Home Pengembangan Diri Komunikasi 8 Cara Menjadi Pendengar yang Baik

8 Cara Menjadi Pendengar yang Baik

Pernahkah kamu berbicara tapi orang yang kamu ajak bicara tidak mendengarkanmu? Apa yang kamu rasakan? Kamu merasa tidak dihargai sama lawan bicaramu kan? Sebagian orang berbicara atau bercerita merupakan hal yang menyenangkan, sedang mendengar sering kali adalah aktivitas yang membosankan.

Tapi tahukah kamu, menjadi pendengar yang baik itu juga penting. Bila kita ingin jadi pendengar yang baik, tidak hanya butuh fokus dan memberikan perhatian kepada lawan bicara. Dengan begitu orang yang sedang berbicara dengan kamu merasa dihargai. Terus bagaimana tips – tipsnya agar jadi pendengar yang baik?

Perhatian Lawan Bicara

cara menjadi pendengar yang baik
Sumber foto : hubgets.com

Apa yang biasa kamu lakukan jika teman kamu berbicara? Melihat handphone atau memperhatikan sekelilingmu? Sikap yang seperti ini membuat orang yang berbicara dengan kamu merasa kurang dihargai dan terkadang kamu pun tidak menangkap ceritanya. Namun dengan perhatian, kamu dapat menangkap cerita yang disampaikan dan lawan bicara merasa dihargai.

Respon Tidak Disampaikan dengan Tergesa – Gesa

cara menjadi pendengar yang baik
Sumber foto : business.tutsplus.com

Komunikasi itu proses penyampaian pesan dari orang satu ke orang lain. Bagi orang yang berbicara, tentu ada harapan apa yang diceritakan bisa tersampaikan kepada pendengarnya. Jika kamu memotong pembicaraan orang tersebut, maka orang yang berbicara akan merasa terusik. Hal ini disebabkan karena belum selesainya cerita yang disampaikan.

Baca juga: 5 Cara Menyampaikan Kritik

Bagi kamu yang ingin jadi pendengar yang baik, jangan sampai langsung memotong pembicaraan ya. Carilah momen yang tepat untuk menyampaikan tanggapanmu. Atau bisa juga kamu memberikan isyarat terlebih dahulu agar diberikan kesempatan untuk menyampaikan tanggapan.

Terlibat Langsung Dalam Cerita Saat Pembicaraan

cara menjadi pendengar yang baik
Sumber foto : psychcentral.com

Lawan bicara tentu sangat senang ketika kamu punya jalan pikiran yang sama dengan mereka. Saling menanggapi terkait pembicaraan yang dibahas tentu akan menarik bukan? Berikan pengetahuan yang kamu tahu tentang hal yang diceritakan.

Ada satu hal penting lagi yang perlu diperhatikan, yakni kamu itu jangan merasa bahwa kamu mengetahui segalanya. Akibatnya kamu nanti akan dianggap sok tahu olehnya. Misalnya jika lawan bicaramu cerita tentang sepak bola, sedangkan kamu tidak paham tentang sepak bola. Namun kamu berupaya untuk cerita tentang sepak bola juga.

Hindari Feedback yang Menjatuhkan

cara menjadi pendengar yang baik
Sumber foto : www.my-mooc.com

Tidak semuanya yang kamu pikirkan ingin atau akan didengar oleh lewan bicaramu. Kamu perlu memikirkannya terlebih dahulu sebelum menyampaikan kepada lawan bicaramu. Jika hendak memberikan tanggapan, maka sampaikan dengan baik. Hindari tanggapan yang malah menjatuhkan lawan bicaramu.

Mendengar berarti memberikan kesempatan orang untuk berbicara. Jika kamu menjadi pendengar yang baik, maka orang yang berbicara akan menghargaimu. Sebab orang yang berbicara tersebut merasa dihargai oleh sikapmu yang mau mendengarnya berbicara.

Baca juga: 3 Cara Menyampaikan Pendapat yang Baik

Memahami dan Merasakan Posisi Lawan Bicara

Empati
Sumber: tstatic.net

Mungkin awalnya akan sulit tetapi ketika dilatih semuanya akan terbiasa, sehingga lawan bicaramu juga merasakan bahwa kamu berusaha merasakan apa yang dirasakan olehnya. Lawan bicara juga akan menganggap kamu sangat berempati padanya.

Ingat yang Didengar

cara menjadi pendengar yang baik
Sumber foto : www.freepik.com

Memang hal ini nampak sepele, namun coba bayangkan kalau Kamu sudah panjang lebar menjelaskan kepada temanmu dan ternyata mereka lupa atas apa yang Kamu sampaikan, merasa seperti tidak diperhatikan bukan ?

Mengingat apa saja yang temanmu sampaikan adalah salah satu bentuk perhatianmu kepadanya. Kamu terukti bisa fokus atas apa yang ia sampaikan bahkan Kamu pun mengingat detail dari apa yang ia sampaikan. Dengan mengingat apa saja asumsi yang telah ia sampaikan, hal ini juga membantumu dalam merespon secara tepat temanmu saat bercerita. Sehingga temanmu akan merasa nyaman menjadikanmu sebagai pendengar atas keluh kesahnya.

Jangan Membandingkan Pengalaman

cara menjadi pendengar yang baik
Sumber foto : www.fluentu.com

Terkadang pengalaman yang Kamu miliki memiliki kemiripan dengan apa yang sedang temanmu alami. Namun hal ini tidak lantas membuatmu layak untuk membandingkan apa yang Kamu lakukan dengan apa yang dia lakukan. Apalagi sampai menunjukkan responmu terhadap masalah yang sama lebih baik dibandingkan responnya. Hal ini membuat lawan bicaramu merasa dijatuhan.

Misalnya nih, Kamu bisa move on setelah putus cinta hanya dalam waktu beberapa minggu, namun temanmu kesulitan move on dan membutuhkan waktu lebih lama dari pengalamanmu. Hal ini secara tidak langsung akan menyinggung perasaan lawan biacaramu loh. Bukan kepuasaan atau ketenangan yang ia dapatkan, namun justru tekanan yang membuatnya semakin down. Jadi, hati-hati yaa.

Jangan Cepat Berasumsi

cara menjadi pendengar yang baik
Sumber foto : www.videoblocks.com

Saat Kamu mendengarkan ceritanya, terkadang justru fokus menilai dia bukan mendengarkannya secara utuh. Lebih parahnya lagi, terkadang kita justru menduga-duga terhadap hal-hal yang tidak kita ketahui. Lebih baik memperjelas asumsi daripada Kamu memberikan penilaian tertentu tanpa ada penjelasan dari temanmu. Sebab hal ini bisa muncul miss persepsi loh. Sehingga, jangan sungkan untuk bertanya mengenai hal-hal yang tdiak Kamu ketahui agar Kamu tida memberikan respon yang salah terhadap ceritanya yaa.

Apabila kamu ingin menjadi pendengar yang baik, maka kamu harus memiliki niat yang tulus untuk mendengarkan cerita dari orang – orang di sekitar kita. Karena penelitian membuktikan bahwa rata – rata orang hanya mempunyai presentasi 25% dalam efisiensi mendengarkan. Artinya ini menunjukkan bahwa banyak hal yang kita lewatkan. Semoga berhasil menjadi pendengar yang baik, ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Instrument Penelitian Kualitatif    

Melakukan peneliatian tidak akan berjalan tanpa adanya alat perlengkapan atau yang biasa kita sebut sebagai instrument penelitian. Pada penelitian kualitatif penerapan dan pelaksanaannya hampir...

Jenis Negosiasi, Tahapan Serta Pengertiannya

Negosiasi merupakan suatu proses yang lumrah dilakukan oleh pihak tertentu. Umumnya, negosiasi dilakukan oleh mereka untuk mencapai sebuah kesepakatan bersama. Negosiasi yang dilakukan secara...

Pengertian Buku Besar dan Contohnya

Akuntansi memegang peranan yang sangat penting dalam dunia bisnis dan usaha. Karena dari sinilah berbagai dasar kebijakan dibuat. Dalam akuntansi, buku besar adalah ikhtisar...

Cara Menggesek Senar Biola dengan Benar

Menggesek biola sekilas terlihat mudah, tetapi sebenarnya menggesek biola tidak boleh sembarangan. Perlu teknik yang harus dipelajari agar suara yang dihasilkan menjadi enak didengar. Posisi...