Sistematika Proposal Penelitian

Para mahasiswa yang sedang persiapan untuk pembuatan skripsi, tesis, maupun disertasi, tentu diharuskan untuk membuat proposal penelitian terlebih dahulu. Namun, proposal penelitian sebenarnya tidak hanya dibuat oleh mahasiswa saja. Dosen, peneliti, hingga lembaga penelitian juga diharuskan untuk membuat proposal ketika akan membuat suatu penelitian.

Tujuan pembuatan proposal penelitian ini adalah untuk mengajukan proyek penelitian yang akan dikerjakan. Selain itu, pembuatan proposal juga difungsikan sebagai bentuk pedoman untuk menjalankan penelitian nantinya.

Melihat fungsi dari proposal penelitian yang penting tersebut, maka pembuatan proposal harus dibuat seakurat mungkin baik dari segi sistematika, komponen, dan isi dari proposal. Untuk menghindari kesalahan dalam penulisan sistematika proposal, di bawah ini kamu dapat menyimak keseluruhan penjelasan untuk sistematika penulisan proposal. Simak yuk.

Sistematika Proposal Penelitian Kuantitatif

Sistematika Proposal Penelitian Kuantitatif
Sumber: freepik from freepik.com

Sistematika dari proposal penelitian sebenarnya cukup bervariasi dan disesuaikan dengan jenis atau pendekatan penelitian yang digunakan. Namun, secara umum, proposal penelitian harus terdiri dari beberapa bagian penting seperti latar belakang, pertanyaan atau rumusan masalah, studi literatur, dan metodologi penelitian.

Kemudian, pada penjelasan kali ini akan lebih berfokus mengenai 2 jenis proposal penelitian yaitu penelitian kuantitatif dan kualitatif. Untuk sistematika proposal penelitian kuantitatif dapat disimak sebagai berikut.

JUDUL

BAB I PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Masalah
  2. Rumusan Masalah
  3. Tujuan Penelitian
  4. Manfaat Penelitian

BAB II KAJIAN TEORI

  1. Kajian Teoritis
  2. Kerangka Berpikir
  3. Hipotesis Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

  1. Lokasi Penelitian
  2. Waktu Penelitian
  3. Populasi dan Sampel
  4. Teknik Pengumpulan Data
  5. Uji Validitas dan Reabilitas
  6. Definisi Operasional
  7. Instrumen Penelitian
  8. Teknik Analisis Data

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Pada penelitian kuantitatif, bab pendahuluan menjadi bagian pembuka yang umumnya berisikan latar belakang permasalahan, rumusan masalah, tujuan, dan manfaat dari penelitian. Di beberapa universitas, bab I terkadang juga dilengkapi dengan definisi operasional, namun pada tulisan ini definisi operasional akan dimasukkan dalam bab III yaitu metode penelitian.

Kemudian, di bagian bab II akan berisi mengenai teori-teori yang akan digunakan dalam penelitian. Jumlah teori yang digunakan bergantung pada variabel yang dicantumkan dalam judul. Jika jumlah variabel ada 2, maka teori yang digunakan pun berjumlah 2. Pada penelitian kuantitatif, bagian bab 2 juga dilengkapi dengan hipotesis penelitian yang mana nantinya akan dibuktikan kebenarannya dalam penelitian yang sesungguhnya setelah proposal sudah disetujui.

Untuk bab III atau metode penelitian, bisa dikatakan adalah bab paling penting dalam proposal penelitian kuantitatif. Hal ini dikarenakan bab III menjadi bagian yang akan menentukan apakah proposal tersebut layak untuk disetujui atau tidak. Oleh karenanya, penulisan yang akurat pada bagian metode penelitian benar-benar harus dipertimbangkan.

Sistematika Proposal Penelitian Kualitatif

Sistematika Proposal Penelitian Kualitatif
Sumber: studiogstock from freepik.com

Setelah mengetahui sistematika untuk penulisan proposal penelitian kuantitatif, berikut adalah sistematika dari proposal penelitian kualitatif.

JUDUL

BAB I PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Masalah
  2. Rumusan Masalah
  3. Tujuan Penelitian
  4. Manfaat Penelitian

BAB II KAJIAN TEORI

  1. Kajian Teoritis
  2. Kerangka Berpikir

BAB III METODE PENELITIAN

  1. Pendekatan Penelitian
  2. Subjek Penelitian
  3. Sumber Data
  4. Prosedur Pengumpulan Data
  5. Teknik Analisis Data

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Dari sistematika proposal kualitatif di atas, dapat dilihat jika terdapat beberapa perbedaan antara sistematika proposal kualitatif dengan proposal kuantitatif. Pada proposal kualitatif, bagian bab II tidak dilengkapi dengan hipotesis penelitian.

Kemudian, pada bagian bab III juga tidak terlalu banyak poin dan lebih berfokus pada data penelitian. Namun, sama seperti di penelitian kuantitatif, bagian bab III juga memegang peranan penting dalam penelitian kualitatif. Sehingga, dalam penjelasannya diharuskan sedetail dan seakurat mungkin.

Baca juga: Contoh Laporan Penelitian

Nah, demikian penjelasan untuk sistematikan proposal penelitian baik itu penelitian kualitatif dan kuantitatif. Semoga penjelasan di atas bisa membantumu dalam menyusun proposal penelitian yang tepat dan jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dosen pembimbing dan cari tahu lebih lanjut mengenai prosedur penulisan proposal di universitas tempat kamu menimba ilmu.

Artikel Terbaru

Wasila

Wasila

Lulusan Sastra Inggris, UIN Sunan Ampel Surabaya yang saat ini berkecimpung di dunia penerjemahan. Disela-sela kesibukan menerjemah, juga menulis artikel dengan berbagai topik terutama berhubungan dengan kebudayaan.

Tulis Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *