Home Komunikasi Transkrip Wawancara Untuk Jurnalis: Bukan Hanya Sebuah Salinan

Transkrip Wawancara Untuk Jurnalis: Bukan Hanya Sebuah Salinan

Pernahkah kamu menonton video dalam bahasa asing? Jika pernah, apa yang kamu lakukan untuk memahami video tersebut? Tentunya kamu berusaha untuk menemukan subtitles dari video tersebut, bukan?

Subtitles bermanfaat untuk membantumu dalam memahami video lintas bahasa. Sehingga, kamu tidak perlu repot-repot mempelajari suatu bahasa jika ingin menonton video dalam bahasa asing.

Lalu, apa kaitan subtitles dengan transkrip wawancara?

Sama halnya dengan subtitles, transkrip atau salinan wawancara akan membantu memudahkanmu dalam menyampaikan hasil wawancara.

Meskipun tidak selalu mengadopsi multibahasa, transkrip wawancara akan membantumu untuk mengembangkan ide. Sehingga, kamu bisa mengolah dan menyampaikan materi wawancara narasumber dengan bahasa yang lebih ringan tanpa mengubah makna.

Lebih lagi, kamu akan merasa “aman” ketika terlupa akan sesuatu dalam sesi menyampaikan informasi.

Transkrip Wawancara
Sumber: centerforacademicfreedom.org

Apakah Transkrip Wawancara Itu Penting?

Tentu saja transkrip wawancara itu penting. Lebih lagi bagi kamu yang baru menyelami dunia jurnalistik. Beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan jika mengantongi transkrip wawancara di antaranya adalah sebagai berikut.

Pengingat

Apakah kamu pernah terlupa akan sesuatu ketika hendak menyampaikannya? Jika pernah, itu sebenarnya hal yang wajar.

Daya ingat manusia juga akan melemah ketika banyak hal yang mesti diingat. Selain itu, rasa gugup akan muncul ketika kamu berhadapan dengan khalayak ramai. Meskipun kamu hapal secara kesuluruhan tentang wawancara yang akan dipresentasikan.

Namun, itulah kegunaan transkrip wawancara. Ini akan mengatasi masalah daya ingatmu atau rasa gugupmu. Sesekali kamu diperbolehkan untuk melihat transkrip tersebut. Apalagi jika kamu mengalami kesulitan dalam menyebutkan nama tokoh atau segala hal yang terkait dengannya.

Angle berita

Bukan hanya sekedar pengingat, transkrip wawancara juga bisa dijadikan beberapa macam sumber berita. Inilah yang disebut sebagai angle berita.

Kenapa demikian?

Ini karena pembicaraan akan membahas beberapa masalah meskipun kamu sudah menentukan topik wawancaranya. Misalnya saja untuk topik bencana alam, pasti kamu juga akan membahas penyebab bencana, daerah potensial bencana, dan cara penanggulangan bencana.

Baca juga: 4 Macam Produk Jurnalistik

Angle berita seperti itu bisa didapatkan jika kamu memiliki sudut pandang yang luas. Ayo mencoba memahami topik dari berbagai sisi.

Kutipan berlisensi
Source: qiotaionof.com

Kutipan

Apa yang kamu lakukan ketika melakukan wawancara? Menuliskan setiap kata yang diucapkan oleh narasumber? Merekamnya? Atau malah berinisiatif menemukan kata-kata mutiara atau kata yang dapat dijadikan sebagai kutipan?

Perlu diingat bahwa melakukan wawancara kepada narasumber tidak serta menuliskan seluruh ucapan yang dikatakannya. Kamu dipersilakan untuk memohon izin kepada narasumber agar wawancara tersebut boleh direkam atau didokumentasikan melalui video.

Menuliskan seluruh perkataan narasumber memberi kesan mengabaikan. Sehingga kamu disarankan untuk menemukan beberapa hal penting yang mampu mendobrak pemikiran seperti quotes yang telah dibicarakan di awal poin ini.

Pengumpulan Bukti

Maksud bukti di sini bukanlah hal yang berkaitan dengan tindak kriminal. Bisa jadi transkrip wawancara menjadi bukti bahwa kamu telah melakukan wawancara dengan narasumber terkait.

Selain itu, transkrip juga berfungsi sebagai arsip yang bisa kamu gunakan di kemudian hari. Arsip tersebut bisa dijadikan sebagai referensi tambahan yang disesuaikan dengan tema.

a1bb4842-4da9-44eb-b2f3-fa0f64093914
Source: drropa.com

Mempermudah Pemahaman

Terkadang, tidak semua orang dapat memahami dengan mudah bahasa lisan. Bukan berarti mereka memiliki kendala berpikir. Hanya saja ada yang membutuhkan waktu untuk memahami perkataan. Sehingga mereka mengabadikannya dalam bentuk tulisan.

Nah, itulah pentingnya transkrip wawancara bagi jurnalis. Tulisan yang terdapat di sana akan memudahkan orang bersangkutan bisa memahaminya dengan mudah. Alasannya, tulisan itu berbentuk visual dan bisa dilihat dengan mata lalu diolah oleh pikiran.

Setelahnya, kamu bisa mengambil kesimpulan sebagai bentuk pemahamanmu tentang pembahasan pada wawancara tersebut. Hal demikian juga dapat dikatakan sebagai informasi yang patut dipublikasi.

Baca juga: Tips Menulis Berita

Itulah ulasan tentang pentingnya transkrip wawancara bagi jurnalis. Transkrip wawancara tersebut bisa kamu gunakan ketika menyampaikan hasil wawancara dengan narasumber. Lebih lagi, kamu juga bisa mengolah kata yang ada menjadi sebuah tulisan dalam jenis yang berbeda. Ini tentunya akan lebih mengasyikkan, bukan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

10 Suku di Maluku Serta Penjelasannya

Maluku adalah provinsi yang meliputi bagian selatan Kepulauan Maluku. Alam Maluku masih sangat indah, banyak objek wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Seperti pantai,...

10 Contoh Cerpen Cinta Dengan Berbagai Pesan

Cerpen cinta memiliki tema yang sering diangkat dalam dunia kepenulisan. Cerpen cinta biasanya mengungkapkan perasaan, cinta, kasih sayang, dan juga penderitaan yang telah dialami. Berikut...

13 Suku di Pulau Sulawesi Serta Penjelasannya

Sulawesi menjadi pulau besar di Indonesia yang bentuknya begitu unik. Seolah seperti huruf "K", dan di dekatnya bertebaran pulau - pulau kecil. Selain keunikan...

12 Suku di Pulau Kalimantan Serta Penjelasannya

Kalimantan salah satu pulau terbesar yang ada di Indonesia. Sebagian wilayahnya juga ditempati oleh negara lain, yaitu Malaysia dan Brunei Darussalam. Yang mana kedua...

Mengenal Apa Itu Jurusan Ilmu Sejarah

“Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah!” Kalimat ini pasti sering kamu dengar di berbagai media kan? Yup, kalimat ini adalah ucapan Presiden Soekarno pada pidato kepresidenan pada...