Home Perkuliahan Tugas Jenis Metode Penelitian, Pengertian dan Contohnya

Jenis Metode Penelitian, Pengertian dan Contohnya

Pernahkah kamu melakukan penelitian dengan metode ilmiah? Jika belum pernah, sepertinya kamu belum merasakan kerasnya dunia perkuliahan. Karena for your information saat kamu kuliah, kamu akan dituntut mengerjakan tugas akhir atau skripsi sebagai syarat kelulusanmu. Dan skripsi ini wajib menggunakan metode penelitian dalam penyusunannya. Hmm jadi penasaran, sebenarnya apa sih metode penelitian itu?

Metode penelitian adalah serangkaian tahapan yang harus dilakukan oleh peneliti pada saat memecahkan suatu masalah. Hasil dari penelitian yang dilakukan itu harus dilengkapi dengan data-data yang bisa dipertanggungjawabkan, jadi sifatnya ilmiah, bukan hanya karangan belaka.

Karena akan ada dosen-dosen yang akan menguji keilmiahan dari penelitian yang kamu kerjakan dalam skripsimu. Wah sepertinya kamu harus bersiap siap ya! Artikel ini akan membantu kamu memahami, jenis-jenis metode penelitian, Here we go!

Metode Penelitian Eksperimental

jenis metode penelitian
Sumber foto : www.independent.co.uk

Dalam kamus besar bahasa Indonesia offline eksperimental berarti bersangkutan dengan percobaan atau eksperimen. Kalau kamu menggunakan metode ini saat penelitian mu, maka kamu harus mengumpulkan data dengan beberapa cara. Bisa dengan pengamatan, melakukan survei atau mewawancarai objek atau hal yang ingin kamu teliti. Dan membagi nya menjadi dua kelompok, pertama kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.

Tenang jangan khawatir dulu ya, maksudnya kelompok eksperimen adalah kelompok yang kamu uji atau kamu beri perlakuan khusus sesuai tujuan penelitianmu. Kedua, kelompok kontrol adalah kelompok yang kamu biarkan tanpa menguji atau diberi perlakuan apapun ya. Kedua kelompok ini berasal dari beberapa orang dengan perilaku yang sama semirip mungkin, hanya saja Kalian tentukan mana kelompok eksperimen mana yang kelompok kontrol.

Cara menyimpulkan metode eksperimental adalah, setelah kamu berikan perlakuan tertentu pada kelompok eksperimen. Amati dan catat bagaimana respon mereka terhadap perlakuan yang kamu berikan. Kedua, tanyakan pada dirimu adakah perbedaan perilaku kelompok eksperimen, setelah perilaku yang kamu berikan pada mereka? Cara mengetahui ada perbedaan atau tidak adalah dengan membandingkannya dengan kelompok kontrol.

Jika ada perbedaan, tuliskan perbedaan-perbedaan tersebut sebagai hasil penelitianmu. Jika tidak ada perbedaan perilaku, berarti hasil penelitianmu adalah tidak ada perbedaan yang cukup berefek setelah kelompok eksperimen kamu beri perlakuan khusus. Bagaimana, kamu sudah paham belum?

Sebagai contoh, sekolah ingin mengurangi banyaknya waktu yang dihabiskan murid untuk main game. Murid-murid yang main game lebih dari 5 jam sehari dikumpulkan, dibagi ke dalam dua kelompok. Pada kelompok pertama (eksperimen), siswa diberikan kegiatan baru sebagai pengganti game, sementara pada kelompok kedua, siswa tidak diberikan aktivitas apapun. Setelah itu dilihat, adakah perbedaan perilaku main game dari kedua kelompok? That’s it.

Metode Penelitian Longitudinal

jenis metode penelitian
Sumber foto : www.shutterstock.com

Kata longitudinal, dalam KBBI offline artinya metode penelitian yg didasarkan pada masa tertentu yang relatif lama untuk mengetahui karakter tertentu. Sudah tergambar belum apasih metode longitudinal setelah tahu artinya?

Makna longitudinal sejalan dengan cara pengumpulan data penelitiannya yang kebanyakan menggunakan survei, menyebar angket pertanyaan pada kelompok tertentu sesuai kriteria yang kita pilih. Surveinya dilakukan berkala ya guys, setelah survei pertama, kamu harus mengambil jeda waktu untuk kemudian mengulang survei yang kedua, ketiga dan seterusnya. Biasanya survei dilakukan minimal dua kali. Nah, sudah lebih paham kan dari sini?

Baca juga: 7 Tahap Dasar Penelitian

Next question, lalu bagaimana ya cara menganalisa data yang kamu kumpulkan? Caranya, kumpulkan semua data hasil survei yang kamu lakukan. Lalu cari adakah perubahan perilaku dari orang yang kamu teliti, mulai dari survey pertama ke survey kedua lalu ketiga? Atau untuk memudahkan biasanya mahasiswa memakai aplikasi di computer untuk menganalisa dan menyimpulkan data survey. Pasti kamu lebih memilih cara kedua dengan aplikasi kan?

Misalnya, kamu ingin meneliti adakah perubahan perilaku dari mantan pecandu narkoba dalam kurun waktu 6 bulan. Setelah kamu menemukan orang-orang yang tepat untuk kamu survey. Di awal bulan pertama kamu bisa melakukan survey pertamamu, untuk mengetahui bagaimana perilaku mereka. Kemudian, tiga bulan lagi kamu bisa mengulang dengan survey keduamu, dan tiga bulan kemudian adalah waktu untuk survey ketigamu.

Terakhir, amatilah adakah perubahan perilaku dari mereka? Catat dan analisa hasilnya ya.

Metode Penelitian Deskriptif

jenis metode penelitian
Sumber foto : universitybusiness.co.uk

Dari namanya kamu pasti sedikit banyak bisa menebak, bagaimana cara kerja metode ini? Ya benar, metode deskriptif adalah metode penelitian dimana peneliti akan mendeskripsikan atau menjelaskan suatu kejadian, berdasarkan penelitian dan pengamatan yang mereka lakukan. Seringnya penelitian ini menggunakan cara pengamatan pada objek atau hal yang akan diteliti, dan dilengkapi dengan wawancara pada orang yang ingin kita teliti datanya.

Saat kamu menganalisa data dengan metode deskriptif, maka yang harus kamu lakukan pertama kali adalah mengumpulkan data-data hasil wawancara dan pengamatanmu. Tuliskan secara lengkap bagaimana isi wawancaranya, dan kemudian lakukan proses koding, atau membuat kode dari jawaban hasil penelitianmu.

Sederhananya, semisal kamu ingin meneliti penduduk yang tinggal didaerah bantaran sungai. Setelah kamu buat apa pertanyaan-pertanyaan yang ingin kamu tanyakan ke mereka, dan melakukan wawancara. Hasil wawancaranya akan kamu tulis dan kamu beri kode. Untuk pertanyaan yang menjawab sepakat kamu beri kode X, yang menjawab tidak sepakat kamu kode Y, dan yang ragu diberi kode Z.

Metode Penelitian Studi Kasus

jenis metode penelitian
Sumber foto : www.ucl.ac.uk

Metode penelitian studi kasus ini adalah  metode yang fokus meneliti satu kasus tertentu, lingkupnya sudah jelas dan dibatasi oleh penelitinya, sehingga hasil penelitiannya akan mendalam. Kalau saat skripsi kamu mau memakai metode ini, maka ada banyak cara mengumpulkan data yang bisa kamu gunakan, wawancara, observasi, pemeriksaan dokumen dan lain sebagainya. Prinsipnya, cara itu bisa membantu kamu mengumpulkan data nya ya.

Cara mengelola datanya, setelah data terkumpul dan kamu melakukan koding. Rangkailah atau lihat  adakah keterhubungan antara kejadian atau perilaku yang saling terkait dari studi kasus yang kamu teliti.  Lalu analisa atau pikirkan bagaimana kesimpulan dari data-data yang sudah kamu kumpulkan. Sama seperti metode sebelumnya, kamu bisa minta bantuan aplikasi komputer ya untuk menganalisa datamu yang banyak itu.

Baca juga: Metode dan Jenis Pengambilan Sampel Riset

Nah bagaimana, masih ada yang kalian bingungkan dari metode penelitian diatas? Atau jangan-jangan kalian sudah siap untuk menerjang kerasnya badai penelitian saat skripsi? Kamu pasti bisa, semangat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

5 Langkah Praktis Cara Membuat Anggaran Bisnis

Cara membuat anggaran bisnis sering jarang diperhatikan para praktisi usaha. Apalagi ketika masih berupa usaha mikro atau bisnis kecil. Padahal, sebenarnya ini adalah fondasi...

Yuk Ketahui Paradigma Penelitian Kualitatif

Masih banyak dari kita yang kurang mengerti apa itu paradigma. Di beberapa bahan bacaan tingkat lanjut dalam jurnal, dalam karya ilmiah tentu beberapa kali...

Mengenal Apa Itu Jurusan Biologi

Setelah lulus SMA ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi tapi masih bingung ke jurusan apa? Suka dengan dunia Biologi tapi ingin mengetahui gambaran kuliahnya seperti...

Mengenal Universitas Jenderal Soedirman

Memilih tempat untuk melanjutkan studi adalah sesuatu yang penting, apalagi untuk kamu yang saat ini merupakan siswa SMA yang sedang memilih perguruan tinggi untuk...