Home Manajemen Bisnis 6 Tips Mendelegasikan Tugas ke Bawahan

6 Tips Mendelegasikan Tugas ke Bawahan

Seorang manajer pasti bertanggungjawab penuh atas produktifitas dan kinerja SDM-nya. Hanya saja, terkadang tingginya tuntutan mobilitas seorang manajer membuatnya seringkali harus meninggalkan kantor. Dampaknya SDM tidak ada yang mengontrol sehingga berpotensi menurunkan produktifitas kerja.

Tidak hanya itu, banyaknya tanggungjawab manajer dengan skala prioritas yang sama mendesak, namun tidak diiringi dengan kapasitas yang mencukupi terkadang membuat manajer menjadi bingung untuk memuuskan mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

Nah, untuk mengatasi hal tersebut, mendelegasikan tugas bisa menjadi salah satu solusi yang bisa dipilih manajer untuk mengatasi pekerjaan diluar kapasitasnya agar tetap terkontrol sehingga produktifitas tidak terganggu. Berikut adalah beberapa tips untuk manajer untuk mendelegasikan pekerjaan secara efektif:

Right One In The Right Place

Tips Mendelegasikan Tugas ke Bawahan
Sumber foto : www.pexels.com

Pernahkah Kamu mendengarkan istilah “Right One In The Right Place” saat belajar manajemen bagian pengorganan dulu ketika dibangku kuliah ? Yap, itu adalah prinsip staffing yang pernah kita pelajari dulu ketika belajar tentang manajemen.

Tujuan utama kita mendelegasikan pekerjaan adalah agar pekerjaan yang penting itu tetap bisa dilaksanakan saat kapasitas kita terbatas, sehingga sudah seharusnya orang yang hendak kita pilih adalah orang yang memiliki kemampuan yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan pekerjaan tersebut.

Contohnya, sekarang Kamu membutuhkan bantuan untuk mengadministrasikan hasil penjualan pada bisnismu. Untuk langkah pertama, bisa memulai dengan mencatat apa saja soft skill dan hard skill yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut.

Tentunya Kamu akan membutuhkan orang yang mampu memahami instruksi dengan baik, memiliki kemampuan administrasi, bisa mengoperasikan computer dan diringi dengan kepribadian yang teliti, cekatan dan tekun. Lalu, amati SDM atau partner kerja Kamu, baik secara hard skill, soft skill maupun aspek kepribadian yang memenuhi syarat tersebut.

Jika sudah menemukan, komunikasikan ke dia, sampaikan mengenai keterbatasan Kamu untuk menangani hal tersebut. Jangan lupa untuk menyampaikan kemampuan apa saja yang ia miliki sehingga pekerjaan tersebut layak didelegasikan kepadanya, hal ini akan membuat kandidat yang Kamu pilih semakin percaya diri dan tidak takut untuk mengerjakan tugas yang Kamu delegasikan.

Pilih orang yang mau belajar

Tips Mendelegasikan Tugas ke Bawahan
Sumber foto : www.pexels.com

Tidak jarang saat kita mencari kandidat yang kita butuhkan untuk mendelegasikan pekerjaan ternyata baik SDM maupun partner kerja kita tidak ada yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan. Namun, jangan putus asa, ada cara lain agar pekerjaan tersebut tetap bisa didelegasikan ke orang lain.

Ketika menghadapi situasi seperti ini, setidaknya pilihlah SDM atau partner kerja kalian yang memiliki semangat belajar dan ambisi yang cukup kuat untuk menjadi karyawan yang baik. Hal ini akan membuatnya senantiasa terdorong untuk belajar hal lain meski itu diluar kemampuannya dan lebih sulit dibandingkan pekerjaan rutinitasnya.

Selain itu, orang yang tidak takut menghadapi tantangan akan lebih ambisius dan pantang menyerah selama proses belajar menguasai tugas baru. Hal inilah yang membuat orang yang mau belajar dan memiliki keuletan yang cukup tinggi akan mampu melaksanakan tugas baru dan lebih adaptif terhadap kebutuhan Kamu.

Beri pelatihan jika dibutuhkan

Tips Mendelegasikan Tugas ke Bawahan
Sumber foto : www.pexels.com

Meski pekerjaan yang Kamu delegasikan nampak mudah atau sepele, namun hal itu terkadang tidak berlaku untuk SDM ataupun partner kerjamu. Untuk meminimalisir kesalahan pelaksanaan tugas yang Kamu delegasikan, maka jelaskan mengenai job desc yang harus ia lakukan. Berikan instruksi dengan bahasa yang mudah dipahami dan sampaikan secara jelas dan bertahap.

Berikan sesi tanya jawab jika dibutuhkan, jawab semua pertanyaan terkait pekerjaan yang akan Kamu delegasikan. Hal  ini akan membuatnya lebih memahami tugas yang Kamu berikan. Atau jika dibutuhkan, berikan sedikit contoh mengenai tugas yang akan ia kerjakan. Pastikan ia mampu mengerjakan tugas yang dideledgasikan secara tepat sebelum Kamu meninggalkannya.

Tetap awasi secara berkala

Tips Mendelegasikan Tugas ke Bawahan
Sumber foto : www.pexels.com

Meski kita percaya dengan kandidat yang kita pilih sudah sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan, namun mengawasi secara berkala dibutuhkan untuk memastikan pekerjaan yang kita berikan sudah dijalankan secara tepat.

Hal ini juga menjadi moment sharing antara Kamu dengan SDM atau partner kerjamu, barangkali ada kesulitan-kesulitan yang ia alami, dengan adanya diskusi dan sharing yang Kamu lakukan saat mengawasinya, hal ini akan membuatna lebih terbantu menyelesaikan masalah-masalah dalam tugasnya.

Baca juga: 7 Cara Beradaptasi Di Kantor Baru

Jika sekiranya ia sudah lancar dalam mengerjakan tugas yang Kamu delegasikan kepadanya, maka percayakan penuh tugas itu kepadanya. Hal ini akan membuatnya lebih percaya diri sehingga potensi dalam dirinya bisa berkembang optimal.

Menyediakan Fasilitas Pendukung

cara mendelegasikan tugas ke bawahan
Sumber foto : k945.com

Sebagai seroang manajer yang membutuhkan bantuan orang lain, pasti ada etika dalam memberikan pekerjaan. Saat bawahanmu langsung diberikan tugas namun dengan fasilitas yang sangat minim, maka hal ini juga akan menghambatnya dalam melakukan tugas lho.

Bayangkan saja, misalkan saja Kamu meminta bantuan di bidang administrasi ke karyawanmu yang bekerja sebagai marketing. Ia tidak terbiasa bekerja menggunakan PC atau laptop dan Kamu pun tidak memberikan fasilitas berupa PC atau laptop yang ia butuhkan. Cukup menghambat bukan ?

Pemberian fasilitas yang layak tidak hanya berpengaruh terhadap kelancaran dalam melaksanakan tugas yang Kamu delegasikan. Namun, hal ini akan membuat karyawan merasa diperhatikan dan diberikan hak yang layak ia dapatkan. Dengan begitu ia akan semakin semangat melaksanakan tugas yang Kamu berikan. Win win solution kan ?

Berikan Umpan Balik

cara mendelegasikan tugas ke bawahan
Sumber foto : www.upskilled.edu.au

Setelah Kamu memberikan tugas, jangan lupa memberikan feedback yaa. Hal ini sebagai rasa terima kasihmu kepadanya, sebab ia sudah membantu meringankan apa yang seharusnya menjadi tugasmu sebelumnya. Memberikan ucapan terima kasih dan memberikan pujian terhadap hasil kerjanya akan membuatnya merasa diapresiasi atas kerja kerasnya meringankan beban tugasmu.

Bila perlu, Kamu bisa memberinya reward loh. Hal ini tidak hanya sebagai bentuk rasa terima kasihmu dalam jangka pendek tapi juga memiliki efek jangka panjang lho. Hal ini membuatnya tidak segan membantumu untuk kedepannya sebab ia merasa Kamu adalah orang yang mengahargai hasil kerja keras orang lain. Menarik bukan ?

Jadi, beberapa tips diatas bisa diterapkan manajer untuk mendelgasikan tugas agar tetap terlaksana secara efektif saat kapasitas kita terbatas. Semoga bermanfaat !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Apa yang Dimaksud Etika Bisnis?

Istilah ‘etika’ memiliki banyak sekali makna yang berbeda. Etika sendiri merupakan studi standar moral yang bertujuan untuk menentukan standar yang benar atau yang didukung...

Sejarah Perkembangan Teater di Indonesia

Tahukah kamu apa yang disebut dengan teater? Sepintas teater mengartikan tentang pementasan atau sebuah pertunjukan di sebuah panggung. Lalu, apa yang Disebut dengan Teater Sebenarnya? Teater...

Cara Menjadi Karyawan Teladan

Bekerja itu memang melelahkan. Namun, setiap pekerjaan akan mendatangkan kebaikan jika kamu melakukannya dengan penuh keikhlasan. Ya, keikhlasan akan membuatmu bekerja dengan lebih mudah,...

Apa itu Musik? Berikut pengertiannya

Musik adalah lagu-lagu favorit yang didengar setiap saat menggunakan ponsel. Bisa melalui iTunes, Spotify, Soundcloud, JOOX atau Google Play. Sederhana dan sah-sah saja.  Nah, kalau...