Home Dunia Kerja Cara Menjadi Karyawan Teladan

Cara Menjadi Karyawan Teladan

Bekerja itu memang melelahkan. Namun, setiap pekerjaan akan mendatangkan kebaikan jika kamu melakukannya dengan penuh keikhlasan. Ya, keikhlasan akan membuatmu bekerja dengan lebih mudah, semuanya akan terasa ringan.

Kamu pun bisa menyandang predikat sebagai karyawan teladan meskipun bukan itu tujuan utamanya. Pada umumnya, karyawan teladan selalu melakukan hal-hal berikut ini agar kinerjanya menjadi lebih baik.

sumber: operationsinc.com

Memiliki Kemampuan Komunikasi diatas Rata-Rata

Seberapa penting komunikasi dalam pekerjaan? Penting atau tidaknya komunikasi memang bergantung pada penilaian individu.

Hal yang perlu kamu ketahui adalah kurangnya kemampuan komunikasi dapat berakibat fatal pada pekerjaan. Misalnya saja, kamu tidak melaporkan anggaran pengeluaran pada waktu itu atau adanya client baru yang datang membawa masalah atau malah kamu yang tidak memiliki kemampuan mengatasi keluhan dan segala macamnya.

Oleh karenanya, komunikasi menjadi tiang utama dalam menentukan sukses atau tidaknya karyawan dalam mengatasi masalah pekerjaan.

Pintar Memotivasi Diri

Ketahuilah bahwa rasa malas bisa datang kapan saja. Lebih lagi jika kamu berada di lingkungan yang demikian. Bukan berarti ini menghalangimu menjadi karyawan teladan. Itulah gunanya motivasi diri agar tidak terpengaruh dengan siapapun yang berada di lingkunganmu.

Pribadi Pekerja Keras

Selain mampu memotivasi diri, karyawan teladan merupakan pekerja keras. Ini dibuktikan melaluikejelasan tujuan hidupnya dan target yang telah ditetapkan.

Ya, motivasi diri agar mampu menjadi pribadi pekerja keras adalah dengan berfokus pada tujuan hidupmu.

Group of business people working with digital tablet in office
Sumber: caminofinancial.com

Pembelajar dan Gampang Beradaptasi

Orang yang senantiasa menghabiskan waktunya untuk belajar bukan bararti mereka itu bodoh atau tidak mengetahui apapun. Hanya saja mereka tidak pernah merasa puas dengan ilmu yang dimilikinya.

Apakah kamu seperti itu? Untuk menjadi karyawan teladan, kamu mesti terus berbenah dan bersedia belajar demi segala hal baru yang ditemui. Ya, kuncinya adalah hal baru. Jangan jadikan hal baru sebagai masalah yang menghambat diri.

Baca juga: Cara Komunikasi Efektif di Kantor

Justru kamu akan melihat banyak peluang jika kamu membiasakan diri untuk terus belajar dan menyesuaikan diri.

Menjadi Solusi dan Gemar Menolong

Apa yang membuat karyawan yang satu lebih menonjol dibandingkan dengan karyawan lainnya? Apakah kemampuan akademisnya atau kecerdasan sosialnya? To be honest, dalam lingkungan pekerja, hal yang akan menolongmu dari masalah adalah kecerdasan sosial.

Ya, kamu dituntut untuk dapat menguasai “panggung” barulah kamu bisa menyalurkan ide brilianmu. Salah satu cara menguasai panggung tersebut adalah kemampuanmu dalam memberikan solusi dan kamu memang senang membantu sesama.

Bukan berarti memanfaatkan keadaan, hanya saja kamu harus bersikap demikian. Karena siapa yang tahu, relasi yang kamu bangun berawal dari kerelaanmu menolong orang-orang di sekitar.

Jujur dan Sportif

Pernahkah kamu mendengar sepenggal kalimat “kejujuran membawa pada kebaikan”? Jika pernah, apa intisari dari kalimat tersebut?

Dalam dunia pekerjaan, kejujuran kerap diartikan sebagai tindakan yang bergitu polos dan beresiko. Apakah ini benar adanya? Teruntuk kamu yang selalu menjunjung tinggi nilai kejujuran, tentunya kamu tidak terpengaruh dengan statement tersebut. Menjadi karyawan teladan juga berawal dari sikap jujur yang kamu terapkan. Percayalah bahwa orang yang baik akan mendapatkan balasan kebaikan juga.

Beretika

Perlu diingat bahwa kualitas diri di tempat kerja bukan hanya ditentukan oleh potensi akademik. Melainkan bagaimana kamu bersikap dan menghargai diri sendiri. semakin kamu menghargai diri sendiri, semakin baiklah kamu memperlakukan orang lain.

Karyawan teladan akan selalu bersikap baik meskipun tidak tertera pada KPI sekalipun. Karena sudah dapat dipastikan bahwa karyawan teladan selalu menunjukkan sikap baik kepada siapa pun dalam lingkup pekerjaan maupun di luar pekerjaan.

Disiplin

Masalah ketepatan selalu menjadi masalah dari masa ke masa. Bagaimana tidak? Setiap pekerjaan selalu memberi tuntutan penggunaan waktu secara maksimal. Sehingga kamu diharapkan mampu mengatur waktu dengan baik agar deadline pekerjaan tidak tertunda. Karyawan teladan ataupun tidak, tetap saja masalah kedisiplinan menjadi prioritas dalam bekerja.

Selain itu kedisiplinan dapat dijadikan sebagai tolak ukur seberapa cintanya seorang karyawan terhadap pekerjaannya.

Sumber: atlanticrelocation.com

Profesional

Professional merangkum segala hal yang harus dilakukan dalam melakukan pekerjaan. Pantas atau tidaknya kamu menyandang gelar karyawan teladan ditentukan oleh kata ajaib yang satu ini.

Apakah kamu bekerja dengan sepenuh hati, menerima sogokan untuk memudahkan urusan orang lain, melanggar aturan, hingga mendahului urusan pribadi di atas kepentingan pekerjaan. Intinya, karyawan teladan selalu memberikan hasil terbaik tanpa mengambil keuntungan dari pekerjaannya.

No Gossip!

Gossip adalah hal spele yang membawa masalah besar. Itulah kenapa karyawan teladan selalu berusaha untuk fokus kepada pekerjaannya di tengah gossip kantor yang sedang berhembus.

Cuek dan tidak mengurus permasalahan orang lain adalah tindakan yang bijak dalam bekerja. Bukan berarti kamu tiak peduli, hanya saja waktumu terlalu berharga untuk hal yang demikian.
Itulah sepuluh cara yang dapat dilakukan untuk menjadi karyawan teladan.

Baca juga: 7 Cara Cepat Beradaptasi Di Kantor Baru

Walaupun hal tersebut bukanlah sesuatu yang akan tertera pada KPI secara keseluruhan, bukan berarti kamu tidak membutuhkan berperilaku baik. Hal terpenting adalah bagaimana caranya agar kamu dapat meningkatkan kualitas diri tanpa mengharapkan embel-embel apapun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Fungsi: Notasi, Domain, Range, Operasi, Komposisi dan Invers

Fungsi adalah salah satu materi yang sangat penting untuk dipelajari sebelum kamu memasuki bab lainnya, seperti turunan dan integral. Untuk itu mari kita belajar...

Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Contoh dan Cara Penyelesaian

Pada bab sebelumnya kita sudah mengetahui nilai mutlak, kali ini kita akan belajar tentang persamaan linear tiga variabel. Hampir setiap hari kita menggunakan sistem...

Nilai Mutlak: Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak Linier Satu Variabel

Nilai mutlak sering kita gunakan dalam kehidupan, namun hanya sedikit orang yang memahaminya. Nah, Untuk memahami lebih lanjut mengenai nilai mutlak serta persamaan dan...

Contoh Paper: Pengertian, Struktur, Format dan Cara Membuatnya

Di dunia perkuliahan, menulis paper selalu mudah dijumpai di berbagai mata kuliah. Tugas menulis paper seperti sudah menjadi makanan sehari-hari bagi mahasiswa. Selain itu,...

Cara Membuat Outline Skripsi

Bagi kalian yang sudah mulai mengerjakan tugas akhir, pasti kalian mulai memikirkan sebenarnya outline skripsi itu bagaimana sih? Mungkin banyak dari kalian yang sama...