Home Seni & Musik Cara Belajar Not Balok untuk Pemula Yang Mudah dan Cepat

Cara Belajar Not Balok untuk Pemula Yang Mudah dan Cepat

Apakah Kamu sudah tahu seperti apa itu not balok? Jika Kamu pernah melihat, itu disusun dari bulatan-bulatan hitam dengan bentuk mirip p atau d di atas garis-garis sejajar 5 baris. Garis itu namanya paranada dan not yang digambar itu yang jadi nadanya. Mungkin seperti ini terdengar sedikit rumit untuk Kamu yang masih pemula, tapi percayalah ini salah satu ilmu dasar yang penting dipahami untuk belajar musik.

Mereka yang pintar bermain alat musik apalagi yang ahli membuat lagu, pasti paham dengan not balok ini. Karena memang not ini bisa dipakai untuk banyak alat musik, diantaranya seperti gitar, piano dan saxophone. Ketika Kamu bisa merangkai not-not balok ini, Kamu bisa menciptakan lagumu sendiri dengan nada yang harmonis. Jadi tunggu apa lagi? Simak cara untuk belajar not balok di bawah ini!

Kunci Not Balok

KUNCI G
Sumber foto : belajarmusikonline.wordpress.com

Sebenarnya, dalam not balok ada 4 jenis kunci yang bisa digunakan, antara lain Treble, Bass, Alto dan Tenor. Tapi kebanyakan yang dipakai adalah tiga saja. Yaitu kunci C sebagai Tenor, kunci F sebagai Bass dan kunci G sebagai Treble. Mudahnya bisa Kamu pahami ketika bermain piano, tangan kanan dan kiri memainkan kunci yang berbeda, kanan memainkan kunci G sedangkan kiri memainkan kunci F.

Baca juga: Jenis Suara Manusia yang Harus Diketahui

Diantara ketiga kunci itu, kunci C yang paling jarang dipakai. Nantinya kunci diletakkan di bagian awal Staff, lima garis sejajar yang dipakai untuk tempat not-not nada.

Notasi

notasi balok
Sumber foto : seputarmusikal.com

Sekarang kita beralih ke notasi pada not balok. Dalam penyebutan not, dipakai alfabet dari A sampai G dan nantinya kembali lagi ke A. Di bawah ini penjelasan untuk dua kunci yang sering digunakan, yaitu kunci G dan kunci F :

  • Jika menggunakan kunci F, nada-nada setelah C digambar menurun. Nada C diletakkan di atas garis Staff dan menggunakan garis bantu. Karena posisinya cenderung di atas, tangkai untuk not diarahkan ke bawah supaya tak terlalu panjang ke atas.
  • Sedangkan untuk kunci G, notasinya dari nada C, tapi karena tidak berada di garis Staff, menggunakan garis bantu juga. Bedanya untuk kunci ini, tangkai not ditarik ke atas, karena sebaliknya dari kunci F, terlalu panjang kalau ditarik ke bawah.

Panjang Nada dan Tanda Istirahat

tanda istirahat not balok
Sumber foto : fauzanmrzz.blogspot.com

Ketika membuat irama musik, ada istilah ketukan nada yang jadi ukuran untuk panjang pendeknya durasi nada. Kalau ketukannya semakin banyak, semakin panjang nadanya, sebaliknya semakin sedikit semakin pendek. Jika dirangkai berbagai not nada dengan ketukan yang beragam, bisa tercipta irama yang indah dan tidak monoton.

Selain durasi nada, perlu juga Kamu tahu tentang adanya tanda untuk istirahat. Jadi ketika tanda ini dipakai, berarti nada tidak dibunyikan sejenak, sebelum lanjut ke nada lain lagi. Nilainya untuk istirahat bisa beda-beda, dari 1/8 ketuk, ¼ ketuk. ½ ketuk, 1 ketuk, 2 ketuk sampai 4 ketuk.

Baca juga: Membaca Not Balok dan Not Angka

Jadi itu beberapa poin penting untuk kamu belajar bermusik dengan not balok. Sebenarnya sulit tidaknya kembali ke pikiran kita menganggapnya seperti apa. Selama Kamu mau untuk belajar, contohnya belajar mulai hal-hal dasarnya seperti ini, suatu saat Kamu juga bisa jadi seorang musisi yang ahli. Semoga sukses!

1 COMMENT

  1. not balok ada 4 jenis kunci yang bisa digunakan, antara lain Treble, Bass, Alto dan Tenor.kunci C sebagai Tenor, kunci F sebagai Bass dan kunci G sebagai Treble. Jika menggunakan kunci F, nada-nada setelah C digambar menurun. Nada C diletakkan di atas garis Staff dan menggunakan garis bantu. Karena posisinya cenderung di atas, tangkai untuk not diarahkan ke bawah supaya tak terlalu panjang ke atas.
    Sedangkan untuk kunci G, notasinya dari nada C, tapi karena tidak berada di garis Staff, menggunakan garis bantu juga. Bedanya untuk kunci ini, tangkai not ditarik ke atas, karena sebaliknya dari kunci F, terlalu panjang kalau ditarik ke bawah. Ketika membuat irama musik, ada istilah ketukan nada yang jadi ukuran untuk panjang pendeknya durasi nada. Kalau ketukannya semakin banyak, semakin panjang nadanya, sebaliknya semakin sedikit semakin pendek. Nilainya untuk istirahat bisa beda-beda, dari 1/8 ketuk, ¼ ketuk. ½ ketuk, 1 ketuk, 2 ketuk sampai 4 ketuk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi: Pengertian, Ciri dan Struktur

Pernah nggak sih, kamu penasaran terhadap suatu hal atau objek tertentu dan pengen nyoba untuk mengetahui lebih jauh objek tersebut? Tentu pernah dong. Nah,...

Contoh Konjungsi atau Kata Penghubung serta Jenisnya

Kamu pasti sering melihat penyebutan kata konjungsi atau kata penghubung di dalam soal ujian Bahasa Indonesia, bukan? Rasanya sudah nggak asing lagi sama penyebutan...

Mengenal Manajemen Kontinuitas Bisnis

Tahun 2020 menjadi tahun yang cukup menyedihkan bagi kita semua. Berbagai bencana terjadi dan lebih parahnya, wabah virus corona terjadi di mana-mana. Hal ini...

Pengertian dan Sejarah Corporate Social Responsibility (CSR)

Pernah dengar tentang istilah CSR atau corporate social responsibility? Atau kamu pernah jalan-jalan di taman kota dan menemukan tugu dengan tulisan “Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan...

Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC)

Komunikasi Pemasaran Terpadu, atau dapat juga disebut sebagai Integrated Marketing Campaign (IMC) adalah hal yang penting dalam bidang pemasaran. Secara definisi, IMC adalah sebuah...