Home Dunia Kerja Contoh Surat Pengunduran Diri

Contoh Surat Pengunduran Diri

Berbagai hal dapat terjadi di dalam lingkungan kerja. Bukan hanya berbagai hal yang menyenangkan dan baik, namun juga berbagai hal yang tidak menyenang – terkadang sampai membuat kita stress yang akhirnya terbawa hingga kita pulang ke rumah. Terkadang bukanlah masalah kesabaran atau berbagai hal menyangkut dengan “pengendalian diri” atau “kedewasaan” yang kurang, tapi karena memang terdapat sebuah relasi yang tidak sehat di lingkungan pekerjaan.

Ketidak nyamanan inilah yang akhirnya membuat kita memutuskan untuk mengambil suatu langkah yang sangat amat penting, yaitu pengunduran diri atau yang akrab kita sebut dengan resign. Mengundurkan diri bukanlah sebuah keputusan yang sederhana, tapi suatu keputusan yang membutuhkan pemikiran yang amat sangat matang – menyangkut masa depan sobat sekalian.

Kami berharap, sebelum sobat mengambil langkah penting ini sobat telah mempertimbangkan segala aspek bukan hanya untuk saat itu, namun aspek-aspek yang berkaitan dengan masa mendatang. Nomor satu, adalah bagaimana sobat sekalian untuk kedepannya menghidupi kehidupan sobat sendiri.

Jangan sampai keputusan ini diambil hanya karena dasar emosi sesaat. Karena tentu saja, hal itu sangatlah tidak bijaksana. Sebagai karyawan, bukan hanya karena alasan lingkungan pekerjaan yang tidak “sehat” saja yang menyebabkan kita mengambil tindakan pennting ini.

Seperti contohnya, sobat merasa bahwa gaji yang telah sobat dapatkan tidaklah sesuai dengan tuntutan pekerjaan yang diberikan. Hal ini sebenarnya bukanlah rahasia lagi, karena faktanya banyak sekali perusahaan yang menekan karyawan mereka dengan berbagai tuntutan yang melelahkan namun memberikan upah atau gaji yang sama sekali tidak sepadan denga semua kerja keras yang telah dilakukan.

Pengunduran juga suatu hal yang cukup umum bagi para wanita, terutama jika mereka telah menempuh tahap pernikahan. Mungkin, wanita-wanita ini memutuskan untuk mengundurkan diri karena ingin memfokuskan diri untuk mengurus keluarga mereka; kasus berikutnya mungkin karena kondisi fisik yang sedang hamil dan tidak memungkinkan untuk melanjutkan perkerjaan mereka.

Mungkin sobat tergiur dengan lowongan pekerjaan dari perusahaan lain yang memberikan upah yang lebih baik dari pada tempat kerja sobat saat ini. Tidak hanya itu saja, ada banyak orang yang memutuskan untuk mengundurkan diri dikarenakan dorongan untuk mencoba membangun usaha mereka sendiri. Membangun usaha sendiri memanglah tidak mudah, namun jika sobat berhasil, maka keuntungan yang akan sobat dapatkan memang tidak tanggung-tanggung!

Intinya, pengunduran diri dilakukan dengan berbagai alasan pribadi yang berbeda-beda tergantung dengan situasi dan kondisi karyawan itu sendiri. Nah, jika sobat memang telah membulatkan tekad sobat untuk mengundurkan diri, maka lanngkah pertama yang harus sobat tempuh adalah menyusun dan menulis yang namanya surat pengunduran diri. Surat ini merupakan hal yang sangat penting untuk ditulis karena alasan-alasan tertentu.

Bagaimana cara surat sebuah surat pengunduran diri? yuk simak langsung aja contohnya

Tujuan dari Pembuatan Surat Pengunduran Diri (Resign)

Ilustrasi mengenai pengunduran diri.
Sumber: s3.amazonaws.com

Sebenarnya, apa sih tujuan dari pembuatan surat pengunduran diri ini? Sangat penting bagi kita untuk mengerti tujuan dari penulisan surat ini, karena hal ini juga menyangkut kredibilitas kalian sebagai seorang profesional. Isi dari surat pengunduran diri pastilah mengenai berbagai alasan-alasan logis yang menjadi dasar sobat memutuskan untuk tidak dapat melanjutkan pekerjaan di tempat sobat bekerja.

Langsung saja, berikut adalah tujuan dari pembuatan surat pengunduran diri atau resign:

Keprofesionalan Terbukti

Hal utama yang menjadi dasar tujuan pembuatan surat ini adalah bertujuan untuk tetap menjaga nama baik sobat sebagai seorang pekerja. Keprofesionalan seseorang dapat dilihat dari kesopanan dan etika orang tersebut dalam menghadapi segala sesuatu. Keberadaan sobat tidak bisa langsung saja raib dari tempat kerja sobat; jika sobat melakukannya, nama baik sobatlah yang akan menjadi taruhan.

Baca juga: Contoh Surat Perjanjian Kerja

Bisa jadi, karena tingkah kalian ini, nama kalian sudah dicap negative dan tentunya hal ini akan meyusahkan diri kalian sendiri saat mencari pekerjaan yang baru. Jadi, demi menjaga nama baik, martabat, dan keprofesionalan sobat di mata perusahaan buatlah surat pengunduran diri.

Memberikan Kesempatan untuk Perusahaan Mencari Kandidat Pengganti

Alasan selanjutnya adalah untuk memberikan kesempatan kepada perusahaan di mana sobat bekerja untuk mencari kandidat pengganti yang nantinya akan menempati posisi sobat berada. Sobat tidak bisa langsung meninggalkan pekerjaan sobat begitu saja, karena tidaklah mungkin bagi sang perusahaan untuk membiarkan adanya posisi yang kosong. Ini hal yang sangat merugikan bagi perusahaan karena mengurangi tingkat keproduktifan perusahaan yang bersangkutan.

Minimal, sobat harus memberikan surat pengunduran diri sebulan atau dua bulan sebelumnya; mempertimbangkan pencarian karyawan-pun tidaklah mudah. Tidak hanya karena alasan itu saja, hal ini juga akan membuktikan bahwa sobat menghargai perusahaan tersebut.

Contoh Surat Pengunduran Diri

Writing a resignation.
Sumber: totaljobs.com

Langsung saja, yuk, kita melihat contoh dari surat pengunduran diri yang baik dan benar!

Jakarta, 10 November 2020

Kepada
Yth. Pimpinan
PT. Makmur Sejahtera
Jakarta

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama            : Mentari Sukma Kenanga
Alamat          : Jl. Bulan, No. 13, RW 2, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat
Jabatan         : Administrasi

Dengan adanya surat ini, saya ingin mengajukan permohonan pengunduran diri saya dari jabatan saya di Perusahaan Bapak/ Ibu pimpinan terhitung pada tanggal 20 April 2020.

Sebelumnya, saya mengucapkan rasa berterima kasih yang sangat besar dan tulus kepada Bapak/Ibu pimpinan yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk bekerja di perusahan Bapak/Ibu. Saya juga mengucapkan terima kasih atas semua bimbingan dan arahan baik secara langsung dan tidak langsung yang telah Bapak/Ibu berikan selama ini.

Permintaan maaf sebesar-besarnya saya ucapkan kepada Bapak/Ibu karena saya tidak dapat lagi menjadi bagian dalam perusahaan. Semoga perusahaan Bapak/Ibu dapat bertambah maju dan berkembang lagi.

Demikian surat pengunduran diri yang saya buat dengan penuh kesadaran dan pemikiran yang matang tanpa paksaan dari pihak manapun.

Baca juga: Contoh Surat Lamaran Kerja

Hormat Saya,

Mentari Sukma Kenanga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Fungsi: Notasi, Domain, Range, Operasi, Komposisi dan Invers

Fungsi adalah salah satu materi yang sangat penting untuk dipelajari sebelum kamu memasuki bab lainnya, seperti turunan dan integral. Untuk itu mari kita belajar...

Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Contoh dan Cara Penyelesaian

Pada bab sebelumnya kita sudah mengetahui nilai mutlak, kali ini kita akan belajar tentang persamaan linear tiga variabel. Hampir setiap hari kita menggunakan sistem...

Nilai Mutlak: Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak Linier Satu Variabel

Nilai mutlak sering kita gunakan dalam kehidupan, namun hanya sedikit orang yang memahaminya. Nah, Untuk memahami lebih lanjut mengenai nilai mutlak serta persamaan dan...

Contoh Paper: Pengertian, Struktur, Format dan Cara Membuatnya

Di dunia perkuliahan, menulis paper selalu mudah dijumpai di berbagai mata kuliah. Tugas menulis paper seperti sudah menjadi makanan sehari-hari bagi mahasiswa. Selain itu,...

Cara Membuat Outline Skripsi

Bagi kalian yang sudah mulai mengerjakan tugas akhir, pasti kalian mulai memikirkan sebenarnya outline skripsi itu bagaimana sih? Mungkin banyak dari kalian yang sama...