Home Tugas 8 Unsur Operasionalisasi Konsep Dalam Penelitian

8 Unsur Operasionalisasi Konsep Dalam Penelitian

operasionalisasi konsep
Sumber foto : rev.com

Salah satu konsep penelitian yang sering dipakai dalam melakukan proses penelitan adalah kuantitatif. Didalamnya ada banyak variabel dan sub variabel untuk menyelesaikan proses penelitian ini. Didalam artikel ini tidak akan dibahas seluruh proses dalam melakukan penelitian jenis kuantitatif tapi lebih berfokus pada salah satu variabelnya yaitu oprasionalisasi konsep.

Operasionalisasi konsep adalah salah satu cara untuk mengartikan sebuah konsep agar dapat diukur dengan baik. Berikut ini adalah hal – hal yang harus kita pahami dalam melakukan operasionalisasi konsep. Agar lebih mendalam kita memakai salah satu contoh judul penelitian yaitu “ Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Komunikasi Tatap Muka di Kalangan Universitas X ”

Unsur-Unsur yang ada dalam rancangan Operasionalisasi konsep

  • Variabel

Pada bagian ini kita harus menulis variabel yang ingin kita jelaskan. Unsur ini adalah sebuah awal dari penjelasan operasionalisasi konsep yang dilakukan. Misalnya pada judul penelitian diatas  “ Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Komunikasi Tatap Muka di Kalangan Universitas X ” salah satu variabelnya adalah komunikasi tatap muka. Selain itu ada 2 varibel penting yang ditelitidalam operasionalisasi konsep diantaranya berikut :

  • Variabel Terikat

operasionalisasi konsep
Sumber foto : pendidikankedokteran.net

Variabel terikat biasa disebut  variabel dependen, secara definisi adalah variabel yang dipengaruhi akibat keberadaan variabel bebas. Contohnya, pada penelitian berjudul “ Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Komunikasi Tatap Muka di Kalangan Universitas X ” variabel terikatnya adalah komunikasi tatap muka, hal ini karena komunikasi tatap muka yang diteliti pada penilitian ini dipengarui oleh variabel sebelumnya yaitu penggunaan media sosial.

Baca juga: Macam Macam Pertanyaan Kuesioner Penelitian

  • Variabel Bebas

Variabel bebas biasa disebut  variabel independen, secara definisi adalah variabel yang menyebabkan munculnya atau berubahnya variabel terikat. Misalnya pada penelitian yang berjudul “ Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Komunikasi Tatap Muka di Kalangan Universitas X ”. variabel independennya disini adalah pengunaan media sosial, hal  ini karena variabel ini mempengaruhi atau menyebabkan berubahnya komunikasi tatap muka yang sedang diteliti.

  • Dimensi

Pada kolom ini, kita harus bisa menjelaskan dimensi apa saja yang bisa mempengaruhi variabel-variabel yang sedang kita teliti baik yang terikat maupun bebas. Misalnya pada variabel “penggunaan media sosial. dimensi yang ada disini dan dapat kita buat pertanyaan untuk kita teliti misalnya “kebutuhan akan kebebasan tekanan” , “ kebutuhan integritasi personal ”, “ kebutuhan afektif atau persaan ” , dan “ kebutuhan kognitif ”.

  • Konsep yang dipakai

Pada unsur ini, kita harus mengisi dengan konsep yang kita pakai untuk dijadikan dasar penelitia kita terhadap variabel ini. seperti misalnya pada judul diatas “ Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Komunikasi Tatap Muka di Kalangan Universitas X ”, teori yang dipakai adalah “ Used and Gratification Theory ”. Karena teori ini sangat cocok untuk menjelaskan fenomena pada variabel yang kita bahas.

  • Indikator

Pada bagian ini kita harus bisa menjelaskan indikator atau indikasi-indikasi yang bisa menandakan terpenuhinya kebutuhan salah satu dimensi yang sudah dijelaskan diawal. contohnya pada penelitian “ Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Komunikasi Tatap Muka di Kalangan Universitas X ”untuk dimensi “kebutuhan afektif” pada “ Penggunaan Media Sosial ”. salah satu indikator yang bisa memenuhinya adalah “ Memperoleh tanda Like ”, “ Memperoleh Komentar ”, dan “ Mendapatkan pengikut atau Follower baru. ”

  • Satuan ukuran

operasionalisasi konsep
Sumber foto : sciencemag.com

Satuan ukuran adalah sesuatu yang bisa didapatkan dari indikator yang sudah dijelaskan sebelumnya. contohnya pada indikator “ mendapatkan komentar ”, dijelaskan lagi agar bisa kita ukur seperti misalnya “ memperoleh komentar negatif ” ,“ memperoleh komentar positif ”, dan lain nya. secara prinsip satuan ukuran lebih mengkerucutkan indikator kepada satuan-satuan paling kecil yang tidak bisa diturunkan atau dijelaskan lagi.

  • Tingkat Pengukuran

Pada bagian terakhir ini bisa dituliskan tingkat pengukurannya, apa yang tepat agar bisa mengukur satuan ukuran yang diteliti. Ada beberapa tingkatan pengukuran, yaitu Interval, Ordinal, Nominal dan Rasio. Kalau kita terapkan contoh judul diatas, ukuran yang kita pilih memakai tingkat pengukuran “ ordinal ”.

Baca juga: Tahapan Dasar Penelitian

Jadi seperti itulah operasionalisasi konsep penelitian, semoga bermanfaat untuk Kamu ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi: Pengertian, Ciri dan Struktur

Pernah nggak sih, kamu penasaran terhadap suatu hal atau objek tertentu dan pengen nyoba untuk mengetahui lebih jauh objek tersebut? Tentu pernah dong. Nah,...

Contoh Konjungsi atau Kata Penghubung serta Jenisnya

Kamu pasti sering melihat penyebutan kata konjungsi atau kata penghubung di dalam soal ujian Bahasa Indonesia, bukan? Rasanya sudah nggak asing lagi sama penyebutan...

Mengenal Manajemen Kontinuitas Bisnis

Tahun 2020 menjadi tahun yang cukup menyedihkan bagi kita semua. Berbagai bencana terjadi dan lebih parahnya, wabah virus corona terjadi di mana-mana. Hal ini...

Pengertian dan Sejarah Corporate Social Responsibility (CSR)

Pernah dengar tentang istilah CSR atau corporate social responsibility? Atau kamu pernah jalan-jalan di taman kota dan menemukan tugu dengan tulisan “Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan...

Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC)

Komunikasi Pemasaran Terpadu, atau dapat juga disebut sebagai Integrated Marketing Campaign (IMC) adalah hal yang penting dalam bidang pemasaran. Secara definisi, IMC adalah sebuah...