Home Fotografi Teknik Long Exposure dengan Shutter Speed Agar Foto Kamu Profesional

Teknik Long Exposure dengan Shutter Speed Agar Foto Kamu Profesional

Long exposure termasuk salah satu teknik foto yang banyak digandrungi fotografer, baik mereka yang profesional maupun pemula. Secara singkat, long exposure adalah merekam adegan sepersekian detik dalam satu frame foto. Misalnya, arus lalu lintas kendaraan di jalan tol.

Dengan long exposure, kelebatan mobil itu akan menghasilkan garis-garis cahaya panjang di foto. Mengingat teknik ini lekat dengan jejak cahaya, maka foto long exposure umumnya dilakukan pada malam hari. Meski untuk beberapa kondisi, teknik ini juga bisa dilakukan dalam kondisi terang.

Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya kita mengenal fitur terpenting bagi long exposure, yakni shutter speed. Kita memerlukan kamera yang memiliki setting manual untuk ini, seperti kamera mirrorless atau DSLR.

1. Apa Itu Shutter Speed?

Apa itu Shutter Speed
Sumber: infotografi.com

Dunia fotografi mengenal tiga pondasi penting, yaitu ISO, aperture, dan shutter speed. Setiap unsur memiliki peran spesifik untuk menghasilkan foto yang berkualitas, dimana pengaturannya bergantung pada kondisi sekitar.

Shutter speed berperan dalam mengatur durasi pengambilan gambar. Dalam kondisi lingkungan yang gelap, saat kita ingin mengambil foto bintang di tengah sawah misal, kita bisa mengatur shutter speed di angka 1/15 detik. Angka itu sudah cukup lama bagi kamera untuk ‘mengumpulkan’ cahaya, sehingga foto langit berbintang menjadi terang.

Penggunaan tripod sangat dianjurkan untuk ini, mengingat getaran sekecil apapun saat kamera ‘mengumpulkan’ cahaya akan menghasilkan foto yang blur.

2. Pengaturan Shutter Speed

Pengaturan Shutter Speed
Sumber: i.stack.imgur.com

Berdasar pengalaman, pengaturan durasi shutter speed di kamera dilakukan secara trial and error. Durasi shutter speed yang terlalu lama akan menghasilkan foto dengan banyak noise cahaya. Sebaliknya, kurangnya durasi shutter speed menghasilkan foto yang gelap.

Setting di kamera bisa dimulai dari memilih mode shutter priority atau sejenisnya. Mode ini memfasilitasi kita untuk mengatur durasi shutter speed secara manual. Sedangkan dua komponen penting lain (ISO dan aperture) otomatis beradaptasi dengan pilihan shutter speed kita.

Baca juga: 5 Macam Angle Fotografi

Untuk percobaan pertama, kita bisa masukkan angka shutter kecil, seperti 1/60. Jika hasil foto masih gelap, bisa naik ke 1/25, 1 detik, 2 detik, dan seterusnya sampai kita temukan komposisi foto terbaik. Semakin tinggi angka shutter, berarti kamera akan semakin lama ‘merekam’ foto dan cahaya di sekitar.

Hasil foto yang blur menandakan dua penyebab. Pertama, durasi shutter terlalu lama. Kedua, kamera bergetar saat mengambil foto. Hal ini diatasi dengan penggunaan tripod atau benda apapun yang bisa digunakan sebagai alas kamera.

3. Saatnya Memotret!

Jejak Bintang Malam
Sumber: flickr.com

Setelah memahami teori, kini saatnya kita mengaplikasikan long exposure dan shutter speed. Untuk latar malam hari, long exposure jamak digunakan untuk memotret jejak cahaya lalu lintas, light painting, dan langit malam berbintang.

Sedangkan dalam kondisi terang, teknik ini biasa digunakan untuk memotret gerakan awan dan air selembut sutra. Selain light painting, aplikasi long exposure memang kebanyakan dipakai untuk foto landscape dan alam.

Foto langit malam misal, setting shutter speed sampai 45 menit akan menghasilkan foto jejak bintang yang menakjubkan.

Baca juga: 7 Macam Komposisi Fotografi

Jadi itulah cara melakukan long exposure dengan shutter speed yang perlu diketahui. Selamat berburu foto!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Apa itu HPP (Harga Pokok Penjualan) dan Penjelasannya

Seorang praktisi bisnis perlu memahami apa itu HPP dan bagaimana cara menghitungnya. Ini akan memberikan keuntungan bagi pebisnis tersebut dalam mengatur sumber daya dan...

Mengenal Apa Itu Jurusan Sastra Indonesia

Siapa yang tidak kenal dengan Pramoedya Ananta Toer, Buya Hamka, Sapardi Djoko Damono, Chairil Anwar, Kridalaksana, atau Gorys Keraf? Nama-nama tersebut tentunya sudah gak...

Mengenal Teori Motivasi dari Para Ahli Psikologi

Motivasi, sebuah kata yang tidak asing lagi di telinga kita. Secara sederhana, motivasi dapat diibaratkan sebagai dorongan, penggerak, pemicu, atau alasan yang dapat mengarahkan...

5 Langkah Praktis Cara Membuat Anggaran Bisnis

Cara membuat anggaran bisnis sering jarang diperhatikan para praktisi usaha. Apalagi ketika masih berupa usaha mikro atau bisnis kecil. Padahal, sebenarnya ini adalah fondasi...