Home Kimia Kelas X Mengenal Tata Nama Senyawa

Mengenal Tata Nama Senyawa

Tahukah kamu apa itu senyawa? Senyawa merupakan zat yang terdiri dari dua unsur atau lebih dalam suatu perbandingan yang tetap. Senyawa tidak akan pernah bisa lepas dari dalam kehidupan ini seperti air untuk kebutuhan sehari-hari, urea untuk pupuk, garam dapur untuk makanan dan masih banyak lagi. Begitu banyaknya senyawa yang telah ditemukan di alam atau bahkan bisa disintesis oleh para ilmuwan maka diperlukan tata nama untuk membedakan senyawa–senyawa tersebut.

Untuk memberikan nama suatu senyawa diperlukan suatu sistem penamaan yang tidak sembarangan. Agar lebih jelasnya kamu dapat membaca penjelasan mengenai tata nama senyawa berikut ini.

Tata Nama Senyawa Biner (Kovalen)

senyawa kimia
Sumber: Colin Behrens dari Pixabay

Senyawa biner merupakan senyawa yang terdiri dari dua unsur. Contohnya karbon dioksida (CO2) terdiri dari unsur karbon dan oksigen, air (H2O) terdiri dari unsur hidrogen dan oksigen, serta metana (CH4) terdiri dari unsur karbon dan hidrogen. Pada aturan penulisan nama senyawa biner, unsur yang kurang elektronegatif ditulis terlebih dahulu, kemudian diikuti oleh unsur yang lebih elektronegatif. Unsur yang lebih elektronegatif akan diberi nama akhiran –ida.

Contoh:

  • HBr = hidrogen bromida
  • HCl = hidrogen klorida
  • H2S = hidrogen sulfida
  • HCN = hidrogen sianida

Jika dua unsur yang bersenyawa membentuk lebih dari satu senyawa, maka penamaan senyawa-senyawa tersebut dibedakan dengan menambahkan angka indeksnya dalam bahasa Yunani, yaitu sebagai berikut.

1 = mono                    6 = heksa

2 = di                          7 = hepta

3 = tri                          8 = okta

4 = tetra                      9 = nona

5 = penta                     10 = deka

Contoh:

  • PCl3 = posfor triklorida
  • PCl5 = posfor pentaklorida
  • CO = karbon monoksida
  • CO2 = karbon dioksida
  • NO2 = nitrogen dioksida
  • N2O4 = dinitrogen tetraoksida
  • SO2 = sulfur dioksida
  • SO3 = sulfur trioksida
  • SF4 = sulfur tetrafluorida
  • SF6 = sulfur heksafluorida

Baca juga: Yuk Pelajari Tentang Konfigurasi Elektron

Tata Nama Senyawa Ion

Senyawa ion terdiri dari kation dan anion. Pada penulisan tata nama senyawa ion, kation dituliskan terlebih dahulu kemudian anion. Kation pada umumnya berupa logam, sedangkan anion bisa berupa nonlogam atau suatu anion poliatom.

Penamaan senyawa ion dengan logam yang memiliki satu bilangan oksidasi ditulis seperti pada tata nama senyawa biner dengan penambahan akhiran –ida pada anion. Contoh:

  • NaCl = natrium klorida
  • KBr = kalium bromida
  • CaCl2 = kalsium klorida
  • Rb2S = rubidium sulfida
  • Ba3N2 = barium nitrida

Logam yang memiliki lebih dari satu bilangan oksidasi bisa membentuk dua atau lebih senyawa ion. Logam-logam yang memiliki bilangan oksidasi lebih dari satu yaitu pada golongan transisi, golongan IIIA (kecuali Al), IVA, dan VA, Untuk penulisan namanya, bilangan oksidasi ditambahkan di dalam tanda kurung menggunakan angka Romawi setelah kation. Contoh:

Rumus Kimia Bilangan Oksidasi Logam Nama Senyawa
Cu2O +1 Tembaga (I) oksida
CuF2 +2 Tembaga (II) fluorida
Fe(NO3)2 +2 Besi (II) nitrat
FeCl3 +3 Besi (III) klorida
Hg2Cl2 +1 Raksa (I) klorida
HgCl2 +2 Raksa (II) klorida

Tabel nama-nama beberapa kation logam

tata nama senyawa ion
Sumber: edscyclopedia.com

Tata Nama Senyawa Terner

Senyawa terner merupakan senyawa yang terdiri dari tiga unsur. Senyawa terner dapat berupa asam, basa, dan juga garam.

Asam Terner

Asam terner merupakan senyawa yang terdiri dari unsur hidrogen, oksigen, dan nonlogam. Unsur nonlogam dapat berupa unsur yang memiliki satu bilangan oksidasi atau lebih, untuk penamaan hanya berbeda pada akhirannya. Asam dengan unsur logam yang memiliki bilangan oksidasi lebih tinggi diberi akhiran –at, sedangkan yang bilangan oksidasinya lebih rendah diberi akhiran –it.

Contoh:

Rumus Kimia Bilangan Oksidasi Nama Senyawa
HNO2 +3 Asam nitrit
HNO3 +5 Asam nitrat
H2SO3 +4 Asam sulfit
H2SO4 +6 Asam sulfat
HBrO2 +3 Asam bromit
HBrO3 +5 Asam bromat
H3PO3 +3 Asam fosfit
H3PO4 +5 Asam fosfat

Selain itu tata nama asam terner juga dibedakan menurut jumlah atom O yang ada pada senyawa asam tersebut. Contoh:

Rumus Kimia Nama Senyawa
HClO4 Asam perklorat
HClO3 Asam klorat
HClO2 Asam klorit
HClO Asam hipoklorit

Tata Nama Basa

Tata nama basa sama dengan tata nama senyawa ion. Kation dari basa berupa logam dan anion berupa ion hidroksida (OH). Contoh:

  • NaOH = natrium hidroksida
  • Mg(OH)2 = magnesium hidroksida
  • Al(OH)3 = aluminium hidroksida
  • Cu(OH)2 = tembaga (II) hidroksida

Tata Nama Garam

Garam merupakan senyawa ion yang terdiri dari kation sisa basa dan anion sisa asam. Tata nama dari garam juga sama dengan tata nama senyawa ion. Contoh:

Kation Anion Rumus Kimia Nama Senyawa
Ca2+ Cl CaCl2 Kalsium klorida
Na+ I NaI Natrium iodida
NH4+ SO42- (NH4)2SO4 Amonium sulfat
Li+ ClO4 LiClO4 Litium perklorat
Fe2+ PO42- FePO4 Besi (II) fosfat

Baca juga: Yuk Ketahui Sistem Periodik Unsur

Demikianlah penjelasan mengenai tata nama senyawa. Sekarang kamu sudah tau bagaimana tata nama dari suatu senyawa. Semoga penjelasannya bermanfaat.


Referensi:

Utami,B., dkk. (2009).  Kimia Untuk SMA dan MA Kelas X. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Whitten. (2013). Chemistry 12th Edition. Brooks Cole.

Faradisa
Faradisa
Mahasiswi S1 jurusan Pendidikan Kimia di Universitas Pendidikan Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Gerak Lurus

Gaya merupakan penyebab perubahan pada benda. Perubahan tersebut dapat berupa perubahan gerak benda, termasuk kelajuannya dan arah kelajuan atau perubahan kecepatan. Namun dalam fisika...

20 Website Jurnal Internasional dan Cara Mencarinya

Membuat suatu tulisan ilmiah, terutama skripsi, tentu memerlukan banyak artikel dari jurnal sebagai tinjauan pustaka. Beberapa dosen pembimbing juga menyarankan untuk mencari jurnal internasional...

Cara Menggunakan Mendeley

Membuat sitasi dan daftar pustaka sering terasa membingungkan dan melelahkan. Apalagi ada banyak sistem yang tersedia untuk mengutip suatu tulisan, misalnya yang menggunakan metode...

Turunan Fungsi Aljabar

Turunan fungsi merupakan salah satu materi yang penting untuk dipelajari. Turunan fungsi ini merupakan syarat untuk belajar materi integral. Selain sebagai materi syarat turunan...

Perang Banjar: Penyebab Serta Akhir Perang

Indonesia adalah negara yang memiliki banyak pulau, dari sabang sampai merauke. Salah satunya yaitu Kalimantan Selatan. Daerah ini terkenal dengan produk pengolahan daerahnya seperti...