu kawasan laut yang dilindungi oleh undang-undang sebagai upaya untuk melindunginya dengan bentuk cagar alam, suaka margasatwa dan taman wisata. Contoh Taman laut Bunaken di Sulawesi.

Baca juga: Dinamika Kependudukan di Indonesia

Sampai disini kamu sudah selesai membaca seluruh informasi mengenai pemanfaatan dan konservasi flora dan fauna. Semoga informasi ini bisa bermanfaat ya!


Sumber.

Winarti. 2010. PR Geografi untuk SMA/MA Kelas XI. Klaten : Intan Pariwara.

Artikel Terbaru

Intan

Intan

Seorang yang tertarik dengan alam, fotografinya dan dokumenternya. Mengambil pendidikan jurusan Pendidikan Geografi dan baru saja menyelesaikannya.

Tulis Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *