Home Pengembangan Diri Komunikasi 8 Cara Menyampaikan Kritik Tanpa Menyinggung Perasaan Orang Lain

8 Cara Menyampaikan Kritik Tanpa Menyinggung Perasaan Orang Lain

Pernahkah Kamu dikritik oleh orang lain? Entah itu tentang sikapmu, perilakumu atau hanya pemikiranmu. Bagaimana perasaanmu saat itu? Sedihkah, terkejut, atau hanya biasa saja?

Meskipun banyak orang atau bahkan motivator yang mengatakan bahwa kritik adalah sesuatu yang bisa membangun, tapi faktanya justru banyak yang tak suka mendapat kritik. Sebagian lainnya karena merasa down setelah dikritik, sedangkan sisanya karena merasa tersinggung oleh kritikan.

Bisa jadi justru sampai saat ini, kita termasuk orang-orang yang cenderung menyinggung orang dari kritikan. Padahal mungkin niat kita sejak awal positif untuk membantu orang tersebut berkembang. Karenanya kami ulas lebih banyak di bawah ini tentang 5 cara supaya kritik yang kita sampaikan tidak menyinggung orangnya.

Alasan yang Masuk Akal

cara menyampaikan kritik
Sumber foto : pixabay.com

Sering sekali tidak adanya alasan jadi sebab orang yang dikritik merasa tersinggung. Karena akhirnya mereka merasa bahwa itu hanyalah anggapan dari orang yang mengkritik. Mereka menyalahkan tanpa menunjukkan bagian mana yang salah. Pada akhirnya wajar kalau orang yang dikritik merasa ragu apakah itu memang benar dan akhirnya tersinggung karena disalahkan tanpa bukti.

Jadi kalau Kamu tak ingin menyinggung orang yang dikritik, jangan sampai lupakan poin ini. Tak apa kalau tak bisa sekaligus memberikan solusi atau masukan, tapi minimal bisa memberi alasan yang masuk akal dari kritikan itu. Sehingga yang dikritik pun bisa menerima dengan lapang dada bahwa memang ia masih ada yang kurang.

Bahasa yang Baik

cara menyampaikan kritik
Sumber foto : pixabay.com

Ini jelas juga jadi salah satu syarat agar kritik tak menyinggung. Karena umumnya orang akan tersinggung kalau dikritik dengan bahasa yang kasar. Bahkan meskipun jika kritik itu sudah obyektif, sesuai dengan kenyataan, dilengkapi dengan alasan yang logis dan solusi yang pas, jika penyampaiannya buruk, tetap akan menyakitkan.

Sehingga Kamu juga perlu berusaha untuk memilih kata-kata yang baik. Terutama untuk bagian-bagian yang penting, siapkan terlebih dulu diksi yang tepat. Supaya nantinya orang yang dikritik pun tetap merasa dihargai, tidak justru merasa dihina atau dijatuhkan harga dirinya.

Memilih Waktu yang Tepat

cara menyampaikan kritik
Sumber foto : pixabay.com

Poin ketiga yang juga tak kalah penting adalah persoalan waktu. Dengan Kamu punya bahan kritik bukan berarti pula baik untuk langsung mengkritik. Karena jika disampaikan di waktu tak tepat, misalkan ketika orangnya sedang lelah, emosi atau bingung, kritikan justru akan memperparah kondisi.

Jika sudah begitu, bukannya kritikmu didengar, tapi orang yang dikritik bisa marah dan tidak respect padamu lagi. Kecuali kalau memang ada kondisi waktu tertentu misalkan kritik soal topik yang sedang didiskusikan. Maka lebih relevan kritik itu Kamu sampaikan ketika diskusi masih berlangsung.

Jadi sudah paham kan sekarang? Kalau kritik tidak bisa dilakukan sembarangan. Kalau memang Kamu ingin mendorong orang itu untuk berkembang, tidak menyinggungnya dan kritikmu benar-benar didengarkan. Lakukan dengan cara yang baik dan memperhatikan beberapa poin penting yang sudah dibahas di atas.

Baca juga: 8 Cara Menganalisis Lawan Bicara Melalui Body Language

Berikan Pujian Dulu

langsung memberikan kritik akan membuat orang yang dikritik tersinggung. Kamu akan dianggap sebagai orang yang sok pintar. Bukan hanya itu, kamu juga akan diposisikan sebagai musuh yang ingin menjatuhkan  mereka. Karena itu, sebelum mengkritik puji dulu ide atau perilaku yang ia lakukan. Lalu perlahan-lahan tunjukkan dampak negatif dari ide atau perilaku yang ia usulkan atau lakukan.

Sampaikan Secara Spesifik

Penyampaian kritik yang tidak langsung to the point atau ke intinya juga akan membuat orang yang kamu krtiik menjadi bingung terhadap maksudmu. Maka dari itu, langsung saja sampaikan poin-poin kritikanmu dan gunakan bahasa yang baik, tidak menjatuhkan, serta tunjukan bahwa kamu ingin membantu dia melalui kritik yang disertai saran.

Ikuti dengan Solusi

Kritik yang baik tidak hanya menyampaikan kesalahan / kekuranganya saja. Kritik yang baik harus disertai dengan saran perbaikan supaya kamu bisa belajar dan memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi. Ini akan membedakan antara kritik yang membangun, dengan sekedar menyalahkan hasil pekerjaan orang lain.

Obyektif Sesuai Fakta

Kalau kamu ingin mengkritik, kamu harus fokus pada faktanya. Jangan sampai kamu menambah-nambahkan maupun mengurangi realitasnya. Jangan sampai kesalahan lainnya yang tidak berhubungan dikaitkan dan dibawa-bawa, apalagi menyalahkan yang sebenarnya tidak menjadi masalah. Kalau kamu punya masalah dengan dirinya maka singkarkan dulu masalahmu, jangan dicampur adukkan. Kamu harus bisa memilah mana yang urusan pribadi mana yang urusan kepentingan umum.

Pihak yang Mengkritik Juga Harus Sabar

Seringkali orang yang memberikan kritik tidak bisa mengontrol emosinya. Akhirnya, ia selalu menuntut agar orang yang dikritik itu mau menuruti perintahnya. Hal ini merupakan kesalahan. Berikan waktu supaya ia menerima hasil kritikanmu dan ajaklah secara perlahan-lahan supaya tidak mengulangi kesalahan yang ia buat.

Mungkin cara ini akan terasa lebih ribet, tapi kalau terus dibiasakan, lama-lama menjadi reflek. Dengan begitu Kamu akan terbiasa untuk memberikan kritik dengan baik. Semoga bermanfaat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Inilah 8 Cara Mudah Membuat Ringkasan

Kita tentu sudah tidak asing lagi dengan ringkasan. Dalam setiap buku pelajaran, tentu ada ringkasan dari seluruh isi materi, sehingga pembaca sekilas akan tahu...

Cara Memasak dengan Teknik Ungkep

Ada banyak cara untuk memasak makanan. Lebih lagi bagi kamu yang benar-benar menyukai kegiatan masak memasak. Pasti akan lebih seru jika mencoba semua teknik...

Contoh Notulen Rapat beserta Pengertiannya

Rapat merupakan kegiatan rutin dimana-pun kita bekerja. Rapat sendiri umumya kita akan membahas berbagai hal seperti masalah-masalah yang sedang dihadapi, penyesuaian data-data yang masuk...

Mengenal Manajemen Risiko Bisnis

Semua risiko, bahkan di dalam bisnis sekalipun umumnya bersifat merugikan dan berdampak negatif. Meskipun begitu, bukan berarti risiko tidak dapat dihindarkan. Risiko dapat dikelola...