Home Pengembangan Diri Soft Skills 5 Cara Menyelesaikan Masalah Kelompok Yang Tepat

5 Cara Menyelesaikan Masalah Kelompok Yang Tepat

Pernahkah Kamu ikut dalam suatu kelompok tertentu di sekolah ataupun di tempat kerja? Salah satu yang mungkin akan atau pernah Kamu alami adalah masalah kelompok. Memang suatu yang wajar jika masalah muncul, khususnya dalam hubungan bersosial. Karena kita pasti memiliki pemikiran dan pendapat yang berbeda, yang bisa memunculkan pertentangan ketika berkelompok.

Tak sedikit orang yang merasa frustasi ketika mereka memiliki masalah dengan kelompoknya. Misalkan di tempat kerja dengan rekan satu tim, hal itu akhirnya membuat mereka tak fokus ketika bekerja. Wajar hal itu membuat stres, karena memang penyelesaiannya akan lebih rumit dibanding masalah personal, mengingat lebih banyak orang terlibat.

Karena itu disini akan diulas secara khusus tentang beberapa cara yang bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah kelompok. Termasuk juga Kamu, bisa simak ulasan ini sampai habis.

Memahami Permasalahan

cara menyelesaikan masalah kelompok
Sumber foto : unsplash.com

Sebelum mulai memikirkan solusi untuk menyelesaikan masalah, hal yang harus dilakukan adalah memahami masalah itu. Jangan sampai salah memahami pokok permasalahan, karena akhirnya solusi pun tak akan bisa efektif. Sehingga langkah paling awal adalah menganalisa apa yang sebenarnya jadi inti masalah.

Sangat disarankan untuk semua anggota kelompok berkumpul sehingga nantinya masing-masing bisa memberikan pendapat. Karena dengan begitu pemahaman akan masalah bisa utuh dari berbagai sudut pandang, dan inti masalah akhirnya bisa lebih mudah ditemukan. Sekaligus juga dalam momen ini diharapkan setiap anggota menyadari masalah dan sepakat untuk ikut bekerja sama mengatasinya.

Terbuka dan Proaktif

cara menyelesaikan masalah kelompok
Sumber foto : teachingprofesor.com

Sikap ini sangat penting untuk setiap anggota, supaya mereka mau untuk ikut mencari solusi dan memberikan pendapat serta pemikirannya. Karena jika ada anggota kelompok yang masih tertutup, memendam masalah, entah karena cuek atau takut, masalah tidak bisa tuntas sepenuhnya karena masih ada asumsi yang tertinggal.

Baca juga: 6 Cara Menyelesaikan Konflik Tim

Selain itu juga pikiran terbuka berarti setiap anggota mau untuk mendengarkan pendapat anggota lainnya. Dengan begitu masalah bisa lebih mudah untuk diselesaikan. Jika masing-masing terus egois dan mempertahankan pendapatnya sendiri, sekuat apapun berusaha, masalah tak akan selesai.

Menganalisa Solusi Masalah

cara menyelesaikan masalah kelompok
Sumber foto : silentperception.co.uk

Ketika setiap kelompok sudah mau untuk terbuka dan ikut menyelesaikan masalah, maka berarti tahap berikutnya adalah mulai menganalisa solusi. Usahakan untuk setiap kelompok terlibat dan menyumbangkan pemikirannya. Lebih banyak alternatif solusi akan lebih baik karena pertimbangannya akan semakin mendalam.

Setelahnya mulai bisa dianalisa untuk masing-masing alternatif, mana yang paling efektif dan realistis untuk dilakukan. Ada baiknya ditentukan salah seorang anggota untuk memimpin diskusi supaya bisa tetap kondusif selama membahas poin ini. Sebisa mungkin juga tetap mendiskusikan setiap kompromi yang dibutuhkan dan gunakan voting sebagai jalan terakhir.

Jika sudah disepakati satu solusi terbaik, maka tahap terakhir adalah memastikan tidak ada yang masih mengganjal. Setiap anggota harus menyampaikan jika ternyata masih ada ketidaksepakatan. Sehingga solusi yang dibuat bisa benar-benar efektif ketika diterapkan, karena sudah benar-benar disepakati oleh masing-masing anggota.

Memperjelas Pembagian Kerja dan Menunjuk Ketua Kelompok

cara menyelesaikan masalah kelompok
Sumber foto : blog.lifeway.com

Adanya permasalahan di kelompok, biasanya terjadi karena tidak ada kejelasan pembagian kerja antar anggota. Ada yang mendapatkan kerjaan yang lebih banyak sedangkan anggota yang lain dapat kerjaan yang sedikit, bahkan ada yang hanya iuran nama saja. Hal ini sedikit-banyak bisa menimbulkan rasa iri terhadap anggota kelompok yang lain.

Lalu ada juga, permasalahan dimana pendapat antar anggota kelompok berbeda-beda. Lalu terjadilah perpecahan pendapat antar satu anggota dengan anggota selainya. Satu sama lainya tidak ada yang mau mengalah, hingga ahirnya terjadi konflik dalam kelompok.

Untuk mencegah masalah ini, tunjuklah seorang ketua kelompok yang mendapat kesepakatan bersama. Ketua ini biasanya diambil dari anggota kelompok yang aktif, pintar, dan tegas dalam mengambil keputusan. Jadi apabila ada perbedaan pendapat, maka ketua bisa memutuskan pendapat mana yang hendak dipakai. Dan ketua nantinya yang akan membagi masing – masing tugas ke anggota kelompoknya, supaya tidak ada rasa iri antar teman. Tentunya ketua dalam hal ini juga harus orang yang adil.

Menerima dengan Lapang Dada

cara menyelesaikan masalah kelompok
Sumber foto : www.shutterstock.com

Hal yang membuat masalah dalam kelompok tidak kunjung usai adalah adanya anggota yang tidak mau melaksanakan hasil keputusan kelompok. Entah itu karena hasil keputusan kelompok tidak sesuai dengan pemikirannya, atau penyebab-penyebab lainnya.

Anggota yang tidak melaksanakan hasil keputusan ini pasti akan menghambat tugas yang sudah dibagi. Maka dari itu, perlu ada kesadaran bagi setiap anggota bahwa perlu mengesampingkan kepentingan pribadi dan mendukung penuh hasil keputusan demi mencapai kepentingan bersama.

Mungkin terdengar rumit, tapi memang begitulah tahap yang perlu dilakukan jika memang ingin masalah kelompok benar-benar tuntas. Selama setiap orang benar-benar mau ikut berusaha menyelesaikan masalah, maka itu pasti akan selesai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Apa itu HPP (Harga Pokok Penjualan) dan Penjelasannya

Seorang praktisi bisnis perlu memahami apa itu HPP dan bagaimana cara menghitungnya. Ini akan memberikan keuntungan bagi pebisnis tersebut dalam mengatur sumber daya dan...

Mengenal Apa Itu Jurusan Sastra Indonesia

Siapa yang tidak kenal dengan Pramoedya Ananta Toer, Buya Hamka, Sapardi Djoko Damono, Chairil Anwar, Kridalaksana, atau Gorys Keraf? Nama-nama tersebut tentunya sudah gak...

Mengenal Teori Motivasi dari Para Ahli Psikologi

Motivasi, sebuah kata yang tidak asing lagi di telinga kita. Secara sederhana, motivasi dapat diibaratkan sebagai dorongan, penggerak, pemicu, atau alasan yang dapat mengarahkan...

5 Langkah Praktis Cara Membuat Anggaran Bisnis

Cara membuat anggaran bisnis sering jarang diperhatikan para praktisi usaha. Apalagi ketika masih berupa usaha mikro atau bisnis kecil. Padahal, sebenarnya ini adalah fondasi...