Home Dunia Kampus Tugas 7 Tahap Dasar Melakukan Penelitian

7 Tahap Dasar Melakukan Penelitian

Dalam buku “Research Methods for Business: A Skill Building Approach (5th ed.)”, Sekaran dan Bougie mendefinisikan penelitian atau research sebagai sebuah proses untuk menemukan solusi atas sebuah masalah atau persoalan. Melalui rangkaian studi dan analisis terhadap suatu masalah, maka peneliti akan menemukan pemecahan terhadap masalah tersebut.

Namun, peneliti harus memahami langkah-langkah penelitian ilmiah agar mendapatkan hasil yang valid dan tepat. Profesor asal Austria, Karl Popper mengemukakan langkah-langkahnya, yakni:

1. Mengidentifikasi masalah

tahapan dasar penelitian
Sumber foto : freepik.com

Seorang peneliti terdorong untuk melakukan sebuah penelitian karena mereka ingin memecahkan suatu permasalahan. Maka, langkah pertama yang dilakukan adalah dengan mengidentifikasi masalah dalam sebuah area atau topik yang hendak diangkat oleh peneliti. Dalam hal ini, masalah didefinisikan sebagai sebuah kondisi atau fakta dimana terjadi kesenjangan antara nilai ideal dan realita di lapangan.

Contohnya, peneliti menemukan realita bahwa dalam sebuah perusahaan ditemukan fakta banyak karyawan yang mengalami penurunan produktifitas. Padahal secara nilai ideal, seharusnya produktifitas karyawan tinggi agar perusahaan bisa mencapai targetnya. Lewat contoh tersebut, peneliti mengidentifikasi bahwa ada permasalahan dalam hal produktifitas karyawan.

2. Merumuskan tujuan penelitian

tahapan dasar penelitian
Sumber foto : elements.envato.com

Setelah mengidentifikasi masalah, maka langkah selanjutnya adalah merumuskan tujuan penelitian. Namun, terlebih dahulu peneliti akan melakukan preliminary information gathering, yaitu pengumpulan informasi pendahuluan mengenai faktor-faktor apa saja yang berkaitan dengan masalah yang hendak dicarikan solusinya.

Peneliti dapat melakukan pencarian lewat jurnal ilmiah, buku, artikel berita, laporan lembaga, atau sumber-sumber valid lainnya, sehingga dapat mengetahui gambaran dari topik yang hendak diteliti. Dengan merumuskan tujuan, maka peneliti dapat mengetahui dengan jelas target yang hendak dicapai dalam penelitiannya seperti apa.

Baca juga: Jenis Observasi Penelitian

Seperti contoh sebelumnya, peneliti telah mengidentifikasi bahwa ada permasalahan dalam hal produktifitas karyawan, maka peneliti merumuskan tujuan penelitian atau hal-hal apa saja yang ingin peneliti ketahui, semisal ingin mengetahui penyebab penurunan produktifitasnya atau mengetahui hubungan antara penurunan produktifitas dengan kinerja karyawan, dll.

3. Mengembangkan hipotesis

tahapan dasar penelitian
Sumber foto : timeshighereducation.com

Setelah merumuskan tujuan, biasanya akan muncul hipotesa-hipotesa terkait topik penelitian. Hal ini karena banyaknya informasi yang telah terkumpul, membuat peneliti semakin mengetahui ada cukup banyak hubungan antar tiap variabel. Hipotesa ada dugaan peneliti terkait variabel yang terhubung dalam topik penelitian yang hendak diangkat.

Ada dua kriteria hipotesis ilmiah yakni hipotesa harus memungkinkan untuk diuji dan dapat difalsifikasi. Contohnya, peneliti mengemukakan hipotesis bahwa penurunan produktifitas disebabkan oleh gaji, tapi disisi lain juga akan kemungkinan bahwa ada faktor lain yang menyebabkan penurunan produktifitas semisal gaya kepemimpinan manajer.

4. Menetapkan metode pengukuran variabel

Ketika menguji suatu hal, maka harus ada standar ukuran yang digunakan. Sama halnya dengan penelitian, maka variabel-variabel juga harus terukur. Ada beragam jenis standar pengukuran, tergantung dari bentuk variabel penelitiannya. Contohnya jika yang diukur adalah produktifitasnya, maka standar yang digunakan bisa dilihat dari variabel-variabel yang mempengaruhi produktifitasnya, bisa dari keahlian, faktor umur, kesesuaian upah, pengalaman kerja, atau manajemen lapangan.

5. Mengumpulkan data

tahapan dasar penelitian
Sumber foto : vitae.ac.uk

Tahap selanjutnya yang dilakukan peneliti adalah mengumpulkan. Ada dua macam data yakni data primer dan data sekunder. Data primer merupakan data yang didapatkan peneliti secara langsung, bisa dari wawancara kepada narasumber, hasil pengisian kuesioner, atau observasi lapangan.

Sedangkan data sekunder adalah data yang didapatkan dari sumber lain atau lewat perantara. Contohnya data-data dari laporan lembaga lain, jurnal, buku, dan lain-lain. Contohnya jika peneliti ingin mengetahui data produktifitas karyawan, maka data bisa didapatkan lewat kuisioner yang dibagikan ke karyawan atau observasi yang dilakukan peneliti secara langsung.

6. Menganalisis data

tahapan dasar penelitian
Sumber foto : istockphoto.com

Sebelum menganalisa data, peneliti harus paham metode analisa yang sesuai untuk penelitiannya. Metode analisa harus sesuai dengan jenis datanya dan tujuan penelitiannya. Contohnya jika jenis penelitiannya kuantitatif, maka analisis data akan melalui proses statistik. Tujuannya bisa untuk menguji kebenaran hipotesis atau melihat tingkat hubungan antar variabel.

Tapi jika jenis penelitiannya kualitatif, maka analisis data dilakukan secara deskriptif dengan teori secara panduan awal. Pada tahap analisis data ini, peneliti harus mampu menginterpretasikan data yang didapatkan dan menyajikan data dengan baik agar mudah dipahami pembaca. Semisal peneliti menemukan fakta bahwa karyawan

7. Menarik Kesimpulan

tahapan dasar penelitian
Sumber foto : oriresults.com

Tahap terakhir yang dilakukan yakni menarik kesimpulan dari hasil analisis. Kesimpulan tersebut menjadi jawaban atas hipotesa yang ingin dibuktikan dan menjadi pijakan perumusan solusi terhadap masalah tertentu. Semisal kesimpulan yang didapatkan adalah faktor yang mempengaruhi tingkat produktifitas karyawan ternyata adalah tingkat gaji yang dianggap tidak sebanding, maka solusi yang dilakukan perusahaan yakni dengan menaikan gaji karyawan.

Baca juga: Cara Melakukan Analisis Penelitian Kuantitatif

Dengan langkah-langkah tersebut, maka penelitian dapat dikatakan valid karena telah teruji dan melalui berbagai proses penelitian yang ilmiah. Semoga artikel ini dapat membantu kamu mengerjakan penelitianmu, ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Apa yang Dimaksud Etika Bisnis?

Istilah ‘etika’ memiliki banyak sekali makna yang berbeda. Etika sendiri merupakan studi standar moral yang bertujuan untuk menentukan standar yang benar atau yang didukung...

Sejarah Perkembangan Teater di Indonesia

Tahukah kamu apa yang disebut dengan teater? Sepintas teater mengartikan tentang pementasan atau sebuah pertunjukan di sebuah panggung. Lalu, apa yang Disebut dengan Teater Sebenarnya? Teater...

Cara Menjadi Karyawan Teladan

Bekerja itu memang melelahkan. Namun, setiap pekerjaan akan mendatangkan kebaikan jika kamu melakukannya dengan penuh keikhlasan. Ya, keikhlasan akan membuatmu bekerja dengan lebih mudah,...

Apa itu Musik? Berikut pengertiannya

Musik adalah lagu-lagu favorit yang didengar setiap saat menggunakan ponsel. Bisa melalui iTunes, Spotify, Soundcloud, JOOX atau Google Play. Sederhana dan sah-sah saja.  Nah, kalau...