Home Manajemen Bisnis 5 Strategi IMC yang Efektif

5 Strategi IMC yang Efektif

Integrated Marketing Communication (IMC) atau Komunikasi Pemasaran Terpadu didefinisikan sebagai koordinasi dan integrasi dari semua aspek marketing yang saling bekerja secara bersama-sama sebagai satu kekuatan terpadu untuk mengkomunikasikan pesan dari sebuah brand kepada konsumennya. Melakukan penyampaian pesan ini sangat penting, mengingat berkomunikasi dengan konsumen secari konsisten dapat membentuk persepsi brand kita di benak konsumen.

Dengan melakukan strategi IMC, komunikasi yang disampaikan kepada konsumen dapat disalurkan melalui berbagai saluran (channel) marketing sehingga dapat tersampaikan dengan maksimal dan secara merata. Penerapan strategi IMC dianggap lebih efektif karena memadukan berbagai aspek pemasaran sekaligus, daripada melakukan satu per satu aspek pemasaran secara terpisah.

Selain untuk kebutuhan marketing, strategi IMC sangat penting dalam menjalin interaksi antara brand dan konsumennya. Bisnis yang menerapkan IMC tidak hanya berhasil mempromosikan brand mereka, tetapi juga mengembangkan kepercayaan konsumen yang akan selalu loyal pada brand tersebut, apa pun yang terjadi. Berikut ini adalah 5 strategi yang dapat digunakan dalam penerapan Integrated Marketing Communication (IMC):

Sumber: https://i2.wp.com/

1. Brand Advertising: Traditional & Digital

Sumber: https://landerapp.com/

Strategi yang pertama adalah Advertising atau periklanan. Periklanan adalah salah satu bentuk komunikasi yang dilakukan secara masif, bersifat non-pribadi, dan ditunjukkan kepada konsumen secara massal. Ini merupakan komunikasi yang paling efektif dimana sebuah brand dapat menjangkau khalayak ramai sekaligus dalam waktu singkat. Periklanan tidak hanya meningkatkan penjualan tetapi juga menciptakan kesadaran di benak konsumen terhadap kehadiran brand tersebut. Pemilik brand perlu memastikan bahwa pesan yang tepat harus disampaikan dengan cara yang benar kepada konsumen.

Baca juga: Pentingnya Analisis Statistik Perusahaan

Periklanan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu traditional dan digital. Periklanan traditional (tradisional) dilakukan secara manual atau dengan media cetak yang sudah sejak lama dipakai oleh para pengiklan, seperti memasang iklan di billboard, menyebarkan brosur, atau memasang iklan di koran/majalah. Sedangkan, periklanan digital adalah sebaliknya. Periklanan jenis ini menggunakan media digital untuk menyebarkan iklannya, seperti iklan di TV, iklan radio, iklan media sosial atau click ads di laman pencarian internet.

2. Public Relation (PR)

Sumber: http://acclaimllc.com/

Kedua, Public Relation (PR) atau Hubungan Masyarakat (Humas) adalah bentuk mengelola hubungan antara sebuah organisasi (disini adalah perusahaan) dan publik. Biasanya tugas ini dibebankan oleh suatu divisi atau departemen khusus di perusahaan dengan nama yang sama. PR adalah salah satu strategi komunikasi dua arah dimana publik dapat memberikan feedback mereka kepada perusahaan. PR dilakukan untuk menciptakan citra baik sebuah brand di mata khalayak. Strategi yang dapat dilakukan oleh PR antara lain marketing melalui siaran pers, penampilan publik, sponsor acara, berita, dan sebagainya.

3. Direct Marketing: Traditional & Digital

Sumber: https://www.apifonica.com/

Strategi ketiga adalah: Direct marketing atau pemasaran secara langsung merupakan bentuk komunikasi paling tua, yang sudah paling sering dilakukan sejak dahulu. Direct marketing memungkinkan perusahaan untuk berkomunikasi secara langsung dengan konsumennya melalui beberapa cara, entah e-mail, telepon, faks, SMS, katalog, brosur, dan surat promosi. Dalam melakukan pemasaran langsung, perusahaan dapat melakukannya secara traditional ataupun digital.

4. Sales Promotion: In Store & Online

Sumber: https://www.marketingdonut.co.uk/

Selanjutnya adalah sales promotion atau promosi penjualan merupakan salah satu strategi membujuk konsumen untuk membeli produk dengan menawarkan insentif ekstra untuk meningkatkan atau mempercepat penjualan produk kepada konsumen. Insentif ekstra ini berbentuk penawaran menarik dan dapat memberikan mereka alasan untuk membeli produk kita. Beberapa contoh insentif ekstra tersebut adalah kupon diskon, kontes, premi, sampel, undian, paket harga, penawaran pembiayaan murah, dan potongan harga.

Baca juga: Pentingnya Evaluasi Berkala Perusahaan

5. Personal Selling: Face-to-Face

Sumber: https://evolllution.com/

Terakhir adalah personal selling yang merupakan strategi penjualan yang dilakukan secara pribadi atau perorangan kepada konsumen secara face-to-face. Penjualan secara pribadi ini mencakup kontak dari satu orang ke satu orang lainnya yang mana adalah konsumen dengan tujuan memperkenalkan brand dan produk kita, meyakinkannya tentang nilai produk, dan kemudian melakukan penjualan atau transaksi. Ini merupakan cara marketing paling efektif karena bisa dilakukan penyesuaian secara personal, namun biaya untuk melakukannya tidaklah murah.


Sumber:

https://www.searchenginepeople.com/blog/125-marketing-communications-process.html
https://www.managementstudyguide.com/importance-of-integrated-marketing-communication.htm
https://www.hitechnectar.com/blogs/integrated-marketing-communication-tools/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Contoh Notulen Rapat beserta Pengertiannya

Rapat merupakan kegiatan rutin dimana-pun kita bekerja. Rapat sendiri umumya kita akan membahas berbagai hal seperti masalah-masalah yang sedang dihadapi, penyesuaian data-data yang masuk...

Mengenal Manajemen Risiko Bisnis

Semua risiko, bahkan di dalam bisnis sekalipun umumnya bersifat merugikan dan berdampak negatif. Meskipun begitu, bukan berarti risiko tidak dapat dihindarkan. Risiko dapat dikelola...

8 Teknik Berbicara Efektif Agar Mudah Dimengerti

Setiap orang yang hidup di dunia ini diberikan anugerah untuk dapat berbicara. Namun, tidak semua orang dapat berbicara dengan baik. Berbicara dengan baik artinya...

Contoh Surat Pengunduran Diri

Berbagai hal dapat terjadi di dalam lingkungan kerja. Bukan hanya berbagai hal yang menyenangkan dan baik, namun juga berbagai hal yang tidak menyenang -...