Kimia Logam dan Non Logam: Golongan Nitrogen

Golongan nitrogen disebut juga dengan golongan VA. Ini karena posisinya dalam tabel periodik ada dalam grup elemen 15. Golongan ini terdiri dari nitrogen (N), fosfor (P), arsen (As), antimon (Sb) dan bismut (Bi). Berbeda dari golongan boron, golongan nitrogen memiliki berbagai bilangan oksidasi dan membentuk senyawa kompleks dengan oksigen. Inilah penjelasan lengkapnya mengenai golongan nitrogen.

Nitrogen

Nitrogen
Sumber: azerbeijan_stockers on Freepik

Nitrogen merupakan unsur yang berwujud gas dalam keadaan normalnya dan termasuk dalam unsur nomor atom 7. Nitrogen yang berbentuk dinitrogen (N2) termasuk komponen paling besar dalam atmosfer yakni sebesar 78%. Kebanyakan unsur nitrogen dimanfaatkan dalam industri bahan kimia, seperti pupuk, bahan peledak, dan lainnya.

Salah satu senyawa nitrogen yang sering kita jumpai adalah amonia (NH3) yang berada dalam urin hasil pembuangan metabolisme tubuh kita. Adapun manfaat lain dari senyawa nitrogen yaitu sebagai pelarut, contohnya ketika asam nitrat (HNO3) di campurkan dengan asam klorida (HCl) pada konsentrasi tertentu akan membentuk pelarut yang bernama aqua regia, yang biasanya digunakan untuk melarutkan platina dan emas.

Fosfor

Fosfor adalah suatu unsur dengan nomor atom 15 berwujud padatan yang menjadi komponen penting dalam jaringan tumbuhan dan hewan. Kalsium fosfat salah satu kandungan di dalam tulang dan gigi, ester fosfat merupakan salah satu bagian nukleotida DNA yang menyusun sebagian besar struktur biologis makhluk hidup.

Selain itu, fosfor juga bisa ditemukan di alam dalam bentuk mineralnya seperti, fluorapatite [Ca5F(PO4)3], chlorapatite [Ca5Cl(PO4)3] dan hydroxyapatite [Ca5OH(PO4)3]. Asam fosfat (H3PO4) biasanya diproduksi untuk keperluan industri pupuk, detergen dan aditif makanan.

Senyawa fosfor triklorida juga sering diproduksi dalam skala besar untuk kepentingan produksi senyawa organofosfat, seperti gas saraf, phosphazane, senyawa flame retardants (tahan api), dan insektisida.

Arsen

Arsen adalah suatu unsur dengan nomor atom 33 berwujud padatan yang terdapat di alam dalam bentuk mineralnya, seperti arsenopyrite ( FeAsS ), realgar ( As4S4 ) dan orpiment ( As2O3 ). Senyawa arsenik sangat beracun dan sering digunakan sebagai pembasmi hama.

Arsen juga menjadi salah satu material campuran yang dimanfaatkan sebagai material semikonduktor dengan galium membentuk gas. Selain itu, arsen dicampurkan dengan timbal untuk meningkatkan kekuatan baterai (aki mobil).

Di Indonesia, unsur arsen sempat menjadi perbincangan hangat, yaitu dugaan ketika pejuang HAM Munir diracuni oleh arsen hingga tewas di atas pesawat Garuda Indonesia dalam perjalanan ke Amsterdam, Belanda.

Antimon

Antimon
Sumber: Freepik.com

Antimon adalah suatu unsur dengan nomor atom 51 berwujud padatan yang merupakan salah satu unsur langka dan satu-satunya sumber antimon yang diketahui ada pada mineral stibnite (Sb2S3). Kalium antimon tartrat digunakan sebagai ekspektoran, tetapi sekarang sudah diganti dengan senyawa lain yang tidak memberikan efek samping.

Senyawa antimon kurang beracun dibanding dengan arsen, tapi dosis yang besar ataupun pemanfaatan yang terakumulasi dapat menyebabkan kerusakan pada hati. Senyawa antimon lainnya seperti Sb2O3 digunakan dalam cat, lem dan plastik yang memiliki sifat flame retardant (tahan api). Hal ini dikarenakan, sifat itu juga mineral Sb2S3 digunakan dalam perangkat fotolistrik dan electrografi untuk bahan rekaman.

Bismut

Bismut adalah suatu unsur dengan nomor atom 83 berwujud padatan yang bisa ditemukan di alam dalam bentuk mineral bismuthinite ( Bi2S3 ) dan bismite ( Bi2O3 ). Penggunaan bismut paling banyak digunakan sebagai campuran logam yang biasanya di campurkan dengan timah.

Adapun senyawa bismut BiOCl yang terkandung dalam produk kosmetik seperti dalam krim, pewarna rambut dan lain-lain. Selain itu, Bi2O3 juga banyak digunakan dalam industri kaca, keramik, katalis dan magnet, penggunaan bismut juga digunakan dalam pembuatan campuran solder. Di bidang kimia, bismut digunakan sebagai salah satu campuran material untuk keperluan elektro analisis.

Kesimpulan

Sifat kimia dari golongan nitrogen sangat berbeda dan lebih komplek tidak sederhana seperti golongan boron dan golongan karbon. Nitrogen satu-satunya unsur yang berwujud gas pada keadaan normal dimana unsur lain pada golongan ini berwujud padatan pada keadaan normal.

Fosfor menjadi salah satu unsur penting dalam penyusunan jaringan tumbuhan dan hewan, sedangkan arsen merupakan salah satu unsur yang sangat beracun dan berbahaya. Antimon merupakan salah satu unsur langka, sedangkan bismut sering kita jumpai dalam kehidupan sehari – hari dalam berbagai macam produk.

Itu tadi berbagai macam unsur dari golongan nitrogen yang terdiri dari nitrogen hingga busmit. Berbeda dari golongan lain, golongan nitrogen memiliki karakteristik yang lebih kompleks dan tentunya itu menjadi ciri khas yang menarik.


Sumber:

Atkins, P. (2010). Shriver & Atkins’ Inorganic Chemistry. (5th ed). New York: W. H. Freeman and Company.

Housecroft, C. E., & Sharpe, A. G.  (2005). Inorganic Chemistry. (2nd ed.). Inggris: Pearson Prentice Hall.

Artikel Terbaru

Avatar photo

Rita Ratnasari M.Sc

Seorang dosen Kimia di Yogyakarta yang sedang sekolah S3. Berbagi adalah hal yang utama di dunia ini. Bagiku tidak ada yang lebih menyenangkan dari mengajar di dunia ini

Tulis Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *