Home Tugas Macam Macam Pertanyaan Kuesioner Penelitian Beserta Contohnya

Macam Macam Pertanyaan Kuesioner Penelitian Beserta Contohnya

Pernahkah Kamu mengisi kuesioner atau angket? Sadarkah kalau Kamu saat itu sedang menjadi salah satu obyek sampel penelitian? Itu memang jadi salah satu alat yang umum dipakai dalam penelitian. Dimana peneliti nantinya akan meminta orang-orang entah itu diacak atau dipilih secara khusus untuk mengisinya.

Penelitian menggunakan kuesioner untuk mendapatkan data dari orang-orang yang mengisi. Data itu bisa berupa sikap terhadap produk tertentu, gagasan, kebiasaan dan seterusnya. Setelah diisi, kuesioner itu ditarik kembali oleh peneliti untuk dianalisa bersama angket lainnya. Ada empat jenis pertanyaan yang biasanya dipakai untuk kuesioner tersebut, yang akan dijelaskan lebih lanjut di bawah.

Pertanyaan Terbuka

pertanyaan terbuka
Sumber foto : slideplayer.info

Jenis pertanyaan ini disebut terbuka karena orang yang mengisi kuesioner dibebaskan untuk membuat jawabannya sendiri. Tak ada pilihan untuk pertanyaan, sehingga mereka bisa menjawab tanpa batasan. Seperti ketika Kamu mengisi soal isian, Kamu bisa menjawabnya sedikit atau banyak, dengan kalimatmu sendiri.

Pertanyaan jenis ini memang akan memberikan data yang sangat luas untuk peneliti karena hasilnya pasti akan sangat beragam. Apalagi jika sampel yang diambil cukup banyak. Hanya konsekuensinya adalah waktu yang dibutuhkan untuk mengisi kuesioner jelas akan lebih lama. Terutama jika jawabannya panjang, peneliti pun juga harus siap waktu lebih banyak untuk menganalisanya.

Untuk contoh pertanyaan terbuka, misalnya pada penelitian berkaitan dengan opini masyarakat tentang kualitas pemerintahan Jokowi-JK pada tahun 2015-2019. Beberapa contoh pertanyaan terbuka terkait materi tersebut adalah sebagai berikut:

  • Bagaimana menurut Anda mengenai kualitas pemerintahan Jokowi-JK pada tahun 2015-2019 ?
  • Hal apa yang menurut Anda membuat Jokowi-JK berhasil dalam menjalankan pemerintahan ?
  • Hal apa yang menurut Anda membuat Jokowi-JK gagal dalam menjalankan pemerintahannya ?
  • Program Jokowi – JK apa saja yang menurut Anda benar-benar bisa berdampak langsung bagi masyarakat di lingkungan Anda ?

Pertanyaan Tertutup

pertanyaan tertutup
Sumber foto : www.nesabamedia.com

Sebaliknya, untuk pertanyaan jenis ini peneliti sudah memberikan batasan sejak awal. Jadi orang yang mengisinya tak bisa memikirkan jawaban selain pilihan yang disediakan. Mereka juga tak perlu menjelaskan lebih lanjut tentang jawaban atau alasannya menjawab itu. Karena peneliti hanya akan menganalisa jawaban yang dipilih tersebut.

Dengan format yang seperti itu, proses analisa akan jauh lebih mudah. Tentu saja karena peneliti pun tinggal menginput jawaban sesuai pilihan dan menganalisanya langsung dengan spss. Proses pengisian pun jelas akan lebih cepat karena hanya perlu memberi tanda pada jawaban yang dipilih. Tidak perlu banyak menulis dan proses memikirkan jawaban pun akan lebih simpel.

Sedangkan untuk contoh pertanyaan tertutup adalah sebagai berikut:

Kamu sedang melakukan penelitian tentang respon masyarakat Jakarta terhadap masakan Jawa. Lalu dalam kuesioner, kamu menanyakan:

  • Apakah Anda menyukai masakan Soto Lamongan yang berasal dari Jawa ?

Lalu dalam kueisoner itu, kamu hanya memberikan pilihan yaitu
a. Suka b. Tidak Suka

  • Apakah Anda menyukai rasa pedas pada masakan Jawa
    a. Suka b. Tidak suka.

Pertanyaan Semi Terbuka

pertanyaan semi terbuka
Sumber foto : www.slideserve.com

Jenis ini adalah kombinasi antara pertanyaan yang terbuka dengan pertanyaan yang tertutup. Karena dalam pertanyaan itu, disediakan pilihan untuk ditandai dengan cepat, tapi juga orang yang mengisi tetap bisa memilih jawabannya sendiri ketika diantara pilihan yang disediakan tidak ada yang cocok.

Dengan menggunakan jenis pertanyaan semi terbuka, peneliti tetap bisa mendapatkan jawaban yang kaya karena hasil jawabannya bisa beragam. Namun dengan konsekuensi yang hampir mirip dengan pertanyaan terbuka, waktu yang diperlukan untuk menganalisa pun akan lebih lama. Kecuali jika para pengisinya lebih banyak menggunakan pilihan yang tersedia.

Dari sini Kamu bisa pahami sekarang bahwa ada beberapa jenis pertanyaan yang bisa digunakan untuk mengambil data sampel penelitian. Itu semua merupakan pilihan sepenuhnya dari peneliti, tentu saja tetap dihubungkan dengan kebutuhan penelitiannya sampai seperti apa. Apakah akan lebih efektif ketika menggunakan tipe pertanyaan yang terbuka, tertutup atau semi terbuka.

Sedangkan untuk contoh pertanyaan semi terbuka adalah sebagai berikut:

Kamu melakukan penelitian tentang penyebab banyak konsumen yang mampir di rumah masakan Padang. Lalu dalam penelitian kamu menanyakan:

Apa alasan utama Anda sering mampir makan di Restoran Rumah Masakan Padang Ini ?

  1. Bersih
  2. Nyaman
  3. Pelayanannya Cepat
  4. Pelayannya ramah
  5. Lainnya ………

Jadi selain memberi opsi atau pilihan, kamu juga harus memberikan kesempatan kepada respondenmu untuk mengisi sendiri jawaban yang menurut mereka lebih mampu mengungkapkan apa yang ia rasakan daripada pilihan jawaban yang sudah kamu sajikan.

Baca juga: Cara Melakukan Analisis Penelitian Kuantitatif

Prinsipnya sebagai peneliti tetap realistis dan empatif terhadap obyek sampel. Jangan membuat pertanyaan yang menyulitkan mereka atau membuat mereka harus terlalu lama mengisi. Pastikan juga petunjuk pengisian sudah tertera, sehingga mereka tak bingung tentang bagaimana mengisinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi: Pengertian, Ciri dan Struktur

Pernah nggak sih, kamu penasaran terhadap suatu hal atau objek tertentu dan pengen nyoba untuk mengetahui lebih jauh objek tersebut? Tentu pernah dong. Nah,...

Contoh Konjungsi atau Kata Penghubung serta Jenisnya

Kamu pasti sering melihat penyebutan kata konjungsi atau kata penghubung di dalam soal ujian Bahasa Indonesia, bukan? Rasanya sudah nggak asing lagi sama penyebutan...

Mengenal Manajemen Kontinuitas Bisnis

Tahun 2020 menjadi tahun yang cukup menyedihkan bagi kita semua. Berbagai bencana terjadi dan lebih parahnya, wabah virus corona terjadi di mana-mana. Hal ini...

Pengertian dan Sejarah Corporate Social Responsibility (CSR)

Pernah dengar tentang istilah CSR atau corporate social responsibility? Atau kamu pernah jalan-jalan di taman kota dan menemukan tugu dengan tulisan “Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan...

Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC)

Komunikasi Pemasaran Terpadu, atau dapat juga disebut sebagai Integrated Marketing Campaign (IMC) adalah hal yang penting dalam bidang pemasaran. Secara definisi, IMC adalah sebuah...