Home Penghasilan Bisnis Jenis Bisnis Dan Tujuannya

Jenis Bisnis Dan Tujuannya

Setelah mengetahui apa yang disebut dengan bisnis, artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai jenis-jenis bisnis itu sendiri. Memang ada banyak sekali ragam jenis dan bentuk bisnis, kira-kira apa saja jenis yang harus diketahui dan apa saja tujuannya? Mengetahui jenis-jenis bisnis dan tujuannya dapat membantu kita menentukan bisnis seperti apa yang akan dijalankan karena tiap jenis memiliki perbedaan di pengoperasiannya. Berikut merupakan penjelasan lengkapnya:

Jenis-Jenis Bisnis Menurut Kepemilikan

Bisnis memiliki beragam jenis salah satunya menurut kepemilikan dari bisnis tersebut. Beberapa diantaranya adalah:

Sumber: https://www.volusion.com/

Kepemilikan Tunggal

Jenis bisnis ini dimiliki oleh satu orang, beroperasi untuk keuntungan sendiri, mengoperasikan bisnis sendiri dan dapat mempekerjakan karyawan. Pemilik tunggal memiliki semua aset bisnis dan berkewajiban yang penuh untuk semua kewajiban yang ditimbulkan oleh bisnis.

Kemitraan

Kemitraan merupakan suatu bisnis dimiliki oleh lebih dari dua orang. Masing-masing mitra memiliki tanggung jawab penuh atas hutang yang dikeluarkan oleh bisnis. Tiga jenis kemitraan nirlaba yang paling umum adalah kemitraan umum, kemitraan terbatas, dan kemitraan tanggung jawab terbatas.

Korporasi / Perusahaan

Pemilik korporasi memiliki tanggung jawab terbatas. Perusahaan dapat dimiliki oleh pemerintah atau milik perseorangan, atau melalui pembagian kepemilikan dengan pemegang saham.

Koperasi

Istilah ini merajuk pada bisnis dengan tanggung jawab terbatas yang dapat diorganisasikan sebagai untuk laba atau bukan untuk laba. Koperasi memiliki anggota, bukan pemegang saham, dan pengambilan keputusannya bersama.

Perusahaan dengan Tanggung Jawab Terbatas (Limited Liability Companies)

Kemitraan dengan tanggung jawab terbatas, dan jenis organisasi bisnis spesifik lainnya melindungi pemilik atau pemegang sahamnya dari kegagalan bisnis dengan melakukan bisnis di bawah badan hukum yang terpisah dengan perlindungan hukum tertentu. Sebaliknya, bisnis atau orang tidak berbadan hukum yang bekerja sendiri biasanya tidak dilindungi.

Waralaba (Franchise)

Waralaba adalah sistem dimana pengusaha membeli hak untuk membuka dan menjalankan bisnis dari perusahaan yang lebih besar. Salah satu contohnya adalah McDonald’s.

Organisasi Non-Profit

Organisasi non-profit adalah organisasi yang fokusnya untuk tujuan sosial tertentu dan menggunakan surplus pendapatannya untuk mencapainya serta bebas pajak. Mereka dapat mencakup bidang keagamaan, ilmiah, penelitian, atau pendidikan.

Baca juga: Apa Itu Business Model Canvas?

Jenis-Jenis Bisnis Menurut Bidang

Sumber: https://flickr.com/

Pertanian

Seperti perikanan, hewan, dan ternak, serta bisnis kayu, minyak dan pertambangan, dan bahan baku, seperti kayu, minyak bumi, gas alam, bijih, tanaman atau mineral.

Bisnis Jasa Keuangan

Meliputi bank, broker, perusahaan kartu kredit, perusahaan asuransi, perusahaan aset dan investasi seperti perusahaan real estat, bursa efek, dan perusahaan lain yang menghasilkan laba melalui investasi dan pengelolaan modal.

Perusahaan Hiburan dan Agensi Media Massa

Menghasilkan laba dari penjualan properti intelektual. Termasuk studio film dan rumah produksi, perusahaan media massa seperti jaringan televisi kabel, agensi media digital online, agensi bakat, outlet media mobile, koran, penerbit buku dan majalah.

Industri Manufaktur

Menghasilkan produk, baik dari bahan mentah atau dari bagian komponen, kemudian mengekspor produk jadi dengan untung. Mereka termasuk barang berwujud seperti mobil, bus, alat kesehatan, kaca, atau pesawat terbang.

Bisnis Real Estate

Menjual, berinvestasi, membangun dan mengembangkan properti, termasuk tanah, rumah tempat tinggal, dan bangunan lainnya.

Pengecer, Grosir, dan Distributor

Bertindak sebagai perantara dan mengirimkan barang yang diproduksi oleh produsen ke konsumen yang dituju; mereka mendapat untung dengan menaikkan harga.

Bisnis Transportasi

Seperti kereta api, maskapai penerbangan, perusahaan pelayaran yang mengirimkan barang dan individu ke tujuan mereka dengan biaya tertentu.

Organisasi Olahraga

Terlibat dalam memproduksi, memfasilitasi, mempromosikan, atau mengatur kegiatan, pengalaman, atau perusahaan bisnis yang berfokus pada olahraga. Mereka mendapat untung dengan menjual barang dan jasa yang berhubungan dengan olahraga.

Utilitas

Menghasilkan layanan publik seperti air, listrik, pengelolaan limbah atau pengolahan limbah. Industri-industri ini biasanya dioperasikan di bawah tanggung jawab pemerintah publik.

Baca juga: 5 Tahap Melakukan Analisis Data Perusahaan

Bisnis Jasa

Menawarkan barang atau jasa tidak berwujud dan biasanya membebankan biaya untuk tenaga kerja atau layanan lain yang diberikan kepada pemerintah, kepada konsumen, atau untuk bisnis lain. Misalnya arsitek, dokter kecantikan, penata rias, salon dan sebagainya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Apa itu HPP (Harga Pokok Penjualan) dan Penjelasannya

Seorang praktisi bisnis perlu memahami apa itu HPP dan bagaimana cara menghitungnya. Ini akan memberikan keuntungan bagi pebisnis tersebut dalam mengatur sumber daya dan...

Mengenal Apa Itu Jurusan Sastra Indonesia

Siapa yang tidak kenal dengan Pramoedya Ananta Toer, Buya Hamka, Sapardi Djoko Damono, Chairil Anwar, Kridalaksana, atau Gorys Keraf? Nama-nama tersebut tentunya sudah gak...

Mengenal Teori Motivasi dari Para Ahli Psikologi

Motivasi, sebuah kata yang tidak asing lagi di telinga kita. Secara sederhana, motivasi dapat diibaratkan sebagai dorongan, penggerak, pemicu, atau alasan yang dapat mengarahkan...

5 Langkah Praktis Cara Membuat Anggaran Bisnis

Cara membuat anggaran bisnis sering jarang diperhatikan para praktisi usaha. Apalagi ketika masih berupa usaha mikro atau bisnis kecil. Padahal, sebenarnya ini adalah fondasi...