Home Fotografi 10 Aliran dalam Fotografi

10 Aliran dalam Fotografi

Fotografi menjadi media aktualisasi diri yang makin digemari masyarakat luas. Bagaimana tidak, cukup berbekal kamera smartphone, mereka sudah bisa menghasilkan foto dengan resolusi tajam. Hasil foto pun juga dengan mudahnya bisa di-share ke media sosial dan ditanggapi banyak orang.

Namun lambat laun, setiap orang akan memiliki kecenderungan aliran foto favoritnya masing-masing. Terlebih lagi untuk fotografer profesional. Umumnya, masing-masing dari mereka hanya akan mendalami satu aliran fotografi. Setidaknya, ada 10 aliran fotografi yang perlu kita ketahui.

1. Landscape Photography

Landscape photography berfokus pada foto pemandangan alam secara luas. Tema foto ini biasanya digeluti fotografer yang memiliki hobi travelling ke wisata alam, seperti mendaki gunung, menyelam, dan air terjun. Foto landscape banyak menggunakan lensa lebar dan aperture kecil.

Landscape Photography
Sumber: mymodernmet.com

2. Wildlife Photography

Wildlife photography mengambil obyek foto beragam hewan liar di alam, seperti gajah, harimau, dan jerapah. Selain kamera berlensa jauh yang mumpuni, fotografer juga harus sabar dalam pengambilan foto, mengingat obyek yang diambil tidak bisa diatur pergerakannya.

Wildlife Photography
Sumber: saintd.co

3. Portrait Photography

Portrait photography umumnya mengambil obyek wajah manusia dari dekat. Obyek yang bisa dipotret bukan cuma model, melainkan juga orang random. Aliran fotografi ini cukup ramai peminat karena banyak dibutuhkan oleh industri dan iklan.

Portrait Photography
Sumber: 2.bp.blogspot.com

4. Fashion Photography

Berbeda dengan portrait photography, fashion photography justru fokus pada pakaian dan barang fashionable yang dikenakan si model. Tingginya kebutuhan industri membuat aliran fashion photography selalu ramai dicari.

Baca juga: Yuk Ketahui Teknik Fotografi

Fashion Photography
Sumber: ccsvwikrama.files.wordpress.com

5. Street Photography

Lebih dikenal sebagai fotografi jalanan, aliran ini merekam adegan kehidupan sehari-hari. Seperti orang berangkat kerja, mengejar bus kota, dan sesak pedagang di pasar. Street photography sangat mudah dilakukan, karena tidak butuh studio khusus dan bisa diambil di mana saja.

Baca juga: Jenis Kamera yang Harus Diketahui

Street Photography
Sumber: photographylife.com

6. Architectural Photography

Architectural photography fokus memotret pada desain arsitektur sebuah bangunan dan infrastruktur, baik eksterior dan interior. Kebanyakan penggemar aliran forografi ini berasal dari kalangan profesional, seperti arsitek.

Architectural Photography
Sumber: weddings2dvd.com

7. Journalism Photography

Journalism photography sedikit banyak mirip dengan street photography, dimana obyek merupakan orang yang kita temukan dalam keseharian. Bedanya, journalism photography memiliki nilai berita dan informasi yang berguna untuk khalayak. Seperti peristiwa demonstrasi dan penggusuran rumah.

Journalism Photography
Sumber: alexanderlawson.photography

8. Abstract Photography

Abstract photography menitikberatkan pada komposisi foto, dimana foto sangat menampilkan lekuk dan tekstur dari obyek. Aliran ini memotret dari jarak dekat, sehingga obyek bisa direkam secara detail. Fotografi abstrak cenderung menghasilkan efek dramatis.

Abstract Photography
Sumber: hobiku.net

9. Macro Photography

Macro photography fokus pada foto close-up. Aliran ini menggunakan lensa fixed yang mampu memperbesar obyek berkali-kali lipat. Gambar macro photography paling umum yang sering kita temukan adalah foto mata serangga, seperti belalang dan capung.

Macro Photography
Sumber: mymodernmet.com

10. Food Photography

Meski terkesan mudah, seorang fotografer profesional perlu punya taste dan angle yang bagus untuk menjadi food photographer handal. Kebutuhan akan food photography terus meningkat, mengingat usaha restoran dan cafe semakin menjamur saat ini. Foto makanan yang menggiurkan akan lebih mudah menarik calon pembeli.

Baca juga: Cara Melakukan Teknik Long Exposure

Food Photography
Sumber: reanhidayat.wordpress.com

Jadi itulah 10 aliran dalam fotografi yang perlu kita ketahui. Setiap aliran itu memiliki kesulitannya masing-masing. Misalnya harus sabar untuk memotret hewan liar, atau siap capek untuk mendapat foto landscape terbaik. Akhir kata, selamat hunting foto!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Apa itu HPP (Harga Pokok Penjualan) dan Penjelasannya

Seorang praktisi bisnis perlu memahami apa itu HPP dan bagaimana cara menghitungnya. Ini akan memberikan keuntungan bagi pebisnis tersebut dalam mengatur sumber daya dan...

Mengenal Apa Itu Jurusan Sastra Indonesia

Siapa yang tidak kenal dengan Pramoedya Ananta Toer, Buya Hamka, Sapardi Djoko Damono, Chairil Anwar, Kridalaksana, atau Gorys Keraf? Nama-nama tersebut tentunya sudah gak...

Mengenal Teori Motivasi dari Para Ahli Psikologi

Motivasi, sebuah kata yang tidak asing lagi di telinga kita. Secara sederhana, motivasi dapat diibaratkan sebagai dorongan, penggerak, pemicu, atau alasan yang dapat mengarahkan...

5 Langkah Praktis Cara Membuat Anggaran Bisnis

Cara membuat anggaran bisnis sering jarang diperhatikan para praktisi usaha. Apalagi ketika masih berupa usaha mikro atau bisnis kecil. Padahal, sebenarnya ini adalah fondasi...