Home Pengembangan Diri Soft Skills Jenis Penyelesaian Konflik yang Tepat

Jenis Penyelesaian Konflik yang Tepat

Pernahkah kalian mengalami konflik? Entah itu dengan saudara, teman atau bahkan orangtua? Jika iya, selamat maka hidupmu termasuk dalam hidup yang normal. Mengapa demikian? Yap, konflik adalah sesuatu hal yang normal manusiawi dan pasti pernah dialami oleh siapapun di dunia.

Pada dasarnya konflik terjadi dikarenakan adanya sebuah perbedaan. Entah itu, perbedaan kepentingan, tujuan atau bahkan bisa sampai tataran prinsip menjalani hidup loh. Nah, beragamnya penyebab konflik itu pula, diikuti juga dengan beragamnya cara menyelesaikan konflik. Dalam menyelesaikan konflik, terdapat banyak cara yang bisa kita lakukan Berikut beberapa penjelasan dari cara – cara tersebut.

Mediasi

jenis resolusi konflik
Sumber foto : ft.com

Pernah tidak, kalian bertengkar dengan temanmu, kemudian tiba- tiba ada teman kalian yang melerai, supaya pertengkaran itu tidak berlanjut? Kalau pernah, nah ini  adalah salah satu realitas penyelesaian konflik loh. Tak sampai disitu, biasanya teman yang melerai kalian itu, pasti menanyakan sebab apa yang membuat kalian bertengkar ka ? Kemudian, berharap pertengkaran tidak dilanjutkan. Hingga, menanyakan apakah hal yang jadi penyebab itu bisa tidak dibicarakan baik-baik, benar kan?

Nah dalam bahasa ilmiah, cara ini itu biasa kita kenal dengan istilah mediasi. Orang yang melakukan mediasi itu biasa kita kenal dengan istilah mediator, syarat dari mediator ini tentunya haruslah netral. Sebab, di tangan dialah penentuan konflik terselesaikan atau tidak. Sekalipun, yang berkonflik bukanlah dia, sebab dia sifatnya tetap perantara atau pihak ketiga.

Arbitrasi

jenis resolusi konflik
Sumber foto : central-law.com

Kemudian, cara yang kedua adalah arbitrasi. Sudah pernah dengar atau tidak? Atau barusan saja dengarnya?  Arbitrasi ini hampir sama dengan mediasi. Jadi, kita memerlukan pihak ketiga sebagai pihak pembantu dalam penyelesaian konflik. Loh loh, lantas bedanya apa dong dengan mediasi?

Nih, secara definisi penyelesaian konflik dengan cara mediasi masih memungkinkan pihak satu yang berkonflik memenangkan kepentingannya kepada pihak lainnya. Jika arbitasi tidak begitu. Sebab arbitrasi itu hasil penyelesaiannya tidak menang dan kalah, melainkan lebih kepada menampung keinginan dari masing – masing pihak yang sedang berkonflik. Jadi, istilah yang lebih mudah melukiskan realitas ini adalah “damai”.

Negoisasi

jenis resolusi konflik
Sumber foto : medium.com

Yang terakhir, adalah dengan cara negoisasi. Tahu tidak apa itu negosiasi? Negoisasi berbeda dibanding dengan 2 cara yang sebelumnya. Dalam negoisasi, pengambil keputusan dalam konflik yang kita hadapi adalah pihak-pihak yang terlibat. Artinya, tidak ada pihak ketiga.

Pernah tidak kalian ke pasar? Nah, realitas keadaan pasar itu adalah gambaran dari proses negoisasi. Cuma kalau di pasar itu bukan berkonflik. Tapi, posisinya murni prosesi jual beli. Jika dalam hal konflik, negoisasi ini juga bisa dilakukan saat pihak yang berkonflik saling tawar menawar agar sama-sama diuntungkan. Jadi, hasil penyelesaian konflik nya disini adalah win-win solution. Tidak ada yang dirugikan.

Baca juga: Cara Menyelesaikan Masalah Kelompok

Jadi itulah cara jitu yang bisa kalian semua gunakan kalau kalian sedang “berada” dalam keadaan berkonflik. Terserah kalian pilih yang mana, prinsipnya  masalah bisa terselesaikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Mengenal Teori Motivasi dari Para Ahli Psikologi

Motivasi, sebuah kata yang tidak asing lagi di telinga kita. Secara sederhana, motivasi dapat diibaratkan sebagai dorongan, penggerak, pemicu, atau alasan yang dapat mengarahkan...

5 Langkah Praktis Cara Membuat Anggaran Bisnis

Cara membuat anggaran bisnis sering jarang diperhatikan para praktisi usaha. Apalagi ketika masih berupa usaha mikro atau bisnis kecil. Padahal, sebenarnya ini adalah fondasi...

Yuk Ketahui Paradigma Penelitian Kualitatif

Masih banyak dari kita yang kurang mengerti apa itu paradigma. Di beberapa bahan bacaan tingkat lanjut dalam jurnal, dalam karya ilmiah tentu beberapa kali...

Mengenal Apa Itu Jurusan Biologi

Setelah lulus SMA ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi tapi masih bingung ke jurusan apa? Suka dengan dunia Biologi tapi ingin mengetahui gambaran kuliahnya seperti...