Home Pengetahuan 13 Tahap Belajar CorelDraw Untuk Pemula

13 Tahap Belajar CorelDraw Untuk Pemula

Mungkin anda adalah orang yang menyukai dunia per-illustrator-an, mungkin anda seseorang yang sering mengerjakan pembuatan poster, banner, feed social media, pembuat sertifikat dan lain sebagainya, pastinya anda tidak asing lagi dengan software bernama coreldraw. Serupa dengan adobe illustrator, software ini umum digunakan untuk mengerjakan hal-hal berbau illustrator. Jika dibandingkan antara keduanya, maka hampir tidak ada bedanya, tools yang digunakan keduanya pun hampir sama hanya berbeda pengembang saja.

Atau anda mungkin sesorang yang asing dengan dunia desain tetapi akhir-akhir ini ingin belajar tentang desain karena pekerjaan sebagai desainer grafis telah mengambil posisi penting dalam dunia pekerjaan? Maka kali ini anda dapat berkenalan lebih dulu dengan coreldraw.

Software coreldraw adalah editor grafik berbasis vektor yang tersusun atas kombinasi titik-titik dan garis yang tersusun atas rumusan matematika. Kelebihan dari grafis vektor adalah penyimpanannya lebih efisien, kualitas gambarnya tidak berubah walaupun ukurannya diubah, dapat dicetak dengan resolusi tinggi, tetapi kekurangannya adalah saat diubah ke bitmap hasil gambar yang dihasilkan kurang prima.

Hal paling dasar yang dapat anda lakukan untuk memulai belajar mengenai coreldraw adalah dengan mengenal tools dalam coreldraw yang akan menjadi alat-alat anda untuk menciptakan suatu illustrator. Dalam artikel ini anda akan mengenal tools yang tersedia pada toolbox yang terdapat di sisi paling kiri layar coreldraw. Dalam toolbox ada 17 alat dengan beberapa tool yang beberapa tool-nya terbagi kembali dalam beberapa jenis sesuai dengan kebutuhan pengguna.

toolbox
Sumber : Dokumentasi penulis

1. Pick Tool

Berada di posisi paling atas, fungsinya untuk memindahkan objek yang sedang anda buat, caranya cukup klik pada tanda panahnya lalu klik pada objek yang sedang dikerjakan maka objek tersebut dapat anda pindah-pindahkan.

2. Shape Tool

Berada di posisi kedua, alat ini umumnya digunakan untuk memperhalus bentuk suatu kurva atau garis tracing yang anda buat. Misalkan saja anda sedang men-tracing suatu gambar dengan tool Pen lalu terbentuk garis yang tidak halus, maka alat ini akan menandai pada garis tersebut dan membuatnya lebih halus.

shape tool
Sumber : Dokumentasi penulis

shape tool 2
Sumber : Dokumentasi penulis

Tampak bukan perbedaannya? Kurva digambar sebelumnya memiliki garis lengkung yang tidak halus, tetapi dengan smooth tool tepi tajam pada garis berubah menjadi lengkungan. Shape tool sendiri masih terbagi kedalam beberapa jenis tools yang memiliki fungsi hampir sama yaitu untuk memperhalus garis suatu objek agar terkesan tidak kaku.

3. Crop Tool

Tentu saja tool satu ini berfungsi untuk memotong suatu objek, selain crop adapun knife tool, virtual segmen delete tool, dan erase tool. Secara umum penggunaannya adalah untuk memotong atau menghilangkan bagian dari suatu objek.

4. Zoom Tool

Di baris ketiga dari Toolbox ada zoom tool yang digunakan untuk memperbesar ataupun memperkecil suatu objek. Caranya cukup klik pada ikon kaca pembesar, kemudian di baris atas toolbox akan muncul opsi untuk memperbesar ataupun memperkecil objek yang anda buat.

Baca juga: Pengertian Fotografi Menurut Ahli

5. Freehand Tool

Tool berikut ini yang terdiri atas beberapa tool juga. Secara umum tools ini digunakan untuk menggambar suatu objek secara digital, terdiri atas freehand tool, 2-point line tool, bezier tool, pen tool, b-spline tool, polyline tool, 3-point curve tool dan smart drawing tool. Jika masih dalam fase belajar, maka disarankan untuk menggunakan pen tool dalam membuat atau men-tracing suatu objek karena penggunaan tool ini tergolong paling mudah dan paling fleksibel, garisnya dapat mengikuti bentuk objek yang anda inginkan. Berikut contoh penggunaan pen tool.

pen tool
Sumber : Dokumentasi penulis

pen tool 2
Sumber : Dokumentasi penulis

Nah itulah hasil tracing gambar paus yang dibuat dengan menggunakan pen tool, anda juga dapat men-tracing foto dan menjadikannya kartun ataupun WPAP. Teknik tracing ini dapat anda jadikan sebagai awal dari proses belajar, setelah anda mahir maka akan lebih mudah dalam membuat objek-objek baru yang original.

Anda juga dapat membuat pola dengan sektsa gambar manual lalu melakukan digitalisasi menggunakan coreldraw agar hasil gambar anda dapat di-upload, digunakan sebagai tampilan, ataupun agar tidak pecah jika ingin dicetak sebagai dekorasi.

6. Artistic Media Tool

Sesuai dengan namanya, tool ini memiliki style garis yang mirip dengan bentuk garis yang dihasilkan oleh kuas saat proses melukis. Terdiri atas macam-macam bentuk dan ukuran garis serta bentuk garis di awal ataupun akhir yang bisa anda atur sendiri sesuai dengan keinginan ataupun kebutuhan yang tepat untuk menghasilkan objek yang sedang dibuat. Berikut contoh penggunaan tool satu ini.

artistic tool
Sumber : Dokumentasi penulis

Anda dapat membuat karya-karya berupa objek-objek yang abstrak dengan sentuhan seni lukis yang tampak nyata, serasa melukis di atas monitor bukan? Untuk memberi warna pada garis anda dapat klik panel warna yang terdapat pada sisi paling kanan tampilan coreldraw.

7. Rectangle Tool, Ellips Tool, dan Polygon Tool

Tiga ikon berikutnya memiliki fungsi yang sama yaitu untuk membuat suatu bentuk bangun datar. Menu rectangle tool untuk membuat bentuk bangun datar persegi ataupun persegi panjang, menu ellips tool untuk membentuk bangun lingkaran ataupun oval, dan polygon tool untuk bangun bersegi, tersedia opsi untuk jumlah sudut yang diinginkan sehingga anda dapat saja membuat segitiga, segienam, dan segi-segi lainnya. Untuk penggunaannya cukup klik pada tool dan tarik garisnya di lembar kerja. Berikut contoh bangun datar yang dihasilkan.

rectangle, ellips, polygon
Sumber : Dokumentasi penulis

Selain bangun bersegi banyak, pada menu polygon tool juga tersedia bentuk-bentuk seperti bintang, spiral, pita, diagram alir hingga gambar callout yang biasa digunaka dalam gambar komik untuk tempat menulis percakapan.

8. Text Tool

Tool ini berfungsi untuk menambahkan teks pada objek yang anda buat. Caranya cukup klik pada ikon lalu klik pada lembar kerja, maka muncul kolom untuk mengetik kata-kata yang ingin anda tambahkan ke objek. Anda juga dapat mengatur jenis hurufnya, ukuran, hingga warna dari teks yang anda buat. Berikut contoh penggunaan text tool.

text
Sumber : Dokumentasi penulis

Anda dapa mengkreasikan sendiri teks yang anda buat agar dapat terkesan 3D seperi contoh tersebut, ataupun kreasi yang lain. Tips dalam penggunaan font yaitu sesuaikan dengan objek atau desain yang sedang anda buat dan juga sesuaikan dengan tujuan penggunaan desain, misalnya jika untuk tujuan formal maka gunakan huruf-huruf yang umum digunakan dan terkesan tegas. Jika font yang tersedia dirasa kurang pas maka anda dapat mengunduh font-font baru yang banyak tersedia di internet.

9.Parallel Dimension Tool

Tool berikut ini dapat anda gunakan untuk membentuk garis dengan ukuran tertentu, bisa berbentuk dua garis dimensi miring, kotak, hingga berbentuk busur. Berikut contohnya, anda dapat menggunakan tool ini dalam membuat objek yang membutuhkan ketelitian tertentu dan membutuhkan informasi ukurannya, atau anda dapat juga menggunakannya untuk mendesain ruangan.

parallel dimension
Sumber : Dokumentasi penulis

10. Straight-Line Connector Tool

Fungsi tool ini untuk menghubungkan tiap-tiap bagian yang terpisah, baik berupa garis ataupun bangun datar agar saling terhubung.

straight line connector
Sumber : Dokumentasi penulis

straight-line connector
Sumber : Dokumentasi penulis

Tool ini dapat anda manfaatkan untuk membuat semacam smartart yang digunakan untuk membentuk grafis-grafis diagram untuk keperluan presentasi ataupun infografis. Selain itu dengan penataan yang sesuai maka dapat juga anda jadikan model desain dengan komponen berupa bangun datar yang saling terhubung, bentuk-bentuk ini dapat dijadikan sebagai motif suatu objek.

11. Drop Shadow Tool

Sesuai dengan namanya maka tool ini dapat anda gunakan untuk menciptakan efek bayangan pada objek yang anda buat, tidak terbatas pada apapun dapat berupa bangun datar, teks, ataupun hasil dari tracing. Berikut contoh penggunaannya, cukup klik saja pada ikon dan klik pada objek maka anda dapat mengatur letak bayangan hingga ketebalannya.

shadow
Sumber : Dokumentasi penulis

Selain itu juga ada tools lainnya seperti contour tool, blend tool, distort tool, envelope tool, dan extrude tool. Berikut salah satu contoh lagi penggunaan dari blend tool yang berfungsi untuk mencampurkan dua objek yang terpisah hingga menjadi satu objek dengan pencampuran warna yang gradasi.

blend
Sumber : Dokumentasi penulis

12. Transparency Tool

Kalau yang satu ini untuk membuat objek anda tampak transparan. Penggunaanya juga cukup klik ikon berbentuk gelas lalu klik pada objek, anda dapat mengatur tingkat transparan yang diinginkan. Berikut contohnya.

transparancy
Sumber : Dokumentasi penulis

13. Color Eyedropper Tool, Interactive Fill Tool dan Smart Fill Tool

Tools pada deretan akhir berfungsi untuk mengatur pewarnaan dan warna untuk objek. Color eyedropper tool guna memilih warna, cara kerjanya seperti mengambil warna yang ada pada suatu objek untuk dijadikan koleksi warna yang dapat langsung digunakan, hal ini dapat digunakan untuk anda yang baru belajar dan belum paham tentang kode-kode warna, maka cukup mengunduh panel warna kemudian gunakan tool tersebut maka warna akan muncul di selected color lalu klik add to pallete.

Baca juga: Mengenal Jenis Logo

Smart tool yang berada di paling bawah digunakan untuk memberi warna pada objek yang tumpak tindih, sedangkan Interactive fill tool yang berada diatasnya berguna untuk memberikan efek warna gradasi pada objek yang anda buat. Contoh gradasi yang dibuat dapat anda atur pewarnaannya, contohnya seperti gambar berikut.

interactive fill
Sumber : Dokumentasi penulis

Toolbox tersebut dapat anda explore sendiri kegunaannya, karena dengan rasa keingintahuan yang tinggi maka anda dapat mempelajari beragam teknik-teknik di coreldraw secara otodidak, kembangkan terus kreatifitas dan daya imajinasi anda dan terus berlatih agar kemampuan anda dalam mendesain semakin meningkat, yang terpenting adalah adanya keinginan dan implementasikan dalam kerja keras.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Contoh Paragraf Naratif Beserta Penjelasannya

Pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai jenis paragraf berdasarkan pola penalarannya. Lalu, dalam artikel kali ini akan membahas tentang salah satu jenis paragraf berdasarkan...

Psikologi Kognitif: Pengertian, Teori dan Aliran

Hallo, readers Tambah Pinter! Untuk artikel kali ini kita akan membahas mengenai psikologi kognitif ya! Wah, jika sudah membaca kata ‘kognitif’ mungkin ada beberapa...

Pakaian Adat Bangka Belitung Serta Pembahasannya

Bangka Belitung sudah lama terkenal sebagai daerah yang punya pantai-pantai cantik, penghasil timah, serta kerukunan masyarakatnya meskipun hidup dengan berbeda-beda etnis. Namun, selain hal...

Pakaian Adat Kalimantan Utara Serta Penjelasannya

Kalimantan Utara tergolong salah satu provinsi yang baru terbentuk sejak proses pemekaran dari Kalimantan Timur yang dilakukan pada awal tahun 2000-an. Meskipun terbentuknya provinsi...

Pakaian Adat Sulawesi Barat Serta Pembahasannya

Sebuah pakaian pastinya mempunyai fungsi utama sebagai penutup tubuh. Namun, terkadang suatu pakaian juga mempunyai fungsi lainnya seperti pada pakaian adat yang punya fungsi...