Home Dunia Kampus Mengenal Apa Itu SKS dan KRS

Mengenal Apa Itu SKS dan KRS

Memasuki tahapan pendidikan tertinggi setelah SMA, kamu mungkin akan kebingungan dengan sistem pendidikan yang berbeda dengan apa yang kamu alami sebelumnya. Hal teknis seperti istilah SKS dan KRS harus kamu pahami betul ketika di Universitas karena akan mempengaruhi strategimu dalam menyelesaikan perkuliahan. Tapi jangan khawatir karena artikel ini akan membantumu memahami dan memberi gambaran tentangnya.

Apa itu SKS?

apa itu sks
Sumber foto : ipb.ac.id

SKS merupakan singkatan dari Satuan Kredit Semester. Bisa dibilang bahwa SKS merupakan “bobot” dari setiap mata kuliah yang kamu ambil selama 1 semester. Rata-rata setiap mata kuliah memiliki bobot 2-3 SKS tapi untuk mata kuliah yang memiliki praktikum bisa mencapai 4 SKS. Sedangkan skripsi memiliki bobot 6 SKS. Jadi, semakin besar SKS-nya maka semakin besar “bobot” dari mata kuliah tersebut.

Berdasarkan SN Dikti, 1 SKS diartikan dengan 160 menit kegiatan belajar mahasiswa setiap minggu selama 1 semester. Kegiatan belajar tersebut terdiri dari 50 menit kegiatan tatap muka di kelas, 50 menit kegiatan terstruktur (mengerjakan tugas, latihan, atau praktikum), dan 60 menit kegiatan mandiri.

Idealnya, seorang sarjana S1 harus menyelesaikan minimal 144 SKS selama 8 semester. Jadi, selama satu semester kamu bisa mengambil maksimal 24 SKS. Namun, pengambilan beban SKS ini akan disesuaikan dari IP (Indeks Prestasi) yang kamu dapatkan di semester sebelumnya. Semisal IP (Indeks Prestasi)  kamu 3,2-4,0 maka kamu bisa mengambil 24 SKS. Jika dibawah 3,2 kamu hanya boleh mengambil 20-22 SKS. Penentuan ini bergantung pada kebijakan universitas masing-masing.

Semisal, kamu berhak mengambil 24 SKS, tapi kamu ingin mencoba ikut organisasi atau kerja di agency. Apakah wajib tetap mengambil seluruhnya? Engga, kok. Ketentuan tersebut hanya menjadi salah satu indikator universitas terhadap kualitasmu dalam menyelesaikan studi selama satu semester. Sehingga dapat dijadikan “patokan” kemampuanmu menyelesaikan studi di semester selanjutnya. Namun, jika memang enggan mengambil karena berbagai kondisi, kamu bisa mengambil sesuai kemauanmu.

Baca juga: Mengenal Organisasi AIESEC

Apa itu KRS?

apa itu sks
Sumber foto : www.lifeinnorway.net

KRS merupakan singkatan dari Kartu Rencana Studi. Secara umum, KRS merupakan data administrasi atas rincian mata kuliah dan beban SKS yang kamu akan ambil pada semester ke depan. Di dalam KRS tercantum data dirimu seperti: Nama, NIM (Nomor Induk Mahasiswa), Jurusan, Fakultas, Semester, angkata, mata kuliah yang kamu ambil, dan jumlah SKS-nya.

Ada baiknya sebelum mengambil mengisi KRS, kamu melakukan konsultasi dengan dosen walimu. Beliau akan membantumu memberikan pertimbangan-pertimbangan sebelum kamu memutuskan. Umumnya, dosen wali akan menyarankan kamu mengambil mata kuliah wajib karena merupakan materi pokok dalam bidang studimu dan menjadi syarat kelulusanmu. Ingat bahwa semakin sedikit SKS yang kamu ambil, maka semakin lama juga waktu studimu.

Pada era digital seperti sekarang, KRS dapat dilakukan secara online. Mahasiswa tidak perlu datang ke kampus untuk mengisi KRS secara manual. Contohnya seperti di Universitas Airlangga. Kalian tetap bisa mengisi KRS meskipun kalian masih berada di kampung halaman. Dengan tinggal login ke cybercampus.unair.ac.id dengan akun kalian.

Baca juga: Mengetahui Cara Menghitung IPK sebagai Strategi Belajar

Meskipun KRS online ini terlihat praktis, tapi tetap butuh perjuangan. Kalian harus bersaing untuk memperebutkan kelas secara online. Alhasil, server kampus sering down karena terlalu banyak akun yang mengakses secara bersamaan. Maka dari itu, kalian juga harus mempersiapkan dengan baik agar bisa kebagian kelas yang kalian inginkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Yuk Ketahui 6 Macam Gaya Belajar

Gaya belajar adalah karakteristik tertentu yang dimiliki seseorang saat mempelajari dan memproses sebuah informasi. Tahukah kamu, selain memiliki kepribadian yang berbeda, setiap orang juga...

10 Gaya Kepemimpinan dan Pengaruhnya

Setiap pemimpin memiliki gaya kepemimpinannya sendiri. Gaya ini dapat diterapkan sesuai dengan kondisi dari organisasi. Tidak ada satu gaya kepemimpinan yang cocok diterapkan pada...

Cara Membuat Daftar Isi Secara Otomatis

Daftar isi menjadi hal yang penting, tidak hanya di dalam karya ilmiah tetapi juga karya fiksi. Menurut KBBI, daftar isi adalah lembar halaman yang...

Yuk Mengenal Melodi Dalam Musik

Bagi kamu yang sedang belajar musik maka perlu kamu ketahui bahwa musik terdiri dari berbagai unsur. Unsur tersebut diantaranya adalah harmoni, melodi, dan irama. Unsur...

Yuk Mengenal Teknik Vokal

Dalam sebuah karya atau pertunjukan musik, vokal menjadi salah satu unsur terpenting. Ia menjadi pembawa pesan yang efektif, dan membawa pengaruh yang diinginkan dari...