Home Penghasilan Bisnis Pengertian Segmentasi Pasar dan Jenisnya

Pengertian Segmentasi Pasar dan Jenisnya

Apa itu segmentasi pasar? Mengapa segmentasi pasar menjadi sangat penting? Apa saja jenis-jenis segmentasi pasar yang dapat diterapkan sehingga membawa keuntungan bagi perusahaan?

Pembahasan mengenai segmentasi pasar sangat penting untuk dipahami oleh praktisi usaha. Ini karena menemukan pasar adalah dasar dari penjualan. Bahkan, sebelum membuat sebuah produk atau jasa, pasar adalah hal pertama yang harus dipikirkan.

Misal, kamu ingin terjun ke dalam bisnis dengan membuat sebuah produk andalan. Sebelumnya kamu perlu tahu, apakah akan ada orang yang membeli produk kamu. Karena jika tidak, untuk apa lagi membuat produk yang tidak seorangpun akan beli?

Apa itu Segmentasi Pasar?

apa itu segmentasi pasar
Sumber: Image by Pexels from Pixabay

Secara sederhana, pengertian segmentasi pasar adalah pengelompokkan pembeli berdasarkan kategori tertentu. Setiap pembeli biasanya punya karakter, ciri, kebutuhan, hingga perilaku yang berbeda-beda. Istilahnya heterogen alias bermacam-macam.

Meskipun kelihatan bermacam-macam, sebenarnya pasti ada titik kesamaan di antara mereka. Entah dari segi usia, gender, budaya, geografis, dan semacamnya.

Nah, segmentasi pasar mengelompokkan pembeli-pembeli yang berbeda tersebut ke dalam kategori-kategori tertentu. Dengan demikian, tercipta suatu homogenitas (kesamaan) di antara keberagaman tersebut.

Dari kesamaan tersebut, nantinya akan lebih mudah untuk merencanakan suatu strategi pemasaran. Oleh karena struktur pasar yang tadinya hanya tunggal dan begitu luas, bisa dibagi-bagi jadi lebih sederhana dan homogen.

Tujuan Segmentasi Pasar

tujuan segmentasi pasar
Sumber: Photo by PhotoMIX Ltd. from Pexels

Kenapa perusahaan perlu repot-repot untuk melakukan market segmentation atau segmentasi pasar ini? Well, tujuan dari segmentasi pasar adalah satu, yaitu menyederhanakan pasar.

Dalam dunia bisnis, pasar itu seperti lautan luas, yang menampung beragam ikan dari berbagai jenis dan ukuran. Bayangkan kamu sebagai nelayan, apakah kamu akan bisa menangkap semua ikan tersebut?

Jika kamu mengatakan ya, maka perlu kamu evaluasi lagi seberapa besar kekuatan kapal yang kamu miliki? Apakah mampu untuk menangkap semua ikan yang kamu temui? Tentu saja tidak, kan?

Nelayan perlu berfokus menangkap beberapa ikan tertentu. Misalnya ikan tongkol dan tuna memiliki karakteristik serupa dari segi ukuran dan tempat berkumpul. Akan berbeda dibandingkan dengan ikan paus dan hiu. Berbeda lagi dengan kepiting dan udang.

Begitu juga dalam dunia bisnis, kamu perlu memfokuskan upaya kamu dalam memenangkan ceruk pasar tertentu. Itulah tujuan inti dari apa itu segmentasi pasar.

Manfaat Segmentasi Pasar

manfaat segmentasi pasar
Sumber: Photo by Lukas from Pexels

Dari satu tujuan tersebut, ada segudang manfaat yang akan perusahaan dapatkan. Manfaat ini dapat berkaitan langsung dengan pemasaran maupun secara tidak langsung melalui kompetitor atau pengembangan produk.

Berikut beberapa manfaat segmentasi pasar untuk perusahaan atau bisnis kamu.

Pemasaran Lebih Mudah dan Terarah

Prinsip dalam dunia penjualan adalah, kalau kamu berusaha menjual sesuatu ke semua orang, seperti kamu menjual tidak ke siapapun.

Adalah absurd untuk berusaha menjual kepada semua orang karena setiap orang punya preferensi yang berbeda-beda. Dan tidak semuanya butuh produk kamu atau percaya kepada nama brand kamu.

Melakukan segmentasi pasar membuat strategi pemasaran relatif lebih mudah dan terarah. Pesan yang disampaikan pun dapat lebih efektif untuk membangun kepercayaan dan menghasilkan penjualan.

Biaya Pemasaran Lebih Rendah

Hal lain yang sering menjadi pertimbangan dalam pemasaran adalah biaya promosi yang tinggi. Besarannya dapat mencapai 20 – 40% dari harga jual produk tersebut.

Tanpa segmentasi pasar, biayanya akan sangat besar karena pasar yang begitu luas dan efektivitasnya meragukan. Tapi jika pasarnya homogen, biaya akan dapat ditekan dan efektivitas serta efisiensinya dapat ditingkatkan secara optimal.

Dengan menerapkan apa itu segmentasi pasar, perusahaan memiliki kemungkinan untuk mendapatkan hasil optimal dari biaya promosi yang terbatas.

Memudahkan Pengembangan Produk

Melakukan riset pengembangan produk untuk pasar yang homogen tentu lebih mudah daripada pasar yang heterogen. Karena relatif memiliki beberapa kesamaan yang dapat diekslporasi.

Contoh manfaat segmentasi pasar dalam pembuatan produk kecantikan. Jika kamu mencoba untuk membuat sebuah produk yang mampu menghilangkan jerawat, memutihkan, menghilangkan kerut besar kemungkinan akan gagal.

Karena terlalu banyak yang harus dipenuhi, bisa jadi produk tersebut tidak efektif. Apalagi jika menambahkan faktor harga yang ingin dibuat terjangkau. Bisa jadi akan sangat memberatkan perusahaan.

Mudah Memetakan Persaingan

Semakin besar pasar yang kamu bidik, semakin banyak kompetitor yang akan kamu hadapi. Tak masalah jika sumber daya kamu cukup, bagaimana jika sumber daya kamu terbatas?

Memahami apa itu segmentasi pasar dan bagaimana cara melakukannya dapat membuat kamu mengenali ceruk pasar kamu lebih baik. Termasuk kompetitor yang berada di situ. Kamu juga jadi lebih dapat mengalokasikan sumber daya secara optimal.

Memberikan Pelayanan yang Lebih Baik

Mungkin saja untuk memberikan pelayanan yang baik kepada semua segmen pasar. Tapi tetap ada batasannya karena biaya dan upaya untuk itu akan sangat besar.

Justru dengan membatasi pada segmen pasar tertentu, kamu akan dapat memfokuskan pelayanan. Dengan demikian, dapat memberikan pelayanan terbaikmu, yang bisa lebih baik dari kompetitor di ceruk pasar yang sama.

Dasar Segmentasi Pasar

Setelah memahami apa itu segmentasi pasar dan manfaatnya, perlu dipahami juga syarat segmentasi pasar. Atau kondisi agar pasar tersebut layak untuk dijadikan sebuah segmen tersendiri. Ada 5 dasar segmentasi pasar:

  1. Measurable, alias dapat diukur, baik secara ukuran maupun daya beli pasar tersebut.
  2. Accessible, alias dapat dijangkau, atau diakses oleh perusahaan, baik karena jarak ataupun dari segi pertimbangan sumber daya.
  3. Substatial, alias cukup besar sehingga dapat menghasilkan cukup keuntungan bagi perusahaan.
  4. Differentiable, alias memiliki cukup karakter atau ciri sehingga dapat dibedakan dengan baik dari segmen lainnya.
  5. Actionable, alias perusahaan memiliki kemungkinan untuk melayani ceruk pasar tersebut. Bila perlu menjadi pemimpin di segmen pasar tersebut.

Baca juga: Cara Buat RAB Perusahaan

Jenis-jenis Segmentasi Pasar

jenis-jenis segmentasi pasar
Sumber: Photo by Lukas from Pexels

Ada berapa jenis segmentasi pasar? Well, sedikitnya segmentasi pasar dapat dibedakan berdasarkan 9 jenis.

Segmentasi Pasar Berdasarkan Demografi

Merupakan segmentasi yang paling mudah berdasarkan pada faktor demografi seperti usia, gender, tingkat pendidikan atau ekonomi.

Segmentasi Pasar Berdasarkan Geografi

Merupakan segmentasi paling kasat mata berdasarkan wilayah atau daerah

Segmentasi Pasar Berdasarkan Benefit/Keuntungan

Merupakan segmentasi berdasarkan nilai dan manfaat yang didapat, seperti siapa yang membutuhkan produk atau jasa kamu.

Segmentasi Pasar Berdasarkan Psikografi

Merupakan segmentasi yang sedikit lebih rumit karena mengukur juga respon konsumen terhadap suatu stimulus pemasaran atau promosi.

Segmentasi Pasar Berdasarkan Tingkah Laku

Mirip seperti sebelumnya, tapi yang menjadi dasar bukan respon terhadap stimulus, merupakan terhadap produk atau jasa yang serupa.

Segmentasi Pasar Berdasarkan Sosiokultural

Menggunakan dasar sosiologis (kelompok) dan antropologis (budaya) dalam membagi segmen pasar. Cukup rumit karena perlu pemahaman lebih dalam mengenai faktor tersebut.

Segmentasi Berdasarkan Situasi Penggunaan

Penentuan segmen berdasarkan penggunaan produk tertentu yang membuka kemungkinan untuk cross-selling atau up-selling bagi perusahaan.

Segmentasi Berdasarkan Hubungan Kedekatan

Menggunakan dasar frekuensi paparan atau penggunaan. Misalnya pengkategorian pada pengguna berat, sedang, ringan; atau loyal dan tak loyal; atau cold, warm dan hot market.

Segmentasi Hybrid atau Campuran

Menggunakan beragam jenis segmentasi secara simultan untuk mendapatkan hasil yang paling optimal.

Baca juga: Cara Membuat Business Plan

Kesimpulan

Nah, jadi sudah jelas kan apa itu segmentasi pasar? Upaya untuk mengkategorikan pasar sesuai jenis- jenis kriteria tertentu agar lebih efektif dan bermanfaat untuk perusahaan. Pastikan terapkan segmentasi untuk pasar produk kamu.

Avatar
Sigidhttps://www.sigid.my.id
Penulis adalah pemerhati pendidikan, penyuka dunia anak dan hujan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

5 Langkah Praktis Cara Membuat Anggaran Bisnis

Cara membuat anggaran bisnis sering jarang diperhatikan para praktisi usaha. Apalagi ketika masih berupa usaha mikro atau bisnis kecil. Padahal, sebenarnya ini adalah fondasi...

Yuk Ketahui Paradigma Penelitian Kualitatif

Masih banyak dari kita yang kurang mengerti apa itu paradigma. Di beberapa bahan bacaan tingkat lanjut dalam jurnal, dalam karya ilmiah tentu beberapa kali...

Mengenal Apa Itu Jurusan Biologi

Setelah lulus SMA ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi tapi masih bingung ke jurusan apa? Suka dengan dunia Biologi tapi ingin mengetahui gambaran kuliahnya seperti...

Mengenal Universitas Jenderal Soedirman

Memilih tempat untuk melanjutkan studi adalah sesuatu yang penting, apalagi untuk kamu yang saat ini merupakan siswa SMA yang sedang memilih perguruan tinggi untuk...