Home Seni & Musik 3 Jenis Tarian yang Berkembang di Indonesia

3 Jenis Tarian yang Berkembang di Indonesia

Keberagaman budaya di negeri kita tercinta ini sudah tak perlu ditanyakan lagi. Setiap daerah bahkan terkadang memiliki lebih dari satu jenis budaya, yang kemudian berwujud jadi lagu, pakaian adat, kebiasaan adat, dan tarian. Bahkan untuk kita ambil salah satu saja, tarian yang berkembang di Indonesia sangat beragam dan menarik untuk dibahas tersendiri.

Gerakan-gerakan tarian yang sejak awal memang diatur sedemikian rupa menjadi salah satu kekayaan budaya yang patut dibanggakan. Apalagi Indonesia memiliki banyak sekali ragam, jika dilihat dari alirannya saja, terdapat dua jenis yaitu tradisional dan kontemporer. Apakah Kamu sudah tahu kedua jenis tarian itu? Jika belum, simak ulasannya di bawah ya!

Tari Tradisional

tari tradisional
Sumber foto : beritabaik.id

Kalau Kamu pernah melihat pertunjukan tari, dimana para penarinya menggunakan kostum pakaian yang cukup unik, pakaian adat daerah, dan hal itu selalu sama, maka Kamu sedang melihat salah satu tari tradisional di Indonesia. Sebuah kekayaan budaya yang diwariskan secara turun temurun, sehingga sengaja tak dilakukan banyak perubahan, mulai dari gerak, kostum maupun iringan musiknya.

Baca juga: 7 Jenis Drama Berdasarkan Penyajian Cerita

Jenis ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu tari tradisional klasik yang banyak berkembang hanya di kalangan bangsawan dan tari tradisional kerakyatan yang lebih banyak berkembang di kalangan rakyat biasa. Jenis kerakyatan cenderung lebih sederhana gerakannya dan biasanya ditampilkan saat perayaan tertentu.

Contoh tari tradisional klasik yaitu:

  1. Tari topeng dari Cirebon.

Tari ini berkisah tentang Prabu Minakjingga yang tergila-gila kepada Ratu Kencana Wungu. Ia pun bekerja keras mengejar cinta Ratu Kencana Wungu namun upayanya tidak berhasil. Kostum tari yang digunakan pada tari ini dominan menggunakan warna merah.

  1. Tari Bedhaya Ketawang dari Keraton Kasunanan Surakarta.

Tarian ini berkisah tentang penghormatan kepada raja. Karenanya, wajar saja bia tarian ini dulunya digunakan untuk penobatan raja baru dan peringatan hari besar di keraton.

selain contoh diatas, beberapa tari tradisional kerakyatan di Indonesia yang cukup terkenal adalah:

  1. Tari Jaran Kepang atau Kuda Lumping dari Jawa
  2. Tari Jaipongan dari Jawa Barat
  3. Tari Banyumasan dari Bali
  4. Tari Janger dari Bali
  5. Tari Lilin dari Sumatra Barat
  6. Tari Saman dari Aceh
  7. Tari Tayuban dari Jawa Tengah

Tari Kreasi Baru

tari kreasi baru
Sumber foto : kisahasalusul.blogspot.com

Aliran tari yang kedua adalah tari kreasi baru, yakni tari hasil pengembangan dari standar tari yang baku. Pengembangan itu dilakukan oleh penata tari yang memang berkompeten untuk mengolah dan improvisasi koreografi. Jenis ini juga terbagi lagi jadi dua macam, yaitu tari kreasi baru dengan pola tradisi dan tari kreasi baru yang non tradisi.

Jenis pola tradisi, seperti namanya, meskipun dilakukan pengembangan tapi masih menggunakan unsur-unsur dari tari tradisional murni. Jadi secara gerakan, riasan, irama musik pengiring dan kostumnya masih memiliki nuansa tradisional. Sedangkan untuk pola non tradisi, benar-benar melakukan pengembangan dengan unsur yang baru, baik dari gerakan, iramanya, kostum maupun riasannya.

Contoh tari kreasi baru yaitu:

  1. Tari Oleg Tambulilingan
  2. Tari Tenun
  3. Tari Wiranata
  4. Tari Panji Semirang dari Bali
  5. Tari Kijang dari Jawa
  6. Tari Kupu – kupu
  7. Tari merak dari jawa
  8. Tari Pattenung
  9. Tari Lebonna dari Sulawesi Selatan
  10. Tari Bosara

Tari Kontemporer

tari kontemporer
Sumber foto : radarjogja.co

Jika tari kreasi baru pola non tradisi sudah membawa sesuatu yang baru, maka jenis kontemporer lebih baru lagi. Karena tarian ini memang lahir dari budaya modern, sehingga baik dari pola gerakan, irama musik pengiring, kostum apalagi riasan benar-benar tak membawa unsur tradisional. Tak ada istilah pakem untuk tarian kontemporer, karena seninya benar-benar dibuat unik menurut momennya.

Mudahnya bisa Kamu lihat di Youtube, saat ini banyak video para dancer (sebutan untuk para penari tari kontemporer) yang sangat variatif. Bahkan meski mereka menggunakan irama musik pengiring yang sama, mereka tetap berusaha membuat kreasi yang unik. Jadi Kamu tak akan pernah menemukan tarian kontemporer yang sama antara satu dengan lainnya.

Contoh Tari Kontemporer yaitu:

  1. Tari Setan Bercanda dari Bali. Tari ini dikenalkan oleh I Wayan Dibia.
  2. Tari Yapong. Tari ini diciptakan oleh Bagong Kussudiarjo.
  3. Tari Barong – barongan dari Bali yang juga diciptakan oleh I Wayan Dibia.

Baca juga: 7 Unsur Intrinsik Drama yang Perlu Kamu Ketahui

Mungkin sekarang yang terbaru adalah tari kontemporer, tapi siapa yang tahu, mungkin beberapa tahun ke depan ada tarian yang lebih baru lagi dari jenis tari kontemporer itu. Karena budaya terus berkembang mengikuti perubahan jaman, tak terkecuali untuk tarian. Semoga artikel ini bermanfaat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Apa yang Dimaksud Etika Bisnis?

Istilah ‘etika’ memiliki banyak sekali makna yang berbeda. Etika sendiri merupakan studi standar moral yang bertujuan untuk menentukan standar yang benar atau yang didukung...

Sejarah Perkembangan Teater di Indonesia

Tahukah kamu apa yang disebut dengan teater? Sepintas teater mengartikan tentang pementasan atau sebuah pertunjukan di sebuah panggung. Lalu, apa yang Disebut dengan Teater Sebenarnya? Teater...

Cara Menjadi Karyawan Teladan

Bekerja itu memang melelahkan. Namun, setiap pekerjaan akan mendatangkan kebaikan jika kamu melakukannya dengan penuh keikhlasan. Ya, keikhlasan akan membuatmu bekerja dengan lebih mudah,...

Apa itu Musik? Berikut pengertiannya

Musik adalah lagu-lagu favorit yang didengar setiap saat menggunakan ponsel. Bisa melalui iTunes, Spotify, Soundcloud, JOOX atau Google Play. Sederhana dan sah-sah saja.  Nah, kalau...