Home Penghasilan Bisnis Yuk Ketahui 9 Elemen Business Model Canvas

Yuk Ketahui 9 Elemen Business Model Canvas

Sebelumnya, kita telah mengenali apa itu Business Model Canvas (BMC). Mengulang kembali, Business Model Canvas (BMC) adalah sebuah alat yang digunakan untuk menggambarkan, memvisualisasikan, menilai dan mengubah sebuah model bisnis. Business Model Canvas menjelaskan alasan bagaimana suatu perusahaan dapat menciptakan dan memberikan values (nilai) kepada pelanggannya. Business Model Canvas disusun dalam 9 petak yang terbagi ke dalam 9 elemen berbeda di setiap petaknya. Di dalam artikel ini, akan dibahas lebih lanjut mengenai apa saja elemen-elemen Business Model Canvas dan penjelasannya.

Customer Segments

Sumber: https://www.slideshare.net/

Untuk siapa perusahaan menciptakan nilai? Produk dan layanan apa yang perusahaan tawarkan untuk setiap segmen pelanggan? Customer Segments atau Segmen Pelanggan menentukan kelompok orang atau organisasi yang ingin Anda jangkau atau layani.

Setiap perusahaan membutuhkan pelanggan yang menguntungkan agar dapat bertahan. Dengan menggunakan Business Model Canvas, perusahaan dapat menentukan seperti apa segmen pelanggan nantinya. Cara yang baik untuk memikirkan blok ini adalah memperlakukannya sebagai informasi demografis pelanggan perusahaan.

Informasi yang mungkin ingin diprediksi dan uji untuk bagian ini dapat mencakup usia, jenis kelamin, waktu yang dihabiskan untuk bekerja, dll. Yang perlu diingat di sini adalah bahwa jika pelanggan akan menggunakan produk perusahaan, mereka harus ‘menyerahkan’ sesuatu yang lain (biaya, waktu untuk menggunakan produk, beralih dari produk saat ini, dll.), jadi cari tahu apa yang akan mereka ‘serahkan’, dan apakah mereka mau melakukannya.

Value Propositions

Sumber: https://www.slideshare.net/

Nilai apa yang akan diberikan kepada pelanggan? Masalah pelanggan mana yang akan ditangani? Value Propositions atau Proposisi Nilai adalah inovasi, layanan, atau fitur yang dimaksudkan untuk membuat perusahaan atau produk menarik bagi pelanggan. Ini didasarkan pada tinjauan dan analisis manfaat, biaya, dan nilai yang dapat diberikan suatu perusahaan kepada pelanggannya.

Itulah alasan mengapa pelanggan beralih ke satu perusahaan di atas yang lain. Yang perlu diingat adalah proposisi nilai perusahaan dapat berubah ketika mendapati preferensi dari pelanggan yang juga berubah. Terdapat sebelas elemen yang berkontribusi dalam penciptaan value propositions, yaitu newness, performance, customization, getting the job done, design, brand/status, price, cost reduction, risk reduction, accessibility, dan convenience/usability.

Channels

Sumber: https://www.slideshare.net/

Saluran mana yang harus difokuskan untuk menjangkau segmen pelanggan yang diinginkan? Bagaimana saluran-saluran itu terintegrasi? Mana yang paling hemat biaya? Channel atau Saluran menjelaskan cara perusahaan berkomunikasi dengan dan menjangkau Customer Segments untuk mengirimkan Value Propositions. Saluran ini juga berfungsi sebagai jalur komunikasi, distribusi, dan penjualan yang menghubungkan antara perusahaan dengan pelanggan.

Fungsinya antara lain, meningkatkan kesadaran pelanggan atas produk dan jasa perusahaan, membantu pelanggan mengevaluasi proposisi nilai perusahaan, memungkinkan pelanggan membeli produk atau jasa yang spesifik, memberikan value propositions ke pelanggan, memberikan dukungan purnajual ke pelanggan.

Penting untuk memahami jalur (atau saluran) mana yang terbaik bagi perusahaan Anda untuk menjangkau pelanggan. Saluran ini dapat berupa saluran fisik, seperti toko yang diperlukan untuk menjual pakaian atau pasar lokal, atau saluran virtual, seperti situs web e-commerce yang menjual pakaian secara online. Perusahaan juga dapat menggunakan campuran saluran fisik dan virtual. Hal ini telah dilakukan oleh banyak perusahaan retailer di dunia.

Customer Relationships

Sumber: https://www.slideshare.net/

Perusahaan harus mengklarifikasi jenis hubungan apa yang ingin dipertahankan dengan setiap segmen pelanggan? Apa harapan pelanggan? Bagaimana cara membuatnya? Customer Relationships atau Hubungan Pelanggan menggambarkan jenis hubungan yang dibangun perusahaan dengan segmen pelanggan spesifiknya.

Hubungan pelanggan didorong oleh akuisisi pelanggan, retensi pelanggan, dan diperlukan strategi untuk mendapatkan, mempertahankan, dan menumbuhkan hubungan dengan pelanggan. Hubungan yang dijalin dapat terjalin dengan berbagai macam bentuk, dan penerapannya pada model bisnis dapat mempengaruhi pengalaman pelanggan secara keseluruhan ketika melakuka transaksi dengan pelanggan.

Selain itu, macam-macam jenis hubungan ini mulai dari memberikan bantuan personal perorangan kepada setiap customer, dengan memanfaatkan komunitas, atau bahkan berupa ‘selfservice’, yaitu tidak berhubungan langsung dengan pelanggan.

Revenue Streams

Sumber: https://www.slideshare.net/

Bagaimana perusahaan dapat menghasilkan uang? Siapa pelanggan yang mau membayar dan untuk keuntungan apa? Bagaimana cara mereka membayar? Bagaimana setiap aliran menambahkan hingga total pendapatan? Ketika orang berpikir tentang menghasilkan pendapatan untuk perusahaan, mereka hanya memikirkan harga produk.

Namun, yang perlu dipikirkan lebih lanjut adalah tentang nilai yang bersedia dibayar pelanggan, bagaimana pelanggan membayar produk, jenis produk apa yang perusahaan jual, dan jenis pasar apa yang perusahaan masuki. Ada berbagai cara untuk menghasilkan aliran pendapatan untuk perusahaan seperti penjualan aset, biaya berlangganan, penyewaan, lisensi, iklan dll. Aliran pendapatan ini harus dikaitkan dengan Customer Segments dan Value Propositions.

Key Resources

Sumber: https://www.slideshare.net/

Sumber daya utama apa yang dibutuhkan oleh Value Propositions perusahaan? Key Resources atau Sumber Daya Utama menjelaskan aset terpenting yang diperlukan untuk membuat model bisnis berfungsi. Ini dapat berupa hal-hal seperti kantor, situs web, sumber daya manusia, keuangan, transportasi, listrik, dll.

Baca juga: Model Bisnis Adalah? Yuk Ketahui

Sumber daya ini harus dipetakan ke Key Activities. Mereka dianggap sebagai aset bagi perusahaan, yang diperlukan untuk mempertahankan dan mendukung bisnis. Sumber daya utama akan memungkinkan perusahaan untuk membuat dan melebihi proposisi nilai, mencapai pasar, memelihara hubungan dengan segmen pelanggan, dan memperoleh pendapatan.

Sumber daya ini dapat berupa fisik, finansial, intelektual atau manusia. Selain itu sumber daya ini dapat dimiliki atau disewa perusahaan. Keberadaannya dibutuhkan untuk menciptakan nilai, menjangkau pasar, memperthankan hubungan pelangan, serta mendapatkan timbal balik berupa keuntungan kepada perusahaan.

Key Activities

Sumber: https://www.slideshare.net/

Aktivitas utama apa yang dibutuhkan oleh Value Propositions perusahaan? Key Activities atau Aktivitas Utama adalah aktivitas paling penting dalam melaksanakan Value Propositions perusahaan. Hal ini merupakan tindakan yang paling penting bagi perusahaan sehingga harus maksimal untuk dapat menghasilkan operasi yang berhasil.

Ini termasuk produksi, pemasaran dan distribusi produk, penelitian dan pengembangan, perencanaan strategi dll. Ini adalah kegiatan yang paling penting dalam melaksanakan Value Propositions perusahaan. Terdapat tiga kategori dari Key Activities, yaitu produksi, pemecahan masalah, dan platform/jaringan.

Key Partnerships

Sumber: https://www.slideshare.net/

Siapa mitra utama perusahaan? Siapa pemasok utama perusahaan? Sumber daya utama apa yang perusahaan peroleh dari mereka? Kegiatan utama apa yang dilakukan mitra perusahaan? Key Partnerships atau Mitra Utama adalah organisasi atau pemasok eksternal yang diperlukan untuk melakukan kegiatan utama dan memberikan nilai kepada pelanggan.

Untuk mengoptimalkan operasi dan mengurangi risiko model bisnis, perusahaan biasanya memupuk hubungan pembeli-pemasok sehingga mereka dapat fokus pada kegiatan inti mereka. Aliansi bisnis gratis juga dapat dipertimbangkan melalui usaha patungan, aliansi strategis antara pesaing atau non-pesaing.

Mitra utama juga harus dipetakan ke Key Activities. Ada empat jenis kemitraan yang berbeda, yaitu aliansi strategis non pesaing, competition (aliansi strategis antar pesaing), usaha patungan untuk mengembangkan bisnis baru, dan hubungan pembeli pemasok untuk menjamin pasokan.

Cost Structure

Sumber: https://www.slideshare.net/

Apa biaya yang paling penting dalam model bisnis ini? Sumber daya dan kegiatan utama mana yang paling mahal? Cost Structure atau Struktur Biaya menentukan semua biaya dan pengeluaran yang akan dikeluarkan perusahaan saat mengoperasikan model bisnis.

Baca juga: Cara Membuat Business Plan

Langkah terakhir dalam proses ini penting karena akan membantu tim memutuskan apakah bisnis hanya akan berputar atau dapat dilanjutkan. Bisnis dapat berupa biaya atau nilai. Perusahaan yang digerakkan oleh biaya berupaya untuk meminimalkan semua biaya sementara perusahaan yang digerakkan oleh nilai lebih fokus untuk memberikan nilai pelanggan yang besar dalam hal kualitas atau prestige.


Sumber:
https://medium.com/@sarathkumar_66483/nine-components-of-business-model-canvas-cc67607ccb53

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Mengenal Apa Itu Jurusan Sastra Indonesia

Siapa yang tidak kenal dengan Pramoedya Ananta Toer, Buya Hamka, Sapardi Djoko Damono, Chairil Anwar, Kridalaksana, atau Gorys Keraf? Nama-nama tersebut tentunya sudah gak...

Mengenal Teori Motivasi dari Para Ahli Psikologi

Motivasi, sebuah kata yang tidak asing lagi di telinga kita. Secara sederhana, motivasi dapat diibaratkan sebagai dorongan, penggerak, pemicu, atau alasan yang dapat mengarahkan...

5 Langkah Praktis Cara Membuat Anggaran Bisnis

Cara membuat anggaran bisnis sering jarang diperhatikan para praktisi usaha. Apalagi ketika masih berupa usaha mikro atau bisnis kecil. Padahal, sebenarnya ini adalah fondasi...

Yuk Ketahui Paradigma Penelitian Kualitatif

Masih banyak dari kita yang kurang mengerti apa itu paradigma. Di beberapa bahan bacaan tingkat lanjut dalam jurnal, dalam karya ilmiah tentu beberapa kali...