Home Kimia Kelas XI Senyawa Hidrokarbon Alkuna

Senyawa Hidrokarbon Alkuna

Pernahkah kamu melihat proses las karbit pada suatu logam? Mengapa bisa dihasilkan nyala serta panas yang dapat mencairkan logam? Bahan bakar apakah yang digunakan dalam las karbit? Mari kita ketahui terlebih dahulu apa itu las karbit. Las karbit sebenarnya merupakan proses pengelasan (penyambungan logam) menggunakan bahan bakar gas asetilen. Pembakaran gas asetilen ini akan menghasilkan nyala serta panas yang dapat mencairkan logam sehingga dapat disambungkan.

Gas asetilen atau gas etuna merupakan salah satu contoh senyawa hidrokarbon tak jenuh alkuna. Kali ini akan dibahas mengenai materi alkuna dimulai dari rumus struktur alkuna, tata nama alkuna, isomer alkuna, sifat alkuna dan kegunaan alkuna. Untuk lebih jelasnya kamu dapat membaca pembahasan berikut ini.

Pendahuluan dan Pengertian

alkuna
Sumber: ak.picdn.net

Alkuna merupakan salah satu senyawa hidrokarbon tak jenuh, dimana dalam molekulnya terdapat ikatan rangkap tiga antara atom karbonnya (- C ≡ C -).  Salah satu contoh senyawa alkuna yang paling sederhana adalah etuna (C2H2).

Etuna atau sering disebut asetilen sangatlah bersifat reaktif. Ketika etuna dibakar menggunakan oksigen berlebih, api yang dihasilkan dapat mencapai suhu 3200 K. Pada umumnya alkuna bersifat sangat reaktif sehingga keberadaannya di alam tidak sebanyak alkena.

Baca juga: Senyawa Hidrokarbon Alkana

Rumus Struktur Alkuna

Alkuna memiliki rumus molekul umum CnH2n-2, dengan n = 2, 3, …..

C2H2 C3H4 C4H6 C5H8 C6H10
Jumlah atom C (n) 2 3 4 5 6
Jumlah atom H (2n) 2 4 6 8 10

Untuk rumus struktur alkuna digambarkan seperti halnya alkana, tetapi terdapat ikatan rangkap tiga di dalamnya. Contoh:

  • Etuna :

    rumus struktur alkuna
    Sumber: cdn1.byjus.com
  • Propuna :

    rumus struktur alkuna
    Sumber: useruploads.socratic.org
  • 1-butuna :

    rumus struktur alkuna
    Sumber: pediaa.com
  • 2-butuna :

    rumus struktur alkuna
    Sumber: chem.ucla.edu
  • 1-pentuna :

    rumus struktur alkuna
    Sumber: lh3.googleusercontent.com
  • 2-pentuna :

    rumus struktur alkuna
    Sumber: lh3.googleusercontent.com

Deretan senyawa – senyawa alkuna dimana setiap senyawa dibedakan dari jumlah atomnya disebut sebagai deret homolog alkuna. Berikut deret homolog alkuna beserta rumus strukturnya.

Deret Alkuna Rumus Molekul Rumus Stuktur Alkuna
Etuna C2H2 CH ≡ CH
Propuna C3H4 CH ≡ C – CH3
1-butuna C4H6 CH ≡ C – CH2 – CH3
1-pentuna C5H8 CH ≡ C – CH2 – CH2 – CH3
1-heksuna C6H10 CH ≡ C – CH2 – CH2 – CH2 – CH3
1-heptuna C7H12 CH ≡ C – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3
1-oktuna C8H14 CH ≡ C – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3
1-nonuna C9H16 CH ≡ C – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3
1-dekuna C10H18 CH ≡ C – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3

Tata Nama Alkuna

Sama seperti halnya alkena, begitu banyaknya senyawa alkuna, dimana jumlah atom C  serta posisi ikatan rangkap yang berbeda maka senyawanya pun berbeda, oleh karena itu diperlukan tata nama alkuna untuk membedakan senyawa – senyawa tersebut. Tata nama alkuna merupakan aturan yang digunakan untuk memberikan nama pada suatu senyawa alkuna. Tata nama alkuna yang digunakan dan diakui secara internasional adalah tata nama yang dirumuskan oleh IUPAC.

Berikut tata nama alkuna berdasarkan IUPAC:

  • Sama seperti halnya alkana dan alkena, tentukan terlebih dahulu rantai induknya (rantai karbon terpanjang). Dalam penamaan alkuna, posisi ikatan rangkap tiga antara atom C dengan atom C yang lain harus ditentukan nomornya berdasarkan urutan rantai induk. Penentuan rantai induk (rantai karbon paling panjang) dimulai dari tepi rantai karbon yang paling dekat dengan ikatan rangkap, kemudian penamaannya diberi akhiran –una. Contoh:

CH ≡ C – CH2 – CH2 – CH2 – CH3            CH3 – C ≡ C – CH2 – CH2 – CH3   

 1-heksuna                                    2-heksuna

CH ≡ C – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3

1-oktuna

CH3 – CH2 – CH2 – C ≡ C – CH2 – CH2 – CH3

4-oktuna

  • Jika alkuna memiliki cabang, maka tentukan terlebih dahulu rantai induk, penomoran tetap dimulai dari tepi rantai induk yang paling dekat dengan ikatan rangkap bukan yang paling dekat dengan cabang. Contoh:

tata nama alkuna

2-metil-3-heptuna                                   4-etil-5-metil-2-heptuna

Isomer Alkuna                                                                   

Isomer yang dimiliki alkuna adalah isomer posisi dan isomer rangka. Isomer posisi didasarkan pada perbadaan posisi ikatan rangkap sedangkan isomer rangka didasarkan pada ada atau tidaknya cabang pada alkuna.

Contoh C4H6 memiliki dua isomer posisi yaitu:

CH ≡ C – CH2 – CH3       CH3 – C ≡ C – CH3

1-butuna                          2-butuna

Contoh lain C5H8 memiliki dua isomer posisi dan satu isomer rangka yaitu:

CH ≡ C – CH2 – CH2 – CH3           CH3 – C ≡ C – CH2 – CH3

   1-pentun                           2-pentuna

isomer alkuna3-metil-1-butuna

Sifat Alkuna

Sifat alkuna dipengaruhi oleh strukturnya itu sendiri. Sifat alkuna dalam hal titik didih serta titik leleh hampir sama dengan alkana dan juga alkena. Sedangkan dalam hal reaksi, sama seperti halnya alkena yang memiliki ikatan rangkap (dapat mengalami reaksi adisi), salah satu sifat alkuna adalah dapat mengalami reaksi adisi.

Contoh:

  1. Reaksi adisi dengan hidrogen (hidrogenasi)

CH ≡ CH + H2CH2 = CH2

    Etuna                   Etena

  1. Reaksi adisi dengan halogen (halogenasi)

CH ≡ C – CH3  + Cl2CHCl = CCl – CH3

           Propuna                   1,2-dikloropropena

  1. Reaksi adisi dengan asam halida

CH ≡ CH + HBrCH2 = CHBr

           Etuna                   bromoetena

Untuk senyawa alkuna yang tidak simetris, jika terjadi reaksi adisi dengan asam halida maka berlaku juga aturan Markovnikov, dimana atom H dari asam halida akan berikatan dengan atom C rangkap tiga yang mengikat atom H paling banyak. Contoh:

CH ≡ C – CH2 – CH3 + HBrCH2 = CBr – CH2 – CH3

1-butuna                             2-bromo-1-butena

Kegunaan Alkuna

Kegunaan alkuna banyak berperan dalam bidang industri, seperti dalam pembuatan senyawa – senyawa organik, dan polimer. Berikut beberapa kegunaan alkuna :

  • Alkuna berguna sebagai pelarut senyawa – senyawa organik.
  • Digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa organik seperti etanol, asam etanoat, dan lain – lain.
  • Bahan bakar dalam pengelasan.
  • Pembuatan polimer seperti plastik.
  • Membantu proses pematangan buah.

Contoh Soal

  1. Tuliskan isomer dari C6H10.

Jawaban:

CH ≡ C – CH2 – CH2 – CH2 – CH3                CH3 – C ≡ C – CH2 – CH2 – CH3

1-heksuna                                    2-heksuna

contoh soal       

3-metil-1-pentuna                       4-metil-1-pentuna

contoh soal

4-metil-2-pentuna

2. Berilah nama dari struktur senyawa berikut.

contoh soal

Jawaban: 5-metil-1-heptuna.

3. Buatlah struktur dari senyawa 5-etil-2,2-dimetil-3-oktuna dan 3-etil-2,6,7,8-tetrametil-4-dekuna.

Jawaban:

contoh soal

5-etil-2,2-dimetil-3-oktuna

contoh soal

3-etil-2,6,7,8-tetrametil-4-dekuna.

Baca juga: Materi Senyawa Karbon

Demikian pembahasan mengenai alkuna. Semoga pembahasannya dapat bermanfaat dan menambah pengetahuanmu.


Referensi:

Brown, Theodore L. (2011). Chemistry the Central of Science  Edition.Pearson Prentince

Hall.

Chang, Raymond. (2010). Chemistry 10th Edition. New York: McGraw-Hill.

Faradisa
Faradisa
Mahasiswi S1 jurusan Pendidikan Kimia di Universitas Pendidikan Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

20 Website Jurnal Internasional dan Cara Mencarinya

Membuat suatu tulisan ilmiah, terutama skripsi, tentu memerlukan banyak artikel dari jurnal sebagai tinjauan pustaka. Beberapa dosen pembimbing juga menyarankan untuk mencari jurnal internasional...

Cara Menggunakan Mendeley

Membuat sitasi dan daftar pustaka sering terasa membingungkan dan melelahkan. Apalagi ada banyak sistem yang tersedia untuk mengutip suatu tulisan, misalnya yang menggunakan metode...

Turunan Fungsi Aljabar

Turunan fungsi merupakan salah satu materi yang penting untuk dipelajari. Turunan fungsi ini merupakan syarat untuk belajar materi integral. Selain sebagai materi syarat turunan...

Perang Banjar: Penyebab Serta Akhir Perang

Indonesia adalah negara yang memiliki banyak pulau, dari sabang sampai merauke. Salah satunya yaitu Kalimantan Selatan. Daerah ini terkenal dengan produk pengolahan daerahnya seperti...

Pakaian Adat Banten Serta Pembahasannya

Banten sebagai provinsi yang dulunya menjadi bagian dari Jawa Barat memiliki kebudayaan yang pastinya dipengaruhi oleh budaya Jawa Barat atau Sunda. Seperti pada pakaian...